
saskia keluar dari kamar dengan sudah berganti baju dengan gaun yang indah.
tiba-tiba ia mendengarkan nada dering telfon dan ternyata itu dari mas irwan
saskia/"mas,,"
mas irwan/"kau sudah siap??maaf mas akan telat kamu turun duluan ya.
saskia/"ta,,"
belum sempat saskia menjawab suara telfon itu terputus.
"apa-apa sih mas irwan ini??"ujar saskia kesal.
dan sekarang saskia berbalik menelfon mas irwan, tapi tapi tak ada jawaban dari mas irwan, dan nyaris tiga kali menelfon mas irwan tak menjawab.
"dia pikir siapa sih?? oke, kalo mas gak balik, kia juga gak akan turun,,"ujar saskia kesal dan membanting handphonenya itu ke sofa dan duduk dengan jengkel.
nyaris sejam saskia berdiam diri disofa sembari memendam jengkel,, dan suara pintu itu pun berbunyi tanda mas irwan masuk.
mas irwan/"kamu?? kenapa gak turun?? acara hampir mulai"ucap mas irwan sedikit marah
saskia diam menatap mas irwan dengan tajam. wajah kesalnya terpancar disana.
sadar akan hal itu,, mas irwan mendekat dan meraih tangan saskia,
mas irwan/"oke, kita turun bareng, tunggu mas sebentar..
kali ini mas irwan terlalu lama,,
saskia menatap lampu balkon yang menyinari kolam, kakinya melangkah pelan membuka pintu kaca,,
dan berhembus lembut angin malam itu,,
namun saskia merasa dibelakangnya telah berdiri mas irwan, ia tau karena harum parfum ini membuatnya ingin memeluk mas irwan.
mas irwan melihat saskia lembut, dan berjalan kearahnya dan mengukurkan tangan.
mas irwan/"ayo.."
dengan berat saskia menerima uluran tangan itu,,,
mas irwan/"kau cantik,,"
namun saskia menatap sinis kearah mas irwan, pria ini sukses membuatnya gundah,,
-----------------------------------------------------------------------
__ADS_1
suasana acara benar-benar sakral, romantis dan hangat
dion dan stella benar-benar bahagia, raut wajah mereka terus tersenyum.
saskia/"mas,, kia sebentar ke toilet yaa,,"
mas irwan/"kau sakit??"
saskia/"ah, gak,, sebentar aja,,"
mas irwan pun menganggu dan melepaskan tangan saskia,,
saskia berjalan pelan-pelan, karena kakinya pinggang dan kakinya sakit dengan hak sepatu yang ia kenakan.
didalam toilet saskia masuk ke tempat closet dan duduk diatasnya untuk dijadikan kursi. dengan segera saskia melepaskan sepatu itu dan mulai merenggankan kemari kakinya.
terdengar beberapa suara sepatu masuk,,
wanita 1/"stella cantik yaa??
wanita 2/"akhirnya pasangan ini menikah juga yaa??nyaris berharap pada dion dulu ketika mereka putus,,"
wanita 3/"kau gila?? kau nyaris makan teman,,"
wanita 3/"yaa tak mengecewakan laah, tapi benar-benar kesal,,aku benar-benar nyaris gila mendengar mas irwan menikah,,"
saskia yang mendengarkan itu reflek menutup mulutnya, "apa?? ternyata ada fans mas irwan??"gerutunya dalam hati.
wanita 4/"kau tau ines bahkan masih bisa tertawa??
wanita 2/"ku pikir dia gila?? masih bisa tertawa ketika melihat mas irwan sudah beristri.
wanita 3/"aku malah kasihan sama mas irwan "my cinderella man" ukh, kenapa dia bisa ganteng banget siih?? andai aku tau duluan kalo mas irwan sudah putus dari ines, pasti udah gw pepetin.
wanita 1/"ckckckckck,, kau mau jadi ines nomor 2?? lo kan tau karena ortu ines mas irwan dipenjara dan usahanya colaps dalam sekejap,,
saskia yang mendengarkan itu terhenyak dan menahan suara ditengorokannya,,ia tak percaya dengan apa yang ia dengar.
wanita 3/"iyya gw tau, kalo bukan karena dion entah gimana nasib mas irwan,,hhmm tapi kenapa dalam kelompok mereka juan keluar yaa??
wanita 1/"sudah laah, itu bukan urusan kita,,ayo balik, sesi foto-foto sekarang,,"
dan obrolan riuh itu pun berlalu, dan hanya saskia yang masih belum bisa sepenuhnya percaya dari apa sudah dia dengar.
"bagaimana bisa sekejam itu hidup mas irwan" pikir saskia dalam hati
__ADS_1
dengan segera saskia bangun dan ingin memeluk mas irwan,, ia pun keluar dari toilet dan kembali ke area acara dan berusaha mencari mas irwan diantara tamu.
dan mata nya tertuju pada sosok pria tinggi dengan wajah bingung melihat sekeliling.
telihat sosok menawan mas irwan diantara tamu dan matanya beradu pandang, dan mas irwan seperti mendapatkan hal yang ia cari
mas irwan/"kamu kemana??
saskia/"maaf,,"ucapnya lembut
mas irwan mengulurkan tangan, dan saskia seakan terpaku,,dan berlahan menerima uluran tangan mas irwan.
suara musik lembut mengalun mengiringi pengantin berdansa, saskia hanya duduk sendiri dimeja dekat kolam dan melihat suasana pesta yang indah.
mas irwan tengah berbicara dengan beberapa temannya, terdengar suara wanita-wanita tadi riuh mengambil moment kiss pengantin dengan saling sorak.
namun pandangan saskia melihat ines dari jauh mengenakan dress putih dengan belahan dada yang rendah, dan ia tampa anggun berjalan mendekat ke arah kumpulan mas irwan.
deg,,,
mata saskia seakan melebar menyaksikan jemari ines menyelip dilengan mas irwan.
ia melihat mas irwan aneh, mas irwan melepaskan jemari ines. namun tak beranjak dari kumpulan itu, terlihat obrolan itu sepertinya seru, karena tawa terlihat disana.
hati saskia benar-benar gundah.
seketika ia merasa pundaknya ditepuk seseorang dan ia menoleh. dan terlihat sang pengantin wanita tersenyum ke arahnya.
saskia/"stella,, "ucapnya terkaget
srella/"kau harus percaya irwan,,"ucapnya seraya berlalu melewatinya dan kembali berkumpul dengan tamu yang lain.
namun ketika saskia menoleh kembali ke arah mas irwan, ia tak menemukan sosok itu, bahkan ines pun tak lagi disana.
seketika saskia bangun dan mencoba berjalan mencari mas irwan
puas mencari mas irwan dan ines tapi ia tak menemukan sosok itu diarea acara.
saskia merasa tubuhnya tak kuat lagi, dengan berat ia kembali kekamar .
"kemana mas irwan??"pikirnya
semakin iya berpikir semakin tubuhnya lemah, ia tak kuasa untuk merebahkan diri dikasur.
__ADS_1
sebisa mungkin ia menanggalkan gaun itu dan mengenakan piyama dengan hanya sekedar menghapus make up,,