Menahlukkan Suami Diginku

Menahlukkan Suami Diginku
NYONYA RAKA WIJAYANTARA


__ADS_3

Setelah penuh rintangan untuk sampai ke apartemennya karena rasa sakit di sekujur tubuhnya yang Secara tiba-tiba muncul akhirnya usaha tak menghianati hasil.


Ceklek.


Riy melangkah masuk ke dalam Apartemen nya sebelum akhirnya Sura gaduh Membuat gendang telinga laki-laki itu terasa Berdengung


Gede buk .


Kyaaaaaaaa....


Kiren secara refleks membenari handuk nya yang melorot karena terpeleset tepat dihadapan Riy yang baru saja masuk kedalam.


Glek.


Riy dengan susah payah meneguk ludah,sipa yang tidak akan terperangah melihat pemandangan indah dihadapannya tanpa penyanggah atau penyegel kedua gunung salju yang berkilau terpapar sinar lampu menambah kadar keindahan kedua gunung itu sendiri. sebelum akhirnya tertutup oleh handuk putih oleh sang pemilik agar tak dinikmati oleh pria mata keranjang dihadapannya saat ini


"APA YANG KAU LIHAT?JAGA MATAMU PRIA MESUM!."maki perempuan itu dengan wajah memerah menahan amarahnya yang sudah sampai ubun-ubun,bukan hanya itu iya sangat malu dan kesal melihat laki-laki itu memperhatikan harta Karun nya


Mendengar Suara megelegar itu membuat Riy kesal ditambah ucapan perempuan itu yang megatai dirinya dengan panggilan menyebalkan itu.lagipula laki-laki mana yang tak tergoda melihat pemandangan langka itu? apalagi secara laif dam geratis iya tak akan menolak jika pun iya mau tentu iya akan menikmatinya akan tetapi itu bukan suatu hal yang iya sukai .


"Terlalu kecil "ucap Riy enteng dan berlalu pergi disana tanpa melihat wajah horor Kiren yang melongok tak percaya akan respon laki-laki itu


1detik 2detik


"KYAAAA_ DASAR PRIA MESUMMMM.. "maki Kiren megelegar dipenjuru ruangan, untung saja apartemen itu kedap suara jika tidak mungkin semua orang disana akan merinding ketakutan karena ada singa mengaum


Sedangkan sang pembuat onar hanya terkekeh geli mendengar teriakkan singa betina."Sebenarnya tidak terlalu kecil,akan tetapi cukup pas lah untuk di kompres.jika sering dipermak mungkin akan terlihat lebih wow"monolok Riy dengan senyuman mesumnya


Jika Kiren Mendengar itu mungkin iya akan mencabik-cabik laki-laki mesum ini tanpa ampun .iya salah masuk kandang baru saja keluar dari kandang Buaya darat sekarang masuk kandang Buaya kakap .(Ais apa tuh buaya kakap? ada-ada aja Kiren )


Setelah menghilang unek-unek nya.kiren kembali bersikap normal walaupun otak nya tak berhenti memaki Riy akan tetapi gadis itu sedang lapar dan mencari makanan.sialnya iya tak menemukan apapun bahkan kulkas laki-laki itu kosong melompong sehingga mau tak mau Kiren harus menebalkan mukanya untuk meminta bantuan laki-laki itu .iya tak memiliki uang sepeserpun saat ini, karena dompetnya yang merupakan gudang harta Karun terakhir tertinggal dirumah pria Buaya darat itu dan tentu iya harus merelakan nya dari pada mendapatkan musibah


Dengan setengah hati Kiren melangkah mendekati pintu kamar Riy,iya tampak ragu dan berulang kali mondar-mandir didepan pintu kamar Riy dengan megigit ujung kuku jari manisnya


Belum sempat megetuk pintu,bel berbunyi tanda ada tamu .igun melangkah Membuka pintu iya ingat jika saat ini iya tak menggunakan pakaian.tubuhnya hanya dibalut handuk dan diselimuti kain yang iya temukan di dalam lemari ."Haisss.. Bagaimana ini?"ucapannya pelan


Ting nung. ting nung .


