
Rara kini merasa tidak nyaman jika terlalu dekat dengan Max.Rara kini merasa Max bukan seperti kakak baginya.
Max adalah pria dewasa yang masih mencari cinta yang pernah hilang.Rara selalu berharap Kalau Max masih seperti seorang kakak baginya.
Max memberi perhatian yang sangat lebih kepada Rara. Bukan kasih sayang antar adik dan kakak lagi.
"Ra hari ini ada film bagus kita nonton ya" ucap Max sambil terus mengemudikan mobilnya.
"Oh,baiklah Kak" ucap Rara.
"Hmm..tapi pakaianmu basah.Kita mampir beli pakaian dulu ya" ucap Max sambil masuk ke parkiran toko pakaian.
Max dan Rara mencari beberapa pakaian untuk dipakai di musim gugur ini.Sebuah dress cantik dipilihkan oleh Max.
Rara terlihat berbeda dan menjadi seperti wanita dewasa sekarang.Max begitu terpesona dengan penampilan Rara yang berubah menjadi cantik.Rara diajak pergi membeli sepatu yang sesuai dengan dress cantiknya.
Kini penampilan Rara seperti bidadari yang jatuh dari langit.Rara melihat dirinya di kaca begitu berbeda. Dia seperti wanita yang akan berkencan dengan kekasihnya.
Max kemudian mengajak Rara ke Bioskop yang terkenal di negara Y.Rara begitu senang karena ini pertama kalinya dia merasakan berdebar debar karena bahagia setelah sekian lama dia berada didalam jurang kesedihan.
Max sengaja memilih film action karena sedikit adegan percintaan yang menyedihkan.Karena di film romantis dan hantu sering diselipkan cerita menyedihkan.
Suhu yang ada di bioskop terasa sangat dingin,terlebih lagi bahan pakaian yang dipakai Rara sedikit tipis.Melihat Rara yang seperti kedinginan,dia melepas mantel yang dipakainya.Dia menutup bagian depan tubuh Rara.
Melihat sikap Max yang sangat baik,membuat Rara menjadi berdebar.Rara merasakan ada rasa tak nyaman tapi menenangkan hati.Max kemudian memasangkan syal yang dipakainya kepada Rara.
Rara menjadi tersipu dan wajahnya mulai memerah. Perlakuan hangat Max membuat Rara semakin tidak mengerti apa yang sebenarnya dia rasakan saat ini.
Max menyuapi Rara dengan popcorn yang ada diantara mereka.Max juga sesekali memberikan sopotong coklat kepada Rara.Sungguh manis sekali,meskipun film yang dia tonton bergenre action tapi rasanya seperti menonton film romantis.
Setelah selesai menonton mereka berdua mampir untuk makan malam disebuah restoran.Max memesankan makanan kesukaan Rara.Max hafal sekali dengan apa kesukaan Rara.Sesekali Max menyuapi Rara dengan makanan yang ada di mejanya.
Begitu manisnya sampai Rara menitikkan airmatanya kembali.
"kamu kenapa nangis" ucap Max sambil mengusap airmata Rara dengan sapu tangannya.
"Aku bahagia kak sekarang.Tapi aku juga jadi ingat saat saat bersam Satrio.Bagaimana kabar dia sekarang?" ucap Rara.
"Kenapa kamu tidak menghubunginya saja?" tanya Max sambil meminum minuman yang berada disampingnya.
__ADS_1
"Tidak mungkin,aku tidak mau berurusan dengan Sani lagi" ucap Rara.
"Kakak mengerti keputusan kamu,oleh karena itu buka hati kamu untuk yang lain ya" ucap Max sambil memegang erat jemari Rara.
Setelah selesai makan malam mereka pun pulang ke rumah.Pada saat keluar restoran tiba tiba hak highhells Rara patah dan Rara hampir terjatuh di tangga. Dengan cepat Max menarik tangan Rara dan menahan tubuhnya supaya tidak terguling di tangga.
Rara kini tepat berada dipangkuan Max.
Adegan yang seperti di film romantis.Sang pemeran utama saling pandang dan terpesona oleh kharismanya masing masing.Begitupun yang Rara Rasakan.Dia melihat Max terlihat begitu tampan dan maskulin.Tubuhnya kekar dan sangat keren jika memakai kemeja berwarna hitam.
Terlebih matanya yang berwarna biru sangat sepadan dengan warna kulitnya.Bentuk wajah yang tirus dan hidungnya yang mancung memberi kesan bahwa dia spesial.
Di mata Max,hari ini Rara sangat cantik.Dress berwarna hitam yang dipadu padankan dengan aksesoris kalung yang berkilau membuat wajah si empunya menjadi sangat cantik.Pipinya yang merah merona sungguh menggoda Max.Kali ini Max sulit menyembunyikan perasaan sukanya pada Rara.
Apakah ini benar? Apakah yang kulakukan ini salah? Mengapa sekarang menjadi tambah sulit untuk menutupi rasa suka ku padanya. Gumam Max didalam hatinya.
Debaran jantung Max pun menjadi lebih kencang, Rara kini berada dipelukannya.Max merasa hatinya kini menjadi tak karuan.
Begitu pula yang dirasakan Rara.Perasaan mengagumi yang sebatas kakak adik itu seakan sirna dengan apa yang Max lakukan padanya hari ini. Rara merasa seperti seorang wanita yang diperlakukan dengan baik oleh kekasihnya.
