
Perlahan tapi pasti iya ingin menyusul sang istri yang berada didalam kamar mandi, na'asnya pintu dikunci dari dalam sehingga iya tidak bisa masuk ,iya tak percaya dan tak ingin percaya jika ucapan sang istri barusan terjadi "Mati lah aku!."ujur Raka dengan lirih, iya harus memikirkan rencana yang matang agar dapat merayu sang istri.
Tak ingin membuat Suasana hati sang istri kembali buruk ,Alfa melangka keluar dari dalam kamar untuk mandi dikamar sebelah.Dan rencana pertama harus iya lancarkan Sekarang juga,sebelum sang istri selesai mandi semuanya harus selesai dan berjalan mulus.
Untuk nya otak kecil Raka sedikit encer malam ini,iya sudah bisa mendekati sang istri walupun masih ada sedikit jarak.Saat ini mereka sedang menyantap makan malam bersama ,dengan menu hidangan yang Raka siapkan untuk membujuk sang istri agar mencabut hukumannya.
Akan tetapi tampaknya nasib sedang tidak berpihak padanya,karena iya harus menelan pil pahit ternyata sang istri Masih sangat jutek pada dirinya walupun lidah-Nya sudah iya manjakan dengan berbagai menu kesukaan sang istri.
Dengan tubuh gontai iya kembali keruang kerja,untuk sedikit melupakan masalah berat ini . Sedagkan Hana sedang mati-matian menahan tawa agar tidak pecah didepan sang suami,iya ingin memberikan sedikit pelajaran Untuk perdator itu agar tidak bersikap semena-mena dengan-Nya.
Degan senyuman megembang Hana kembali kedalam kamar untuk sedikit bersantai tanpa ada gangguan sang suami,sebelum tidur Hana mengecek beberapa fail di smartphone genggam-Nya setelah selesai iya berbaring ditempat tidur untuk mengarungi mimpi tanpa ada gangguan sedikitpun.
Jika saat ini Hana bisa tertidur dengan nyenyak, berbeda lagi dengan Raka yang terus memikirkan hukuman itu iya tak bisa konsentrasi karena ancaman sang istri terus terngiang-ngiang di telinga-Nya.
Karena tak bisa konsen,Raka memilih pergi dari ruangan untuk mencari minum digin berharap minuman itu dapat membuat otaknya sedikit fresh.
Segala cara iya lakukan dan tetap saja otaknya masih saja memikirkan hal itu,melihat jam sudah semakin larut Raka berinisiatif untuk tidur mungkin saja sang istri sudah tertidur dan iya bisa memanfaatkan situasi untuk sekedar memeluk sang istri agar tidurnya benar-benar terlelap.
Benar saja ternyata Hana sudah benar-benar terlelap,iya melangkah mendekat membaringkan tubuhnya disamping sang istri.Memeluk tubuh sang istri dengan erat,memberikan kecupan-kecupan lembut sebelum akhirnya iya ikut memejamkan matanya menyusul sang istri yang sudah terlebih dahulu dalam mimpi.
Di malam yang sunyi ini pada akhirnya kedua insan itu terlelap damai dalam balutan mimpi untuk saat ini Raka ingin menepis pemikiran nya tentang ancaman sang istri,degan memilih tidur dalam dekapan Hana perempuan cantik yang telah memporak-porandakan isi hatinya.
***
Seorang wanita tua sedang duduk santai di atas sofa empuk degan ditemani beberapa buku tebal dipangku
-Nya,sesekali wanita tua itu membenari posisi kacamatanya agar tampak nyaman saat dipakai.
Tak berapa lama dirinya membaca iya sudah merasa bosan,degan pelan iya meletakkan kembali buku itu diatas meja yang berada tepat disisi nya.
Melihat sang majikan tampak lesu seperti banyak pikiran,seorang wanita yang diketahui pengasuh wanita tua itu mendekat sekira-Nya sang majikan membutuhkan bantuannya.
" Nyonya,anda perlu sesuatu?"
"Aku hanya merindukan Mereka dan terutama es batu,sudah lama iya tidak kesini untuk melihat Neneknya yang tua ini.Bisakah kau menghubungi mereka semua untuk berkunjung kesini? "tanya wanita tua itu tampak semeringai.
