Menahlukkan Suami Diginku

Menahlukkan Suami Diginku
Sekertaris merangkap Asisten pribadi


__ADS_3

setelah kejadian dimeja makan berlalu , sang suami sudah pergi terlebih dahulu kekantor katanya iya banyak pekerjaan yang belum diselesaikan.jadi lah iya di goda habis-habisan oleh sang mami , membuat telinga nya memans mertuanya ini terlalu blak-blakan .mau ditaruh di mana wajah nya.


tentu saja kali ini iya tak mengendarai mobil sendiri,iya ikut Papi dan mami mertua . setidaknya jika ada mereka berdua semua nya berjalan sesuai rencananya dan lelakinya tak akan bisa berkutik .


Gedung Prananta grup.


setelah tiba di depan perusahaan itu , semua nya tentu terkejut dan binggung . karena kedatangan kedua orang penting itu dan diiringi gadis cantik yang sempat mereka gosipkan kemaren ,karena Vidio nya firal.


dengan langkah santai dan anggun iya berjalan dengan diapit oleh sang mami , pegangan itu tak pernah lepas sedari mereka keluar dari mobil mewah itu .


tentu saja itu menjadi bahan gosip baru , belum lagi yang kemaren mengering sekarang disiram kembali tentu semakin basah .


kedatangan kedua orang tua nya dengan di iringi seorang gadis cantik tentu sudah, terdengar sampai ke telinga Alfa . bagaimana tidak gosip itu langsung meroket tinggi sehingga siapapun pasti mendengar dentuman besar saat iya meluncur ke angkasa.


.


.


.


.


sudah diduga lelaki itu tak'akan bisa berkutik jika sudah dihadapkan dengan pawang nya.tak butuh waktu lama akhirnya iya resmi menjadi sekretaris dan langsung merangkap jadi asisten pribadi lelaki itu .


Alfares Prananta lelaki dingin dan cuek itu , merupakan lelaki penurut .iya selalu tak bisa membantah jika itu permintaan dari kedua orang tuanya dan tentu jika itu diminta oleh mereka yang iya sayang'i.


entahlah sejak dulu iya terlalu lemah dengan orang yang iya sayang'i,iya juga terlalu naif untuk seorang lelaki.


"ehemmm... jadi sayang apa yang bisa aku bantu"


sedari tadi setelah kepergian mami dan papi mertua,iya hanya duduk diam memandang suaminya yang sibuk dengan beberapa berkas menumpuk .


tak ada Jawaban iya seakan tuli , saat dengan kedua orang tua nya iya berbicara walupun sepatah kata , sedangkan dengan nya terakhir kali mereka berbicara atau pun berinteraksi hanya saat menikah itu pun untuk mengucapkan janji suci setelah itu iya tak pernah bersuara lagi .


seakan anti untuk berbicara dengan nya.merasa bosan diacuhkan pergi keluar ruangan iya melangkah ketempat yang memang dikhususkan untuk nya . ruang itu tampak kotor seakan tak pernah dibersihkan , banyak debu dimana-mana .


terpaksa iya kembali keruangan suaminya , sebelum itu Queen menelpon seseorang untuk membersihkan ruangan itu ,dan sedikit merenovasi dengan gayanya agar lebih nyaman nantinya.


..


..


.


Alfa masih sibuk dibelakang meja dengan sepasang mata yang terlihat fokos dengan layar leptop,tagannya yang terlihat lincah mengetik setiap kata menjadi kalimat.


di tengah keseruannya tiba-tiba tampak seseorang yang menggangu kerjanya dengan duduk di pangkuannya . tubuh mungil itu menghalangi kerjanya ,iya duduk dengan santai tanpa tahu jika mata itu sudah memancar kemarahan .


iya masih diam , duduk santai mengerjakan tugas yang belum diselesaikan oleh lelaki itu.tak berapa lama kemudian akhirnya pekerjaan itu selesai menepuk'kan tangan setelah itu iya membalikkan badannya.


melihat tatapan itu ,iya hanya bisa tersenyum geli oh wajah tampan itu sungguh mengemaskan mungkin iya akan dianggap gila jika , mengatakan lelaki dingin dan kaku ini mengemas kan.


tatapan itu selalu menghanyutkan, tatapan mereka terkunci ,wajah mereka tampak dekat hanya beberapa senti saja . sungguh dipikirannya sekarang hanya cara bagaimana iya memenuhi syarat yang diberikan oleh ketiga orang tersayang nya .


lelaki ini terlalu batu dan kaku jadi iya tak tau harus memulai dari mana.


