
siang itu rumah terlihat sepi, karena kak aya dan kak riyadh juga bunda mengajak shaira jalan-jalan ke mall.
mas irwan juga sudah keluar sebentar, sehingga saskia yang sedari tadi mengurung diri dikamar keluar untuk mencari cemilan, namun ia berpas-pasan dengan kak raniya yang terlihat juga sedang sesuatu di dapur.
keduanya sama-sama diam-diaman.
ketika saskia menbuka lemari gantung terdapat beberapa indomie goreng dan ia memutuskan memasak indomie saja berhubung sudah siang.
saskia melirik kak raniya yang sedang membuka kulkas.
saskia/"kak, mau indomie goreng??"
kak raniya menutup pintu kulkas dan sedang mengeluarkan beberapa telur.
kak raniya/"hmm, boleh"jawabnya singkat
saskia tau kak raniya masih marah karena kejadian tadi pagi,,
saskia/"kak,,maaf yaa tadi pagi,,"ucap saskia terhenti didepan kak raniya yang sedang mencuci telur diwastafel cuci piring.
kak raniya/"kaka yang harusnya minta maaf,,"ucap kak raniya yang terhenti
saskia/"maaf kak,," ucap saskia yang mencoba menahan air matanya
kak raniya/"kakak tau kamu masih merasa bersalah sama bunda karena 3 tahun lalu,,tapi kamu harus tau bahwa itu udah berlalu, kamu jangan terus menerus menyalahkan diri sendiri,,"ucap kak raniya pelan
air mata saskia jatuh dengan tak bisa dibendung.
benar apa kata kak raniya, sampai saat ini ia masih belum bisa memaafkan diri sendiri karena kejadian dulu pernah membuat bunda jatuh sakit,,ia menikah dengan mas irwan juga karena ingin membalas rasa bersalahnya kepada bunda.
kak raniya/"kia,, kamu harus sudah bisa melupakan semua tentang hal yang dulu, bunda udah jauh lama memaafkan kamu, kita semua mau kamu bahagia, kak riyadh dan kaka juga mau ngerawat bunda,,sudah seharusnya kita bergiliran merawat bunda,,gak mungkin bunda terus-terusan kamu yang urus."
saskia/"maaf kak, kalo kia lebay"
kak raniya mendekat, dan memeluk saskia,,
kak raniya/"kamu harus berubah, sekarang ada mas irwan, dan bunda juga udah lega setelah kamu menikah,,"ucapnya sembari memcoba melihat saskia yang masih menangis seperti anak kecil
saskia/"makasih yaa kak, maaf tadi,,"
kak raniya/"kaka juga minta maaf karena kasar sama kamu"
"udah donk nangisnya, kamu buat kaka jadi tambah bersalah aja,,"
ucapan itu disambut senyum saskia
kak raniya/"ya udah yuk kita buat mie goreng, kaka udah laper banget,,"
saskia/"iya,, kia juga laper,,"
__ADS_1
dapur itu hangat lagi dengan berbaikannya saskia dan raniya. dan saskia kembali mengingat ucapan mas irwan yang mengatakan debat keluarga itu seru,,entah apa yang ada dipikiran pria itu sampai bisa menyimpulkan kata-kata seru, gak tau apa dia tiap debat itu urat saraf tengan, air mata bisa berliter-liter tumpah.
mas bilal/"tumben ada wangi indomi dirumah,,"ucap mas bilal yang baru turun dari kamar atas
kak raniya/"eh ayang,, ini lagi duet buat indomie dower sama saskia,,ayang mau??"
mas bilal/"kamu jangan makan pedes raniya, kasian bayinya,,"ucap mas bilal cemas
saskia/"tenang mas, buat jatah kak raniya udah dipisah,,cuma tetep ada ranjau-ranjau cabe rawit dikit,,"
mas bilal hanya mengeleng-geleng kepala,,
--------------------------------------------------------------------------
malam harinya suasana rumah kembali ramai lagi, bunda cukup senang dengan saskia dan raniya sudah kembali seperti biasa.
namun saskia sedikit kepikiran karena mas irwan belum balik, dan tak ada kabar.
mas irwan tadi siang hanya pamit begitu saja dan langsung pergi,,
ini cukup membuat saskia penasaran mana gak ada kabar.
bunda/"nak irwan belum balik?? tanya bunda kepada saskia yang tengah mencuci piring.
saskia/"belum bun,,"
kak aya/" ditanyain donk suaminya lagi dimana?? itu penting biar yang dirumah tentram pikirannya gak kemana-mana,," hal itu juga dibenarkan oleh kak raniya
saskia hanya diam saja,,
jam sudah menunjukkan angka 11 malam, tapi mas irwan belum juga pulang.
saskia terus menatap layar handphonenya, dan tak ada pesan masuk atau panggilan dari mas irwan.
