MANTAN ADALAH JODOH YANG TERTUNDA

MANTAN ADALAH JODOH YANG TERTUNDA
Perjalanan


__ADS_3

Setiap harinya Rara merasa sangat bahagia karena Satrio selalu memberi perhatian dengan begitu banyaknya.


Satrio tidak pernah membiarkan hati Rara kesepian. Bahkan Satrio sudah sangat dekat dengan keluarga Rara.


Saat Satrio mengantarkan Rara berangkat sekolah,Rara meminta untuk berhenti di dekat parkiran sekolah kemudian dia menghampiri seorang perempuan yang bergaya seperti laki laki.


Wajahnya sangat tidak asing buat Satrio.Rara melambaikan tangannya dan mengajak perempuan itu melambaikan tangan juga kepada Satrio.


Ya,kini Rara dan Sani sudah dekat.Dia menjadi teman sebangku yang asik dan menyenangkan.Sani terkejut karena Rara mengajaknya melambaikan tangannya kepada pacarnya Rara.


Sani melihat wajah kekasihnya Rara yang membuatnya tambah terkejut lagi. Dia adalah laki laki yang selama ini Sani tunggu janjinya.Kenapa dia menjadi pacarnya Rara.


"Ra,dia pacar kamu?namanya Satrio kan?" ucap Sani memastikan.


"iya Sani,memangnya kenapa?kok kamu tau pacar aku namanya Satrio" tanya Rara heran.


"hmmm kamu kan sering teleponan dekat gue" ucap Sani berbohong,karena dia masih sangat ingat nama lelaki yang pernah dia tolong.


"pacar aku keren kan?" ucap Rara membanggakan pacarnya.


"hehehe,iya deh gimana lo aja" ucap Sani berpura pura baik baik saja.


Ditempat lain Satrio terus berusaha mengingat wajah teman Rara yang sangat tidak asing baginya.Dia mengingat-ingat gaya tomboynya dan cara berjalannya. Sambil mengendarai mobilnya Satrio masih berpikir perempuan itu siapa.


Tiba tiba Satrio menghentikan mobilnya ke samping lalu berhenti di dekat jembatan. Satrio keluar dari mobil karena wajah perempuan itu sangat membuatnya penasaran.Satrio menatap kearah sungai yang ada dibawahnya.


Lalu Satrio kembali teringat,dialah perempuan cinta pertamanya yang sempat menghilang. Tapi mengapa dia sekarang berada di sekolah Rara.Padahal dia bertemu dengan perempuan itu di kota lain. bikan di kota A. Mengapa perempuan itu hadir disaat Satrio sudah mencintai Rara.


Flash back


Karena itu terjadi enam tahun yang lalu.


Saat itu Satrio sudah memasuki jenjang SMA kelas 2.


Satrio memang menyukai bidang gambar,dan suka melukis di pinggiran sungai di pegunungan. Saat akan menyebrangi sungai yang tampak sangat dangkal,tiba tiba ada arus sungai yang tiba tiba membesar dan menyeretnya kedalam arus sungai yang deras.


Satrio ditolong anak perempuan yang bernama Sani.


Dia sedang memancing dan kail pancingnya mengenai Satrio yang kemudian ditariknya. Sani kala itu sangat manis meskipun bergaya rocker.Dia melakukan pertolongan pertama pada Satrio.Mengobati lukanya dan merawatnya sebentar.


"hei,cowok cemen banget sih. jangan lemah dong,gue udah tolongin lo.pulang sana jangan pergi ke sungai kalo gak bisa berenang" ucap anak perempuan itu.

__ADS_1


"makasih ya,kamu sudah menolong aku.luka aku juga sudah kamu obatin" ucap Satrio.


"hahaha,ya udah gue mau mancing lagi" ucap anak perempuan itu sambil mengambil kait pancingnya.


Satrio hanya tersenyum manis melihat kelakuan anak itu yang sangat cuek tapi baik hati.


"hei,kamu siapa namanya?" tanya Satrio.


"gue Sani,kenapa?lo suka sama gue ya?aduh gue masih terlalu kecil buat pacaran" ucap Sani sambil memasangkan umpan.


"hei"panggil Satrio.


"heh gue punya nama," ucap Sani.


