
Suasana restoran yang hening, sedikit membuat Saskia nyaman. Ia pun menegug air mineral yang terlihat hampir habis lalu tak sengaja melihat pada mas Iirwan yang hampir selesai makan.
" Oke sekarang, " pikir batin Saskia sedikit ragu.
" Mas, ada hal yang ingin Kia beritahu, tapi kia minta maaf terlebih dahulu mungkin kedengarannya tidak masuk akal ," ucap Saskia sembari memperhatikan ekspresi mas Irwan.
" Tentang pernikahan??, " tanya mas Irwan yang tak meleset.
" Ya, " jawab Saskia singkat.
Dan mas Irwan pun membenarkan posisi dudukkan seraya menyilangkan kakinya.
" Kia minta untuk gak ada malam pertama sampai ada cinta diantara kita, " ucap Saskia yang sedikit takut, dan ia menatap mas Irwan.
" Ya Tuhan, "pinta batin Saskia yang takut.
Lama mas Irwan terdiam membuat jantung Saskia tak karuan.
" Pasti mas Irwan marah nie, mana ada pria yang sudah dewasa dan menikah gak gitu-gituan," pikir batin Saskia yang kacau dengan debatnya sendiri.
" Yaa habis gimana dong?? kan aku baru juga ketemu mas Irwan beberapakali, dan aku gak mau gituan kalo gak cinta, sia-sia dong ngejaga nie perawan masa mau gituan tampa landasan cinta, " , rutu batin Saskia yang nyeleneh untuk argumennya sendiri. (korban drama korea)
__ADS_1
" Otak lo dah gila kali Kia, tujuan menikah kan biar tersalur syawat, agar tak zina kayak Uovan dan Mira" balas batin lagi yang tengah berkecamuk dengan setan dalam pikiran Saskia.
" Kamu yakin??, " tanya Mas Irwab tajam mematap Saskia yang gelisah
" I..,iya Kia yakin," jawab Saskoa kaku seakan kata-kata tak keluar lagi dari tenggorokan nya.
" Oke," jawab mas Irwan gampang sembari meneguk minuman miliknya.
" Ada lagi yang lebih ANEH??, " tanya mas Irwan seolah-olah tau ada banyak permintaan Saskia selain ini.
" Gak Mas,, gak ada hal lain.., hanya itu aja," jawab Saskia ragu.
"BOHONG" jawab batin Saskia.
" Bisa-bisa pulang gak selamat nie soalnya poin utama kurasial banget, " rutu batin Saskia, lalu ia pun menghelakan nafas panjang seperti membuang sesak di dadanya.
Waktu pun seolah berjalan lambat, ssuasana keduanya pun seolah hening.
" Tapi Mas minta untuk kamu gak ngelarang mas memeluk kamu," ucap mas irwan seraya menarik tubuh ku kedalam pelukannya.
Saakia yang terkejut dengan pelukan mas Irwan, hanya bisa mematung dan merasakan hangatnya pria ini. Dan lagi- lagi aroma tubuhnya benar-benar membuat Saskia nyaman dan tangannya melingakar dipinggang Saskia dengan leluasa.
__ADS_1
Dan pelukan sesaat itu pun terrerai dengan deringan handphone mas Irwan. Tubuh keduanya pun menjauh, Saskia yang masih syok dengan pelukan spontan mas Irwan hampir dibuat pingsan.
Jika dipikir-pikir, ini memang bukan pelukan pertama, mungkin ini yang ketiga kalinya. Dan dengan mencoba menenangkan jantungnya yang hampir copot karena pelukan mas Irwan, Saskia pun meraih handphone miliknya.
Dan seketika kedua mata Saskia pun terbelalak, dengan melihat 48 pesan masuk dalam group WA.
Lalu ia membuka pesan dari WA Mila.
" Kia kamu dimana??, gila yaa dikantor pada heboh bicarain Kamu dan si pangeranmu itu," Mila.
Dari pesan mila juga muncul picture yang menangkap adengan mas Irwan merangkul Saskia dan Yovan terjatuh.
" GILA !!, aku udah gila, " rutu batin Saskia tak percaya dengan apa yang disampaikan pesan Mila.
Lalu ia tutup pesan dari Mila dan membuka WA group kantor dari dua departemen yang isinya lebih heboh membicarakan aksi heroik mas Irwan yang memukul jatuh Yovan.
Dan seketika mas Irwan bertanya Saskia.
" Kamu mau balik kantor??," tanya mas Irwan sembari melihat Saskia yang meletakan handphone dengan lemas dan terlihat picture kejadian tadi kiriman WA begitu saja.
" Kayaknya kamu gak bisa balik kekantor yaa, " ujar mas Irwan sambil tersenyum.
__ADS_1
" Aiya, aku tarik kembali kata-kata, kalau aku capek bilang Mas ganteng, Mas ganteng banget , tolong jangan menambah sesalku lagi," rutu batin Saskia.