
Sebelum perang Iya mengakui kalah karena tatapan menusuk laki-laki itu yang sukses mengintimidasi dirinya,iya takhluk hanya dengan sekali tatapan,dan saat ini iya tak bisa berbuat apa-apa lagi.
Rasanya iya menyesali sikap-Nya yang tidak Bisa direm, jika berdekatan dengan Queen.
Bahkan awalnya iya, dengan terang-terangan menyatakan perang pada laki-laki itu.Akan tetapi iya kalah sebelum berperang! ini memalukan sekali untuk Lelaki dewasa seperti dirinya.
Iya ingin menghilang atau bersembunyi di dalam tanah,kolong meja atau tempat dimana pun yang bisa menjauhkan dirinya agar tidak bersitatap pada laki-laki ini.Bahkan iya semakin syok setelah iya megingat siapa gerangan laki-laki didepannya saat ini yang merupakan CEO PRAMANTA yang terkenal dingin dan kekejaman-Nya dalam dunia bisnis.
Ketenarannya tak pernah redup dimakan zaman,semakin kesini keluarga itu semakin berjaya.Apalagi ketampanan dan karismatik dari Tuan muda Alfa penerus satu-satunya yang memabukkan dan dipuja-puja para perempuan yang muda sampai yang paling tua.Tentunya untuk pasangan hidup bagi para wanita muda dan untuk menantu ideal yang selalu jadi incaran para ibuk-ibuk sejagat raya.
Tidak ada yang tidak kenal dengan laki-laki ini,di samping itu iye juga memiliki sifat digin dan anti berbincara .Kejam dan tak berperasaan itu tak lepas dari dirinya.Walupun begitu iya memiliki idola semakin banyak dan terus bertambah disetiap kegiatannya yang terekspos maupun tidak .
Baru ini iya mati kutu dibuatnya,kagum takut dan begitu banyak perasaan yang membuncah saat melihat orang yang di idola-idolakan banyak orang ada didepan matanya sendiri.
"Awasi tuan muda ."Ujur Queen tanpa menoleh.
Disaat lamunannya,iya tidak sadar jika dirinya saat ini sedang diajak bicara oleh Queen.
Sehingga membuat iya kelabakan sendiri.
"Tuan muda?"Pria itu mengulang dua kata itu , tampak-Nya iya lemot untuk masalah ini.
"Hemmm..."
Degan wajah bingung iya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, pertanda tak tahu siapa gerangan Tuan muda yang dimaksud? Dan ke dua.Iya tidak bisa tidak bertanya-tanya tentang hubungan dua sejoli didepannya saat ini yang memamerkan kemesraan didepan orang jones seperti dirinya.
Jiwa jones (Jomblo genes) seperti dirinya hanya bisa meringis tanpa bisa melampiaskan. Karena terlalu sibuk dengan pekerjaannya iya seakan lupa dengan kisah cintanya sendiri. Baru saja ingin mendekati seseorang wanita, iya harus menelan pil pahit karena wanita itu milik orang bahkan lebih meyakinkan lagi wanita itu istri orang.Iya harus menahan getir percintaan karena hanya menjadi pelampiasan objek untuk meraih pundi-pundi uang .
Saat ini iya harus kesekian kalinya menerima kenyataan jika Dunia tidak berpihak padanya. Gadis yang sudah lama iya incar memiliki kedekatan dengan seseorang laki-laki dingin tak tersentuh.Membuat hantinya kesekian kali hancur berkeping-keping bahkan iya tidak bisa menolak perintah dari gadis itu.
Cinta yang telah lama iya pendam pupus lah sudah,iya terlambat mengungkap semuanya. Sekarang gadis itu sudah menjadi milik orang yang iya sesali sekarang hanyalah rasa kecewanya pada dirinya sendiri yang tidak berani mengungkapkan perasaan sehingga sampai saat ini iya hanya bisa pasrah jika cintanya bertepuk sebelah tangan saja.
Iya tak bisa marah karena iya harus sadar diri siapa dirinya?iya juga tidak bisa mengklaim gadis ini miliknya ,karena iya hanya sebatas Atasan dan bawahan.Pada akhirnya iya harus bangun dari mimpi yang iya bangun sendiri tanpa bisa berbuat apa-apa karena ini bukan daerah kekuasaannya.
Ingin marah dan mengutuk langit karena tidak pernah berpihak padanya. Akan tetapi terasa percuma karena iya tau iya tidak sepadan dengan gadis itu yang terlalu sempurna dan berkilau dibanding dengan dirinya.
Bahkan iya merasa mereka pasangan yang cocok karena memiliki sifat yang hampir sama dan kesuksesan yang setara. Memiliki keunggulan dan nama besar yang melekat pada keduanya iya tidak bisa tidak mengalah dan menelan pil pahit jika Tuan muda Alfa yang menjadi tandingannya .Jika iya masih nekat! mungkin hidupnya bukan miliknya lagi detik ini juga.
