Meet You Now

Meet You Now
36


__ADS_3

suasana kamar yang dingin seolah-olah menyadarkan saskia untuk bangun dan mencoba meraih remot ac, dan melihat layar monitor remot ac masih di derajat yang normal.


dan baru tersadar terdengar suara hujan deras dari luar,


"ah,, pantes dingin" pikir saskia, dan tampa sadar tangannya seperti menyentuh tubuh mas irwan yang terlihat terlelap dengan tidurnya.


saskia melirik jam di handphonenya dan terlihat sudah hampir subuh,


saskia merasa karena dingin ini membuat ia ingin kekamar mandi buang air kecil, dengan berlahan saskia bangun dari tempat tidur dan berjalan memutari tempat tidur menuju kamar mandi.


selesai dari kamar mandi saskia balik menuju tempat tidurnya lagi namun terlihat posisi tidur mas irwan sudah berubah dan mas irwan seperti meringkuk kedinginan karena selimut telah tersingkap. dengan pelan saskia bermaksud menarik kembali selimut untuk menutupi tubuh mas irwan.


namun saskia terhenti ketika selimut itu baru separuh menutupi tubuh mas irwan, ia memperhatikan raut wajah mas irwan.


"apa yang udah mas lakuin sampai dengan mudah masuk dalam keluarga ini??"gumamnya dalam hati


secara reflek menyentuh ujung-ujung bulu mata mas irwan yang lentik,,dan terlihat raut wajah mas irwan sedikit mengeyitkan dahi, dan itu cukup membuat saskia tersenyum lucu, wajah pria ini bisa seimut itu ketika tidur.


setelah puas memandang wajah mas irwan, saskia beralih ke arah sisi tempat tidurnya sembari meraih handphonenya dan mengecek wa group dan sosmednya yang akhir-akhir ini terbengkalai.


ia mencoba update tentang kabar terbaru, dan terdengar dari luar kamarnya suara yang mungkin berasal dari dapur.


"ah, pasti bunda udah bangun,,"pikirnya


seketika saskia meletakkan handphonenya, melangkah menuju keluar kamarnya.


benar saja, terlihat lampu dapur menyala dan sosok bunda sudah mulai melilih-milih bahan didepan kulkas,,


saskia/"bun,, cepet banget bangun??"ucap saskia yang sedikit mengagetkan bunda.


bunda/"eh kia,, iya tadi bunda baru siap tahajjud trus kepikir mw buat nasi goreng pattaya pagi ini, kamu kok cepet bangun, padahal 20menit lagi baru subuh" tukas bunda santai


saskia hanya senyum saja dan mencoba mendekati bunda dan membantu kupas-kupas bawang.


bunda/"oia bunda belum bilang sama kamu, lusa bunda ikut kak riyadh ke singapur,,"


saskia/"hah?? bunda ikut kak riyadh??trus kia??" ucapnya terkejut


bunda/"lah kamu kan ada nak irwan,,"ucap santai


saskia/"ya tapi kan,,"terhenti


bunda/"kiaa,, kamu kan udah ada mas irwan masa bunda gak bisa kemana-mana sih,,bunda mau deket shaira"


kak riyadh datang yang mengagetkan saskia dan bunda seraya menimpal obrolan mereka


kak riyadh/"sekalian bunda mau berobat,,"


saskia terkaget dengan ucapan kak riyadh


saskia/"maksudnya?? bunda sakit??ucapnya cemas


bunda/"bunda gak sakit cuma mau kontrol aja,,udah ah orang cuma sebentar juga"mencoba mengalihkan pembicaraan.


tapi wajah saskia terus saja merengut mendengarkan keputusan bunda yang ikut kak riyadh.


yaa menang wajar sih bunda ikut kak riyadh bertahun-tahun bunda gak kemana-mana karena khawatir kalo meninggalkan saskia sendiri, tapi sekarang tidak ada alasan lagi, apa lagi dirinya sudah ada mas irwan.

__ADS_1


azan subuh pun mengema sayup-sayup dari kejauhan mushola dikomplet itu,,


terlihat beberapa menit kemudian mas irwan keluar dari kamar dengan stelan hendak ke mushola dan ternyata disambut cepat oleh kak riyadh yang sedari tadi menunggu azan subuh selasai untuk bergerak ke mushola.


saskia hanya melihat saja mas irwan pergi dengan kak riyadh.


bunda menyentuh pundak saskia seolah menyadarkannya untuk segera sholat subuh.


saskia pun berjalan kembali menuju kamarnya.


