MELATI PUTIH

MELATI PUTIH
BAB 11


__ADS_3

" Siapa yang utus kalian untuk membunuh kami?" tanya Melati.


" Kau tidak perlu tau nona cantik, kami hanya di utus untuk menghabisi kau dengan wanita itu, " jawab bos penjahat itu.


" Langkah dulu mayat ku. " Alfian.


" Ah banyak bacot kalian, serang. "


Para penjahat maju secara serentak. Alfian menoleh pada istrinya.


" Tenang, aku bukan wanita lemah." Rania menjawab arti tatapan suaminya. Keempat nya berpencar untuk menghadapi lawan mereka masing-masing. pertarungan pun tak dapat di hindari.


Melati melawan 10 orang, Rania juga melawan 10 orang. Alfian dan Rain masing-masing 5 orang. Melati menotok aliran darah para penjahat itu, sehingga tidak dapat bergerak seperti patung. dalam sekejap 10 orang itu tidak dapat bergerak sama sekali. Rania melakukan hal yang sama, membuat musuh nya tidak mampu bergerak. Kemudian ibu dan anak itu membantu Rain dan Alfian yang sedang bertarung melawan musuhnya.


BUGG....


BUGG....


BUGG....


Pukulan dan tendangan mendarat tepat pada musuh, dalam sekejap musuh sudah terkapar. Sudah di pastikan mereka akan patah tulang, sebab terdengar bunyi retakan pada tulang mereka. 20 orang yang sudah di totok tidak mendapatkan pukulan sama sekali. Rain pun menghubungi polisi setempat. Sebelum polisi datang ketempat kejadian, keempat orang itu sudah pergi dari tempat tersebut. Pak supir yang masih syok harus di gantikan oleh Rain untuk menyetir. mereka takut pak supir tidak dapat konsentrasi saat menyetir.


" Kamu hebat sayang, kok aku baru tahu kalau istriku ini jago berkelahi."


" Dulu aku memilih kabur karena ada nyawa di rahim ku yang harus aku selamat kan, aku gak mau calon anak ku kenapa kenapa."


" Terima kasih sayang, telah menyelamatkan calon anak kita."


" Gak perlu berterima kasih suamiku, itu memang sudah menjadi tugas ku menjaga buah cinta kita," mereka pun berpelukan tanpa tahu tempat. Melati memalingkan wajahnya ke arah kaca. Sedangkan Rain pura pura tidak melihat kemesraan calon mertua nya itu.


Akhirnya mereka pun sampai ke tempat Melati tinggal. sebuah rumah minimalis modern namun sangat indah bila di pandang.


Terdapat kebun bunga beraneka ragam dan warna menambah keindahan rumah itu.


Mereka pun turun dari mobil taksi, Dan Melati menyerah kan seratus ribuan sebanyak sepuluh lembar.

__ADS_1


" Ini kebanyakan neng."


" Gak apa apa pak, itu rezeki bapak gak boleh di tolak."


" Terima kasih neng, terimakasih banyak."


Setelah mengucapkan terima kasih pak supir itu pun pulang.


" Selamat datang kerumah Amel, ayah Bunda."


Sebuah rumah minimalis modern yang terlihat indah, di tambah dengan taman bunga beraneka ragam menambah keindahan tempat itu. Rania memandang sekeliling halaman rumah minimalis itu dengan seksama. mereka melangkah masuk dan di wanita paruh baya pelayan di rumah itu. Bik kenalkan ini ayah dan Bunda ku.


" Selamat datang tuan dan nyonya, mari saya antar ke kamar, " sapa bik Sum. Namanya Sumiati biasa di panggil bik Sum. pertemuan nya dengan Melati membawa perubahan dalam hidup nya. Korban kekerasan dalam rumah tangga, dan di paksa melayani pria lain bila suaminya kalah judi. Akan di pukul kalau tidak mau. Karena sudah tidak tahan dengan perlakuan suaminya ia mencoba kabur. Saat dalam pelarian nya dia tertangkap oleh suaminya dan di siksa kembali. Melati yang kebetulan lewat tak tega melihat kejadian itu lalu menolongnya dan membawa nya kerumahnya. Sedangkan suaminya harus mendekam di penjara dengan laporan tindak kekerasan. Suaminya tidak dapat mengelak karena bukti sudah ada. Sejak saat itu Sumiati bekerja di rumah Melati sebagai pembantu rumah tangga.


