
" Mas Rehan kemarin Aleqxa bilang sama Mama kalau Tante Ratih.....Aleqxa melihat wajah Rehan, yang mendadak berubah sedih, maaf mas Rehan bukan maksud Aleqxa untuk membuat membuat Mas Rehan sedih," kata Aleqxa dengan nada yang sangat lembut. Rehan menarik nafas dalam2 "tidak apa2 Aleqxa" kata Rehan dengan pelan".
Mas Rehan mama mau bawa Tante Retno berobat , Tante Retno harus sembuh, Mama dan Aleqxa sangat menyayangi Tante Retno, kalau perlu kita bawa keluar negri untuk mengobati Tante Retno Mas Rehan," kata Aleqxa kepada Rehan, " Aleqxa biaya berobat keluar negri sangat besar dan Mama tau itu, Mama tidak akan mau mebuat kita semua jadi Repot, sesungguhnya Mas Rehan sudah minta mama untuk berobat ke Singapure tapi Mama menolak karena tau biayanya yang sangat besar," kata Rehan." Mas Rehan kenapa sih harus karena uang , Mas Rehan tau pasti uang bukan masalah untuk kita dan Mama sangat menyayangi Tante Retno, seandainya pun Mama harus kehilangan separuh harta kita untuk berobat Tante Retno kita semua akan rela Mas , Asal Tante Retno bisa sembuh, selama ini keluarga Mas Rehan selalu menjadi dewa penolong keluarga Wijaya kenapa keluarga Mas Rehan selalu saja menolak untuk dibantu dalam masalah keuangan, kata Aleqxa sedikit kencang karena kesal,sedih dan bingung harus bagaimana bisa membuat Tante Retno mau berobat agar sembuh.
Aleqxa kamu sangat tau alasannya kan kenapa kita tidak mau menerima bantuan keuangan dari keluarga Wijaya, kami menolong dengan ikhlas karena kami sangat menyayangi kalian, sama sekali tidak menginginkan uang kalian," kata Rehan dengan lembut karena tau Aleqxa sedang kesal." sama Mas kami ingin menolong Tante Retno juga karena kami sangat menyayangi Tante Retno," kata Aleqxa dengan nada kesal.Sementara Rehan hanya tersenyum melihat Aleqxa ingin sekali rasanya Rehan memeluk dan. mencium Aleqxa saat ini karena raut muka Aleqxa yang cemberut membuat Aleqxa semakin menggemaskan dimata Rehan.
" kalau ga mau terima bantuan biar Mas Rehan dapat banyak uang terima tawaran Mama untuk menjadi CEO di perusahaan Wijaya, Mas Rehan punya kemampuan, itu sama aja dengan Mas Rehan membantu Mama biar bisa istirahat dari urusan kantor, tahun depan Aleqxa sudah lulus kuliah, Aleqxa bisa bantu Mas Rehan diperusahaan" kata Aleqxa. Rehan hanya diam termenung mendengar perkataan Aleqxa, saat ini dia memang membutuhkan banyak uang untuk berobat Mama tercintanya, dan jika Rehan menerima tawaran Keluarga Wijaya Rehan sudah otomatis keluar dari masalah keuangan.
__ADS_1
Rehan melihat Aleqxa,"baiklah Leqxa Mas Rehan nanti akan bicara sama Tante Ratih untuk hal ini", Aleqxa cepat habisin makannnya kita jalan2 yuk,sementara kita lupakan semua masalah kita dulu kita kesini kan mau menenangkan pikiran," kata Rehan sambil menyuapkan makanan kemulutnya dan segera menghabiskan makanannya, dan Aleqxapun melakukan hal yang sama.
Sesaat kemudian mereka sudah selesai mengisi perut mereka , Aleqxa berdiri dari tempat duduknya dan mendekati Rehan kemudian menarik tangan Rehan" ayo Mas Rehan kita jalan2 , Aleqxa mau lihat taman bunga di belakang rumah dulu ya Mas baru nanti keluar rumah" kata Aleqxa kepada Rehan dengan manja, Aleqxa memang selalu bersikap manja kepada Rehan karena dalam pikiran Aleqxa benar2 menganggap Rehan sebagai kakaknya.