Tatapan tajam Alfa layangkan pada pria didepannya saat ini,iya seakan lupa Fakta dibalik ketidak tahun pria ini.Kalau sanya, pernikahan maupun adanya anak diantara mereka berdua hanya 3 Keluarga saja yang tau dan orang kepercayaan mereka .
Akan tetapi bukan itu masalahnya,iya bisa melihat dengan jelas ada tatapan berbeda dari pria itu pada gadisnya.Sehingga membuat Alfa merasa ada rasa panas pada Hatinya yang entah apa penyebabnya.
Karena tidak bisa berbuat apa-apa,dan itu adalah permintaannya sendiri untuk merahasiakan semua ini.Mau di bagimanakan lagi,Iya hanya mendengus kesal untuk melampiaskan ketidak berdayaan-Nya saat ini.
Sedangkan Queen, iya hanya terkekeh geli melihat ekspresi tak berdaya dari sang suami.
Iya jadi yakin jika suatu saat nanti laki-laki ini yang akan dengan sendirinya mengekspos tentang hubungan mereka.Senyuman semirik iya sugginkan dibalik dada bidang suaminya.
__ADS_1
"Dia sedang bersama dengan Ana,Jagan sampai iya terluka sekecil apapun itu ."ujur Queen,tanpa melihat wajah lawan bicaranya.
Mendengar itu,tanpa bertanya lagi iya memberikan penghormatan dan berlalu pergi tanpa ingin berlama-lama disana.Disatu sisi iya tidak ingin menjadi obat nyamuk dan disisi lainnya iya juga tidak ingin berlama-lama didekat pasangan aneh di hadapannya saat ini.
lain kali iya harus lebih dulu menggali informasi takut-takut jika hal ini terulang lagi ,iya lebih cepat peka dari pada saat ini.Yang hanya bisa menampilkan tampang bodoh membuatnya malu saja didepan Queen.
Iya cukup bersyukur karena hari ini Queen memiliki mut yang bagus, jika tidak iya akan mendapatkan hukuman dari gadis itu yang tentunya tidak neko-neko.
"Huffff... Selamat.Tapi?sipa Tuan muda? Dan ada hubungan apa Queen dan CEO PRAMANTA? Apakah mereka sepasang kekasih?."Guman pria itu,ditengah keheningan lorong yang iya lewati.
Baru ini iya Melihat sikap manja sang Queen saat berdekatan dengan laki-laki selain Para Bodyguard-Nya(Even dkk).Iya jadi tau ternyata sikap dingin dan cuek gadis itu ada sikap lain yang membuat para Pria seperti dirinya penasaran dan tertarik untuk menggali lebih lanjut .
Akan tetapi untuk saat ini tantangan itu harus pupus sebelum hidupnya yang menjadi pupus detik ini juga. Karena keganasan sang predator es itu, yang mungkin saja akan menjadikan dirinya santapan karena dengan beraninya mendekati pujaan hati .
Iya tidak marah maupun cemburu, akan tetapi iya lebih bahagia jika memang diantara keduanya memiliki hubungan karena iya tau Tuan Alfa tidak akan mengecewakan sang Queen.Jikapun iya mengecewakan Queen, iya akan selalu ada untuk gadis itu.
Walupun tanpa ekspresi ,iya yakin Tuan muda Alfa memiliki hati lembut dan penuh cinta untuk Queen dan keluarganya nanti, bahkan iya sempat melihat keposesifan laki-laki itu saat baru saja bersitatap.
Melihat sang tuan muda cemburu padanya itu sudah lebih dari cukup untuk membuat dirinya bangga karena dicemburui oleh orang nomor satu di kota M ini.Mengingat momen itu ,iya hanya bisa terkekeh geli.Ternyata laki-laki yang digadang-gadang memiliki kelainan,dingin dan anti wanita ternyata takhluk pada gadis cantik yang sudah lebih dahulu mencuri hatinya.
Tak salah karena iya tau akan pesona gadis itu yang tak bisa di abaikan. Bahkan saat pertama kali menampakkan wajahnya iya sudah memikat hati banyak orang yang ada didekatnya maupun tidak.Dari segi Kecantikan yang selalu tertutup dengan wajah datar dan tak tersentuh tidak mengurangi aura cantik dari gadis itu.Bahkan kualitas otak yang tidak main-main menambah nilai plus untuk gadis itu yang telah mendirikan perusahaannya sendiri pada usia yang cukup muda.
Iya tak menyalahkan takdir,iya bahkan bersyukur karena takdir iya bisa bertemu dengan gadis dingin dan keras seperti Queen yang bisa mengubah pandangan hidupnya pada dunia,keluarga dan cinta.
