
sore menjelang malam, saskia terjaga dari tidurnya yang sesaat itu.
ia merasakan tenggorokannya kering,,dengan langkah lemah saskia mencoba beranjak ke sisi mini bar kamarnya untuk mengambil air mineral. dan meminumnya dengan sedikit terburu dan ia menoleh kearah luar balkon kamarnya yang terlihat indah dengan mulai banyak diterangi lampu, langkah kaki saskia beranjak menuju balkon kamarnya yang terdapat kolam renang pribadi. saskia membuka pintu kaca itu dengan berlahan, dan terasa olehnya semilir angin membelai lembut kulitnya.
ia mengikuti langkah kakinya yang berjalan menuju ujung kolam merasakan angin berhembus begitu lembut.
namun seketika saskia tersadar, terdengar pintu kamarnya terbuka.
saskia bingung dengan berlahan ia berbalik dan ia menemukan sosok yang telah tega meninggalkannya begitu saja selama nyaris dua minggu tampa kabar.
pria itu berjalan mendekat dengan senyum hangatnya untuk saskia.
saskia/"berhenti,,"ucapnya pelan
mas irwan/"kau terlihat kurus,,"ucapnya seakan terlihat cemas melihat kondisi istrinya dan mencoba melangkah lagi untuk lebih dekat
saskia/"ku katakan berhenti,," dengan suara parau
mas irwan/"kau marah??"ucap mas irwan yang kini berada tepat dihadapan saskia, dan meraih bahu istrinya yang terbalut cardingan pink menutupi indah pundaknya.
saskia/"kau jahat,," ucapnya lirih sembari matanya mulai berkaca-kaca
mas irwan tak menjawab, iya meraih tubuh saskia untuk jatuh kedalam pelukannya
mas irwan/"maaf,,maaf,,"
dan tampa disadari saskia menangis dalam pelukan mas irwan.
"iyya mas jahat,, mas membuat kia rindu pelukan ini, rindu aroma tubuh ini"
kata-kata yang tak bisa ia ucapkan karena ia hanya bisa menangis dan merangkul mas irwan.
mas irwan/"maaf, lain kali mas akan ajak kamu,," ucapnya lembut seraya membelai lembut saskia, dan ia merasa tubuh saskia saat ini kurus didalam pelukannya.
--------------------------------------------------------------------------
butuh waktu lama untuk menenangkan tangis saskia.
__ADS_1
namun kini keduanya berselonjor disofa sembari memandang luar balkon yang indah. mas irwan merangkul tubuh saskia dengan hangat disisinya seraya berselonjor malas disofa yang besar itu
mas irwan/"kau bertemu dengan cecek??"
saskia/"hmm,, iyya kami berangkat bareng, bahkan ketika menuju hotel juga."
tiba-tiba mas irwan melihat jemari saskia dan ia tak melihat cincin yang ia berikan.
mas irwan/"cincinnya kemana??" ucap mas irwan seraya mengerutkan alisnya dan memperhatikan jemari saskia.
saskia/"ah itu, entah kenapa beberapa hari ini terus jatuh, dari pada hilang kia pikir lebih baik menyimpannya,,"
mas irwan/"hmm kalo begitu kita beli lain saja, yang ukurannya sesuai dengan jari mu,," ucapnya lembut seraya meraih jemari saskia dan ia mulai mengecup dalam jemari saskia.
"kau sakit??"ucap mas irwan merasa suhu tubuh saskia yang menghangat.
saskia tak menjawab ia lebih memilih memeluk tubuh mas irwan dan memenikmati harum tubuh yang ia rindukan itu.
mas irwan hanya tersenyum melihat tingkah saskia yang memeluknya seakan tak ingin lepas.
mas irwan/"tidur laah,,"ucapnya seraya mencium ubun-ubun kepala saskia dan tercium wangi aroma lavender yang menenangkan.
saskia/"mas,,"
saskia/"apa kia benar ada dihati mas??"
seketika mata mas irwan terbuka, setelah mendengar pertanyaan saskia.
mas irwan/"apa kau tak merasa mas begitu??"ucapnya seraya membelai rambut saskia.
walau terdengar aneh dari pernyataan mas irwan, tapi untuk saat ini saskia tak ingin membahas lagi, ia hanya ingin menikmati moment dengan mas irwan, saskia seketika memejamkan matanya dan tertidur didalam dekapan mas irwan.
--------------------------------------------------------------------------
saskia terbangun dengan tubuh yang sudah berada di kasur besar, ia mencoba tersadar penuh dari kantuknya.
ia merasa kehilangan sosok mas irwan. kemana gerangan pria ini??
__ADS_1
mas irwan/"kau sudah bangun?? lapar??"ucap mas irwan dari luar kamar.
saskia/"ya,," dengan suara berat. saskia memcoba turun dari tempat tidur.
mas irwan/"kau sudah baikan?? ucap mas irwan yang tiba-tiba datang menghampiri kehadapan saskia dan memegang pipi wanitanya.
saskia hanya terpaku dengan perhatian mas irwan,,
saskia/"mas mau kemana??"ucap saskia pelan melihat mas irwan sudah rapi dan menawan.
mas irwan/"kita akan makan pagi, mandi segera, mas tunggu"seraya mengecup kening saskia
"inget dandan yang cantik, karena mereka ingin berkenalan dengan mu,,"
saskia hanya tersenyum saja, dan menganggu.
mas irwan meninggalkannya dan berlalu.
---------------------------------------------------------------------------
saskia keluar dari kamar dan melihat mas irwan santai dengan menatap layar handphonennya.
saskia berjalan menghampiri sisi mas irwan,,
saskia/"mas,,"sapa saskia pelan.
seketika mas irwan menoleh dan tersenyum,
mas irwan/"cantik,," ucapnya seraya bangun dan mengapai tangan saskia.
"ayo, mas udah lapar.."
saskia tertawa kecil, gimana gak lapar semalam tidur dengan perut kosong,,
mas irwan/"pernah kebali??"
saskia/"ya, ini kali ke 4,,"
__ADS_1
mas irwan menganggu saja.