Merasa tak ada pilihan Kiren melangkah menuju pintu.belum beberapa langkah iya Mendengar suara tampak dingin dan menusuk suara sipa lagi kalo bukan milik Laki-laki mesum"Mau kemana? dengan pakaian seperti itu "tanya Riy dengan tatapan heran nya


"Mau buka pintu,oh ini aku gak punya pakaian jadi mau gak mau deh"ucap nya santai tanpa Beben


Mendengar itu Riy hanya diam melangkah menjauh untuk membukakan pintu.setelah beberapa menit iya telah kembali dengan beberapa paper bek dikedua tangannya


"Paki ini! semoga muat setelah itu kembali kita makan bersama"ucap Riy menyerahkan beberapa paper bek ditanggannya pada Kiren


Tanpa menunggu lama Kiren megambil paper bek itu , melangkah menuju kamar nya untuk meganti pakaiannya dan tentu ingin segera mengisi perutnya yang keroncong sedari tadi karena belum diisi


Sebenarnya iya sedari tadi penasaran dengan wajah pria itu yang tidak baik-baik saja.akan tetapi karena sudah didahului untuk tidak bicara saat makan,iya jadi diam sampai selesai makan.


"jadi boleh aku bertanya?"tanya kiren takut-takut


Jika dilihat dari tingkat laku gadis ini saat bersama dengan dirinya.iya jadi tau ternyata gadis ini tidak sesadis dan sejahat itu,ada sisi lemah yang tidak iya perlihatkan pada siapapun


"Hemm.." ucap Riy tanpa melihat wajah Cantik Kiren


"Kau habis dilabrak laki orang yah?"tanya kiren dengan polosnya,tak lupa tagan gadis itu menyentuh wajah Riy untuk melihat kondisi wajah tampan itu yang dipenuhi beberapa memar

__ADS_1


Mendengar itu Riy melayangkan tatapan tajamnya,tak lupa tangannya menepis tagan gadis itu agar tak menyentuh tubuhnya


"Hehehe.maaf, sebagi tanda maaf dan terimakasih aku obatin yah?"ujur kiren dengan senyuman lebar yang jarang gadis itu perlihatkan.entah Kenapa sikapnya berubah 95% jika berhadapan dengan Riy dan tampaknya gadis itu belum menyadari sikap nya


"Tidak perlu!"ucap Riy ingin melangkah pergi menjauh dari Kiren .belum sempat berdiri lengannya sudah digelayuti oleh gadis itu agar tak menjauh dari nya


"Riy!."ucap kiren dengan wajah memelas nya,iya tampak seperti anak kucing yang mengemaskan dengan pupil eyes diwajahnya


Melihat itu Riy megereyit Heran dengan tingkah gadis ini.dan akhirnya iya laki-laki itu yang keras tampak melunak karena tingkah dan kelicikan gadis itu yang tak berhenti mengganggu aktivitas nya sampai iya kewalahan dan menyerah


Hari demi hari bersama Riy sedikit melunak iya tak terlalu risih lagi dengan gadis itu.bahkan saat ini mereka seperti sepasang kekasih yang sedang hangat-hangatnya.akan tetapi diantara mereka belum ada yang menyadari perasaan itu,jikapun mereka merasakan nya mereka akan menyangkal perasaan itu demi rencana licik masing-masing.


Untuk perkembangan penyelidikan mereka hampir mencapai titik terang, bahkan beberapa diantaranya sudah berada dibawah kendali mereka semua tinggal memantik api dan Bom meledak


***


Benar saja setelah mengantar beberapa dokumen dan fail.Raka memenuhi ucapan nya untuk bertemu dengan calon istri tentunya dengan maksud megali harta Karun yang belum tuntas.


"Ko kamu bisa tau tempat tinggal aku?"tanya Hana dengan wajah herannya


Bagaimana tidak heran iya kira ucapan laki-laki ini hanya manis saja,walupun ada rasa senang yang membuncah dihatinya entah karena apa.


"Soal itu bukan masalah besar sayang,aku tau semua tentang dirimu Calon istri ku"ucap Raka dengan senyuman menawan nya.


Setelah mengatakan itu Raka meraup habis bibir merah muda milik Hana,dengan lembut dan penuh kehati-hatian iya bermain dengan lidah Hana sperti menari bersama .


