Menahlukkan Suami Diginku

Menahlukkan Suami Diginku
Terlalu banyak Masalah


__ADS_3

Rumah sakit


Tampak terbaring seorang wanita cantik diberangkas Rumah sakit , tak ada satu orang pun yang menemaninya hanya sendiri dalam diam


Iya sudah sadar sedari tadi ,akan tetapi kesekian kalinya iya berharap ada yang membuka pintu untuk sekedar menanyakan keadaan nya


Tak ada satu pun ,Teman yang selama ini bersama nya pun tak ada disampingnya , bahkan keluarga .


Iya mencoba duduk , melepaskan selang infus dari tangan nya ,Terasa Yeri akan tetapi tak iya peduli kan


Perlahan tapi pasti iya berjalan perlahan menuju pintu keluar ,iya tak suka berada di tempat ini ,iya membenci tempat ini


Iya wanita Arogan dan sombong suka mem bully seseorang , memandang Hina dan tak berperasaan


Sekarang terbaring lemah di Rumah sakit bukan dirinya sama sekali,sakit parah sekali pun tak pernah iya berada di Rumah sakit


Sekarang hanya luka goresan sedikit iya disini itu cukup mencoreng nama nya ,sama saja dengan mempermalukan harga diri seorang Kiren


Saat ingin menghubungi seseorang secara tiba-tiba telpon nya di rampas oleh seseorang ia terkejut melihat kearah samping matanya membola seketika


Seperkian detik wajah nya tampak Merah tanda sedang marah ,Lelaki yang sama yang berani melawan nya dengan mulut pedas nya, dan Lelaki yang membantu nya pada saat di Aula



" Kembali kan Telpon ku "


Ucapnya dingin dan sagar


Andri yang melihat itu sedikit kesal bukan kah seharusnya wanita ini berterima kasih ,dan ini malah tampak ingin menerkamnya


"Hey Mak lampir bukan kah anda seharusnya berterima kasih ,malah marah-marah tak jelas seperti ini "


Ucapnya dengan santai


"Cihhh .... itu tak akan pernah terjadi "


Ucapnya berdecik kesal ,iya tak suka mengatakan kata itu , baginya kata itu sama saja menundukkan dirinya dan terlihat lemah


"Sial kalo bukan karena Queen ,tak akan mau aku berurusan dengan wanita ini "


Monolognya pelan , tergian-giang di kepala nya ucapan sang Queen


"Jaga dia ,dan selalu awasi "


"Queen iya gadis Arogan dan tak berperasaan biarkan....." belum selesai berbicara iya sudah dilayangkan tatapan tajam


"Ada hal yang tak biasa dari dari nya , ada yang iya sembunyikan dibalik sikap nya "


Iya Melihat mata itu tampak ada Rasa luka ,


marah ,benci dan sedih bercampur aduk . hanya sekilas dan semua orang tak menyadari mata itu iya akan menjadi berbahaya jika di biarkan


"Tetap awasi dan selalu waspada kita tak tau iya orang yang seperti apa "


Tampa bisa membantah iya harus menuruti nya ,jika tidak iya akan tertimpa masalah lebih besar ketimbang menjadi penguntit Mak lampir .


Setelah sadar dari lamunannya ternyata Wanita itu sudah melangkah menjauh dari dirinya, sebelum kehilangan jejak iya harus segera mendapatkan wanita itu jika masih ingin hidup tenang


Ternyata hal ini bukan perkara mudah, seperti menghadapi musuh tangguh sekalipun tentu tinggal menggunakan otot ,dan sekarang iya harus dihadapkan dengan anak gadis seseorang


Iya tak pernah membayangkan ini sebelum nya , dengan terpaksa iya menggunakan cara yang sedikit efisien

__ADS_1


Menarik tubuh mungil itu agar lebih dekat dengan nya ,gadis ini Memiliki tenaga ekstra iya masih saaj memberontak dan mengoceh tak jelas sedari tadi


Semua menatap mereka berdua dengan beragam ekspresi , sebelum iya disebut penculik atau dituduh yang bukan-bukan


Secepat kilat Bibirnya menutup mulut yang tak ada rem itu agar diam, ternyata itu sangat membantu semua orang yang menatap nya curiga menjadi bersemu merah


"Wah tampaknya kalian pasangan yang sedang di mabuk cinta yah "


Mendengar itu Andri Menjauhkan wajah mereka,tentu iya semakin megapit tubuh itu agar tak pergi


"Iya calon istri saya ini ,sedang cemburu mangkannya iya tak mau dekat dengan saya"


Ucap Andri dengan gamblang nya ,sedang kan Kiren yang mendengar itu semakin mendelik kan mata


"Wah .. kalo itu sudha sering terjadi Mas mangkanya Jagan ada rahasia dengan pasangan nya "


"Embak nya juga Jagan terlalu cemburu an ,nanti bisa-bisa kalo Mas nya sudah diambang batas Embak bisa ditingkatkan"


"Itu tak akan terjadi karena saya sangat menyayangi calon istri cantik ku ini "


Sambung Andri seyuman manis dan tak lupa mendaratkan ciuman sekilas di puncak kepala Kiren sangat lembut


Saat melihat tatapan dan seyuman Andri dan ditutup dengan Ciuman sekilas yang sangat lembut Kiren merasakan getaran Hangat


Iya merasakan ada berjuta-juta kupu-kupu menyelimuti relung hati nya ,Rasa hangat mengalir dari Kecupan sekilas itu


Tak tau rasa aneh apa yang sedang menghinggapi dirinya ,dan Tampa sadar iya mengikuti setiap perintah Lelaki itu entah iya juga tak ingat kapan iya masuk kedalam mobil


Diam dengan memandang kedua jarinya,iya duduk dengan tenang di dalam Mobil milik Andri entah sadar atau tidak iya sangat menyukai perhatian lembut Lelaki disamping nya ini .



