
beberapa hari berlalu, harusnya mas irwan memberikan banyak info tentang acara yang akan dihadiri dibali. tapi kenyataannya ia berangkat sendiri dengan info singkat dari mas irwan tentang fasilitas yang ia dapat ketika dibali. dia bahkan tidak mendapatkan info lebih, kapan mas irwan pulang,,
"mas irwan keterlaluan" gerutunya dalam hati.
saskia melirik jam dilayar handphonenya menunjuklan jam 11 siang dan 20 menit lagi ia akan masuk kedalam pesawat yang akan membawanya ke bali.
tiba-tiba duduk seorang pria dengan gaya machonya yang membuat saskia menoleh,,
saskia/"kak cecek??sembari membalikkan badan mengahadap kak cecek yang tengah menaruh barang bawaannya
kak cecek/"yaaa, ketemu disini kita,," ucapnya dengan suara mendayu, dan itu cukup membuatnya sedikit mengelitik rasa lucu melihat kak cecek.
saskia/"kak cecek ke bali juga??
kak cecek/"ehem, kita bearti dalam acara yang sama ya keacara dion dan stella"
saskia hanya menganggu saja, karena ia tak benar tahu udangan siapa yang ia hadiri dibali,,
kak cecek/"mas irwanmu mana??sembari melihat-lihat disekeliling saskia
saskia/"ah, itu mas irwan nyusul katanya,," ucap saskia dengan senyum kaku menghiasi wajahnya yang terlihat pucat
kak cecek/"kamu sakit??kamu terlihat tidak sehat saskia??" dengan cemas
"dasar si irwan itu, benar-benar secinta itu sama uang sampai tak memperhatikan kondisi istrinya yang sakit,,"
perkataan kak cecek sukses membuat saskia sedikit tersenyum, dan itu mengingatkannya pada bunda yang kalo sedang marah ucapannya bisa keluar dengan kecepatan kilat.
"bunda, pulang laah,,cepat kembali" ucap saskia dalam hati dan melihat kearah luar kaca bandara yang terlihat beberapa pesawat yang silih berganti terbang.
kak cecek/"ayok,," beranjak seraya melihat saskia yang sesaat melamun.
saskia/"ah, iyya kak,," ucapnya cepat dan bangun seraya berjalan menuju crew pesawat untuk memperlihatkan tiket class prioritas dan saskia berjalan santai didalam koridor menuju pesawat.
saskia duduk nyaman di kursi pesawat class bisnis,, dan melihat keluar jendela pesawat.
__ADS_1
ini kali ke empat ia kebali walau biasanya dengan dinas kantor, tapi kali ini saskia pergi dengan enggan.
entah apa yang berkecambuk dalam diri saskia.
pesawat itu pun lepas landas meninggalkan jakarta menuju bali.
-------------------------------------------------------------------------
perjalanan saskia dari bandara cukup jauh menuju "Alila Villas Uluwatu" yang dijemput langsung oleh pelayan villas.
saskia tidak sendiri, karena ia ditemani kak cecek yang ternyata tujuan penginapan mereka sama.
kak cecek/"dion dan stella benar-benar memilih privat party,, mereka tak pernah setengah-setengah,,"ucapnya seperti mengagumi dion dan stella
saskia/"kak cecek kenal dekat??"
kak cecek/"yaa sapa yang tak mengenal dion salah satu anak konglomerat diindonesia, dan stella pengusaha muda didunia model,,"
saskia hanya menaganggu saja, karena ia memang tak begitu update dengan hidup kalangan atas, anak siapa?? bisnis apa?? bahkan sekelas artis saja dia tak begitu update.
kak cecek/"nanti kamu biar kak cecek dandan saja, oke??
laju mobil yang ditumpangi saskia dan kak cecek melaju cepat.
dan tampa disadari mereka sudah sampai di alila villas hotel.
ketika saskia turun, ia merasakan angin pantai yang sejuk.
saskia tersadar dengan sapaan hangat para pelayan, dan ia menuju resepcionis dan seketik namanya sudah terdaftar dengan nama nyonya irwansyah.
saskia sedikit mengidik, dan menerima kartu kunci kamar, dan berpas-pasan dengan kak cecek yang sedang mengobrol dengan dua orang yang tak saskia kenal.
kak cecek/"hay, ini kenali nyonya irwan,,"
saskia sedikit canggung dengan sapaan nyonya irwan, dan saskia mengulurkan tangan kepada kedua teman kak cecek dengan ramah.
__ADS_1
wanita 1/"hay aku stella, terima kasih banyak kamu mau hadir, dan maaf kami tak bisa hadir di pernikahan mu dan irwan, very sorry,," ucapnya lembut
"ah,, ini calon suami ku dion,,"
saskia/"ah, yaa gak papa mbak, senang bertemu dengan kedua calon pengantin."ucapnya ramah
dion/"irwan??"bertanya singkat tapi cukup membuat saskia kaku,,
"manalaah ku tau dimana lelaki itu yang sudah membuatnya sampai kesini,," gerutu kesal saskia dalam hati
kak cecek cepat-cepat memukul bahu dion dengan genit,
kak cecek/"ya,, kamu kayak gak tau irwan saja, dia benar-benar cinta uang,,pasti dia sedang berburu uang,,"ucapnya
stella tertawa lucu melihat dion di goda kak cecek,,
stella/"ei,, gak,, irwan gak gitu, dia pasti sedang mengurus sekolah anak yatimnya, yaa kan saskia??" seraya melihat saskia yang diam sedari tadi.
saskia/"oh, ehmm yaa, begitu laah mbak,," ucap saskia absur yang ia sendiri tidak tau benar apa yang sudah iya jawab,
stella/"ya udah kalian istriahat dulu yaa, nanti malam kita diner bareng,,"
kak cecek/"uukh, aku suka banget diner kali ini sekalian pesta lajang yaa??"
stella dan dion tidak menjawab mereka tersenyum bahagia sembari berlalu meninggalkan saskia dan cecek begitu saja.
saskia dan cecek berpisah di lobby hotel dengan mengikuti pelayan masing-masing menuju kamar yang dipesan.
----------------------------------------------------------------------
sesampai di kamar, saskia masuk dengan perasan lelah yang melanda, ia tak memghiruakan pemandangan yang disuguhkan oleh kamarnya yang mewah, ia berusaha mencari kamar mandi dan ingin berendam air hangat untuk memulihkan lelah tubuhnya.
terdengar suara kran air memebuhi badthub dan ia memilih lavender oil untuk menemani ritual rendamannya kali ini.
dengan relax saskia masuk kedalan badthub itu meraskan air hangat yang menenangkan.
__ADS_1
saskia merasa akhir-akhir ini tubuhnya aneh, tidak pernah ia sakit dengan riwayat yang berulang demam dan pusing.
biasanya tubuhnya akan membaik setelah meminum air rebusan jahe dan lemon yang selama ini ia minum,, tapi kali ini ia sudah sampai minum obat pun sakitnya silih berganti menghampiri.