
Setelah geng King cobra meninggalkan villa Wijaya, Aleqxa dibantu Rehan dan Bimo segera mengurus para penjaga yang terluka, sedangkan untuk penjaga yang terkena tembak dan lukanya cukup parah, Bimo segera menyuruh anak buahnya untuk membantu membawa para penjaga tersebut kerumah sakit, bersama anak buah Bimo yang lain yang juga mendapatkan luka yang cukup parah , akibat pertarungan tadi.
4 mobil polisi berhenti di villa Wijaya saat itu warga sudah cukup banyak yang berkumpul disitu ,Rehan, Aleqxa dan Bimo segera keluar dari gerbang nenemui warga yang berdatangan ke villa Wijaya setelah mereka mengurus anak buah mereka yang luka2,
Rehan mewakili keluarga Wijaya meminta maaf kepada warga atas kekacauan yang terjadi di villa keluarga Wijaya.
" kami mohon maaf kepada semua warga desa, bilamana kami keluarga Wijaya pada malam hari ini sudah menggangu dan membuat keresahan warga akibat kekacauan yang terjadi di villa Wijaya, dikarenakan beberapa orang jahat sudah masuk ke villa Wijaya dan menyerang kami" kata Rehan kepada para warga." pak kepala desa mohon bantuannya agar warga bisa tenang dan pulang kerumah masing" kata Rehan kepada kepala desa yang saat itu juga ikut datang ke villa Wijaya. Kepala Desa sudah sangat mengenal keluarga Wijaya karena setiap bulan keluarga Wijaya selama bertahun2 selalu menyalurkan bantuan sembako dan lain2 melewati kepala desa yang sedang menjabat, dan hampir semua warga disekira villa Wijaya mendapatkan bantuan sembako dan biaya pendidikan untuk anak2 mereka , sehingga keluarga Wijaya sangat di sayangi dan di hormati oleh penduduk setempat.
Akhirnya kepala desa membubarkan para warga, tidak ada satupun warga yang marah atau menjadi kesal kepada keluarga Wijaya , tapi hampir semua merasa kuatir dengan keluarga Wijaya, akhirnya merekapun pulang kerumah masing2 dengan rasa lega karena keluarga Wijaya dalam keadaan baik2 saja
__ADS_1
" Rehan apa king cobra menyerang kemari" tanya Bram kepala polisi yang datang ke rumah Rehan yang merupakan kawan dekat Rehan." iya Bram mereka menyerang, ada dua orang dari anggota king cobra yang meninggal dan mereka masih di halaman" kata Rehan, kami diserang di villa kami dengan senjata api dan mau tidak mau kami harus melawannya" kata Rehan.
Segera Bram dan anak buahnya masuk ke halaman villa dan mengurus dua orang anggota king cobra yang sudah meninggal tersebut, Rehan , Aleqxa dan Bimo menjawab semua pertanyaan yang diajukan oleh Bram dengan segamblang2 nya. Bram meminta rekaman cctv yang ada di villa tersebut untuk penyelidikan kasus lebih dalam." Rehan kapanpun ada panggilan dari polisi, kalian harus datang agar kasusnya cepat selesai" kata Bram kepada Rehan ." Siap, kami akan mentaati semua peraturannya" jawab Rehan dengan tegas kepada Bram.
Setelah selesai dengan tugasnya , Bram dan anak buahnya meninggalkan villa Wijaya. Beberapa ART segera membersihkan halaman villa Wijaya yang porak poranda akibat serangan dari King Cobra,
Aleqxa dan Rehan tersenyum mendengar ucapan bik Atun, umur bik Atun sudah 70th lebih tapi masih sangat energik dan kelihatan lebih muda dibandingkan dengan umurnya, memang bik Atun juga sangat menyayangi anak majikannya ini." Nona sangat kotor biar sekarang bibik siapin air hangat buat Non Aleqxa" segera setelah selesai berbicara bik Atun berjalan dengan cepat masuk kekamar Aleqxa dan menuju kamar mandi untuk menyiapkan air hangat.
Aleqxa memangil seorang ART dan meminta menyiapkan kamar untuk Bimo dan Air hangat untuk Bimo mandi, kemudian Aleqxa, Rehan dan Bimo masuk ke kamar mereka masing2 dan membersihkan diri mereka di batup yang sudah disediakan air hangat.
__ADS_1
Hari sudah cukup malam setelah mandi Aleqxa tertidur di ranjangnya yang empuk dengan selimut bulu sutra, sedangkan Rehan setelah mandi dia keluar dari kamarnya dan duduk di ruang keluarga menonton tv dan minum kopi sambil makan cemilan yang tertata rapi di meja, Rehan sangat suka melihat bola dia termasuk penggemar bola kebetulan malam ini ada Liga Spanyol dan klub idolanya sedang bertanding Real Madrid Vs Barcelona, Rehan menonton dengan semangat, melupakan pertarungan yang barusan terjadi dengan King Cobra, saat sedang asyik menonton Bimo keluar dari kamar dan menghampiri Rehan.
"Wow iya bola ya Real Vs Barcelona, ikutan nonton deh" kara Bimo dengan santai, dan duduk disamping Rehan, dan Rehan hanya memandang sekilas ke arah Bimo lalu matanya kembali fokus ke layar tv , dan saat menegangkan terjadi kubu Barcelona digempur habis2 an oleh kubu Real Madrid dan akhirnya" Gool " teriak Rehan dan Bimo bersamaan mereka tak sadar melakukan tos saat idola mereka memasukkan bola ke gawang lawan dan tertawa bersama, dan iklanpun lewat sesaat Rehan dan Bimo hanya diam dan menikmati cemilan mereka, tiba2 Bimo membuka suara.
" Rehan apa kamu mencintai Aleqxa?tanya Bimo pelan, dada Rehan sedikit berdetak mendengar pertanyaan Bimo, dan Rehan hanya membalas dengan senyuman kepada Bimo tanpa mengucapkan satu patahkatapun, "Aleqxa sudah menceritakan semua kepadaku tadi dan aku rasa dia sangat2 menyayangimu mungkin dia juga tidak sadar kalau dia mencintaimu" kata Bimo dengan serius dan menatap tajam mata Rehan.
"Aku sangat mencintai Aleqxa , buat aku kebahagian dia adalah yang terpenting dalam hidupku" aku ingin dia selalu bahagia,kemudian Bimo mengulurkan tangannya kepada Rehan," kita bersaing secara sehat untuk mendapatkan Aleqxa , siapapun yang akan dipilih oleh hati Aleqxa kita harus menerima dan jangan pernah meninggalkan dia, aku rasa kamu juga menginginkan hal yang sama untuk Aleqxa" kata Bimo.
Rehan menatap tajam mata Bimo, dia merasa Bimo memang orang yang pantas untuk Aleqxa, karena Bimo sangat tulus mencintai Aleqxa." baik alu terima tantanganmu Bimo ,dan siapapun yang dipilih aku berharap kita bisa menjadi saudara dan tidak pernah meninggalkan Aleqxa" kata Rehan dengan tegas dan tidak melepas pandangannya dari mata Bimo, Rehanpun menjabat tangan Bimo yang terulur dan kemudian mereka tersenyum bersama, dan kembali melanjutkan kembali menonton bola " Gool" teriak Rehan dan Bimo kembali dan saling tos saat CR 7 melepaskan tendangannya dan masuk ke gawang Barcelona, tanpa disadari mereka Aleqxa sudah berdiri dibelakang mereka dan tersenyum bahagia melihat kedua orang yang sangat dia cintai bisa akur dan kompak.
__ADS_1