
Menapaki langkah di Negara orang itu tidak semudah di Negara sendiri.Cobaan yang datang akan menerpa siapa saja.
Eki yang sedang merasa sepi mencoba mencari Rara untuk sekedar curhat.Eki berjalan menuju rumah Max,mencoba menerka siapa tahu Rara sedang ada di rumah.
Tok..tok..tok...
"Who?" ucap Ibu Max sambil membuka pintu.
"Hello madam,is Rara here?"tanya Eki dengan sopan.
"Oh..don't you know that Rara went to country X?" ucap Ibu Max (Oh,apakah kamu tidak tau Rara pergi ke Negara X?).
"No mam.Thank you Madam for your kindness"(tidak nyonya.Terima kasih atas kebaikanmu) ucap Eki pada Ibu Max.
Eki berbalik dan kemudian terdiam sejenak,mengapa Rara pergi ke Negara X.Apa yang terjadi padanya?
Eki meneruskan langkahnya sambil terus berharap akan ada keajaiban dalam hidupnya.
Sekilas saat dia berjalan di Ibukota Negara Y,Eki mencium aroma bunga yang selalu mengingatkan dia pada seseorang.Seseorang yang tak pernah berpindah dari posisinya di hati Eki.
Eki memejamkan matanya dan mencoba untuk melupakan apa yang tadi dia rasakan.Semakin lama semakin kuat aroma bunga itu.Dia membuka matanya dengan perlahan.
Samar nampak seorang wanita datang berdiri didepannya sekarang.Eki mengucek kembali kedua matanya.
Apakah ini mimpi,Oh astaga dia sekarang ada didepanku.Berarti ini mimpi yang begitu nyata. ucap Eki sambil meneruskan langkahnya.
Tak disangka wanita itu menahan tangannya Eki.
"Sayang" Panggil wanita itu.
Eki menjadi diam membatu,apakah ini semua mimpi? ucap Eki sambil menggelengkan kepalanya.
"Ini bukan mimpi sayang,ini aku Amanda" ucap Amanda dengan lemah lembut.
"Kenapa kamu kesini?" ucap Eki lirih.
"Aku mencarimu,aku ingin beri kamu penjelasan" ucap Amanda sambil memegang jari jemari Eki.
"Apa yang harus dijelaskan?Aku sudah lihat dan sudah habis hubungan kita" ucap Eki sambil melepaskan genggaman tangan mungil Amanda.
Amanda langsung memeluknya dengan erat.
"Tak bisakah kamu maafkan aku?" tanya Amanda.
"Apa??" ucap Eki dengan terkejut.
__ADS_1
sejenak suasana tiba-tiba menjadi sepi,Eki dan Amanda diam membatu seolah waktu terhenti.
"Apa kamu bisa memaafkan aku?" pinta Amanda.
"Aku sudah tidak bisa memaafkan kamu lagi,kamu sudah bercinta dengan orang lain bukan denganku" ucap Eki.
"Kalau begitu mari kita bercinta" ucap Amanda sambil terus memeluk.
"Apa kamu tidak tahu malu," ucap Eki sambil melepaskan pelukannya.
"Aku mencintaimu Ki,tulus" ucap Amanda sambil memohon.
"Aku gak bisa" ucap Eki sambil pergi meninggalkan Amanda sendirian.
"Apa kalau aku tidak ada di dunia ini kamu akan memaafkanku?"tanya Amanda.
"Memangnya kamu mau apa?" tanya Eki sambil menoleh kearah Amanda.
Betapa terkejutnya Eki melihat Amanda sudah bersimbah darah.Dia mengiris nadinya sendiri menggunakan cutter kecil.
Eki langsung berteriak meminta bantuan.Banyak orang berkumpul dan melihat kejadian Amanda. Eki terus menekan luka yang terbuka karena sayatan yang dilakukan oleh Amanda.
Amanda mulai hilang kesadaran,dia merasa sangat lemah.Eki terus menekan lukanya supaya tidak terjadi pendarahan terlalu banyak.
Terlihat sekali wajah Eki sangat panik ketika Amanda melakukan perbuatan seperti itu.Amanda segera dilarikan ke rumah sakit.dengan menaiki ambulan.
Matanya sudah berkaca-kaca,dia tak ingin wanita yang dicintainya sampai tiada.Sesampainya di rumah sakit,Amanda langsung mendapatkan pertolongan dari dokter.
Eki dengan sangat khawatir berada diluar ruang IGD rumah sakit.
Rasa khawatir terlihat jelas diwajah sayu Eki.Dia merasa sangat bersalah membuat Amanda sampai melakukan hal seperti itu.Mungkin Amanda sangat frustasi putus dengan Eki.
Dokter menyampaikan kepada Eki kalau Amanda sudah melewati masa kritisnya.Dan kini dia berada di bangsal rumah sakit.
Langkah kaki Eki menjadi gontai tak bertenaga.Aku juga gak bisa dengan begitu saja melupakan Amanda.Akan tetapi dia telah melukai harga dirinya sebagai seorang laki-laki.