Bahkan iya Sangat Indah dan meggoda ,wajah itu hidung,dan bibir itu sangat manis ,keyal saat menyentuh bibirnya .


Sedang kan Andri sedari tadi mengupat dari dalam hati iya sanggat kesal bagaimana bisa ciuman pertamanya iya berikan kepada


Maklampir disampingnya nya ini, iya merutuki kesialannya hari ini dan iya sangat berharap hari ini cepat berlalu



mobil melaju dengan kecepatan tinggi , setelah kejadian pas di koridor rumah sakit iya tak pernah lagi menatap wajah perempuan pembawa sial dihidup nya kali ini


Diam dengan wajah datarnya tak ada ucapan sedikit pun keluar dari mulutnya,iya hanya menatap lurus kedepan Fokos dengan jalan


Iya tau wanita itu sendari tadi hanya diam dan melihat kearah nya ,entah apa yang iya pikir kan , apakah iya marah soal ciuman tadi


Akan tetapi seharusnya iya yang marah , karena dia tak bisa diajak kerjasama sama sekali mangkannya iya harus melakukan serangan itu


Tak ingin pusing Andri kembali Fokos dengan mobilnya, sedikit lagi sampai di tempat tinggal Mak lampir


"Awass ... "


Ciiitttt...


Brakkkkkk ...


Seketika Mobilnya menghantam Mobil yang ada didepannya yang berhenti mendadak tiba-tiba


Andri masih menahan Rem nya ,Kepala Andri menghantam stir mobil . setelah beberapa detik iya kembali mengangkat kepalanya melihat siapa yang berani-beraninya membuat ulah dengan nya


Siitttt.. AU

__ADS_1


Terdengar desisan seseorang disamping nya


dan iya baru sadar jika bukan hanya dia seorang di dalam Mobil ini


Tampak kemerahan di jidat wanita itu , tampaknya iya juga membentur sesuatu


"Sial..Ini terlalu banyak Masalah kenapa aku tak beruntung hari ini"


upat nya dengan nada lirih Melihat kearah samping tepat kearah sumber masalah nya


"Obati luka mu ,di sana ada kotak obat "


Setelah mengatakan itu Andri keluar melihat siapa yang mencari gara-gara dengan nya, tampaknya mereka tak ingin Hidup dengan tenang


Saat baru keluar iya melihat seorang wanita tua dan beberapa Laki-laki Keluar dari dalam mobil,salah satu diantaranya melihat keadaan mobil setelah berbicara sedikit


Perempuan tua itu mendekat kearah nya dengan diiringi oleh satu lelaki kekar ,sedang kan yang satunya menghubungi seseorang


"Maaf Anak muda karena mengganggu kenyamanan berkendara nya "


Ucapnya dengan lembut ,iya melihat jidat Andri yang kemerahan karena benturan keras barusan, mengeluarkan tisu basah dan memberikan nya kepada Andri


Andri masih diam tak bergeming saat diberi tisu ,Tampa berkata-kata iya mengambil nya dan meletakkan di luka memar itu .


"Ban mobil kami Kempes Seca tiba-tiba mangkannya megerem mendadak , untuk kerusakan mobil anda saya akan membayar biaya perbaikannya"


mendengar itu Andri angkat bicara ,iya tak ingin membuat semakin ruyam yang iya inginkan sekarang istirahat dengan tenang


"Tidak usah Repot-repot ,lagi pula itu Tampa disengaja "


"Nyonya 10 menit lagi Tampal Ban nya akan tiba "


Ucap Lelaki yang sedang menelepon Sedari tadi , saat mereka masih berbicara Tampa menunggu lama Andri pamit untuk segera pergi


"Kalo begitu saya undur diri ,Permisi "


Setelah mengatakan itu ,Andri membalikan badannya berjalan tenang kearah pintu mobil saat ingin membuka nya iya dipanggil oleh perempuan tua itu


"Ini kartu nama saya , hubungi saya berapa pun biyaya nya akan saya bayar "


ucapan nya dengan lembut diiringi senyum tulus diwajah tua itu , menyodorkan kartu nama dihadapannya


Iya bukan Lelaki yang mau repot jika berhubungan dengan orang lain, terkecuali jika dengan sang Momy dan Queen


Untuk menghadapi orang baru iya akan bersikap cuek ,dan masih ada kesan sopan untuk orang yang pantas mendapatkan nya


"Hemm.. Baik lah Kalo begitu saya permisi Nyonya"


Ucapnya dengan sedikit menunduk kepala lalu masuk kedalam mobil ,Mobil itu pergi membelah jalan raya


Melihat itu Perempuan tua itu tersenyum simpul


"Nyonya "


"Tidak apa-apa iya cukup menarik"


Mendengar itu mereka hanya diam tak berucap Apa-apa lagi ,mereka cukup tau sang Nonya besar sagat lembut dan baik


.


,😋😙😙😊😙🥰😙😝😝🙂😝

__ADS_1


__ADS_2