
Bunga-bunga yang tertata rapi.
Dengan saling menyombongkan diri.
berlomba-lomba mencolok agar dipandang sedemikian rupa.
menampilkan diri dengan sebaik-baiknya.
tak lupa degan ciri khas tersendiri dari setiap tangkainya.
berharap tak dipandang sebelah mata.
(Lihatlah Bahkan bunga lebih bijak dari manusia mereka menampilkan diri degan ciri khas tersendiri,.
tak ada niatan untuk meniru Bunga yang lain bahkan mereka berusaha untuk lebih baik degan kelebihan dan kekurangan masing-masing,.
kenapa degan kita manusia yang diciptakan sempurna dari makhluk hidup yang lain selalu tidak puas???..
itu karena kita tak pernah *B**ersyukur* atas apa yg ada saat ini.
selau ingin lebih dan lebih sifat ini telah jadi teradisi pada jaman ini ingin tampak *Se**mpurna*.)
...POV author...
setelah banyak nya derama , akhirnya mereka tiba ditempat tujuan dan disinilah mereka sekarang.
tampak tak ada hal istimewa dari tempat ini ,tapi setelah langkah demi langkah kaki yang menuntun kedalam, tersaji pemandangan yang cukup indah di pandang.
Rumah makan Yang menyajikan nuansa pedesaan moderen kolaborasi yang sangat indah untuk dikunjungi unik dan menarik.
degan rindangnya pepohonan didukung oleh kolam-kolam ikan yang dihiasi teratai , warna-warni bunga yang tertata rapi degan saling menyombongkan diri.
berlomba-lomba mencolok kandiri ,degan ciri khas tersendiri , sungguh kalo bunga-bunga pun ingin di lirik bahkan ingin dipandang apa lagi manusia .
tampa menunggu lama, setelah keluar dari mobil dan melihat sedikit keraguan di wajah calon Sumi Robotnya.
tak ambil pusing iya meraih tangan kekar itu ,Tampa minta persetujuan nya.
tatapan tajam yg dilayangkan oleh lelaki itu,tak membuat iya tak'takut semakin iya memberontak semakin menempel tubuh mungil itu ketubuh ya.
setelah masuk pemandangan pertama yg mereka lihat banyak para manusia ada yg berkelompok,ada yg berpasangan,ada pula degan keluarga kecil nya .canda tawa tampak di seluruh ruangan itu .
Al yang melihat pemandangan itu sempat terpesona ,tak ada kepura-puraan di wajah mereka tampak natural dan alami.
sudah lama iya tak melihat pemandangan itu , setelah insiden itu semua yg iya lihat hanya seyuman palsu bahkan para pegawainya pun tersenyum palsu .
iya dikelilingi oleh kepalsuan ,selama ini dan iya tak pernah berpikir bahwa iya akan melihat senyum tulus seperti hari ini.
iya tersadar setelah gegaman tangan itu terlepas, tubuh mungil itu berjalan anggun menghampiri seorang peria yg cukup tampan yg juga berjalan kearahnya seyuman itu tampak sekali ada kekaguman untuk gadisnya.
iye menggeleng cepat kenapa degan otaknya seperti nya iya kena tipu daya gadis ini .
" Hay ...apa kabar chef tampan??"
degan langkah anggun dan lambaian tangan, seyuman masih terpatri di wajahnya cantik sang Queen.
"ternyata sama saja, cih .."
ucap sinis Al melihat kelakuan Rin yang manja dan sedikit centil
" hhhh... tentu baik Queen,oh sit lihat sudah lama tidak datang ke sini sekali datang bawak cowok baru ,sipa lelaki itu? seperti nya sangat mesra? ,jadi apa kabar dua cecuguk itu?".
"cek ..... kau tak rindu kepada ku? dan aku jauh-jauh kesini ingin menghapus rindu dengan masakan mu bukan di introgasi."
"saya kira Queen merindukan , peria ini ?dan ternyata anda Hanya merindukan makanan!! cek ....saya cukup kecewa".
"sudah ku bilang cari istri , biar ada yg merindukan mu."
"saya masih degan pasal pertama Queen".
"cihhh....keras kepala. "
melihat wajah sang Queen yg mulai kesal iya hanya terkekeh, iya cukup beruntung bertemu dengan atasan gadis sebaik ini berkat sang Queen iya bisa membuka rumah makan ini .
sebenarnya ini bukan satu-satunya, ada beberapa cabang lagi tapi karena semuanya sudah modern iya tentu bisa degan mudah mengawasi dari jarak sejauh apapun itu.
lagi pula iya tak sendiri ada beberapa anak buah kepercayaannya yg siap melapor kan jika ada masalh serius.