"Mungkin cukup sampai di sini Queen.Akan tetapi Jagan khawatir!,saya akan selalu menjadi orang kepercayaan Queen sampai maut menghentikan saya."ujur Pandu,di iringi senyuman tulus disetiap ucapannya.
Queen dengan iseng megingit pipi Alfa sampai memerah.Sedangkan sang empu meringis karena ulah sang istri kecilnya,Iya menatap tajam Queen sedagkan yang ditatap hanya memamerkan barisan gigi putihnya berharap tidak mendapatkan hukuman dari sang suami.
"Ada apa?Apa yang membuat sumia tercinta ku ini lebih tertarik pada pintu? dibandingkan istri cantiknya ini?."ujur Queen memberikan kecupan-kecupan lembut pada pinggir pipi yang iya gigit,berharap meredahkan rasa sakit yang iya buat sendiri.Sesekali iya meniup lembut pipi sang suami yang telah memerah ,
bahkan terlihat jelas bekas gigitan-Nya di pipi mulus sang suami.
"Dia menaruh hati padamu!."jawab Alfa dengan nada sinis tak seperti biasanya.
"Hahahaha.."Queen mengagapi ucapan sang suami dengan tawa pecah tanpa sensor.
Sedangkan objek yang iya tertawakan,menatap heran "Apa yang lucu ?" arti dari tatapan Laki-laki dingin ini. Setelah bisa menetralkan tawanya,Queen menjawab pertanyaan yang laki-laki itu tampilkan dengan mimik wajah.
"Suami cemburu?."tanya Queen menggoda Alfa yang masih saja menampakkan wajah datarnya, walupun begitu iya sangat tau jika sang suami sedang cembu.Terrlihat dari wajah merah dan gerak-gerik tak biasa suaminya,iya semakin gencar ingin menggoda sang suami yang tampak pemalu untuk mengakui isi hatinya.
"Suami harus bisa menahan diri karena bukan hanya satu akan tetapi cukup banyak dan mereka tidak kalah tampan dari suami.Kaya, mapan dan memiliki pesona yang tidak kalah dari suami yang mungkin salah satu dari mereka bisa menggantikan posisi suami saat ini"ujur Queen menerawang jauh diiringi senyuman manis diwajahnya.
"Cihhh... Sipa yang mampu bersabar menghadapi gadis menyebalkan seperti dirimu?."Ujur Alfa tersenyum sinis.
Mendapatkan ucapan yang sakarstik dari sang suami,mendadak membuat Queen tercengang.
Queen megerucutkan bibirnya.Tak Ingin kalah,Queen kembali berbicara "Suami Jagan kira cuman suami yang bisa dengan sabar menghadapi kenakalan istri. Akan tetapi istri juga harus lebih sabar karena harus menikah dengan suami Robot menyebalkan bahkan dingin tak tersentuh.Kalo begini terus istri bisa saja berpaling dengan pria lemah lembut penyayang dan yang lebih penting R.O.M.A.N.T.I.S "ujur Queen menekan setiap huruf diakhir kalimat.
__ADS_1
Tepatnya gadis itu sedang menyindir sang suami yang tidak peka bahkan bersikap terlalu dingin dengan dirinya maupun pada yang lainnya.
Alfa yang mendengar itu terdiam ,membeku ditempatnya.Iya sempat berfikir "Apakah dirinya sekaku itu? Perasaan iya cukup menyenangkan bahkan apapun yang gadis itu minta iya berikan! gadis ini ingin membeli apapun, iya belikan bahkan jiak iya mau tokohnya pun iya berikan "monolok hati Alfa
Ohhh... Tuan muda Alfa apakah kau tidak tau jika pernikahan tidak harus membelikan apapun yang iya minta,Hidup ini bukan hanya tentang uang Tuan muda Alfaπ²π€―π± . Bahkan saat ini author jadi kezell sendiri dibuatnya.
Karena ketidak pekan dirimu sebagai laki-laki membuat Queen harus ekstra sabar menantikan cairannya dirimu yang sudah terlalu lama di kutup Utara sehingga membeku permanen dan susah untuk didekati maupun dicairkan.
"Suami tidak berfikir jika istri akan bahagia hanya dengan barang-barang Branded import kan?Atau membelikan istri sesuatu dengan tokoh-tokohnya sekaligus! Istri tidak suka itu dan suami harus tau jika pernikahan ini ,bukan hanya tentang uang!."Ujur Queen gemas sendiri dengan ketidak pekan sang suami.
Mendengar itu Alfa megerutkan kedua alisnya,iya terkejut sekaligus bingung apa maunya gadis ini?!.
