Maafkan Aku Suamiku, Aku Mengkhianatimu

Maafkan Aku Suamiku, Aku Mengkhianatimu
BERJAUHAN


__ADS_3

Lambaian tangan itu masih terasa berat. Malik menatap kepergian Andini dengan tatapan nanar. Demikian juga Andini. Baru saja mereka menumpahkan segala rasa cintanya. Kini kembali ke dunianya masing-masing. Andini harus kembali bersama Erlangga. Menjadi istri yang baik di mata Erlangga. Langkah Andini terlihat malas meninggalkan kota itu. Dimana kota itulah mengukir sejarah rasa antara dirinya dengan Malik. Mata Andini mulai berkaca. Seperti tidak kuasa menahan derita beban asmara yang akan menggunung. Kerinduan nya berikut nya akan lebih membukit. Derita cinta nya akan semakin berat. Ikatan cinta nya dengan Malik sudah semakin kuat. Karena mereka sudah melakukan persetubuhan yang sebenarnya belum boleh mereka lakukan. Mereka bukan pasangan yang halal. Mereka melakukan titik hitam. Mereka berani melakukan nya dengan konsekuensinya. Berani menciptakan dosa perzinahan. Bukankah nasi sudah menjadi bubur? Mereka adalah laki-laki dan wanita dewasa. Segalanya harus dipertanggung jawabkan baik moral,sosial,agama.



Kamu tidak perlu merindukan aku. Biar aku saja yang merasakan kangen itu. Karena rindu dan kangen itu berat. Kedua rasa itu menyesak kan dada, menyakitkan dan melemahkan psikis dan raga.


Biarkan terbang mengitari arah angin berhembus kencang. Biarkan melayang beserta Mega - Mega. Ikut menari beserta burung merpati menyampaikan kabarnya.


Kan ku jadikan cerita perjalanan menuju goa asmara. Menyusuri lembah - lembah bebukitan. Melewati jalan setapak yang terjal.


Kisah ini akan terukir dalam sejarah. Cerita ini akan aku kenang dalam goresan pena. Antara aku dan kamu masih ada sepenggal cerita. Hanya kamu dan aku yang kuasa mengungkapkan semua.


Sampai bunga - bunga bermekaran. Sampai daun - daun berguguran. Sampai semuanya kembali bersemi sedia kala.


" Andini! Kamu sudah sampai di rumah, sayang?" tanya Malik melalui chat nya.

__ADS_1


" Oh iya, Malik..eh Mas Malik!" balas Andini melalui chat di ponselnya.


" Rasa nya jadi adem, kamu memanggil aku dengan sebutan itu, sayang." tulis Malik dan sudah di baca Andini.


" Benarkah? Terimakasih banyak untuk pelukan terakhir nya. Itu adalah hadiah yang termanis untuk ku, mas." kata Andini dalam tulisan chat nya.


" Aku juga berterima kasih kepada mu, Andini. Kamu memberikan hatimu padaku." balas Malik.


" Bolehkah aku merindukan kamu mas?" tanya Andini dalam chat yang dikirimkan untuk Malik.


Memang kenyataannya, rindu itu membuat gairah hidup menjadi lemah. Semangat aktivitas menjadi menurun. Semua harus di hadapi dengan segala kesibukan dan aktivitas yang padat. Supaya pikiran tidak terpatri pada fokus orang yang di rindukan. Kalau di ikuti, akan menjadi malas dan gangguan kesehatan seperti mag.


" Aku akan menemui kamu di Medan, dua Minggu lagi, Andini. Sesungguhnya, aku sangat tidak sanggup jika lama - lama tidak memeluk kamu." ungkap Malik.


" Apakah tidak terlalu cepat, Malik? Bukankah kita bisa VC?" balas Andini melalui chatting yang dikirim nya.

__ADS_1


" Aku tidak mau, kamu jadi kurus memikirkan dan merindukan aku, sayang. Kamu jadi malas makan karena aku." tulis Malik percaya diri.


" Malik! Kamu kok jadi GR begini sih?" balas Andini.


" Karena aku yakin! Aku dan kamu memiliki rasa cinta yang besar. Dan ini sulit untuk kita bendung." tulis Malik.


" Iya! Aku sudah mulai rindu kamu, Malik. Bolehkah aku merindukan kamu Malik?" balas Andini.


" Bukankah sudah aku bilang? Kamu jangan merindukan aku. Biar aku saja yang merasakan kesakitan derita karena rindu itu." gombal Malik.


" Hehe." tulis Andini.


" I Miss you, Andini!" chat terakhir Malik yang dikirim untuk Andini.


Apakah kamu sudah menjadi tawanan cintaku? Terborgol oleh rasa yang sulit di singkirkan. Terpenjara oleh tembok tinggi yang tebal. Cinta yang tidak bisa diuraikan dengan kata - kata ilmiah. Hanya rasa dan sikap yang bisa dijelaskan. Hanya dorongan dan kemauan untuk selalu bersama. Keinginan untuk saling membahagiakan. Keinginan untuk saling memberi dan menerima. Menerjang segala keegoisan masing-masing jiwa. Apakah kamu sedang jatuh cinta kawan?

__ADS_1


__ADS_2