Hana tak bisa berkutik ketika Lidah itu meyapa habis leher jenjangnya,bahkan laki-laki itu tampak mengepel leher nya sehingga meninggalkan jejak basah disana.Raka kembali mendekat kan wajah nya dengan wajah Hana sehingga hidung mereka bertemu dan tatapan mereka beradu


Grekkk .


"Hahahahahah_yah sudah kita makan terlebih dahulu sebelum aksi balap"ucap Hana yang mengecup bibir mungil itu sekilas


"Emmm.. aku juga udah masak ayo kita makan.oh ya emangnya kamu mau balap kemana?"nya Hana dengan mengerjap bingung dengan ucapan Raka diakhiri Kalimat


Tak ingin menjadi panjang Raka menggandeng tubuh Hana menuju meja makan "Nanti kamu akan tau"bisik Raka dengan menghembuskan nafas nya di telinga perempuan itu


"Aisss.. geli "ucap Hana mendelik sebal dengan kejahilan Laki-laki yang bersamaan nya saat ini


Raka melahap makanan dengan nikmat,iya menyukai masakan calon istri nya yang baginya tidak kalah dengan masakan chef bintang lima.selalu begitu bagi semu orang jika sedang dimabuk cinta semuanya akan terasa nikmat apalagi jika akan mendapatkan kupon untuk menikmati indahnya malam pertama


Walupun bukan malam pertama dan ini yang kedua akan tetapi Hana tetap gugup saat Raka selalu menggodanya."Emmm.. Bagimana jika kita melakukan nya setelah menikah?"tanya Hana dengan takut-takut


Bukan tanpa alasan perempuan itu berkata demikian,walupun iya sudah tidak tersegel akan tetapi iya ingin diresmikan agar hatinya tenang dan jika ada sesuatu terjadi iya tidak akan terlalu banyak rasa bersalah jika kedua orangtuanya menyatakan hal ini suatu saat nanti .


Iya tak ingin dicap murahan dan memiliki sugar Deddy jika teman-teman kampus nya tau jika iya sering bersama dengan pria yang entah apa status nya."Jika kau tida_" ucapan Hana terpotong karena Raka membekap mulutnya dengan ******* panas Raka.


"Kamu yakin sayang?kau tak kasihan dengan adik kecil dibawah sana yang ingin kembali ke tempatnya?"ucap Raka dengan wajah memelas nya


Mendengar itu mata Hana membola , dan sperkian detik memukul legan Raka dengan membabi-buta.Raka yang mendapatkan perlakuan seperti itu hanya bisa tertawa puas karena sudah berhasil mengerjai calon istri nya


Setelah beberapa lama tertawa Raka memegang kedua tangan Hana dan agar berhenti memukul nya.Dengan tatapan mata yang lembut,wajah Raka tampak serius kali ini.iya menatap lekat wajah cantik alami Milik Hana


"Kau yakin sayang?"tanya Raka dengan suara berat nya


"Hemmm. jika kau tidak mau ti_"


"Syutttt.. Jagan mengatakan apapun,Hari ini juga kita akan menikah"ucap Raka final

__ADS_1


Dek


"Semudah itu?"ucap Hana sepontan,iya sungguh tidak mengetahui jalan pikir dari para orang kaya kenapa mereka semua meganggap semuanya enteng


"Hemm.. hanya pernikahan untuk mengesahkan hubungan kita Dimata Hukum,jika pesta pernikahan mungkin akan ditunda bukankah itu hanya untuk mengumumkan jadi bagaimana?"ucap Raka megelus pelan Rambut Hana yang berkilau


"Tapi_"tapak ada setitik keraguan di hati Hana


"Percaya sama aku , setelah urusan aku selesai pernikahan kita akan diumumkan pada semua orang dan pesta pernikahan kita akan selalu dikenang"ujur Raka dengan sesekali megecup seluruh bagian wajah Hana


"Bukan itu ! kau yakin ingin menikah denganku bukakah ada banyak wanita lain yang lebih pantas bersanding dengan Lelaki seperti mu?"ujur Hana menundukkan kepalanya


"Hanya HANA TASYA yang boleh menjadi Nyonya RAKA WIJAYANTARA"ucap Raka megebu-gebu


Tanpa menerima penolakan lagi,Raka menghubungi seseorang dan berbincang- bincang setelah itu iya membawa Hana entah pergi kemana.ternyata laki-laki itu membawa Hana untuk melakukan spa agar iya sedikit rileks dan setelah itu mencari gaun dan memekofer Hana sedemikian rupa


Begini jika sultan bertindak jika ada keinginan,tentu tinggal duduk santai dan memerintah semuanya terlaksana dengan sempurna.Hari itu juga tepat pada jam makan malam berlangsung,Hana sudah resmi menjadi Nyonya RAKA


Pernikahan mereka hanya didatangi beberapa saksi yak itu asisten nya dan pembantu dirumah nya .Hana tak percaya dan ayok dengan secara tiba-tiba iya sudah berganti seratus menjadi istri orang bukan lagi seorang mahasiswa culun yang Jones.