"ada beberapa pertanyaan yang ingin aku ketahui, kali ini aku mohon jawab dengan jujur dan jelas "


Alfa hanya mengangkat alisnya menandakan iya cukup bingung.


"kau tau, setelah aku melihat pakaian itu dan beberapa barang perempuan dikamarmu . padahal itu bukan milikku, akhirnya aku harus memutuskan sekarang sebelum aku benar-benar jatuh cinta pada mu,dan walupun keputusan itu tetap sama kau hanya miliku"


tak ada reaksi dari lelaki itu iya hanya diam menyimak apa yang akan gadis ini katakan, semua orang pasti dengan mudah menebak, jika Queen sedang cemburu.


"apakah kau memiliki kekasih ?"

__ADS_1


mendengar itu raut wajah Alfa sedikit tidak suka ,iya mengalihkan pandangan nya.


"oh sitt .. tebakan ku tak salah ,kau memiliki kekasih gelap .dan kedua apakah hubungan kalian sudah menuju jenjang serius?"


"itu bukan urusan mu"


mata Queen membola , setelah sekian lama akhirnya lelaki itu menjawab pertanyaan nya.sepertinya itu bukan hal yang harus iya rayakan sekarang iya ingin mendapatkan kepastian.


"ini sudah menjadi urusan ku,dan harus kau ingat bahwa kita sudah terjalin hubungan dan itu bukan hubungan main-main kita sudah menjadi sepasang "


iya mendekat kan bibir nya ketelinga lelaki itu, hembusan nafas yang teratur dan nada bicara yang mengandung tekanan disetiap ucapan.


"dan perlu kau ketahui ,kita sudah terikat janji suci , bukan hanya kisah cinta yang seperti anak kecil yang masih sekolah "


"setelah pernikahan itu terjadi,kau sudah menjadi Miliku dan tak ada yang boleh mengambil mu dari ku siapapun itu .kau tak bisa pergi dari ku ataupun dari kehidupan ku "


"karena kau suami ku dan hanya miliku, mau apapun yang terjadi aku tak perduli.jika ada yang ingin memisahkan atau merebut mu dariku iya harus berhadapan dengan ku "


aurannya semakin pekat ia menunjukkan jika tak ada bantahan .terdapat kilatan amarah dimatanya,iya tampak sungguh-sungguh kali ini . Queen gadis yang penuh teka-teki,iya memiliki sifat yang selalu berubah-ubah, sesuai dengan mutnya.


jika sesuatu itu sudah masuk kedalam ke' kehidupannya tak akan pernah iya lepaskan. jika iya, sudah menandai target apapun caranya itu harus jadi miliknya .


iya tak suka kekalahan dan penghianatan siapapun yang melakukan itu,akan berhadapan langsung dengan nya.


iya bukan lawan yang mudah menyerah,


apalagi iya juga bukan orang yang mudah suka dengan sesuatu . mangkanya jika iya sudah suka tentu harus ada digenggamannya


iya bukanlah gadis yang suka basa basi,


bukan juga gadis yang mudah di bodohi.


Queen duduk dengan tenang dipangkuan itu, menyentuh lembut wajah itu sambil menatap cukup lama bola mata itu sangat indah,


tangan kanan itu menyapu lembut setiap inci wajah tampan itu dengan sapuan lembut .dari bulu mata ke Rahang kokoh itu ,terus dibagian hidung mancungnya .


"Hanya ada CETRIN RAMAYSYA ALIANDERA"


Queen berbisik pelan membuat Alfa mengerjapkan mata.


"syuttt Nyonya CETRIN RAMAYSYA PRANANTA ,hanya Rin yang bisa menjadi menantu dari keluarga ini .tak ada yang lainnya"


"kenapa?"


"apa maksud mu ?"


