
proyek yang dibangun oleh Jordy , merupakan sebuah Rumah untuk para orang tua yang tak memiliki tempat tinggal ataupun keluarga.tempat itu sengaja dibangun oleh Queen agar menciptakan kehangatan, keharmonisan dan kebersamaan untuk mereka yang tak memiliki keluarga.
pembangunan ini memang iya khusus kan untuk para kakek-kakek dan nenek-nenek sama halnya seperti panti jompo . bedanya ini dikhususkan untuk orang tua yang memang sebatang kara,atau hanya tinggal berdua dengan sang istri dan tak memiliki anak untuk mengurus mereka.
dan bukan cuma itu Queen juga membangun rumah susun , untuk keluarga yang tak memiliki tempat tinggal dan hanya bisa tidur di emperan toko atau dibawah jembatan.
tempat itu sudah lama iya bangun dan mungkin sudah ada 80 keluarga yang menghuni rumah susun itu.sebagian ada juga yang tinggal di rumah petak'an tapi itu untuk mereka yang memiliki persyaratan lengkap sesuai prosedur Queen .
iya juga memberikan lowongan pekerjaan untuk para ibuk-ibuk yang megangur dan sesuai dengan bakat mereka masing-masing.ada yang megolah makan dengan dikordinir oleh Tito ,dan ada yang menjahit yang Queen sendiri turun tangan, sedang kan Jordy dan Andri menghendel sisahnya .setelah beberapa tahun akhirnya omset mereka meningkat pesat bahkan banyak peminatnya di bidang masing-masing.
mangka dari itu separuh uang hasil penjualan selama ini mereka sisihkan sedikit demi sedikit,dan akhirnya dibangunkan panti jompo ini, penghuni tempat ini tidak perlu khawatir karena setiap jam akan ada yang menjaga terkadang para bapak-bapak meronda bergantian. dan akan dibangun kan beberapa rumah baru untuk keluarga baru . awal nya sama dengan derama sebelumnya semua ibuk-ibuk dan bapak-bapak tak percaya dan bahkan keras kepala.
akan tetapi dengan kegigihan Queen dan ketiga cecuguk itu akhirnya semua bisa terlewati . itupun iya berniat membantu mereka pada umur 14 tahun mana mereka percaya pada gadis sekecil itu apa lagi iya belum puber.
semua nya menjadi lelucon,berkat bantuan dan dukungan opa dan Dedy nya akhirnya semua sedikit bisa dikendalikan.iya meminta opa nya untuk membantu pembangunan Rumah susun untuk membantu menghendel dan mengawasi pembangunan, sedangkan sang Dedy mengurus semua surat menyurat tanah ,dan berbagai hukum didaerah itu menjadi dibawah kendali nya.
butuh 2 tahun untuk iya meyakinkan kedua lelaki dewasa itu ,dan akhirnya semua ada digenggamannya .dan semua itu tak geratis harus ada pengorbanan untuk ini,salah satunya yaitu sekarang iya harus menerima perjodohan ini, dan yang kedua iya harus menjaga keutuhan rumah tangga nya nanti .tak ada kata perpisahan, perceraian tau apapun itu.
hanya itu yang diminta sang Dedy sedang kan opa dan Oma meminta agar iya memberikan iya cicit sebanyak-banyaknya mendengar itu .tentu saja Queen bagay disambar petir Siang bolong ,oma nya sungguh.... hufff iya tak bisa berkata-kata lagi .
berbagai macam cara rayuan untuk sang Oma dengan minta bantuan opa sungguh sangat sulit untuk membuat orang tua ini mengalah . akhirnya Oma memberikan keputusan final dan tak bisa diganggu gugut lagi yaitu satu cowok dan satu cewek .
mendengar itu bukan nya Queen senang malah membuat iya semakin igin mengubur diri hidup-hidup.menagis darah pun iya tak bisa. otak nya serasa berhenti bekerja.
Oma nya sudah gila , bagaimana bisa iya melahirkan anak satu lelaki dan satu perempuan ?. bagaymana jika yang keluar lelaki semua atau perempuan semua? huffff nanti akan iya pikiran lagi .