" Hey lihat kau malah melamun ,bukannya menyambut tamu istimewa ini."
sebenarnya Rin cukup tau ,jika lelaki didepannya ini sedang megigat masalalunya dan iya tak suka dengan hal itu.
dari sekian banyaknya bawahannya , mereka bertiga yg paling dekat dengannya selain dua cecuguk itu.yg satu ini paling dekat dan paling berani membantahnya karena iya yg paling dewasa dari mereka berempat.
iya juga sudah menganggap chef muda ini sebagai Abang nya sendiri, bagaimana tidak menjadi anak perempuan tunggal di keluarga Aliandera cukup kesepian .
diya aku'i iya memiliki kakak sepupu laki-laki tapi karena mereka jauh dan sibuk dengan dunia masing-masing itu cukup membuat nya menjadi anak nakal dan tak tersentuh.
__ADS_1
hingga iya dipertemukan degan korban tabrak lari seorang bocah laki-laki yg tampak kurus tak terawat.
Tito Soemarsono anak dari Marsono dan Sumar Yani memiliki seorang adik perempuan bernama Rara Maryani dari keluarga yg tak berkecukupan, Marsono hanya seorang kuli sedangkan sang istri buruh cuci.
bakat memasak nya iya dapatkan dari sang ibu,iya jika ada acara pengajian atau pernikahan warga disekitarnya menyewa jasa ibuk Yani untuk ketering.
selain masakannya enak dilidah , kebersihan dan kesehatan nya terjangkau.Tito kecil kerap kali ikut sang ibu masak dan membantu sedikit-sedikit dari sanalah iya mulai menyukai memasak dan iya bercinta-cita ingin menjadi chef terkenal dan membangun rumah makan sendiri.
kesederhanaan mereka tak bertahan lama , tiba-tiba kepala keluarga sakit keras membuat sang ibu harus jungkir balik mencari nafkah dan biyaya obat sang suami.
biyaya sekolah mereka berdua pun menunggak ,mau tak mau anak sekicil Tito yg baru berumur 14 tahun harus putus sekolah untuk meringankan beban sang ibu.
hari demi hari iya lewati degan berjualan keripik singkong yang di kelola sendiri , seluruh jalan iya telusuri terik matahari tak mematahkan semangat nya.
terkadang sang adik ikut membantu berdagang jika tak ada tugas sekolah kalo tidak waktu libur.
kesialan pun terjadi saat iya dan adiknya keliling tiba-tiba mobil melaju dengan kencang hampir menabrak sang adik untung saja iya memiliki refleks yang cepat.
karena tubuh yg tidak cukup kuat akibat menahan lapar karena belum makan dari tadi pagi.
membuat keseimbangannya pun tak terkendali mereka terjatuh bersama ,degan posisi kepala nya membentur trotowar sang adik masih diperlukan nya .
keripik julan merek berserakan kemana-mana.pandanganya mulai buram degan semakin dekatnya Bidadari kecil yg menampakkan wajah datar nya.
saat sadar bau obat meyegat di indera penciuman nya ,iya edarkan pandangan nya tampak sang ibu yg menangis terharu,dan sang adik yg tertidur pulas di berangkas samping nya .
"Bagaimana apa masih ada yg sakit bang?".
"enggak ada buk paling , kepala Abang sedikit pusing."
"syukurlah kalau begitu ,Abang lapar makan bubur dulu biyar cepat sembuh"
"emm .... adek tidak apa-apa kan buk ?ko ibuk disini sipa yg jagain bapak?"
"udah Abang makan dulu,soal adek syukurlah iya hanya luka ringan.kalo bapak ibuk titip sama mbok sari "
"kita pulang saja ya buk ?lagi pula Abang udah sehat , pasti biyayanya mahal"
"tidak boleh ada yg pergi dari sini ."
degan tekanan tampak sekali tak menerima bantahan dari nada bicaranya.
merasa asing dengan suara itu, tapi cukup Yaman didengar . melihat tubuh mungil, rambut di ikat ekor kuda mata bulat bentuk wajah oval.
kesan pertama sangat cantik, gadis sama yg iya sangka sang bidadari penolong.
melihat sang ibu bingung iya cukup waspada apa lagi di belakang gadis kecil itu terdapat lelaki dewasa yg mungkin berumur 35 tahun tubuh yang lumayan kekar dan wajah sangar,
yg satu lagi lelaki yg cukup tua kisaran 40/42 tahun tapi tampak segar walau di tumbuhi uban disebagian kepalanya degan tubuh sedang tidak terlalu besar nampak proposional .
