
Saat ini Queen sedang menikmati Alam disekitarnya, dengan hamparan pepohonan yang tinggi menjulang
Rumput-rumput yang bergoyang diterpa angin, matahari mulai meredup meninggalkan peradaban hanya ada tersisa jejak Oren di langit-langit yang tinggi menjulang dan tanpa sadar Langi semakin gelap
Karena menghilang nya Matahari penerang Bumi,tak meninggalkan jejak akan tetapi diganti dengan keindahan alam yang berbeda penerangan
Bukan matahari akan tetapi akan ada bulan dan bitang yang meyinari gelapnya malam,tak ada matahari hanya ada Bulan yang menggantikan tugasnya matahari ,di malam yang mulai megelap
Diam dan mengamati keindahan didepan matanya, yang jarang iya lihat dengan mata telanjang seperti saat ini
Pemandangan indah yang jarang iya temukan pada hari biasanya ,dikarenakan sibuk dengan dunianya sendiri
Seyuman manis terbit di wajah cantiknya, tanpak tulus dan tanpa beban pikirannya hanya dipenuhi dengan kekaguman pada sang pencipta
Diam dan duduk di pinggir jurang , memiliki momen tersendiri yang paling ekstrim yang sudah lama tak iya lakukan
Biasanya dulu iya akan diam-diam menyelinap pergi dari pengawasan sang kakek dan nenek,hanya untuk duduk di pinggir tebing menikmati Senja
Sampai pada akhirnya seluruh orang-orang yang berada di Mansion utama akan mencari dirinya , Sampai penjuru hutan atas perintah sang Nenek
Iya akan mendapatkan hukuman dan selalu Andri yang membela dirinya , dengan berbagai alasan
Walupun pada akhirnya mereka berdua akan dihukum bersamaan ,para Abang tercinta nya tak bisa berbuat apa-apa
Hanya diam-diam membantu dibelakang sedikit meringankan hukuman mereka berdua , atau tidak diam-diam memberikan makanan atau selimut jika mereka dihukum tidur digudang
Atau dihukum tidak boleh mendapatkan makanan selam dua hari ,mangka mereka bertiga bertugas bergantian memberikan mereka Makanan
Stev, Geren,dan Jordy selalu akan bekerja sama mengelabui orang-orang diamansion utama , walupun terkadang mereka ketahuan
Karena membantu tentu tak akan ada kata kapok untuk mereka membuat kekacauan ataupun keributan diamansion itu
Tak mungkin mereka berlima tidak membuat kenakalan,mau disengaja atau tidak pasti akan ada yang membuat para orang tua menjadi pusing dan hanya bisa menggelengkan kepalanya
Iya selalu akan di temani oleh Stev kemanapun iya berada ,jika lelaki itu tak bisa mengawasi dirinya tentu sebagai gantinya adalah
Andri yang ternyata lelaki itu selalu mengawasi dirinya , kapan pun dan dimanapun iya berada jika iya tidak dalam pengawasan STEV
Mereka berdua bersekongkol untuk selalu memantau gerak-gerik dirinya, mereka berdua sangat cocok untuk lelaki yang masuk dalam kategori lelaki Protektif terhadap orang yang mereka sayang
Dan benar saja Lelaki itu Sedari tadi mengawasi dirinya dari jarak cukup jauh , Queen tau lelaki yang satu ini sangat protektif
Ayo siapa yang Rindu dengan wajah tampan sang petinju amatir ini ππ,Andri π
"Oh.. ayolah Riy ,aku tau kau selama ini masih diam-diam mengawasi aku " ucap Queen masih memandang lurus kedepan
"Oh sit .. aku selalu saja ketahuan"
Ucapnya sedikit jengkel dengan dirinya sendiri , karena sudah beberapa tahun ini iya akan selalu ketahuan oleh sang Queen apapun itu yang iya Lakukan
Mau iya berbohong dengan sangat rapi sedikit pun iya masih akan tetap ketahuan oleh sang Queen , tingkat kepekaan nya terlalu tinggi
__ADS_1
Sekalipun iya pura-pura tak tau ,tentu sebenarnya tak ada yang bisa lolos jika seseorang sedang mengintai dirinya
Iya akan selalu tau jika orang itu mengintai, mau itu baik atupun buruk selagi orang itu membidik dirinya, tentu iya akan bermain licik sebelum diperdaya iya sudah memperdaya
Iya sangat suka membuat orang bahagia, walupun pada akhirnya mereka akan menderita .itu berlaku untuk para musuhnya
Bukan Musuh akan tetapi orang-orang Bodoh dan Dunggu yang berani-beraninya mencoba untuk membuat keributan dengan dirinya
"Sudah lama kita tak melihat pemandangan seperti ini bukan?"tanya Queen lirih
Dengan pelan Riy mendekati Queen ,duduk santai disamping wanita yang sangat iya hormati ,dan tentu yang sudah iya anggap saudara nya sendiri
"Hem dan tentu ada gadis nakal,yang selalu membuat onar " ucapannya dengan memandang kearah depan yang Queen pandang sedari tadi
Mendengar itu Queen mengalihkan pandangan ke arah Riy , melihat wajah tampan yang selalu menemani nya sedari dahulu
Lelaki yang sabar menanggapi keonaran dirinya , lelaki yang keras kepala akan tetapi lembut dan nurut jika iya berbicara
Entah lah kenapa iya selalu di kelilingi oleh pria tampan ,dan baik hati yang selalu mendahulukan keselamatan dirinya
Yang siap memberikan Nyawa untuk keselamatan dirinya, yang mengorbankan kehidupan mereka Hanya untuk menjaga keselamatan dirinya
"Bagaimana apa Masih berulah?"