"kenapa kau repot-repot melakukan ini?"


hhhhhhhh


Rin tertawa pelan, sungguh iya merasa lelaki ini terlalu kaku untuk apapun itu


"apakah kau memerlukan uang atau?"


hhhhhhhh


tawa Queen semakin pecah setelah mendengar penuturan lelaki itu , apakah iya tak tau jika keluarga Aliandera tak kekurangan uang sedikit pun dan iya pikir lelaki itu akan mengatakan jika iya ingin populer sungguh itu pemikiran yang terlalu naif dan dangkal.


"oh ayolah , keluarga ALIANDERA bukan orang miskin sayang . kalaupun miskin masih ada keluarga ATMAJA dan itu tidak mungkin terjadi selagi ada Dia "


sungguh Queen merasa Gerget dengan kelakuan suaminya ini , kenapa otak nya dangkal apak iya berpikir keluarga nya miskin.


tubuhnya semakin merapat didada bidang suaminya ,dan secara perlahan mendekatkan wajah nya setelah hidung mereka bertemu.


Queen berhenti sejenak menatap mata itu dalam,tak lama bi**nya menyapu lembut secara berlahan menikmati setiap sentuhan, menyatu dan mencoba menelusuri isi dalamnya dengan begitu lembut.

__ADS_1


mata Queen terpejam menikmati momen ini, setelah beberapa saat akhirnya iya lepas .


"kau milikku,Tuan RES"


dek..


Alfa menilsik tajam ,dari mana gadis itu tau panggilan itu .tak ada yang tau jika ia memiliki nama itu .


"Dari mana kau tau itu?"


ucap Alfa dingin seraya mencengkeram rahang Queen dengan kuat.mata itu menampakkan kilatan amarah.


berusaha melepaskan cengkraman itu,tapi Tampaknya tenaga Alfa lebih kuat "ayolah aku istrimu , apa yang tidak aku ketahui"Queen lebih suka iya berekspresi dari pada kaku dan datar.


saat suasana sedang mencekam tiba-tiba suara getaran telpon berbunyi.cengkraman itu mengendur secara perlahan,iya meraih telepon yang ada di atas meja.


"Nona apakah kita bisa bertemu ?"


"ada apa?"


"ada yang ingin saya perlihatkan"


"hemm"


"baiklah Nona saya ada di cafe x"


"15 menit saya sampai"


setelah menutup teleponnya, Queen berniat untuk berdiri dari duduknya.hendak meninggalkan pangkuan hangat lelakinya.


tiba-tiba saat ingin berdiri pinggang nya dicekal ,Tampa ada keseimbangan iya terjatuh lagi dipangkuan itu dengan jidatnya terbentur di dada bidang Alfa .


membuat kepala nya berdenyut, sungguh dada itu sangat keras bagaikan tembok.


menggeleng-gelengkan pelan kepalanya setelah sadar iya memandang sang empu dan terlihat wajah datar itu.


"ada apa ?aku harus segera pergi"


"apakah aku mengizinkan?"


"apakah itu perlu? lagipula kau mendengar nya , sayang jadi tak ada alasan untuk mencegah ku"


"dari mana kau tau Panggilan itu?"


"Aku mengetahui lebih banyak dari itu sayang


jika ingin tau,kau harus bersama dengan ku selama nya"


tak menggu lama setelah ke**pan sekilas di bi**nya iya melangkah pergi menemui seseorang yang merupakan orang kepercayaan yang memegang salah satu bisnisnya .


lagi pula pekerjaan nya sudah selesai dan jam makan siang masih lama , sekalian aja iya akan membeli makan siang untuk mereka berdua nantinya.


😂😂🥰😛😛😝😙😝😝😙😝😚😛😚😛😚😛😚😛😚😛😚😛😛😚😊😚😊😚😊😊😚😊😙😛😛🙂😛😛🙂😝😚🥰😙🥰😙🥰🤣


ayo siapa yang penasaran dengan Res* *


*dan siapakah dia*???


apa hubungannya dengan Alfa?


dan kenapa Alfa sangat marah ketika Queen menyebutkan panggilan itu ?


apakah semuanya berhubungan?


kalian akan menemukan jawaban nya jika dengan setia membaca kisah Queen dan Alfa

__ADS_1


😅😊😛😊


__ADS_2