keheningan yg ada diruang itu , sepasang anak dan ibu itu binggung dan merasa waspada sedangkan sang Queen hanya duduk santai memainkan smartphone nya sedang kedua lelaki itu diam menunggu perintah dari sang Queen.
merasa bosan dengan smartphone nya iya mendongkak'kan kepala melihat kese'keliling ruang yg hanya ada kesunyian .
melihat kesatu titik seorang laki-laki yg baru saja iya lihat degan kondisi mata terpejam sekarang memandang'ya degan tatapan lembut tegas secara bersamaan.
melihat tatapan itu Queen hanya menyunggingkan senyum simpul
"cukup menarik" ucapnya pelan .
mendengar sang Queen berbicara seperti itu membuat kedua pria dewasa itu saling pandang merasa cukup terkejut dengan ucapan sang Queen masalah nya selama ini mereka tak pernah melihat sang Queen tertarik pada satuhal'ya itu lalaki asing selain para pekerja di mansion utama .
setelah cukup mengamati iya mengalihkan pandangan ke paman Jay , seorang kepala pelayan di mansionnya.
merasa dipandang oleh sang Queen iya jadi megerti apa yg harus dilakukan.
"ehem .. kenalan kan ini Queen Cetrin Nona muda kami,dan saya Jay kepala pelayan di Mansion sang Queen (mengarah pandangan ke Rin)dan ini Roni Bodigad "
" salam Nona , tuan-tuan sekalian.saya ibunya Tito dan Rara nama saya Sumar Yani ".
" Hem....kami kesini bukan Tampa alasan .saya sebagai orang Kapala pelayan mau minta maaf atas nama pekerja yg sudah membuat anak ibu terluka harus di rawat di Rumah sakit."
" kalo masalah itu kami sudah memaafkan lagi pula itu musibah bisa kapan saja datang." ujur ibu Yani Ramah dan senyum tulus.
tampak sekali wajah letihnya tubuh yang tak terawat rambut yang telah di tumbuhi uban dilihat- lihat mungkin iya seumur 'ran paman Jay sang kepala pelayan karena kejamnya dunia iya tampak lebih tua dari umur nya .
beda sekali degan kepala pelayan nya ini yang tubuh masih segar tampak lebih muda dari umurnya.
" untuk biyaya Rumah sakit anda tak perlu khawatir semua sudah di lunasi ,dan dokter menyarankan untuk anak anda istirahat beberapa hari disini sampai benar-benar sembuh"
" maaf sudah merepotkan kalian dan terimakasih sudah mau membayar biaya Rumah sakit kalo tidak ada tuan-tuan dan Nona mungkin saya tidak tau apa yg akan terjadi"
ucap Bu Yani yg mulai meneteskan air mata".
"emmm .... itu sudah menjadi tanggung jawab kami ,dan ini ada sedikit bingkisan untuk keluarga Anda"
"apa ini pak?sudah cukup kami bersyukur anda sudah membayar biaya Rumah sakit kami tak butuh apa pun lagi"
__ADS_1
"mohon diterima buk ,kami akan senang jika Anda mau menerima ini ".
"tapii ...saya harap jagan menolak mungkin itu akan sedikit berguna untuk anda . didalam amplop coklat itu ada uang sedikit,dan surat rekomendasi untuk anda dan keluarga dari rumah sakit besar di kota M ini "
"apa?? itu terlalu berlebihan pak bagaymana kami bisa menerima ini semua?"
tentu saja Bu Yani terkejut setelah iya membuka amplop coklat lembaran uang berwarna merah yg cukup tebal,yg lebih megejut kan lagi surat rekomendasi itu .
iya pernah mendengar ucapan dari cerita ibu RW sewaktu disuruh membuat beberapa hidangan untuk acara hajatan anak ya.
jika mendapatkan surat rekomendasi Rumah sakit besar di kota M iya akan mendapatkan fasilitas yg cukup mencengangkan dirawat sampai benar-benar sembuh dan berlaku untuk 3 orang dalam satu keluarga.
iya cukup terharu tak pernah terbayangkan olehnya jika iya akan melihat surat itu digenggamannya derai air mata tumpah tak terkira degan ini iya bisa mengobati sang kepala keluarga yang telah sakit selama setahun ini .
iya peluk erat sang anak lelaki ,sampai akhirnya iya merasa kaki ya lemas untuk sekedar berdiri.