***
setelah tiba di rumah melihat semua sudah gelap gulita,Rin melangkah kan kaki nya kearah kamar . ingin segera membersihkan tubuhnya yang sudah lengket sedari tadi, karena aktivitas seharian ini .
sungguh tubuhnya lelah sekali,iya ingin cepat-cepat memeluk guling dan membaringkan tubuhnya ke atas kasur , mata nya sudah berat karena perutnya kekenyangan karena terlalu banyak makan ,iya juga harus berbolak -balik dan berbaur dengan wargakecil nya disana memastikan semuanya aman terkendali .
saat baru selesai merendam tubuh nya dengan air hangat, membuat tubuh nya sedikit lebih rileks.iya keluar dari kamar mandi dengan mengunakan kamisol tidurnya yang tampak imut dan seksi .
setelah megoles kan body lotion diseluruh tubuhnya secara perlahan,iya melirik sekilas kearah jam dinding dikamar nya tertera ,00.45 tengah malam, meraih parfum menyemprotkan dibagikan lehernya .
saat ingin membaringkan tubuhnya ,iya merasa haus melirik keatas nakas ternyata gelas nya kosong .degan terpaksa iya menyeret tubuh nya kearah dapur , dengan mata yang sedikit-sedikit terpejam.
dengan langkah gontai iya melangkah, akhirnya dengan penuh perjuangan iya tiba didapur.menuangkan air digelas kosong meminum nya . setelah dirasa cukup iya membalikkan badannya untuk menuju kamar yang sudah menanti nya sedari tadi.
saat melewati ruang tamu,iya mendengar suara TV menyala.dan terlihat siluit seseorang di dekat sofa , merasa penasaran iya melangkah kaki kearah orang itu saat telah dekat iya tak melihat bayangkan itu lagi .
mematikan TV hendak berbalik menuju kamar saat hampir sampai depan pintu iya dikejutkan oleh seorang lelaki bertubuh kekar,tinggi dengan wajah datarnya,mata itu menatap nya tajam seperti ingin menelan nya hidup-hidup.
secara spontan Queen teriak.
kyaaaaaaa....Hantuuuuuu,,...
__ADS_1
Brukkkk...
prankkk...
Brakkkkk...
dengan tak berperasaan Rin mendorong tubuh kekar itu sekuat tenaga, karena tidak siap dengan kelakuan absurat Queen . keseimbangan Alfa oleng tubuh kekar itu membentur pot dibelakang nya , akhirnya pecah berceceran di lantai , tubuh kekar Alfa mendarat sempurna diatas pecahan yang berserakan.
sitttt...
membuat lelaki itu meringgis karena pecahan itu menusuk punggung Alfa , mendengar ringisan itu Queen tersadar buru-buru iya menghidupkan lampu.
iya melihat seorang lelaki,duduk diatas lantai dengan tangan yang memegang punggung nya.tampak wajah itu menahan nyeri. dengan terburu-buru Queen mendekat suaminya .
memegang punggung itu tampak darah segar membasahi punggung Alfa ,wajah itu tampak sedikit pucat.memegang legan kekar Alfa menuntun nya kedalam kamar.
awalnya lelaki itu menolak,akan tetapi rasa nyeri dipunggung nya membuat iya menurut saja . setelah sampai di tempat tidur , dengan hati-hati Queen melepaskan pegangannya ditubuh kekar itu .
Queen berjalan kearah nakas , mencari obat P3K setelah mendapat Kannya .iya berjalan tergesa-gesa ketempat tidur iya merasa jika telat sedikit saja bisa fatal akibatnya.
Queen melihat lelaki itu mencoba melepaskan kaos yang iya pakai ,tapi tampaknya itu membuat pergerakan nya terhambat karena rasa nyeri itu datang lagi.
"Biar aku bantu "
secara perlahan Queen melepaskan kaos sang suami,iya melihat ada pecahan pot yang melekat dipunggung kekar suami Robotnya , melihat itu membuat nya meringis ini akibat ulahnya , kenapa iya bisa seceroboh ini .
untung saja tidak terlalu banyak dan dalam , kalo tidak berakhir lah sudah . belum apa-apa iya sudah membuat suami celaka karena kecerobohan nya.
"sudah selesai,kalo begitu minum obat dahulu.emmm apa sudah makan?"
iya tampak canggung kali ini , entahlah ini pertama kali iya kikuk . bagaimana tidak iya sedang dihadapkan dengan tatapan tajam yang tampak berlipat-lipat megerikan dari biasanya.