--------------------------------------------------------------------------


kak raniya baru turun dari lantai atas kamarnya,, dan melihat wajah saskia yang merengut


kak raniya/"lo kenapa?? cemberut gitu??dianggurin sama mas irwan ya semalam,,?? .


saskia/"ikh apa siih??main celetuk aja kak raniya sok tau,,"ujarn saskia ketus


kak raniya/"oooh bukan yaa?? hihi,, kirain,,masak apa bun??ucap raniya santai mengambil piring


bunda/"ini bunda masak nasi pattaya, nak bilal mana? ayo panggil sekarang biar sama-sama makan,,


kak raniya/"ada bun lagi ditelfon sama orang kantor,, males banget deh bun, kasian mas bilal gak malam gak subuh buta selalu aja dapat telfon dadakan dari lapangan,,"ucap raniya lesu


bunda/"dinikmati aja lagi rejeki nak bilal sibuk,, udah kamu jangan bawel ah, bersyukur aja" ucap bunda menasehati


tiba-tiba pintu depan rumah terbuka dengan suara masuk mas irwan dan kak riyadh berbarengan


mas irwan & kak riyadh/"assalamualaikum,,"


bunda, saskia kak raniya/"wa'alaikumsalam,,,"


kak riyadh/"oh itu bun, tadi kita siap sholat keliling komplek bentar, ternyata udah padat yaa bun daerah belakang padahal dulu sawah semua,, trus sekolah SD yang disitu sudah gabung sengan SMP juga,,"ucap kak riyadh masih terkejut


bunda/"iya udah banyak berubah seiring waktu,,"


mas irwan datang menghampiri saskia yang terlihat cemberut


mas irwan/"kamu kenapa??"dengan suara berbisik


dan hal itu jadi perhatian kak raniya,,


kak raniya/"cieee pakek bisik-bisik segala,,


saskia yang terkaget dengan bisikan mas irwan dan celetukan kak raniya jadi salting didepan mas irwan, buru-buru iya menyuruh mas irwan duduk dimeja makan


saskia/"makan dulu mas,, sebentar kia ambilin piring,,"


mas irwan hanya mengiyakan dan menunggu saskia mengambilkan piring.


mas irwan/"jadi besok jam berapa kak riyadh balik singapur??"


kak riyadh/"penerbangan siang, kali ini tidak transit lagi langsung singapur,,"


kak raniya/"jadi besok bunda juga ikut yaa??"


kak riyadh/"iyya,,"

__ADS_1


kak raniya/"tapi raniya minta pas raniya lahiran bunda ketempat raniya yaa bun,,"pintanya sembari melihat bunda


namun disambut sanggahan saskia saskia/"loh kok gitu??trus kapan donk bunda baliknya??"dengan nada kecewa


kak raniya/"lo kenapa sih??sewot banget kayaknya??"ujar kak raniya melihat saskia aneh.


bunda/"udah donk saskia, kamu ini bukan anak kecil lagi,, bunda pasti pulang,,"


kak raniya/"ooh jadi masalahnya ada dibunda yaa??,,lo ini yaa masih aja ikat kaki bunda, kan lo udah ada mas irwan lo bukan anak kecil lagi kia,,"ujar kak raniya yang gak mengubris bawaha disaat ini ada mas irwan juga yang ikut mendengar debat keluarga itu.


saskia/"ya bukan gitu kak,,cuma,,??"ucap saskia tersinggung dan terhenti


kak raniya/"cuma lo belom rela jauh dari bunda gitu??"naik tensi


kak riyadh/"udah laah,, udah,,"sergah kak riyadh menghentikan debat raniya dan saskia


saskia/"maaf,,,"ucap saskia seraya beranjak bangun dari kursinya dan berjalan ke arah kamarnya


mas irwan yang melihat hal itu tiba-tiba ikut bangun mengikuti saskia kekamar


dan didalam kamar terlihat saskia duduk dipinggir tempat tidur sembari menahan tangisannya.


mas irwan mendekat dan tangannya meraih bahun saskia


mas irwan/"kenapa??"ucapnya dengan lembut


saskia tidak menjawab, hanya matanya saja menatap mas irwan,,


namun terdengar suara parau saskia


saskia/"maaf mas"


mas irwan/"hmm,,bicara lah mas mau kamu terbuka"


saskia/"kia masih merasa bersalah sama bunda, kia masih belum bisa jauh dari bunda, itu terlalu berat,,"jawabnya dengan wajah tertunduk


mas irwan masih belum sepenuhnya mengerti dengan penjelasan saskia,,


namun sesaat ia berusaha menenangkan saskia dengan memberi sentuhan lembut di punggung istrinya yang tertunduk sedih.


saskia/"maaf ya mas, jadi lihat hal yang kayak gini,,"ucap kia mencoba menatap mas irwan


mas irwan hanya tersenyum,,


mas irwan/"hal yang gak pernah mas liat, debat dalam keluarga,, hmm itu seru,,"


saskia/"hah?? seru?? mas ini aneh deh??


mas irwan/"aneh??"ucapnya yang membuat saskia sedikit tersenyum.


"tidak adil untuk bunda jika kamu merasa berat ia pergi ke tempat kak riyadh??toh bunda juga pasti pulang kalo ia ngerasa ingin pulang, mas gak ngebela siapa-siapa hanya pikir secara rasional aja,,"


saskia/"iyya memang kia lebay"ucapnya mengerutu diri sendiri


dan itu membuat mas irwan tertawa,,


tampa disadari entah sejak kapan saskia menjadi nyaman dengan keberadaan mas irwan,,

__ADS_1


baru juga dua hari nikah.


__ADS_2