"Sani kan,tapi kenapa kamu sendiri bisa memancing disini. memangnya ada ikan gitu?" tanya Satrio heran karena air sungainya sangat jernih dan tidak terlihat ikan yang berenang di sungai ini.


"ada,lo aja yang gak tau." ucap Sani sambil memulai memancing.


waktu terus berlalu,Satrio terus menemani Sani yang sedang asik menunggu umpannya dimakan ikan.


lalu umpan yang dipasang Sani berhasil kemudian mereka mendapatkan ikan yang cukup besar.


"hebat ya,kamu sudah mendapatkan ikan yang besar" ucap Satrio kagum dengan yang didapat Sani.


Satrio kagum dengan kemandirian Sani yang bisa melakukan semua itu sendirian.


Sani mengajak Satrio makan ikan bersama.Mereka berdua menikmati makanan itu ditepi sungai.


"lo itu dari kota mana?gue gak pernah lihat?" tanya Sani.


"dari kota A,lagi berlibur aja sendiri" jawab Satrio.


"hei,lo gak mau kasih gue hadiah gitu udah nyelametin lo" ucap Sani.


"kamu mau apa?nanti aku kasih.oh iya kamu sopanan dikit dong sama aku,kan aku lebih tua dari kamu" ucap Satrio.


"ya udah gue mau hadiahnya lo jadi pacar gue kalau gue udah gede nanti" ucap Sani.


"hah,masa jadi pacar kamu?hayo jangan yang itu" ucap Satrio.


tiba tiba Sani mendekati Satrio kemudian menciumnya.Satrio terkejut dengan tingkah anak perempuan ini.

__ADS_1


"nah ciuman pertama gue udah dikasihin ke lo. jadi lo tinggal ambil nanti kalo gue udah gede" ucap Sani merasa menang.


"eh,itu juga ciuman pertama aku.seenaknya aja main cium gitu. Masalah perasaan jangan kamu paksain." ucap Satrio.


"habis lo anak kota A. lo ganteng dan tipe gue banget.tapi gue gak bisa pacaran sekarang.nanti aja 3 tahun lagi gue tagih hadiah lo"ucap Sani.


"wah kamu ya anak tomboy tapi bisa jatuh cinta juga ya" ucap Satrio sambil terus menatap wajah Sani.


"hahahaha,kan gue juga perempuan" ucap Sani.


"kamu harus belajar yang rajin.aku janji bakal jadi pacar kamu" ucap Satrio sambil mengusap rambut Sani denga lembut.


"eh lo sendiri ngapain bisa ke seret di sungai gitu" tanya Sani.


"aku tadi melukis pemandangan gitu." ucap Satrio.


" buat lukisan tentang gue dong,gue pengen dapet kenang kenangan dari lo" ucap Sani.


"besok kita ketemu disini lagi ya. aku akan melukis kamu" ucap Satrio pada Sani.


Keesokan harinya...


Satrio sudah menunggu Sani ditempat yang kemarin sudah disetujui.Tak lama kemudian Sani datang memakai gaun yang sangat cantik.seperti peri yang selalu berada dalam tokoh anime.


Satrio sempat bingung dan tidak mengenali Sani karena rambutnya menjadi panjang dan terlihat sangat feminim.


Satrio kemudian memulai melukis Sani yang berubah menjadi sangat cantik.Waktu berlalu begitu cepatnya dan sudah senja menghampiri keduanya.


Satrio akhirnya menyelesaikan lukisannya kemudian dia memberikan hasil lukisannya kepada Sani. Satrio memotret hasil lukisannya sebagai kenang kenangan bahwa dia telah melukis Sani.


Sani sangat menyukai hasilnya dan akan menyimpannya sebagai tanda untuk mengambil janji mereka.


Satrio begitu terpesona dengan penampilan Sani yang seperti peri.Satrio dan Sani berpisah dan tidak bertemu lagi setelah saat itu.


end flash back.


*****


Satrio kemudian terduduk setelah mengingat kejadian waktu itu.dia merasa tidak nyaman dan tidak tenang jikalau Sekarang Sani menagih janjinya.


Karena saat ini,dia sudah bersama Rara gadis yang dicintainya.

__ADS_1


Dia menjadi sangat bingung,karena saat itu dia hanya menyukai Sani sebagai cinta pertama yang sudah berlalu.


Satrio memasuki mobilnya lagi,dan mulai mengendarainya.


__ADS_2