"Baik Nyonya,saya akan menghubungi Tuan MAHES dan Tuan MAJED agar berkunjung kesini."jawabannya sambil beranjak pergi untuk melakukan tugasnya.
Nyonya DELIMA FARAHT,dia merupakan ibu dari Tuan MAHES/ Tuan PRAM dan Tuan MAJED Nenek dari Alfa yang saat ini tinggal di Sri Lanka.Tuan MAJED merupakan Kakak dari Tuan Pram yang saat ini berada di Kanada,iya menetap disana bersama keluarga kecilnya.Jika ada keperluan atau sesuatu mendesak tentang ibunda,iya baru akan kembali ke Sri Lanka untuk menjenguknya.
Pada saat pernikahan Alfa dan Queen,mereka tidak bisa hadir dikarenakan memiliki urusan mendesak yang tidak bisa di tinggalkan,sedangkan sang Nenek pada saat ini sedang dirawat intensif sehingga tidak bisa berpergian terlalu jauh.
Mangka dari itu hanya ada beberapa keluarga jauh yang memenuhi undangan pernikahan Alfa dan Queen tidak banyak hanya segelintir orang,bahkan mereka semua merupakan kerabat jauh diantara mereka berdua.
Dulu Alfa sering kali menjenguk sang Nenek jika ada kesempatan,atau setelah pulang dari beberapa negara iya akan menyempatkan diri untuk mampir ke Sri Lanka menjenguk sang Nenek.
Akan tetapi setelah iya menikah dengan Queen Semua pekerjaan yang sekiranya harus berpergian diambil alih oleh bawahnya atau bisa dibilang tangan kanannya, itupun adalah perjanjian yang ditetapkan antara dia dan sang Papi sebelum permintan-Nya dipenuhi.
Hanya ini yang bisa mereka lakukan untuk membuat mereka benar-benar dekat dan menerima pernikahan ini!,karena Tuan Pram tau jika mereka tidak mengambil tindakan,besar kemungkinan pernikahan ini tidak akan berjalan lama jika pun iya? mungkin mereka akan menjadi orang asing walupun satu atap.
Alfa laki-laki gila kerja,yang membuat Nyonya Lisa dan anggota keluarga lainnya gelang-gelang kepala.Iya terlalu fokus dengan pekerjaannya,sehingga sering kali lupa waktu oleh karena itu mereka berdua berinisiatif mengajukan permintaan dan tentu saja sebagai imbalannya mereka akan menuruti permintaan apapun dari sang anak.
~
Derttt..
Dering telepon berbunyi,menandakan ada sambungan telepon dari pihak lain.Tuan Pram yang saat ini sedang memeriksa beberapa dokumen terpaksa harus mengalihkan perhatiannya,melihat nama sang penelepon membuat iya mau tak mau sedikit khawatir karena tidak biasanya Mendapatkan telpon dari Sri Lanka jika tidak penting atau dalam keadaan darurat.
Setelah telpon tersambung_
__ADS_1
📱"Halo,Tuan MAHES "
📲"Yah dengan saya sendiri.Ada apa?Apa terjadi sesuatu?"tanya Tuan Pram megerutkan keningnya
📱"Tidak.Nyonya Besar baik-baik saja,akan tetapi..."ujur pengasuh Nyonya DELIMA terjeda.
📲"Katakan dengan jelas."ucap Tuan Pram digin
📱"Nyonya Besar ingin kalian semua menjenguknya,
sudah sangat lama kalian tidak kesini"
Lama tuan Pram diam untuk mencerna ucapan sang pengasuh ibunya akhirnya iya angkat bicara.
📲"Baiklah,Katakan pada Nyonya besar.Setelah urusan disini selesai saya dan istri saya akan kesana."
📱"Nyonya besar ingin kalian semua tanpa terkecuali."
Mendengar itu,Tuan Pram tidak bisa tidak gelang-gelang kepala akan permintaan tak terduga dari wanita paruh baya itu yang merupakan ibu kesayangannya.Memiliki sifat keras kepala tanpa ada bantahan dari sang ibu,mau tak mau Tuan Pram menyanggupi permintaan sang ibunda.
