Marwah Jingga

Marwah Jingga
Bab 24 Perhatian Sang Dokter


__ADS_3

Marwah akhirnya keluar dari ruangan dokter Abdillah dengan berusaha menahan tangisnya agar tidak mengganggu orang lain. Beberapa lembar tissue diberikan oleh dokter muda itu padanya. Entah kenapa Abdillah begitu sangat perhatian pada gadis itu.


"Ambil ini, dan jaga kesehatanmu juga. Cuma kamu kan keluarga Ibu Saidah?" Abdillah memberikan satu lembar artikel yang sangat bermanfaat untuk pengetahuan tentang kanker serviks yang sedang menggerogoti tubuh sang ibu.


"Terimakasih banyak dokter," ujarnya berusaha untuk tersenyum.


"Sama-sama Marwah. Kalau kamu tidak keberatan, kamu bisa menjadikan aku temanmu."


"Eh?" Gadis yang sedang menyusut airmatanya itu langsung menatap dokter muda yang baru saja ia kenal itu.


"Jangan kaget seperti itu Marwah. Saya hanya menawarkan saja hahaha."


"Eh iya dokter, maafkan saya karena terlalu kaget. Mari saya akan ke kamar ibu dulu." Marwah pun segera pamit dari hadapan dokter itu. Ia melangkahkan kakinya ke arah ruang IGD untuk melihat sang ibu. Akan tetapi karena ibunya sedang tertidur dengan pulas, ia pun meninggalkannya lagi dan duduk di depan ruangan itu.


Artikel yang diberikan oleh dokter Abdillah, ia buka untuk mengenal lebih banyak informasi tentang kanker serviks.


Kanker serviks adalah sel kanker yang tumbuh dan berkembang pada leher rahim. Pada umumnya kanker serviks tahap awal tidak menunjukkan gejalanya.


Gejalanya akan mulai terlihat ketika sel kanker sudah menyebar. Sel – sel yang berkembang tidak normal tersebut bisa mengakibatkan tumor pada serviks. Tumor yang tidak terkendali atau ganas inilah yang kemudian menjadi penyebab kanker serviks. Dalam beberapa kasus, kanker serviks dikaitkan dengan infeksi menular seksual.


Serviks sendiri jika diartikan adalah bagian bawah rahim yang terhubung dengan va*gina atau bisa juga disebut sebagai leher rahim. Fungsi dari serviks sendiri adalah untuk memproduksi lendir atau mukus.


Lendir inilah yang berperan dalam penyaluran sp*erma dari va*gina menuju rahim ketika sedang berhubungan sek*sual. Serviks atau leher rahim juga akan menutup ketika wanita dalam keadaan hamil, tujuannya adalah menjaga janin tetap di rahim, kemudian melebar seiring tumbuhnya anak serta membuka ketika proses bersalin.


Kanker serviks juga sering disebutkan sebagai kanker leher rahim dan tergolong salah satu penyakit yang menyerang wanita di Indonesia. Data yang dimilki Kementerian Kesehatan tahun 2013 menunjukkan bahwa kanker serviks menempati urutan pertama.


Tanda-tanda dan Gejala Kanker Serviks


Seperti yang dikatakan diatas tadi bahwa Tetapi untuk mewaspadainya, maka perlu sekali mengetahui tanda – tanda dan gejala apa yang ditimbulkan oleh kanker serviks. Berikut ini adalah gelaja kanker serviks yang sudah teridentifikasi.


1. Pendarahan Tidak Normal


2. Perubahan Cairan V*agina


3. Positif Terinfeksi Human Papillomavirus

__ADS_1


Gejala kanker serviks bisa diidentifikasi sesuai dengan jenis stadiumnya. Tahap atau stadium ini digunakan untuk menjelaskan sejauh mana tingkat penyebaran.


Gejala – gejalanya antara lain adalah nyeri dalam rongga panggul atau punggung, sulit buang air kecil, pembengkakan pada salah satu atau kedua kaki, dan mudahnya merasa lelah.


Gejala lain yang juga sering dialami penderita adalah sakit pada tulang, darah pada urine, perubahan kebiasaan dalam buang air kecil, hilang nafsu makan, hingga penurunan berat badan.


Hampir seluruh kasus kanker serviks itu disebabkan oleh virus HPV. Jenis virus HPV (human papillomavisrus) sejauh ini hanya diketahui sekitar 13 jenis virus yang menyebabkan kanker serviks. Proses penularannya sendiri adalah melalui hubungan seksual.


