Meet You Now

Meet You Now
34


__ADS_3

saskia/"mas,, tadi itu gaun untuk apa?? tanya saskia melihat mas irwan yang sedang melaju mobilnya menuju sepetak cafe


mas irwan/"dua minggu lagi ada pesta teman mas di bali, kamu harus ikut,,"


saskia/"ooh gitu, tapi itu mas cecek eh maksudnya kak cecek itu serius teman mas dari kapan??"sembari melihat mas irwan


mas irwan/"kenapa??aneh ya??"


saskia/"ah gak hanya heran aja kok mas bisa temenan dengan cowok kemayu gitu,,"


mas irwan/"hmm kita dulu sama-sama anak panti asuhan, setelah dewasa ya masing-masing mandiri dan keluar dari panti asuhan,," jelas mas irwan singkat


saskia/"ooh,," seketika saskia paham


"mas nanti turun sebentar ke toko cake dekat sini yaa,,"


mas irwan/"untuk apa??"tanya mas irwan bingung


saskia tak menjawab, hanya senyuman yang ia berikan ke mas irwan.


dan mobil itu pun akhirnya masuk ke dalam parkiran sebuah toko cake.


saskia/"sebentar ya mas,,"ucap saskia buru-buru


"mas disini aja, biar kia sendiri,," meyakinkan mas irwan


dan saskia berlari kecil masuk kedalam toko, dan selang beberapa menit saskia keluar dengan paper bag cake besar dan masuk kedalam mobil, dan disambut dengan tatapan aneh dari mas irwan


mas irwan/"kamu mau ngerayain ultah lagi??"heran


saskia/"ah bukan mas, ini kia beli cake untuk shaira dan yang ini untuk karyawan mas di cafe,,"


"yuk jalan mas,," ucap saskia cepat


selang beberapa menit mobil mas irwan terparkir pas di samping cafe sepetak.


mas irwan turun dengan segera dan bergegas kesamping pintu saskia dan membantu istrinya itu turun karena ia melihat saskia agak keusahan membawa beberapa kotak cake didalam kantong pelastik


tiba-tiba seorang karyawan pria sepetak datang menghampiri


karyawan/"sini pak, saya bantu bawa,,"


mas irwan/"oh iyya ini tolong,," ucap mas irwan seraya menyerahkan kantong plastik itu ke karyawannya.


saskia tiba-tiba jadi teringan kejadian waktu itu, pertama kali ia mengetahui bahwa mas irwan punya cafe,, dan dihari itu ia juga dikejutkan dengan berita pernikahannya dengan pria ini,, saskia menunduk seraya tersenyum mengingat kejadian aneh itu.


mas irwan/"kamu kenapa??" menatap aneh ke saskia yang tersenyum sendiri


saskia/"ah,, gak mas gak papa,,"ucapnya


mas irwan/"kamu duduk dulu dalam kantor ya, mas sedikit kebelakang dapur ada perlu dengan chefnya"


saskia hanya mengangguk saja,,

__ADS_1


asisten mas irwan masuk dan menanyakan apa yang ingin saskia minum sembari menunggu pak irwan.


saskia/"air hangat aja mbak tolong yaa,," sembari duduk di salah satu sofa dan terlihat beberapa album foto dibawah meja dan saskia meraihnya.


saskia melihat lembaran demi lembaran,,


"ternyata mas irwan dari dulu udah ganteng,,"gumamnya dalam hati.


dan sekilas terlihat seperti melihat perjalanan mas irwan meniti karir cafe sepetak ini dengan beberapa orang yang masih ada sampai sekarang.


dan tatapan saskia terhenti di selembar foto yang terlihat kumpulan karyawan sepetak yang tengah foto bersama tetapi disini lengan mas irwan digandeng mesra oleh seorang perempuan ayu dengan rambut terkuncir ke atas ala korea,, dan kepalanya disandarkan manja pada lengan mas irwan.


deg,,


buru-buru saskia menutup album foto itu dan meletakkannya lagi kesemula..