Saat sedang memandangi buku nikah mereka.tibuhnya dipeluk oleh Raka dari arah belakang"Ada apa sayang?kau menyesal?"tanya Raka bingung dengan sikap sang istri beberapa menit yang lalu


"Emmm.aku hanya tidak percaya jika status jones ku sudha berubah menjadi istri Seorang RAKA WIJAYANTARA"ucap Hana jujur


"Cuman itu ?tak usah dipikirkan sekarang kita lakukan ritual setelah pernikahan"ucap Raka dengan senyuman misterius nya


Mendengar ucapan Raka tubuh Hana memegang seketika,apalagi iya tidak sadar jika pakaian nya sudah terbuka resleting nya tinggal melorot saja ."Dasar mesum "ucap Hana gemes dengan kelakuan suaminya


"Aku mesum hanya dengan mu sayang "ucap Raka membantu melepaskan pakaian Hana agar iya bisa leluasa menikmati keindahan yang berada didekatnya saat ini untuk dinikmati


"Apa tidak sebaiknya mandi terlebih dahulu?"tanya Hana mencari cara agar terhindar dari malam kedua mereka untuk melakukan adegan itu


"Tidak perlu sayang,aku menyukai bau tubuhmu walupun belum mandi "ucap Raka tau Jika sang istri ingin melepaskan diri darinya


"Mati aku_"bisikan hati Hana yang tak bisa apa-apa lagi jika sudah begini.iya ingat sekali pada waktu itu tubuh nya serasa remuk redam dan harus beristirahat beberapa hari tanpa masuk kampus karena ulah laki-laki ini.


Pemanasan sudah berlangsung cukup lama, dengan diiringi Sura indah Hana yang bernyanyi dengan sesekali menahan suaranya."Jagan ditahan sayang,aku ingin mendengarkan nada panjangnya."Raka berbisik lembut


Mendengar suara itu pada akhirnya Hana menurut saja iya tidak lagi menahan suara nya, permainan yang dilakukan Raka kali ini bertambah berkali-kali lipat Membuat tubuhnya tak berdaya.perlakuan Raka semakin lembut dan berhati-hati sehingga membuat Hana terbuai dan menikmati setiap ritmenya


'Dia sangat tau dimana titik lemah ku'monolok hati Hana.nafas Hana semakin memburu seiring Raka meningkatkan kualitas permainan panas mereka.


Erangan tak bisa dibendung lagi keluar dari mulut Hana dengan pipi bersemu merah iya menghindari tatapan nakal sang suami yang melihat gerak-gerik nya diatas sana


Melihat itu tidak bisa tidak membuat Raka tersenyum senang.iya bisa menaklukkan sang istri di bawah nya dan bermain sepuasnya itu merupakan bonus besar untuk dirinya.


Melihat bibir merah muda itu menganggur Membuat Raka tergoda untuk Menaklukkan nya juga.sedangkan di bawah sana memiliki ritme tinggi.seghingga Membuat Hana seperti kehilangan akal sehat,karena suaranya megema dipenjuru kamar itu walaupun sesekali diiringi dengan suara Raka


Sampai pada akhirnya mereka sampai dititik kepuasan karena mencapai yang diinginkan.


deru nafas kedua nya beradu.Raka meyikirkan tubuh nya tepat disamping Hana agar tak menindih tubuh istrinya


Raka menarik tubuh Hana untuk masuk kedalam pelukannya.megecup seluruh area wajah istrinya sebelum akhirnya mereka megarung mimpi indah bersama


...Jagan lupa dukungannya semua😊🤗,...


...itu sangat dibutuhkan untuk author seperti saya...

__ADS_1


__ADS_2