
Episode 53
Meski Chia tahu Jamal berulang kali mengatakan bahwa dirinya tak mau ambil pusing perihal momongan. Namun, tetap saja hati kecil Chia mulai sering menggerutu. Ditambah kejadian yang belakang ini menimpa Chia.
Mimpi buruk tentang perselingkuhan itu membuat dirinya kerap merasa tak tenang saat mengingatnya. Chia mengayunkan langkahnya menuju ke dalam rumah dan alangkah terkejutnya ia. Ada Nesa yang tampak sudah berdiri lama menunggu Chia di depan pintu.
"H-Hai Nes, kamu udah lama di sini?" gagap Chia. "Hai Chia, lumayan lah ada sekitar 30 menitan," jawab Nesa menyunggingkan senyuman. "Ya udah, masuk yuk...," ajak Chia lalu keduanya masuk ke dalam rumah Chia.
Suasana terasa sedikit kaku namun, Nesa memaklumi hal itu dan mewajarkannya. Mengingat dirinya yang telah banyak melakukan kesalahan. Dengan rendah hati Nesa menerima perlakuan yang sedikit berbeda dari Chia.
"Chia ... Aku minta maaf lagi ya sama kamu," ucap Nesa. "Aku udah maafin kamu kok, Nes " jawab Chia meski kegundahan dalam hati Chia karena mimpi buruk itu masih ada. "Makasih ya, kamu selalu jadi tempat aku cerita saat aku gak tau lagi harus kemana" tutur Nesa.
Chia tersenyum lalu memegang tangan Nesa. "Aku harap kali ini kamu benar berubah, Nes" ucap Chia lirih seraya menatap lekat wajah Nesa. "Aku berharap hal yang sama, Chia." lalu mereka berpelukan.
Tak dipungkiri, rasa rindu itu ada dihati mereka. "Oh Iya, Chia. Kabar Bunga gimana? apa dia udah melahirkan bayi yang lucu?" tanya Nesa tulus. Chia menggeleng lalu menunduk.
Nesa masih setia menanti jawaban dari Chia. "Nes, Bunga meninggal saat melahirkan bayinya," terang Chia dengan air mata yang menggenang di kelopak matanya. "Innalillahi wa innailaihi rojiun," ucap Nesa kaget.
__ADS_1
"Terus bayinya gimana, Chia? " tutur Nesa ikut menktikkan air matanya. "Sementara Bibinya Dio ada di sana membantu Dio," jawab Chia. "Kita doakan yang terbaik untuk mereka" tutur Nesa lalu Chia mengangguk.
Mereka lalu melanjutkan obrolannya dan keadaanpun mulai mencair tidak sekaku sebelumnya. Nesa mulai bertanya apa sekiranya yang dibutuhkan oleh Dio dan bayinya. Namun, Chia tidak ingin terlalu sok tahu tentang itu.
Ingin rasanya Nesa menjanjikan kebajagiaan pada Dio dan putrinya. Namun, kembali ia sadari siapalah dirinya. Dosa di masa lalu acap kali menghantui dan membuatnya merasa rendah diri.
"Jadi sekarang kamu sibuk apa?" tanya Chia di sela-sela obrolannya. "Aku gak ada kesibukan, Chia. hanya mengikuti kajian di beberapa majlis sebagai terapi jiwaku yang terasa usang," jawab Nesa.
"Aku turut senang, Nes. Memang sesekali hanya di sanalah rumah untuk kita pulang setelah proses pencarian yang panjang," tutur Chia seraya tersenyum penuh arti yang dalam. Nesa membalas senyum Chia.
"Sependosa apapun diriku, aku masih berharap Allah mau mengampuniku, Chia" ucap Nesa. "Aku tidak pernah merasa lebih baik dari siapapun, Nes. Kita tidak tau siapa yang lebih beruntung" timpal Chia.
"Dunia ini terkadang terasa sempit untuk kita, Nes. Namun, pasti terasa sangat luas untuk seseorang yang sedang dalam pencarian" batin Chia yang memandang ke arah langkah kaki Nesa. Bagaimana mungkin dirinya terus dipertemukan dengan orang yang sama 'Nesa lagi.
30 menit kemudian, Jamal kembali dari bekerja. Dengan senyuman yang merekah di bibirnya ia menucap salam dan memberikan ciuman sayangnya di kening Chia. Pikiran Chia nyaris traveling mengingat Nesa baru saja dari sini tapi, kemudian ia menepisnya.
"Ada siapa tadi, Sayang?" tanya Jamal melihat 2 cangkir teh yang sudah surut. "Nesa, Kak ... Dia ke sini tanpa memberitahuku," jawab Chia datar. Menyadari raut wajah cemburu pada Chia, Jamal langsung melupakan pertanyaannya.
__ADS_1
"Apa sekarang Istriku begitu cemburu?" ledek Jamal. "Ih, jangan mulai! " tukas Chia. Jamal pun menyeringai senang.
Hai kesayangan author, sembari menunggu update selanjutnya, kita mampir dulu yuk di karyanya temanku yang pasti kece dan bikin penasaran..👇👇
Judul : DUDA VS ANAK PERAWAN
Karya : Santi suki
Blurb:
Yusuf, seorang duda beranak satu yang baru saja ditinggal oleh Aisha–istrinya yang meninggal karena kecelakaan. Dia harus membesarkan Asiah–putrinya– seorang diri karena ibunya harus merawat ayahnya yang sakit stroke. Yusuf dan Asiah tinggal di apartemen milik perusahaan yang khusus diberikan oleh Sarah, CEO sekaligus putri pemilik perusahaan tempat dia bekerja sebagai Direktur Keuangan. Yusuf juga bertetangga dengan Zulaikha, seorang siswi SMA yang kurang kasih sayang orang tua dan suka menggoda dirinya, tetapi begitu sayang kepada Asiah. Zulaikha juga selalu terang-terangan bilang cinta dan sayang sama Yusuf. Namun, Yusuf selalu menganggapnya angin lalu.
Asiah selalu dititipkan di sebuah penitipan anak yang merangkap dengan lembaga pendidikan anak dini. Di sana mereka bertemu dengan Bilqis, mahasiswi magang yang mengingatkan pada sosok Aisha. Membuat Yusuf mulai terpaut hatinya karena kealiman dan kelembutan sifatnya. Namun, cintanya mendapat pertentangan dari keluarga Bilqis karena statusnya duda beranak satu.
Bagaimana kisah Yusuf dalam membesarkan Asiah yang aktif dan sering membuatnya mati kutu?
Siapa yang mendapatkan cinta Yusuf?
__ADS_1
Sarah anak perawan yang anggun dan cerdas? Zulaikha anak perawan penggoda dan jahil? Atau Bilqis anak perawan yang sholehah dan penyabar?