"aiya,, kenapa jadi liat yang gak seharusnya dilihat siih,,"ucap saskia


dan tiba-tiba pintu terbuka dan terlihat mas irwan dan seorang karyawannya tengah berdiskusi seraya memengang sebuah dokumen.


mas irwan/"oke, kalo kamu yakin coba kabari pihak arisitek untuk mengubah bahan,,"tukas mas irwan serius ke arah bawahannya.


karyawan/"eh ada mbak saskia, siang mbak apa kabar?? saya agus karyawan pak irwan,," ucapnya memperkenalkan diri


saskia/"ah iyya pak,," jawab saskia sembari berjabat tangan dengan pak irwan


pak agus/"permisi mbak, pak saya ijin untuk ke tempat bahan langsung.."


mas irwan/"oke,," jawab mas irwan yang duduk di meja kantornya dan membuka beberapa dokumen dan ia membubuhkan tanda tangan.


saskia/"hmm gak mas, lanjut aja,,"


mas irwan/"sebentar yaa,," dan mas irwan kembali serius membaca lembaran-lembaran kertas didepannya,,


saskia mencoba mengabadikan moment itu di phonselnya,, dan iya tersenyum melihat kerutan yang silih berganti menghiasi wajah mas irwan..


bisa seserius ini kalo kerja


dan memposting capture itu kedalam instagramnya dengan sebutan "lelakiku"



mas irwan/" hmm, kamu harus bayar royalti ke mas tiap ambil gambar mas,,"ucap mas irwan tersenyum


sontak membuat saskia terpaku,,


saskia/"hmmm,, hihihi,,," saskia tertawa kecil mendengar ucapan mas irwan.


dan itu membuat mas irwan menatap saskia dengan tersenyum, sekarang komunikasinya dengan saskia semakin hangat.


mas irwan/"yuk, kita jalan,," ucapnya seraya bangun dan melangkah kearah saskia yang duduk di sofa.


dan saskia pun bangun, mengiyakan ucapan mas irwan.

__ADS_1


-------------------------------------------------------------------------


saskia/"mas, udah lama bangun cafe sepetak??" tanya saskia yang penasaran


mas irwan/"hmm, hampir delapan tahun,," ujar mas irwan sembari mencoba menghitung dengan jarinya yang memengang stiur mobil.


saskia/"ooh, kenapa mas gak kerja kantoran??"


mas irwan/"kalo ditanya kenapa bisa panjang jelasinnya, tapi memang mas suka hal yang seperti ini, setidaknya tidak banyak menyita waktu mas, dan mas masih bisa membantu ke panti asuhan,," jelas mas irwan seraya melirik saskia


saskia/"hmmm,," seakan paham penjelasan mas irwan


dan mobil crv itu melesat cepat menuju arah rumab saskia,,


dan ketika sampai diperkarangan halaman rumah saskia, shaira berlari dengan ngembira sambil berteriak senang


shaira/"micik alaya pulang,,"ucapnya kegiranangan


bunda dan kak aya keluar berbarengan melihat saskia dan mas irwan turun dari mobil dengan membawa bungkusan besar


shaira/"yeye,,yeee, alaya pulang,, itu punya kakak kan alaya??ucapnya gembira


saskia/"iya sayang ini punya kaka, di beli sama om irwan,,"


bunda/"ayo masuk dulu yaa, kaka shaira masuk dulu yaa nanti kita buka didalem,,"


"nak irwan ayu masuk,,


kak raniya/"cieee pengantin baru pulang,, waah beda nie beda,," ucapnya sembari tersenyum-senyum melihat saskia dan mas irwan


saskia/"ikh apa siih,," ucap saskia yang masuk dan melewati kakaknya itu


shaira/"mama raniya kaka dapat cake loh,, dari alaya,," ucap shira senang


kak aya/"kamu suka banget manjain shaira sih, sampek direpotin beli cake segala,,"


saskia/"ah gak kok kak, karena kia dah janji malam sebelum besoknya acara, ya kan kak??"ucap saskia ke arah shaira


shaira tengah tersenyum-senyum didepan kotak cakenya


tiba-tiba terdengar suara kak riyadh dan mas bilal masuk


kak riyadh/"assalamualaikum,,kami pulang,," ucap kak riyadh yang masuk berbarengan dengan mas bilal dan di sambut oleh kak raniya dan kak aya menghampiri suami masing-masing memberi salam.


bunda/"duuh senengnya pada kumpul, malam ini kita bakar ikan sama-sama yaa,,"ucap bunda mengeluarkan idenya


dan disambut sumbringah kak aya dan kak raniya..


kak aya/"oke bun,,"


bunda/"kalian udah makan siang belom??yuk makan sama-sama,,"ajak bunda sembari berjalan ke arah meja makan.


suasana rumah yang bisanya sepi jadi riuh seketika dengan canda tawa,,

__ADS_1


terlihat bunda menyeka air mata, entah apa yang terpikir oleh bunda dibinaknya.


__ADS_2