"Yah , tampak nya mereka pantang menyerah" ucap Riy dengan tenang
"Wow sepertinya sangat menarik " ucap Queen dengan senyum tipis
"Queen ingin bermain game?" tanya Riy dengan semirik diwajah nya
"let's play smooth "balas Riy lagi
Mereka tertawa senang ,karena sudah lama mereka berdua tak bermain-main dengan Cara Halus versi mereka
***
Perusahaan PRANANTA
Ruang Direktur
Saat ini Lelaki tampan itu Sedang menikmati secangkir kopi , dengan wajah datarnya iya masih menerawang jauh entah apa yang iya pikiran tak ada yang tau
Satu jam sebelum ini _
Setelah kepergian Sang istri,iya melaju kencang menuju perusahaan untuk menyelesaikan pekerjaan nya
Setelah tiba di Kantor iya sudah ditunggu oleh seseorang Lelaki Gagah dengan wajah sebelas dua belas dengan nya Datar
Ternyata Lelaki itu adalah sekertaris yang direkomendasikan oleh Queen , untuk mengantikan posisi gadis itu
Tak banyak bicara tentu Karena sifat mereka yang terlalu dingin, setelah perkenalan dan menampakkan diri nya didepan sang Atasan
Lelaki itu langsung menuju Ruang kerjanya dan menyelesaikan pekerjaan yang sudah di berikan oleh sang Queen
Dan belum beberapa jama lelaki itu sudah menyelesaikan pekerjaan nya dan , meminta koreksinya
__ADS_1
Alfa melihat itu sungguh terkejut walupun tak begitu nampak jelas, akan tetapi iya mengakui dan kagum dengan orang-orang yang berada di bawah bimbingan Keluarga ATMAJA
Mereka terlalu luar biasa dan memiliki otak yang tak bisa dianggap remeh , pantas saja Keluarga itu tak tertandingi
Akan tetapi iya cukup binggung kenapa mereka tak menonjol kan nya , bukankah jika mereka mau tentu saja semua nya akan dibawah kepemimpinan mereka
Dan mungkin dirinya juga akan terlengserkan untuk saat ini karena masih belum terbebaskan dari guncang masa lalu
Bisa dibilang saat ini iya sedang masa yang cukup lemah untuk para pengusaha seperti mereka , walupun semua orang menganggap dirinya tak terkalahkan bukan hal yang besar untuk meraka
Dan mungkin bagi keluarga ini, cukup mudah untuk merenggut semua nya hanya se -upil bagi mereka tak ada apa-apa nya
Belum selesai dengan kemelut yang berada di otak nya ,iya sudah diganggu oleh seseorang yang Nyelonong masuk tanpa seizin diri nya
Beraakkk
Mata tajam itu menghunus sang pelaku dengan wajah datarnya ,dan aura negatif memenuhi ruangan itu
Sang pelaku gemetar dan keringat dingin ,iya lupa tempat sipa yang baru diterobos oleh dirinya , dengan terbata-bata iya menjelaskan agar sedikit meringankan beban kemurkaan sang Atasan
"Tu_tuan Muda , ter_terjadi keributan di Lobiy....." ucapnya dengan menundukkan kepalanya ,agar tak berani mengangkat kepala
Belum selesai iya berbicara suara langkah kaki mengema di ruangan itu , meninggalkan Lelaki itu dengan keringat dingin ditubuhnya
Mendengar langkah kaki semakin menjauh iya mencoba memberanikan diri mengangkat kepalanya , untuk melihat apakah benar dugaannya
Ternyata tak salah sang Tuan muda sudah pergi meninggalkan dirinya ,tanpa berbicara dengan sekuat tenaga iya berjalan tertatih-tatih untuk menyusul sang Atasan
Iya sangat terintimidasi oleh aura negatif yang ada di ruangan itu sungguh menyesakkan dada
Lobby perusahaan_
Bukk
Plak
Kyaaaaaaa...
"Hey .,Hentikan sebelum polisi datang "ucap seorang Lelaki yang tampak nya sekuriti kantor
Semua orang yang menyaksikan itu menelan ludah dengan susah paya ,tak terpikirkan sebelumnya jika hanya dengan satu gadis membuat kekacauan sebesar ini
"Ciihhh.. Sampah " ucap lelaki itu dingin
Tampak mata itu mengawasi gerak-gerik seluruh orang yang berada disana ,mata nya berkilat Amar Menandai orang-orang yang berani berbicara yang tidak -tidak tentang sang Ledy
"Ada apa ini ?"
Suara Bas yang mengelegar membuat mata semua orang mengalihkan pandangan mereka ,tubuh mereka semakin bergetar hebat
Tentu jika sang Tuan muda sudah turun tangan ,mereka tak akan ada yang selamat bukan akan membaik malahan akan semakin buruk
Yang bisa dilakukan saat ini hanya diam , Mereka semua berlutut dihadapan dang Tuan muda kepala menunduk tanpa ada yang berani berbicara
Lelaki tinggi tegap yang membuat keributan itu hanya diam tak bergeming ditempat nya, tak ada niatan untuk ikut menunduk atupun berlutut bahkan membalikkan tubuhnya saja iya enggan
Iya masih mengincar Mangasa yang berada didepannya saat ini , yang sudah terkapar tak berdaya di lantai
__ADS_1
ALFARES PRANANTAdengan wajahnya yang datar tak mengurangi kadar ketampanan dirinyaπ₯°ππ₯°ππ₯°ππππππππ