"sepertinya belum ,kalo begitu tetap disini biar aku siap kan sebentar.tidak lama ko"
Tampa mendengar jawaban lelaki Robot itu , Queen terburu buru kearah dapur sebelum lelaki itu meledak.
.
.
.
setelah beberapa menit berlalu, akhirnya bubur jagung siap disajikan ditemani air putih.setelah dikamar iya melihat lelaki itu sedang berbaring telungkup dengan mata terpejam.
rasanya iya tak tega membangunkannya, dengan berbagai perhitungan akhirnya Queen membangun lelaki Robot itu.
"Al ... Al.. Alfa . bangun makanan sudah siap"
__ADS_1
"hey Al.."
"sayang minum obat dahulu"
dengan lembut Queen membangun Suami Robotnya, setelah beberapa kali dibangun kan pada akhirnya iya terbangun . entahlah setiap iya berhadapan dengan lelaki ini iya akan bersikap lembut .
dengan telaten Queen menyuapi Suaminya, stelah selesai iya menyerahkan obat dan air minum .Alfa ingin berdiri dari tempatnya secara spontan Queen yang melihat itu menarik lengan itu dan menyuruh nya berbaring kembali.
melihat itu Al tampak menatap lekat-lekat wajah gadis yang sudah lancang menyentuh nya,dan gadis ini pula yang membuat nya terluka . rasanya iya terken sial terus-terusan jika ada didekat gadis ini.
"hufff... maaf "
"please don't look at me like that.sekarang kamu kembali istirahat ,lagi pula ini sudah malam "
tak ingin mendengar celotehan gadis itu iya kembali berdiri dengan tangan masih ditahan, mengakibatkan lukanya kembali perih.
"sudah aku katakan tidur disini, nanti kalo kamu butuh apa-apa sipa yang membantu.tidak boleh membantah seorang istri, kalo kamu masih keras kepala aku telpon mami sekarang "
tetap saja seperti itu iya Hanya diam tak bergeming sama sekali,dan pada akhirnya lelaki keras kepala itu mengikuti perintah nya, membaringkan tubuhnya di dengan posisi tertelungkup.
Queen sedikit bingung dengan lelaki ini , padahal luka di punggung nya ,tapi kenapa seolah pita suara nya yang terlepas , sehingga membuat nya membisu sedari tadi.
tak Ada satu katapun yang lelaki itu ucapkan,hanya ringisan yang iya keluar kan itu pun saat iya dengan sengaja menekan luka itu.hanya tatapan dingin yang dilayangkan setelah itu Taka ada lagi .
melihat lelaki itu sudah tertidur , Queen melangkah ke dapur untuk mengembalikan mangkuk kotor dan menyucinya, membersihkan bekas pecahan pot , melihat jam 3.25 dini hari mematikan lampu setelah itu kembali ke kamar.
nampaknya ada rasa tak nyaman didalam tidur suami nya ,ada rasa gelisah keringat dingin disekujur tubuh nya.melihat itu Queen mendekat melihat ada sebercak darah dikain itu, mungkin dikarenakan iya selalu bergerak saat tidur.
perlahan tapi pasti, Queen mengelus kepala itu dengan lembut ,meniup-niup luka di punggung suaminya dan secara perlahan-lahan iya diam dan tertidur dengan damai .
1menit 2menit 3menit akhirnya rasa kantuk itu menyergap dirinya, dengan hati-hati iya membaringkan tubuhnya disamping sang suami ,iya takut pergerakan nya akan menggangu tidur panjangnya.
melirik ke arah Suaminya wajah itu berbalik kearah Queen. bibir mereka hampir bersentuhan karena terlalu dekat,iya dengan sangat jelas melihat wajah itu sangat lah tampan , pahatan yang sangat sempurna.
setelah puas memandangi wajah sang suami akhirnya kedua kelompok mata Queen tertutup sempurna, dengan tangan yang memeluk pinggang pria kekar disamping nya .
mereka tampak seperti pasangan yang sedang dimabuk cinta, sangat serasi dan cocok sekali.
.
...
..
hhhh gayssss akhirnya kisah pendekatan Queen akan dimulai dari malam ini , ikuti terus cerita nya π πππ₯°π₯°
.ππβΊοΈππ₯°πππππππππππππβΊοΈβΊοΈβΊοΈπππ₯°π₯°π₯°ππ€£ππ€©π€©π€©π€©πππ₯°π₯°ππ₯°
__ADS_1