📲"Hemmm.. Mungkin besok atau lusa kami Sampai, karena masih ada perjalanan bisnis ke Kanada setelah ini"ujur Tuan Pram final
📱"Baiklah,nanti akan saya beri tau Nyonya besar. Kalau begitu saya pamit,maaf mengganggu waktu anda."
Karena waktunya sudah mepet Tuan Pram memeriksa beberapa dokumen untuk iya bawa,setelah itu melangkah keluar Ruangan dengan langkah lebar.
Kembali ke Mansion DELIMA_
Tap tap tap
langkah kaki terdengar yaring didalam ruangan itu membuat sang penghuni ruangan mengalihkan pandangannya,Benar saja orang itu adalah orang yang iya tunggu sedari tadi degan tidak sabar Nyonya Lima menanti kabar baik dari sang pengasuh.
"Nyonya,Tuan MAHES bilang iya akan tiba beberapa hari lagi karena saat ini iya sedang dalam perjalanan bisnis bersama sang istri.Sedangkan tuan MAJED saat ini sedang berada di Amerika,mungkin akan memerlukan beberapa waktu sama seperti tuan MAHES "ucap wanita itu menundukkan kepalanya
"Haiss.Mereka selalu saja seperti itu,Bagimana dengan cucu-cucu ku apakah mereka akan kesini?"Terdapat helaan nafas panjang diawal kalimat setelah mendengar fakta yang terjadi,iya tak heran lagi karena iya tau betul akan sifat keduanya yang menurun dari sang suami yak itu gila kerja.
"Untuk yang satu itu saya sudah memberitahu kan pada keduanya,agar mengabari tahu para tuan muda dan nona muda.Keduanya akan memastikan jika mereka semua akan kesini tanpa terkecuali."jawab wanita itu
"Baiklah,kau boleh pergi."
~
Di lain tempat,disebuah moll terbesar di kota M saat ini seorang gadis cantik degan didampingi laki-laki kecil yang saat ini menjadi sorotan publik karena kecantikan dan ketampanan keduanya yang tampak mencolok karena tubuh mereka melekat barang branded import menambah kesan elegan dan mewah secara bersamaan.
Pakaian keduanya hampir senada dengan kaca mata hitam bertengger di hidung kedua nya,menambah kesan misterius dan memukau secara bersamaan.
Para pengunjung berbisik Ria,ada yang bergosip secara terang-terangan dan ada yang mem vidio keduanya untuk sekedar kabar hangat karena melihat kecantikan dan ketampanan didepan mata.
"Kecantikan yang abadi,lihat bahkan bocah laki-laki itu terlihat imut dan megemaskan."
"Apakah mereka berdua kakak Adik?kalo dilihat seperti -Nya gadis itu masih sangat muda."
"Mungkin saja,lihat wajah mereka pun sama.Sungguh beruntung orang tua mereka mendapatkan anak secantik dan setampan itu."
Masih banyak beberapa komentar yang mereka lontarkan,ada yang positif dan bahkan ada yang negatif semuanya tak akan selalu baik apalagi jika orang lain yang berkomentar karena hanya kepala yang sama-sama hitam belum tentu hatinya.
__ADS_1
Sedangkan orang yang saat ini menjadi bahan gosip hanya cuek bebek,tanpa menghiraukan mereka Queen lebih memilih memanjakan sang buah hati dengan menemaninya mencoba beberapa permainan yang sekiranya menarik minat Byan.
Setalah puas berkeliling dan mencoba beberapa permainan,pada akhirnya bocah laki-laki itu merengek minta makan.Iya sampai lupa waktu karena terlalu asik bermain ,jadilah saat ini mereka makan di restoran bintang 5 yang ada di moll karena terlalu males mencari tempat lainnya.
"Jadi,Byan mau pesan apa?"tanya Queen mengusap pipi chubby Byan.
"Mimy,Byan mau sifood."ujur Byan berkaca-kaca.
Mendengar permintaan sang buah hati,Queen melirik sekilas beberapa menu di sana yang memang saat ini semua menu adalah sifood dengan senyuman manis Queen akhirnya mengiyakan permintaan Byan,lagi pula tidak buruk untuk menu makanan siang.
