MAWAR MILIK TUAN MUDA

MAWAR MILIK TUAN MUDA
Mamah Ingin Kencan..


__ADS_3

Setelah memberi apa yang di inginkan suaminya, kini mobil Damar meluncur menembus jalan raya. Entah apa yang akan terjadi setelahnya, yang pasti untuk saat ini Damar benar benar puas berhasil mengecoh orang orang yang mengusik hidupnya.


Rencana itu belum sempurna sebelum Damar benar benar memberi pelajaran pada dua orang yang bahu membahu bekerja sama hanya demi obsesi semu.


Entah kenapa di dunia ini harus terlahir orang orang seperti Kei dan Sonya. Kenapa tidak orang orang baik saja yang ada dii bumi ini biar manusia manusia di bumi tidak ada yang menyakiti satu sama lain dan kehidupan juga berjalan damai tanpa ada perselisihan.


Namun itulah sebuah fakta. Setiap manusia yang terlahir di bumi membawa jalan cerita sendiri sendiri. Mungkin benar kata pepatah, tujuan manusia terlahir diidunia itu ada dua, yaitu terlahir untuk menguji kesabaran seseorang atau terlahir untuk di uji kesabarannya. Dan itulah yang sedang Damar rasakan. ajalan takdir membawanya untuk berhadapan dengan manusia yang menguji kesabarannya yaitu Keinan Alfarizky.


"Kita langsung balik atau kemana dulu mah?" tanya Damar di tengah perjalannya.


"Kencan dulu lah pah, mamah pengin kencan lagi sama papah."


"Oke. kencan kemana?"


"Ke mall aja dulu pah, ntar selanjutnya dipikir disana, yang penting mamah pengin kencan."


"Baiklah, tapi nanti kalau ada lampu merah papah kasih cium ya."


Mawar menoleh manatap suaminya dan tersenyum.


"Kenapa mah?" tanya Damar heran.


"Seneng aja pah. papah tuh selalau minta hal yang ringan dan tak bisa mamah tolak."


"Syukur lah kalau mamah seneng. tapi mamah nggak bosen kan tiap papah minta cium?"


"Ya ampun papah. Bagaimana mamah bisa bosen ngasih cium pada pria paling tampan di dunia. Seumur hidup mamah hanya untuk ngasih cium buat papah juga mamah bersedia pah."


Damar tergelak. Inilah salah satu sifat yang sangat Damar sukai dari istrinya. Mawar pandai menggombal dan tentu gombalannya selalu serius.


Dan yah sesuai permintaan, kini mereka terhenti di lampu merah dan dengan senang hati Mawar memberikan apa yang Damar minta.


Kebahagiaan juga sedang dirasakan oleh seorang pria yang terobsesi dengan istri tuan muda. Dengan senyum yang terkembang, Kei meluncurkan mobilnya ke alamat rumah seorang paranormal untuk menyerahkan apa yang diminta paranormal tersebut beberapa waktu lalu.


Rasa bahagia yang terlalu berlebihan membuat Kei lupa tentang Sonya. Dan yah sepertinya Kei memang tak peduli Sonya berhasil atau tidak. Bagi Kei tujuan utamanya adalah berhasil membuat Mawar takluk.


Selang beberapa saat kemudian tibalah Kei di tempat tujuan. Rumah mewah namun menunjukkan aura mistis dari beberaapa hiasan dan ornamen ormanen yang menghiasi rumah tersebut. Tentu saja apa yang dilakukan Kei saat ini sudah ada seseorang yang mengawasi. Senyum orang itu selalu terkembang. Bagaimana tidak, setiap dia melaporkan sesuatu, imbalan yang dia dapat tidak main main jumlahnya. Itulah sebabnya saat ini dia tersenyum sangat bahagia. Dia sudah membayangkan rekeningnya terisi dengan jumlah angka yang fantastis seperti sebelum sebelumnya.

__ADS_1


"Gimana tuan? sudah membawa syarat tambahan?" Tanya sang paranormal begitu mereka duduk diruang tamu.


"Sudah." ucap Kei yakin dan dia merogoh sakunya serta menyerahkan kantong plastik berisi beberapa helai rambut.


"Bagus, kita tinggal nunggu waktu."


"Loh, kok nunggu waktu? kenapa nggak sekarang aja langsung? aku sudah pengin cepet cepet merasaka hasilnya."


"Waduh ya nggak bisa tuan. Harus punya waktu yang tepat untuk melakukannya, biar berhasil sempurna." Terang sang paranormal namun sepertinya Kei masih tidak terima.


"Emnag waktu yang tepat itu kapan? bukankah semua waktu itu baik?" protes Kei.