Kesal karena tidak mendapatkan respon yang iya mau, Queen menyambar bibir merah Alfa tanpa laki-laki itu bisa menghindar maupun menggelak.
Mendapatkan serangan tiba-tiba membuat mata Alfa mengerjap-ngerjap,iya syok mendapatkan serangan mendadak dari Queen. Iya seakan lupa ,jika yang dihadapinya saat ini adalah kucing betina agresif.Seharusnya iya tak boleh terkecoh sedikitpun pada tingkah megemaskan-Nya.
Setelah *******-Nya terlepas ,Queen mengelap area bibirnya dan bibir Alfa yang basah karena keagresifan dirinya saat mengerjai sang suami. Iya sangat tau jika Alfa terkejut,akan tetapi iya tak menyangka Alfa akan membalasnya dengan lebih agresif hampir saja iya tidak bisa mengimbanginya barusan.
Setelah nafas mereka kembali teratur,Queen berbincara dengan lembut"Sayang, apakah tidak ada ekspresi lainnya selain datar seperti ini?"Tanya Queen kesal menusuk-nusuk pipi laki-laki itu dengan jarinya.Karena tak ada ekspresi lainnya saat mereka berduaan atau melakukan hal romantis sekalipun iya masih menampilkan wajah kaku ini.
Queen tidak berminat lagi membahas perbincangan mereka barusan karena iya tau laki-laki ini tidak akan merubah sikapnya sekeras apapun iya berbincara maupun mengingatkan terkecuali iya sadar dengan sendirinya.
Iya lelah jika berbicara terus akan tetapi orang itu tidak menerima dengan baik apa yang iya bicarakan.Lebih baik iya bertindak dibandingkan berbicara sampai berbusa.
Tak mendapatkan respon, melainkan hanya tatapan menyebalkan seperti biasa Queen berbisik ditelinga Alfa dengan lembut"Kalo begini terus ,aku jadinya semakin penasaran! bagaimana ekspresi suami tercinta ku ini saat diranjang?!"ujur Queen dengan Sura manja dan menggoda.
Laki-laki manapun jika sudah seperti ini mana bisa beraksi biasa saja,iya sudah merinding sedari tadi bahkan dengan sekuat tenaga iya menahan godaan dari sang istri yang selalu saja mencari celah untuk menggoda dirinya.
Akan tetapi bukan Alfa namanya jika tidak menampakkan ekspresi biasa saja, bertolak belakang dengan kelelakian-Nya yang memiliki nafsu besar.Ditambah lagi tubuhnya dan sang istri menempel sempurna, sehingga iya bisa merasakan tonjolan dua gunung salju yang mengusik kelelakian-Nya yang bergejolak.
Syiittttt...
Tampaknya iya salah memilih strategi ini, seharusnya iya membiarkan gadis itu mendekati pria tadi!, jika iya tidak menarik gadis ini kedalam pangkuannya! iya tidak akan terjebak dalam permainannya sendiri dan berkahir tersiksa.
Iya terlalu percaya diri dengan obat herbal yang sering iya minum untuk menekan sahwat.Tapi nyatanya obat herbal itu tak pernah ampuh. Sebanyak apapun iya minum saat berdekatan dengan gadis ini rasanya percuma obat itu tidak berguna sama sekali.
Sudah 5 tahun iya mengonsumsi obat herbal itu agar tidak menyentuh wanita lain.Akan tetapi ,fungsi obat itu tampaknya tidak bekerja setelah gadis ini menetap disisinya. Awalannya iya kira mungkin dosisnya yang terlalu kecil sehingga syahwatnya masih megebu-gebu.
Setelah ditambah dan sebanyak apapun iya manambah dosis, nyatanya itu tidak ada apa-apa dari pada pesona gadis ini.Iya frustasi sendiri setelah berdekatan dengan gadis yang sudah menjadi Nyonya Alfa yang sah .
Sekedar informasi yah ,Alfa memang mengonsumsi obat impoten selama kurang waktu 5 tahun .Akan tetapi walupun begitu iya tidak setiap hari memakannya hanya dalam keadaan mendesak atau pun tertentu yang membuat iya harus berdekatan dengan para wanita-wanita yang mengidolakan dirinya. Obat itupun khusus dibutakan untuk dirinya sehingga efek samping dari obat itu tidak berakibat fatal untuk masa depannya kelak, jadi masih aman yah untuk menghasilkan Dedek Bayi yang banyak πππ€£π€
Bagimana apakah cukup memuaskan untuk kalian para Besti? π
Jika tidak tunggu kelanjutannya part berikutnya yah akan di sajikan semenarik mungkin .π€Έπ
Jagan lupa komen dan jempolnya yahπ€Έπ€ Author butuh dukungan dari kalian tanpa kalian apa lah Dayah diri ini π€§
__ADS_1