"Sifood?Baiklah pilih apapun yang Byan mau,untuk hari ini Byan bebas memilih menu apapun."
"Wow keren,kalo begitu Byan mencoba semuanya."ujur Byan bersorak gembira dengan mata berbinar.
"Sayang,Mimy ada keperluan sebentar jika butuh sesuatu minta sama kakak pelayanan,Jagan kemana-mana sebelum Mimy kembali mengerti?!."ujur Queen memperingatkan sang buah hati
"Siap buk bos ."jawab Byan tegas dengan senyuman manis diwajahnya.
"Mbak,tolong Catat apapun yang iya minta dan satu lagi saya titip anak saya sebentar karena saya ada urusan saya harap setelah saya kembali dia tidak apa-apa"ujur Queen mengintruksikan pada pelayanan disana dengan tatapan tajam.
Mendapatkan tekanan dari gadis cantik didepannya saya ini tentu membuat-Nya terbata-bata, iya meganguk kecil"Ba-baik Nona."ujur nya dengan tubuh gemetar.
Di satu sisi iya takut disisi lainnya iya terkejut anak? sungguh iya tak bisa tidak merinding sekaligus pusing tak ingin mendapatkan masalah iya menjalankan apa yang gadis itu minta tanpa mau berkomentar lagi,iya sangat yakin gadis ini bukan orang biasa dan iya tak ingin mendapatkan masalah lainnya.
Setelah mengatakan itu Queen melangka pergi dari ruangan privat itu menuju Suatu tempat,Degan langka anggun dan penuh pesona semua mata tertuju pada dirinya tanpa terkecuali berbagai tatapan tak membuat Queen terganggu sama sekali.Bagianya selagi iya tak diganggu itu masih bisa di toleran.
Setelah Samapi ditempa tujuan Queen melihat seorang laki-laki memakai jaket kulit,kacamata hitam dan tentunya topi hitam tampak misterius iya duduk dipojok cafe hampir tak terlihat bahkan tampaknya para pengunjung tidak memperhatikan jika laki-laki itu tampak aneh secara dan mencurigakan secara bersamaan.laki-laki itu merupakan salah satu orang nya, yang saat ini ingin iya temui.
"Bagimana?."tanya Queen setelah berhadapan langsung dengan laki-laki itu
"Berjalan sesuai rencana Queen,semuanya aman terkendali bahkan saat ini kita mendapatkan respon positif dari beberapa kalangan."ujur laki-laki itu dingin
"Bagus,saya tunggu kabar selanjutnya."
Queen menghubungi seseorang memberikan beberapa instruksi,setelah itu melangkah pergi untuk kembali menuju sang buah hati.Iya takut Byan bosan karena menunggu dirinya yang terlalu lama pergi.
Queen melangka pergi menuju lift tak disangka ternyata saat ini lift di penuh kerumunan pengunjung yang mengantri lift.Perasaan saat iya keluar barusan pengunjung tidak sepadat ini? setelah melihat jam iya baru sadar ternyata ini sudah jam Makan siang tentu saja mereka ingin kembali bermain atau berkeliling ria.
Tak ingin ambil pusing,Queen mencari alternatif lain moga saja ada lift yang kosong.Setelah melangkah cukup jauh saat diujung ruangan iya melihat lift yang kosong tentu membuat senyuman tipis terukir di wajah Queen .
"Semoga saja Byan tidak bosan akrena menunggu sang Mimy yang terjebak di kerumunan sebanyak itu,dan Sekarang nasip baik datang untung saja lift ini tidak ada orang."Monolok Queen bernafas lega
Queen tidak banyak berfikir kenapa lift ini sepi yang iya tau sekarang hanya ingin cepat-cepat menemui sang buah hati karena iya takut terjadi apa degan Byan putra kesayangannya.
Ting
Lift akhirnya sampai di lantai bawah secara perlahan pintu lift terbuka lebar,dari dalam lift Queen melihat wajah yang tampak familiar .
".......Kamu disini ?"
.
.
.
.
Setelah sekian purnama akhirnya author up lagi 🤣🤣🤣😂🥰😙🥰🥰😙🥰😚😍😚😍😍😙😍😙🥰
__ADS_1