
Kalina menyelimuti tubuh Sonya yang terbaring lemah, bajunya yang acak-acak kan dirapikan, walaupun Kalina tidak suka dengan Sonya, tapi sebagai seorang wanita Kalina tidak akan membiarkan Sonya di perkosa didepan matanya, Kalina menendang laki-laki yang hampir saja memperkosa Sonya karena sangat kesal dan marah dengan laki-laki tersebut, " Kalina sudah jangan kau tendangin terus laki-laki itu , sudah pingsan masih aja di tendang", kata Aldi yang baru saja masuk menahan dan menenangkan Kalina sang pacar kesayangan Aldi.
Sementara Rehan , membubarkan pesta malam Sonya," Pak Ruli tolong bawa semua orang-orang ini keluar dari kamar ini, bawa mereka semua turun, dan taruh saja mereka semua di lobby hotel , biar kan saja mereka semua disana sampai mereka sadar sendiri," kata Rehan kepada Ruli sang manajer hotel, lalu Ruli pun melaksanakan perintah Rehan, semua teman-teman Sonya yang sedang mabuk di bawa oleh para staf hotel bersama Ruli sang manajer turun kebawah, begitu juga dengan teman laki-laki Sonya yang hampir saja memperkosa Sonya, dalam kondisi masih pingsan digotong dan di bawa ke lobby hotel." dasar anak-anak orang kaya bisanya hanya foya-foya pesta minum mabuk-mabukan menghambur-hamburkan uang orang tua", gerutu Ruli sang manajer hotel.
__ADS_1
Rehan , Aldi dan Kalina pun kembali ke kamar mereka setelah menugaskan seorang pelayan wanita untuk menjaga Sonya." gila , Sonya pasti sudah diperkosa sama laki-laki itu jika kita tidak ada disana, dasar anak orang kaya bisanya hanya membahayakan diri sendiri," kata Kalina geram." Sudah ayo istirahat" , sudah jam 1 malam , besuk kita harus bangun pagi menyelesaikan pekerjaan kita," kata Rehan kepada dua sahabatnya, tanpa menjawab Kalina langsung ngeloyor masuk ke kamarnya , sedang kan Aldi untuk menggoda Rehan dengan sengaja mengikuti Kalina masuk ke kamarnya, dengan cepat Rehan , meraih tangan Aldi dan menyeret Aldi ke kamar Rehan, Kalina hanya tersenyum melihat kelakuan dua orang laki-laki yang sangat dia sayangi itu , " enak aja loe, tidur sama gue bukan sama Kalina, gue yang bertanggung jawab sama Kalina kalau terjadi apa-apa sama dia , karena gue yang ajak dia kesini, jadi jangan berani-berani mendekati Kalina selama ada gue disini ," kata Rehan tegas sambil memukul kepala Aldi dengan bantal, mereka berdua memang sudah biasa bercanda Aldi sudah dianggap saudara sendiri oleh Rehan, hubungan persahabatan mereka sangat dekat, dan hanya dengan Aldi ,Rehan menceritakan semua masalahnya tanpa ada yang ditutupi, begitupun Aldi buat nya Rehan sudah lebih dari saudara, apapun masalah yang Aldi hadapi juga selalu diceritakan nya kepada Rehan tanpa ditutup-tutupi, setelah beberapa menit terlibat dalam pembicaraan yang tidak penting, mereka berdua pun tertidur lelap.
Sedang kan di loby hotel Ruli sang manajer hotel bersama anak buahnya sibuk mengurusi teman-teman Kalina yang sedang mabuk, ada sebagian dari mereka yang hanya minum sedikit sudah pada pulang dengan marah-marah karena di bawa turun paksa dari lantai paling atas ke lobby hotel , dan mereka segera pulang setelah menumpahkan kemarahan mereka pada para pelayan hotel, ada juga yang sampai tak sadarkan diri dan tidur di sofa , Ruli hanya bisa menunggu mereka sampai bangun sendiri, karena dia juga tidak berani menggangu teman-teman Sonya.
__ADS_1
Aldi bangun dari ranjangnya dan memeluk Kalina erat-erat, I love u sayang" , kata Aldi berbisik pelan di telinga kanan Kalina, " I love u 2 sayang" kata Kalina di telinga kanan Aldi, dan Aldi pun mencium dengan penuh cinta kening, mata ,hidung dan pipi sang pacar tersayang, tapi saat Aldi mau mencium bibir Kalina dengan cepat Kalina menutup bibir Aldi dengan telapak tangannya sambil berkata," ga mau, bau belum gosok gigi", kata Kalina sambil melepaskan pelukan Aldi, dan segera berbalik badan berlari meninggalkan Aldi sambil tersenyum, " sampai jumpa nanti sayang" teriak Kalina dan kemudian menghilang di balik pintu kamar, Aldi hanya tersenyum dan cepat- cepat masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
Sementara Sonya, masih tertidur pulas , dan Kalina yang sudah berada di kamar Sonya hanya duduk diam sambil melihat drama Korea di HP nya, dan menunggu Sonya bangun dari tidurnya, setelah beberapa lama menunggu akhirnya Sonya bangun dari tidurnya, Sonya merasa seluruh badan nya sakit semua,dan Sonya sama sekali tidak mengingat kejadian semalam, " Kalina ngapain kamu disitu" , tanya Sonya kepada Kalina," jagain ibu Sonya yang terhormat", jawab Kalina tanpa mengalihkan pandangan nya dari drama Korea yang sedang dilihatnya," kan tugas saya ada di sini untuk menjadi penjaga dan teman kemanapun anda pergi Bu Sonya," Jawa Kalina lagi dengan memandang tajam wajah Sonya," terserah kamu sajalah, aku mau mandi dulu," kata Sonya sambil bangkit dari ranjangnya dan melangkah masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
__ADS_1