"Kita punya aturan main sendiri tuan. Tunggu sampai malam jumat kliwon. "


"Kelamaan, saya berani bayar mahal loh." tantang Kei.


"Ini bukan masalah bayaran tuan. Bukankah tuan ingin hasil yang sempurna? ya saya harap tuan sedikit lebih sabar lagi."


Kei pun terdiam. Dipikir pikir ucapan paranormal ada benarnya juga. Dia hanya perlu bersabar sedikit lagi demi mendapatkan wanita itu seutuuhnya.


"Baiklah. aku tunggu kabarnya."


"Ya sudah kalau begitu saya permisi dulu. terimakasih."


Setelah dipersilahkan, Kei pun beranjak pergi meninggalkan kediaman para normal.


Setelah Kei berlalu, kini giliran seorang pria yang sedari mengawasi dalam mobil beranjak turun melaksanakan tugasnya. Pria itu pun masuk menemui sang paranormal.


Awalnya paranormal itu berppikir kalau pria itu adalah salah satu pasien baru tapi saat pria itu menceritakan maskud dan tujuannya, wajah paranormal itu berubah pias dan ketakutan. Tentu saja paranormal itu takbakan mau melawan orang yang diceritakan pria itu karena hasilnya pasti akan sangat merugikan dirinya.


Kedatangan pria itu tak hanya memberi ancaman, namun juga menawarinya kerja sama yang jelas sangat menguntungkan dan tak ada pilihan lain lagi bagi paranormal selain menerima tawaran pria itu.


Dengan menyerahkan sesuatu di dalam amplop coklat, pria itu juga meminta foto yang berada di tangan paranormal itu. Dengan suka rela paranormal itu menyerahakn foto Mawar ke pria dihadapnnya.


Setelah dirasa tugasnya cukup selesai pria itu beranjak undur diri dan menunggu kabar dari paranormal jika pria bernama Kei akan datang dan melakukan ritual.


slSementara itu di sebuah mall, Mawar lagi bergelayut manja di lengan suaminya sepanjang jalan yang mereka lalui. Tentu saja pasangan yang sangat terkenal itu menjadi sorotan mata yang ada disana. Dan intinya banyak yang iri dengan kemesraan yang tuan muda perlihatkan.

__ADS_1


"Tuh pah contoh tuan muda. nggak malu di gandeng tanganya oleh isrti, nggak kaya papa, nggak pernah sekalipun mau gandengan sama mamah." gerutu salah satu pengunjung mall kepada suaminya. dan sang suami ternganga.


"Pah, tadi papah sempet ketemu sama Sonya engak pah?" tanya Mawar.


"Sama sekali engak mah. Kan papah sudah bilang, nggak bakalan papah bertemu sama Sonya."


"Syukurlah kalau gitu. mamah lega dengernya."


"Yah, curang, mamah aja tadi ketemuan sama Kei."


"Hhaha ya bukan curang pah, kan buat melancarkan rencana suamiku. Tau nggak pah, mamah disana kepikiran papah terus loh. Nggak tenang banget. Tapi begitu tadi melihat wajah papah di mobil hati mamah tuh lega banget."


Tentu saja senyum Damar terus tersungging entah keberapa kalinya. Senyam tanda betapa dia bahagia bisa berjodoh dengan wanita bernama Mawar.


"Eh pah, itu kan tadi yang diambil Kei rambut Santi dan teman temanya, jadi nanti yang kena pelet Santi dan teman temannya dong pah? apa ngak kasian?"


"Kita lihat aja sayang hasilnya, pasti rencana papah akan berhasil tanpa harus menyakiti orang orang suruhan papah termasuk Santi."


"Beneran pah?" dan Damar mengangguk yakin.


"Wah, suami terbaik deh pokoknya."


"Kalau memuji papah harus.."


"Iya iaya mamah ngerti, tapi nggak mungkin dsini kan pah banyak orang."


"Ya udah ayok ikut papah."


Mereka memasuki salah satu store pakaian kemudian mengambil asal beberapa baju dan membawanya ke ruang khusus untuk mencoba baju itu. Dan disanalah ciuman itu diberikan.


@@@@@


...Hai reader, gimana ceritanya? seru nggak? kritik dan sarannya dong, tulis di kolom komentar. Dan jangan lupa, dukungan juga seperti like vote rate fave, biar makin semangat nulisnya....


...Sambil nunggu yang ini up, ngga ada salahnya dong baca cerita lainnya yang tak kalah uwuw, nih ada karya bagus dan romantis sangat....


__ADS_1



__ADS_2