Perlahan akhirnya Eki sampai di kamar Amanda.Dia terbaring lemah dengan selang darah yang terpasang.Amanda kehilangan darah cukup banyak sehingga dibutuhkan transfusi darah.Eki menghampiri Amanda dan duduk disampingnya. Tak lama suster datang dan kemudian membawakan berita yang sangat mengejutkan.Amanda sedang hamil empat minggu.
Eki diminta untuk menjaga istrinya dengan baik oleh perawat tersebut.Sedangkan Eki syok karena dirinya dan Amanda belum menikah.Dan bayi yang dikandungnya pun bukan anaknya.
Tak lama kemudian Amanda membuka matanya dengan perlahan.Dia melihat Eki sedang duduk disampingnya sambil memegang tangannya dengan lembut.
"Sa...yang...." ucap Amanda perlahan.
"Apa?" ucap Eki sambil menatap wajah Amanda dengan penuh kekecewaan.
__ADS_1
"Maafkan aku ya..." ucap Amanda lemah.
"Aku tau,siapa ayah anak didalam kandunganmu itu?" tanya Eki.
"Aku tak tahu,jadi aku berencana untuk mengakhiri diriku setelah minta maaf kepadamu" ucap Amanda.
"Kenapa kamu sebodoh ini?Katanya kamu minta maaf.Maka rubah semua kelakuan burukmu itu" ucap Eki sambil mengusap kepalanya Amanda.
"Kamu emang paling baik dan paling sabar" ucap Amanda.
"Aku hanya menemanimu hari ini,hiduplah dengan baik" ucap Eki.
"Mungkin ini karma karena aku telah menyakiti Rara.Aku belum siap menerima kenyataan aku akan menjadi seorang ibu" ucap Amanda sambil menangis.
"Iya,mungkin ini semua akibat aku telah menyakiti Rara yang sudah benar benar mencintaiku" ucap Eki.
"Kenapa kamu tidak mencari Rara?" tanya Amanda.
"Aku tak mau menghancurkan hidupnya lagi,dia sudah cukup bahagia tanpa aku dan Satrio." ucap Eki.
"Aku iri pada Rara,dia disukai oleh banyak lelaki baik.Sedangkan aku punya paras lebih cantik tapi aku hanya sekedar pelarian semata" ucap Amanda.
"Aku mencintaimu tulus" ucap Eki.
"Bukan,Kamu itu mencintai Rara.Tapi kamu selalu menyangkalnya" ucap Amanda.
"Mengapa aku harus menyangkalnya?" tanya Eki.
"Karena didalam pikiranmu Rara itu hanya gadis biasa" ucap Amanda.
"Aku masih belum paham" ucap Eki
"Kamu mencintai dia,saat aku berusaha menggoda kamu.Mata kamu selalu melihat wanita lain.Mungkin Rara pernah berbuat hal yang tidak pernah kamu banyangkan sebelumnya.Mungkin saja dia pernah menyelamatkanmu" ucap Amanda.
"Memang Rara pernah menyelamatkanku dari mobil yang akan menabrakku.Tapi apa hanya itu?kan sudah pasti dari dulu aku mencintai kamu.Jangan kamu mengada ada" ucap Eki.
"Lalu kamu bisa jelaskan saat Rara masuk penjara karena dituduh jahat,kamu mengunjungi penjara setiap hari padahal kamu dilarang menemuinya.Apa itu hal yang biasa untuk seorang teman" ucap Amanda.
"Sudahlah,Aku tak mau membahasnya" ucap Eki sambil mengambil makanan yang asa diatas nampan.
Eki menyuapi Amanda dengan makanan itu.Eki masih berbuat sangat baik kepada Amanda.Padahal dia sendiri terluka oleh sikap Amanda yang mengkhianatinya.
Sedangkan penyebab perubahan sikap Amanda juga karena Eki yang telah berubah.Siasat untuk membalas Satrio demi dirinya padahal Amanda juga tidak menolak perjodohan itu.Harusnya Eki sudahi saja perasaannya kepada Amanda.Sekarang Amanda hanya mendapatkan sebagian kecil dari hati Eki yang telah patah.
Selama ini Amanda selalu mengikuti kemana Eki pergi.Hatinya hancur saat Eki mendekati Rara.Saat dia lebih memilih benda yang lebih baik kepada Rara daripada untuknya.
__ADS_1
Sedangkan Rara begitu mudah mendapat perhatian dari tiga pria sekaligus.Ya,Amanda mengetahui kalau Rara didekati oleh Satrio,Eki dan Max.Amanda menyewa seorang detektif untuk menyelidiki Rara.Apalagi sekarang dia mengetahui kalau Rara menjadi incaran keluarga Hartanto.Keluarga Geng preman paling kejam di Negaranya.
Begitu rumitnya hidup Rara,dan Amanda meskipun parasnya lebih menawan dia tetap kalah pamor.