"lagi apa yaa mas irwan sampai belum pulang??"ucapnya sendiri, lalu saskia merubah posisi duduknya menjadi rebahan dikasur dengan memeluk guling.
namun tiba-tiba terdengar suara mobil didepan rumah saskia, dengan segera saskia lari ke sisi jendela kamarnya dan mengintip,,
"akhirnya dia pulang"gumam saskia,,
dengan sedikit merapikan rambut saskia keluar kamar dan bersegera membuka pintu, padahal mas irwan belum mengetuk pintu dan itu membuat mas irwan sedikit kaget
mas irwan/"maaf mas telat pulang"
padahal cuma kalimat itu, tapi perasaan saskia lega, entah bagaimana jadi begini perasaannnya begitu mudah luluh.
mas irwan masuk dengan pelan dan mengikuti saskia dari belakang. saskia diam saja dan berpura-pura sibuk melihat layar handphonenya.
mas irwan hanya mengambil handuk dan langsung masuk kamar mandi untuk membersihkan diri.
__ADS_1
entah karena terlalu lelah saskia jadi tertidur dengan lelap, mas irwan yang melihat hal itu hanya menghela nafas panjang saja.
dan mulai berpakaian dan bersegera mengerjakan sholat isya.
---------------------------------------------------------------------------
pagi itu bunda mulai sibuk dengan persiapan keberangkatannya,,
kak aya kak riyadh sudah siap-siap, kak raniya dan mas bilal juga sudah beres dengan kopernya untuk balik surabaya.
mas irwan terlihat tengah bermain-main dengan shaira. saskia yang menyiapkan makanan sudah beres dengan bekal untuj dibawa oleh bunda dan kak aya untuk diperjalanan.
sedari subuh tadi saskia dan mas irwan tak membuka komunikasi, entah mengapa saskia merasa kaku.
perasaannya masih sedikit dongkol dengan telatnya mas irwan pulang dan tampa kabar.
bunda/"udah beres kia??punya kak raniya mana??
saskia/"ada nie bun,,"
bunda/"oke, ya udah suruh nak irwan sama mas bilal makan dulu, kak riyadh biar bunda panggil dulu di belakang,,"
saskia/"hah??" ucap saskia kaget
bunda/"kenapa kamu kok kaget gitu?"
saskia/"eh,, ah,, gak bun,, gak papa," jawan saskia terbatah
dengan berlahan saskia menghampiri shaira dan mas irwan.
saskia/"kak makan dulu yuk,," ucap saskia
shaira/"dikit aja yaa alaya,,"
saskia/"iyya,,"
shaira/"om irwan kakak makam dulu yaa, oia, om gak makan??
mas irwan/"oh, om gak di ajak,,"ucap mas irwan seraya melirik saskia yang seperti menghindar pandangan dengan dirinya.
saskia/"makan mas, udah siap,," ucap saskia berat. dan saskia mengarah keluar rumah melihat mas bilal memanggilnya untuk ikut makan sekarang.
ketika diruang makan, terlihat kak aya melayani piring kak riyadh, kak raniya juga melakukan hal yang sama, namun beda dengan saskia dan mas irwan,,
bunda/"kia, tolong nak irwan donk diambilin itu lauknya,, jangan cuma gitu aja,,"ucap bunda menegur saskia
dengan berat saskia melakukan hal yang diperintah bunda,,
bunda/"nanti sesekali kalian cek rumah yaa, atau kalo sempat nginap dirumah,, walau kosong tapi harua sering diliat-liat, bunda titip rumah ya nak irwan,,"
__ADS_1
mas irwan/"ah,,iyya bunda,, baik,,"
saskia hanya diam saja memperhatikan mas irwan.