
Mobil VR-V putih itu melanju dengan santai, Saskia terdiam sembari membaca beberapa pesan masuk yang menumpuk karena baru hari ini ia mengaktifkan phoselnya itu.
Mas Irwan yang fokus dengan menatap jalan sambil sesekali melirik pada Saskia.
"Kita ke butik teman mas sebentar yaa,," ucapnya cepat
saskia hanya terkaget sesaat karena ucapan mas irwan, dan menganggu saja dan kembali beralih ke layar handphonenya.
baru beberapa hari ia tak masuk, dokument kantor sudah semenumpuk ini perlu lampiran persetujuan.
mas irwan/"oia, mas mau tanya sama kamu, seminar yang beberapa waktu yang lalu itu kenapa kamu gak ikut didalamnya?? kan kamu berhasil meyakinkan mas untuk jadi narasumber di seminar itu.."
seketika tangan saskia terhenti mengetik mendengar pertanyaan mas irwan.
saskia/"hmm, itu kia karena dapat memo kuning dari kantor,,"jawab saskia ragu
mas irwan/"memo kuning?? maksudnya?? ucap mas irwan tak paham
saskia/"kia turun dua jabatan setelah insiden itu,,"mencoba melihat mas irwan
mas irwan mengenyitkan dahi mencoba mencerna dari penjelasan saskia yang ngambang,,
saskia/"mas inget ketika mukul seseorang dikantor kia?? berbalik badan menghadap mas irwan yang sedang menyetir.
mas irwan/"ingat,,"jawabnya singkat.
saskia/"yaa karena itu kia diturun kan ke devisi yang lebih rendah,,"ucapnya santai
mas irwan/"apa karena itu kau harus diturunkan?? itu konyol??"
saskia/"hmm, dia itu wakil direktur perusahaan yyytt yang sedang bekerja sama dengan perusahaan kia,,"ucap saskia memperjelas.
mas irwan menatap saskia dengan mengerutkan keningnya,,
dan terdiam, entah apa yang terpikir oleh mas irwan.
mas irwan/"bukan kah dia yovan??" ucap mas irwan dengan suara berat.
saskia terpaku dengan ucapan mas irwan
__ADS_1
"ya tuhan, mas irwan tau yovan??"pikirnya dalam hati
saskia/"mas tau??"ucapnya kaget
mas irwan/"kamu pikir mas bakal gak selidikin semua tentang kamu?? bahkan wajahnya saja mas ingat,,"
saskia/"hah?? serius?? mas selidikin semua??"ucap saskia tak percaya dengan penjelasan
mas irwan/"kamu gak percaya?? bahkan tanggal kamu haid pun mas sudah mulai hapal,,"ucap mas irwan melirik saskia sembari tersenyum jahil untuknya.
saskia/"iiiikh mas ini,," ucap saskia sembari mencubit lengan mas irwan yang malu mendengarkan ucapan mas irwan.
dan di sambut erangan sakit mas irwan dari efek cubitan saskia.
dan suasana tegang tadi berubah cair santai,,
saskia/"tapi gak papa mas,, mas jangan merasa bersalah, setelah ini kia ngajuin resing,,"
mas irwan/"kamu serius??kenapa??
saskia/"yaa karena bukan keinginan kia untuk jadi wanita karir,, kia pikir setelah nikah memang mau berhenti kerja dan fokus sama keinginan kia yang tertunda,,"
saskia/"kia mau buka cake home made,,"ujar saskia singkat.
mas irwan/"kamu serius,,??"
saskia tak menjawab ia hanya tersenyum saja ke arah mas irwan,,
dan mobil itu pun terparkir di parkiran sebuah mall yang megah. saskia mengikuti mas irwan dan pria itu mengandeng tangannya dan di sambut kaku oleh saskia yang masih mencoba belajar terbiasa dengan kejutan-kejutan sentuhan mas irwan yang spontan
dan setelah berjalan dan naik dua lantai ke atas saskia dan mas irwan masuk kedalam salah satu toko butik yng terlihat mewah,,
pelayan toko/"selamat siang mas irwan dan mbak,, ada yang bisa saya bantu??"
saskia tersadar dari lamunannya yang sedari tadi melihat takjub isi butik tersebut dengan pajangan dress mewah dan tuxedo di beberapa patung
mas irwan/"cecek mana??saya sudah buat janji dengan kak cecek tadi,,"ucap mas irwan sembari mengecek handphonenya
pelayan toko/"oh baik mas, sebentar saya telfon kak cecek dulu,, silahkan duduk dulu mas dan mbak,," ucap pelayan itu dengan ramah dan sembari kembali kemeja untuk meraih telfon butiknya dan sayup-sayup terdengar suara obrolan.
__ADS_1
pelayan toko/"sebentar yaa mas, kak cecek lima menit lagi datang,,"
mas irwan/"oke baik,,"
pelayan toko/"mau minum apa mas dan mbaknya, kopi apa teh??"
mas irwan/"saya teh,,"
saskia/"saya cukup ini saja mbak,,"ucap saskia spontan mengambil air aqua gelas didepannya.
tak lama.berselang muncul sosok pria dengan tampilan necis, dan tersenyum ke arah ku,,
mas irwan/"gimana? bisa gak disiapin dalam dua minggu??" ucap mas irwan ke arah pria itu.
kak cecek/"ikh kamu ini sadis banget sama akuh yaa??ucap pria itu mendayuh
yang sontak membuat saskia kaget,
yaa tuhan semaco ini tapi kok??apa gak salah??pikir saskia dalam hati
kak cecek/"kamuh kenalin dulu donk akuh sama istrimu yang cantik ini,,??ucapnya sembari duduk didekat saskia
mas irwan/"jangan macem-macem kamu ya,,"ucap mas irwan tegas
kak cecek/"ikh galak banget,, hallo mbak saya temen mas irwan,,"tersenyum kearah saskia
saskia/"ah iyya mas,,saya saskia,,"ucap saskia segan
kak cecek/"jangan panggil mas donk gak enak dengernya, panggil kak cecek aja yaa biar lebih akrab,, eh mbak kok mau sama mas irwan sih,, dia itu galak loh,,"ucap kak cecek sembari melihat kearah mas irwan uang sedang berselancar di handphonenya dengan wajah serius.
saskia hanya bisa menahan tawa gelinya yang sedari tadi ia tahan ketika melihat sosok kak cecek ini.
mas irwan/"udah ukuran trus untuk dress saskia dan tuxedo untuk aku, dan harus siap dua minggu,,"
karena ucapan itu kak cecek jadi kaget dan bangun dari duduknya
kak cecek/"iyya,iiya galak banget siih,, yang sabar yaa mbak hadapi mas irwan nanti yaa,," ucapnya seraya mengambil meteran dan buku catatan
dan saskia diminta untuk diri dan ia hanya mengikuti saja intruksi kak cecek saja.
__ADS_1