Rain duduk di sofa ruang tamu, di temani Melati.


" Kenapa dari tadi diam?" tanya Melati.


" Aku gak tau mau ngomong apa?"


DEG.....


Jantung Rain berdegup mendengar panggilan abang dari Melati. Terasa hati nya berbunga-bunga saking senangnya.


" Aku maunya sama kamu," Melati melotot kan matanya kearah Rain. Bukan nya takut, Rain malah gemes.


" Bibir nya jangan gitu, nanti abang cium loh, " spontan Melati menutup mulut nya.


BUGG..... Melati memukul bahu Rain.


" Dasar mesum."


" Mesum sama istri sendiri gak apa apa dong."


" Istri dari mana? Ingat kita belum ada lebel halal jangan macam macam."

__ADS_1


" Tapi calon istri, kan?"


" Baru calon belum resmi."


" kalau sudah resmi boleh dong, " Melati tersipu, wajah nya memerah.


" Sudah istirahat sana.."


Kini Rain sudah berada di kantor nya. Ia berkutat dengan berkas yang menumpuk selama di tinggal pergi satu Minggu. meskipun ada Andre sang asisten, tapi untuk tanda tangan berkas tidak bisa di wakil kan. Rain begitu sibuk dengan pekerjaan nya. Selama ia mengganti kan posisi papa nya, perusahaan nya meningkat pesat. Berbeda dengan Rain berbeda pula dengan Melati.


Kini Melati tengah berada di perusahaan nya MP kosmetik. Melati mengumpulkan seluruh karyawan nya untuk mengumumkan orang yang akan menggantikan posisi nya.


Melati memperkenalkan ayah kandung nya kepada seluruh karyawan dan juga sebagai bos mereka. seluruh karyawan menyambut baik bos baru mereka. Melati menyerah kan perusahaan MP kosmetik kepada ayahnya, sementara dia akan fokus pada restoran nya saja. Karena Melati akan melanjutkan kuliah S2 nya yang sempat tertunda. Sebenarnya bisa saja dia kuliah, tapi karena dia mau fokus pada pekerjaan nya jadi kuliah nya terpaksa di tunda.


Sementara perusahaan Al group telah telah Alfian kembali kan kepada Al Fatih sang papa. Asisten pribadi Alfian pun mengundurkan diri, karena Alfian tidak lagi mengurus Al group.


Ryan akan pergi ke Indonesia demi menyusul Alfian dan bekerja dengan nya. Ryan dan Alfian adalah teman sejak kecil. Walaupun usia Ryan sudah menginjak kepala 4 tapi sampai sekarang masih belum menikah. alasannya tidak ada yang cocok. Ryan sebenarnya pernah menjalin hubungan dengan seorang gadis, selama 5 tahun berhubungan Ryan tidak pernah menyentuh kekasihnya. karena Ryan punya prinsip sebelum menikah ia tidak akan menyentuh kekasihnya. Tapi setiap kali Ryan mengajak kekasih nya menikah sang kekasih selalu menolak dengan alasan ingin mengejar karir.


Sampai suatu hari tiba tiba kekasih nya mengajak nya menikah. Ryan yang memang ingin menikah dengan kekasihnya tentu saja bahagia. persiapan pernikahan pun berjalan sesuai rencana. Namun sehari sebelum ijab qobul di laksanakan, bagai di sambar petir di siang bolong saat Ryan mengetahui bahwa kekasih yang ingin di nikahi nya ternyata sedang hamil dengan pria lain. sejak saat itu Ryan tidak lagi menjalin hubungan dengan wanita manapun.


Rain masih sibuk dengan berkas berkas nya hingga lupa makan.


Tok


Tok


Tok


pintu ruangan kerja Rain di ketuk. seorang sekuriti masuk dan menyerah kan kotak makanan.


" Tuan ini ada titipan," Rain menoleh.


" Terima kasih pak, letakkan di situ." setelah itu sekuriti pun undur diri.


Rain melihat kotak makanan berlogo MP restaurant. ia pun tersenyum. Lalu membuka nya, ada kertas kecil di dalam kotak itu.

__ADS_1


" Selamat makan Abang sayang, Amel tau pasti Abang lupa makan, ". Rain tersenyum lalu dengan lahap menyantap makanan tersebut.


__ADS_2