Rehan berdiri dan mengikuti kemana Aleqxa membawanya, Aleqxa melingkarkan tangan kanannya dipinggang Rehan dan Rehan melingkarkan tangan kirinya di bahu Aleqxa, mereka berjalan dengan bercanda ria, melupakan semua masalah yang ada" Mas Rehan kita nginep aja ya, nanggung dunk mas cmn 4-5 Jam saja disini" kata Aleqxa kepada Rehan," ya udah kita nginep saja nanti mas Rehan bilang sama Mama dan Tante" jawab Rehan.
Aleqxa melihat Rehan dan memandangnya dengan seksama, melihat matanya yang tertutup melihat bentuk wajahnya hidungnya bibirnya,dan tubuh Rehan, Aleqxa tersenyum,"Mas Rehan ternyata ganteng banget dan sangat tenang pantas saja teman2 semua jatuh cinta sama Mas Rehan, " gumam Aleqxa pelan sambil berjalan mendekati Rehan diotaknya terbersit keinginan nakal untuk menggoda Rehan agar Rehan tidak fokus dengan meditasinya," Mau diajak jalan2 malah meditasi" humm lihat aja apa kamu bisa konsen Mas," kata Aleqxa dalam hati.
__ADS_1
Lalu Aleqxa ikut duduk bersila di hadapan Rehan jarak mereka hanya sekitar 20cm, bau parfum Aleqxa langsung tercium oleh Rehan dan nafas Aleqxa yang naik turun terdengar sangat jelas di telinga Rehan,Aleqxa tidak memejamkan matanya tapi terus memandang wajah Rehan dengan seksama, di dekatkan wajahnya ke wajah Rehan sekarang jarak mereka hanya sekitar 5cm, walau mata Rehan terpejam tapi Rehan bisa merasakan seluruh gerakan Aleqxa, Rehan tau saat ini Wajah Aleqxa sangat dekat dengan wajahnya, dari hembusan nafas Aleqxa yang bisa dirasakan Rehan langsung membuyarkan konsentrasi Rehan," Aleqxa apa yang kau lakukan, aku hanya manusia biasa yang juga punya ***** dan keinginan, kenapa kau malah menggodaku seperti ini, lama2 pertahanan ku juga akan runtuh, karena kamu gadis yang sangat aku cintai" kaa Rehan dalam hatinya.
Aleqxa menyentuh lembut hidung Rehan dan mengelusnya pelan,"Mas Rehan buka mata dunk Aleqxa mau jalan2 keluar villa" kata Aleqxa dengan sangat lembut di telinga Rehan,"Aleqxaaaaaa"teriak Rehan dalam hati, dan kemudian membuka matanya perlahan, Aleqxa langsung tersenyum penuh kemenangan melihat mata Rehan terbuka,Aleqxa tersenyum lebar memperlihatkan deretan giginya yang putih bersih dan tertapa rapi, Rehan melingkarkan tangannya di di pinggang Aleqxa, menatap bola mata Aleqxa dengan tajam Rehan mencari apakah sesungguhnya ada cahaya cinta disana, jantung Aleqxa mendadak berdetak kencang ,Rehan mendekatkan bibirnya ke bibir Aleqxa, seketika Aleqxa memejamkan matanya,entah kenapa saat ini hatinya mulai terasa tidak menentu ada getar2 aneh disana, melihat Aleqxa memejamkan matanya, Rehan menarik jauh bibirnya dari bibir Aleqxa dan mendekatkannya ketellinga Aleqxa," ayo Aleqxa katanya ngajak jalan2 kenapa malah matanya ditutup, kamu mau ajak Mas Rehan jalan2 atau mau ajak Ma ls Rehan......." kata Rehan menggantung kalimatnya dengan lembut diteling Aleqxa sambil tertawa penuh kemenangan" emang enak di godain " kata Rehan dalam hati.
Sontak Aleqxa membuka matanya dan berteriak,Mas Rehaaannn...."sambil memukul Rehan, dan Rehanpun berdiri dari duduknya turun dari gazebo dan berlari kecil ,ayo Leqxa kita keluar, teriak Rehan, Aleqxapun mengejar Rehan dengan kesal. Aleqxa pakai baju hangat mu jangan keluar seperti itu kata Rehan menunjuk pakaian Aleqxa,dan Aleqxapun menurut dia berlari kedalam villa dan mengambil baju hangat pemberian Tante Retno untuk menutupi badan dan pahanya yang putih mulus tiada cela.
Sesaat kemudian Aleqxa sudah keluar dari villa dan Rehan sudah menunggu di pintu gerbang.
__ADS_1