Tuhan,apakah salah perasaan ini?Ada apa dengan perasaan ini?Mengapa aku sekarang seperti ini?
Aku ingin dia mencintaiku,aku ingin dia menjadi milikku.Akan tetapi dia suami mendiang kakakku.
Max kemudian memangku Rara dengan kedua tangannya yang kekar.Detak jantung Rara berdebar sangat kencang ketika Max menyuruhnya untuk merangkul lehernya supaya tidak terjatuh.
Detak jantung Max pun berdebar dengan sangat kencang.Membuat Max menjadi sangat tidak nyaman karena takut Rara mengetahui debaran jantungnya.
Langkah demi langkah begitu sangat berkesan.Rasanya tak ingin segera berakhir,membuat diri Max seakan menggila.Sudah sangat lama dia memendam perasaan ini.Perasaan yang seharusnya tidak dia miliki.
Ketika sampai di mobil yang sudah terparkir didepan pintu masuk,Max mulai menurunkan Rara dengan hati hati.Tak sengaja Rara malah menyentuh dada bidangnya Max.Terasa sekali debaran jantungnya yang begitu kencang.
Max segera mengalihkan pandangannya kemudian masuk kedalam mobil.Dia mengajak Rara untuk segera masuk mobil.Terlihat sekali wajah Max yang memerah karena tindakan Rara yang tidak disengaja tadi.
Rara yang tidak berani melihat Max yang sedang mengendarai mobil membuat Max menjadi lebih santai. Keheningan terasa saat mereka berdua tidak mengucapkan sepatah katapun.
Hanya desahan panjang karena gugup yang terdengar.Max menjadi salah tingkah,begitupun dengan Rara.Malam ini akan terasa lebih panjang daripada hari biasanya.
***
__ADS_1
Di Kota A..
Semua terasa sangat berbeda ketika Rara pergi dari kota A. Eki yang sibuk dengan perkuliahannya dan Satrio yang kini disibukkan oleh mengurus Sani yang menggunakan kursi roda.
Sani mengalami kelumpuhan sementara akibat cedera tulang punggung saat terjatuh di sungai waktu itu.Dan Satrio dipaksa untuk menemani Sani oleh keluarga Sani.
Semua sangat memberatkan Satrio,hingga rasanya dia ingin kabur dan meninggalkan kota A. Tapi antek-antek keluarga Sani sangat banyak. Satrio kini tak dapat berkutik sedikitpun.
Keluarga Sani berencana membawa Sani ke negara Y. Dia bersiap pergi melakukan pengobatan disana. Satrio dipaksa untuk mengikuti kemana Sani pergi.
Dengan berat hati Satrio menerima paksaan keluarga Sani.
***
Ditempat lain..
Eki mendapatkan kesempatan program pertukaran pelajar di negara Y.Dengan senang hati Eki menerima tawaran itu.
Minggu depan Eki berangkat ke negara Y. Dia pergi ke apartemen milik Amanda untuk bertemu dengannya dan mampir untuk pamit.
Eki membawakan buket mawar cantik untuk Amanda. Eki membuka sandi pintu Apartemennya Amanda karena memang sudah sering dia masuk kesana.
Pada saat masuk kedalam,Eki berjalan dengan mengendap endap berniat memberi kejutan.Terdengar suara suara seperti desahan desahan yang membuat bulu kuduk berdiri.Eki memiliki firasat buruk mengenai ini.Begitu terkejutnya dia ketika mencari ke kamar Amanda. Dia mendapati Amanda sedang bercinta dengan lelaki lain.
Seketika bunga yang sudah dibawanya susah payah dilemparkan begitu saja.Eki kecewa berat langkahnya menjadi berat. Amanda yang terkejut ketika Eki datang kesana membawa buket bunga.
Amanda segera melepaskan pasangan kamarnya dan mengejar Eki tanpa sehelai benang pun. Amanda memeluk Eki dengan sangat erat meminta Eki untuk tidak marah kepadanya.
"Lepaskan,kamu itu menjijikkan begitu murahan" ucap Eki sambil melepaskan pelukan Amanda.
"Aku gak mau,kamu harus memaafkan aku" ucap Amanda berusaha terus memeluk Eki.
"Astaga Amanda lepaskan sekarang.Kamu pakai bajumu.Tak malukah engkau berbuat seperti ini. Lanjutkan lagi saja permainanmu dengan lelaki itu." ucap Eki sambil berjalan keluar pintu Apartemennya.
Eki begitu kecewa perempuan yang dicintainya melakukan perbuatan itu. Eki yang tidak pernah melakukan hubungan badan seperti itu membuatnya kesal. Perempuan yang dia jaga kesuciannya ternyata malah melakukan dengan orang lain.
Eki pergi dengan membanting pintu kamar dan keluar dengan perasaan penuh amarah.Dia begitu mencintai Amanda sehingga menyakiti perempuan lain dan apa yang dia dapatkan. Balasan yang dia terima begitu perih.
Apa yang Amanda lakukan mungkin bukan hanya dengan lelaki itu saja.
__ADS_1
Amanda yang sudah kesal karena Eki tidak mau mendengarkan dia,akhirnya kembali kepada pria yang sudah menunggunya di tempat tidurnya.
"Hmmm biarkan saja laki-laki itu,biar aku saja yang memuaskanmu" ucap Lelaki itu sambil menarik Amanda untuk ikut bermain bersamanya.