melihat sang ibu menagis sejadi jadinya iya cukup mengerut bingung ada apa sebenarnya? apa yg mereka berikan kepada ibunya? sehingga membuat orang paling kuat yg tak pernah meneteskan air mata walau sesulit apapun itu sesakit apapun iya tetap tegar menghadapinya
tak ada gurat kesedihan di wajah nya selam ini walaupun iya harus menggantikan posisi sang kepala keluarga Tampa istirahat yang cukup ,iya salalu tersenyum tulus didepan sang anak tak pernah menampakkan kesedihan didepan anak-anaknya.
akan tetapi berbeda dengan hari ini wanita kuat itu terlihat lemah tak berdaya dipeluknya .tagisan pilu memenuhi ruangan itu sampai pada akhirnya sang ibu tergeletak pingsan dipeluknya.
Skip...
hari demi hari tahun ke tahun berlalu.
keluarga itu telah kembali ceria,hidup mereka pun penuh warna setelah melewati kesulitan sekarang mereka menuai kebahagiaan
pertama dengan sembuh nya sang kepala keluarga dan mendapatkan pekerjaan menjadi supir di mansion utama sedang kan sang ibu menjadi juru koki , Tito dan adik nya mendapatkan rekomendasi kesekolah terfavorit mereka.
hidup mereka sangat berubah derastis lebih baik bahkan sagat baik , keluarga mereka pun cukup dipercaya dan diterima secara terbuka oleh sang Tuan besar Ali dan Nyonya Risa.
"Bagaimana suami Robot ku apakah pas dilidahmu?"
" Hem ..."
"cek apakah tidak bisa lebih panjang?"
"apa nya yg panjang Queen?"
"hhhhhhhh..."
tawa mereka pecah melihat raut wajah sang Queen sedari tadi iya berbicara seperti bukan dirinya itu cukup mengejutkan untuk Tito akan tetapi semu terjawab sudah karena kedatangan dua cecuguk .
jadi iya tau sekarang bahwasanya lelaki yg ada didepannya sekarang akan menjadi Tuan muda nya ,kesan pertama melihat sang Tuan muda Dingin dan kaku tak tersentuh.
pantas saja sang Queen memanggil nya "Sumi Robot ku" hhh seperti cukup menarik dibuat judul untuk cerita Novel memikirkan saja sudah membuat nya tergelitik.
" hey diam kalian !! sayang lihat merek menertawakan ku"
ucapnya dengan manja melihat tak ada respon membuat iya sangat kesal dia merasa mereka mulai menggoda nya berani ya mereka lihat saja apa yg akan Queen ini lakukan pada kalian bertiga ,
akan iya pastikan merek ta'akan lolos kali ini.seyemun sinis terpatri di wajah imut nya , tertawa saja lihat apakah nanti kalian bisa tertawa hehheh.
"glek..."
rasanya merek tersedak ludah sendiri bagaymana tidak alaram tanda bahaya .
"sial ..., bagay man ini "
seharusnya iya tak mengagu Queen
"mati aku !! singa betina marah "
" seharusnya aku tak mengikuti jejak dua cecuguk ini ,tamat riwayat mu Tito"
Tuhan selamat saya dari Ratu kematian ini .
monolog mereka bersamaan dengan wajah tegang tubuh menggigil rasanya mereka tak bisa bernafas sangat sempit .
melihat ketiga laki-laki didepan ya ketakutan dan tak meneruskan makan kicauan mereka pun tak terdengar lagi,iya cukup aneh ada apa dengan mereka ber tiga hanya menunduk tak berani mengangkat kepala.
seperti dimarahi habis-habisan oleh ibu atau kena hukuman karena berbuat nakal.
" habiskan makanan mu"
suara bariton itu terperangkap di indera pendengarannya iya tak percaya matanya berkedip melihat kearah sang pemilik suara untuk memastikan apakah iya tak salah dengar atau itu hanya ilusi belak.
merasa gadis cantik Masih diam hanya memandang wajahnya mata yg membulat sempurna sesekali berkedip .
melihat itu membuat sipa saja melihat nya akan merasa gemas sendiri bibir terbuka sedikit serasa ingin di kecup.
" cek ...ada apa dengan otak mu ? "
monolognya di hati , Tampa sadar jarak wajah mereka hanya satu senti deru nafas merek beradu ,Al bisa mencium bau jus strawberry dari Nafasnya sangat menggoda
π₯°π₯°ππππππ€π€π
__ADS_1
halo π semua sehat-sehat ya supaya bisa baca karya aku terus βΊοΈππ