Karena dalam tubuh seorang wanita, virus ini menghasilkan dua jenis protein yakni E6 dan E7. Protein ini tergolong berbahaya karena bisa menonaktifkan gen – gen tertentu dalam tubuh wanita yang berperan menghentikan pertumbuhan tumor.


Walaupun beberapa jenis virus HPV tidak menyebabkan gejala sama sekali, tetapi sebagian diantaranya menyebabkan kutil pada kelamin dan sebagian lainnya menjadi penyebab kanker serviks. Yang bisa mendiagnosa virus HPV tersebut seberapa bahayanya adalah dokter.


Dua turunan diantara virus HPV (HPV 16 dan 18) berperan besar dalam perkembangan kanker serviks. Jenis infeksi yang ditimbulkan tidak menyebabkan gejala apapun, sehingga tidak sedikit wanita yang belum menyadari jikalau mereka memiliki infeksi.


Tes pap smear adalah metode tes yang bisa menemukan jenis virus HPV, sehingga dokter atau pendiagnosa bisa melakukan pencegahan kanker serviks. Tes ini memiliki kemampuan untuk mendeteksi perbedaan pada sel rahim sebelum tumbuh menjadi kanker. Penanganan dini akan melindungi dari kanker serviks yang mungkin menyerang.


Faktor Risiko Terserang Kanker Serviks


Walaupun banyak kasus kanker serviks disebabkan oleh virus HPV, namun ternyata beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko terkena kanker serviks. Meskipun tidak memiliki riwayat terinfeksi HPV sekalipun, tetap harus waspada terhadap peningkatan risiko terkena kanker serviks ini.


Karena penyebab utama dan kebanyakan kanker serviks adalah HPV, maka virus ini tentulah bisa meningkatkan risiko kanker serviks. Berhubungan seksual dengan gonta ganti pasangan juga akan berisiko mengidap kanker serviks. Wanita yang tidak pernah mendapatkan vaksin HPV tentunya lebih rentan dibandingkan dengan yang pernah mendapatkan vaksin.


Kandungan zat kimia dalam tembakau memang banyak yang beracun serta tidak baik untuk tubuh. Oleh karena itu, wanita perokok memiliki risiko mengidap kanker serviks nantinya. resikonya pun dua kali lebih besar dari wanita bukan perokok.


Infeksi klamidia


Wanita yang juga memiliki risiko terkena kanker serviks adalah mereka yang teridentifikasi infeksi dari salah satu penyakit menular seksual seperti klamidia.


Kurang konsumsi buah dan sayur


Obesitas


Penggunaan pil KB jangka panjang


Faktor keturunan

__ADS_1


Keturunan juga menjadi salah satu faktor yang meningkatkan apakah seorang wanita memiliki resiko tinggi terkena kanker serviks. Biasanya diturunkan secara genetik dari keturunan


Semakin tua usia seseorang, maka resiko terkena kanker serviks juga kian meningkat.


Cara Mencegah Kanker Serviks


Sebelum menderita kanker serviks, ada baiknya apabila melakukan tindak pencegahan terlebih dahulu. Semuanya dimulai dengan merubah pola hidup terlebih dahulu. Berikut ini adalah cara mencegah kanker serviks.


Berbicara dengan keluarga


Cobalah untuk lebih terbuka terhadap keluarga atau sahabat. Juga bisa dilakukan dengan bertanya langsung pada ahlinya.


Melakukan tes pap smear


Kalau bisa dilakukan secara berkala untuk mencegah kemungkinan munculnya tumor yang akhirnya akan menjadi sel kanker.


Lakukan pola hidup sehat


Menjaga pola makan seimbang sehingga risikonya semakin kecil untuk terkena kanker serviks.


Menggunakan vaksin HPV guna mencegah kanker serviks menyerang.


Hindari berhubungan seksual bebas atau bergonta ganti pasangan.


Cara Mengobati Penyakit Kanker Serviks


Untuk menangani atau mengobati kanker serviks, tentunya langkah yang diperlukan di awal adalah dengan mendeteksi atau mengidentifikasi kanker serviks itu sendiri. Jika sudah positif terkena kanker maka ada 3 cara pengobatan, di antaranya: operasi, radiologi,dan kemoterapi.


"Minumlah dulu," ujar sang dokter seraya memberikan satu botol air mineral dingin pada Marwah.


"Eh?"


🌻🌻🌻


*Bersambung.

__ADS_1


Hai readers tersayangnya othor mohon dukungannya untuk karya receh ini ya gaess dengan cara klik like ketik komentar dan kirim hadiahnya yang super banyak agar othor semangat updatenya okey?


Nikmati alurnya dan happy reading 😍


__ADS_2