Menahlukkan Suami Diginku

Menahlukkan Suami Diginku
Keluarga kecil Alfa


__ADS_3

Mi_my Huaaaaa."tagis bocah itu belum juga redah membuat Queen mengalihkan perhatiannya pada bocah laki-laki itu yang sudah berlinang air mata dan hidung memerah, tubuhnya memberontak ingin lepas dari sang suster terlihat rasa takut dan gemetar pada tubuh bocah itu .


Melihat Queen berniat ingin megambil tubuh mungil itu kembali,Alfa terlebih dahulu membawa bocah mugil itu kedekapanya dan menjauhkannya dari sang suster.


"Istirahat,"ucap Alfa menatap manik mata Queen dengan tajam setelah melihat Queen kembali duduk ditempatnya Alfa beralih menenagkan Bocil didekapannya.


Degan telaten Alfa berusaha menenangkan bocah laki-laki itu, setelah beberapa lama akhirnya iya terlelap dipelukan hangat Alfa sesegukan kecil masih melekat pada bocah itu karena terlalu lama menagis, tubuh mugil nya sudah terbenam sempurna didada bidang Alfa.


"Queen,Alfa bawa dia tidur di kamar atas. setelah meletakkannya,oma igin berbicara dengan mu Alfa sebentar saja."ucap Oma Eni sebelum mereka melangkah pergi menjauh dari kerumunan.


Setelah tubuh mereka tak terlihat,para pria muda pamit pergi untuk melanjutkan pekerjaannya yang sempat tertunda, sedangkan untuk para orang tua masih duduk disana untuk sedikit merayakan kesuksesan mereka sambil menunggu kedatangan Alfa kembali.


***


Kembali ke awal mula ide menjadi ibu dadakan tercetus.


Di ruang keluarga semuanya berkumpul bersama ,setelah selesai membersihkan diri dan makan makanan siang anggota keluarga berkumpul atas perintah Nenek Rania.


Hari ini adalah hari dimana hukuman Para pria berakhir menjadi ibu rumah tangga.Saat ini mereka sedang istirahat diruang tamu sekaligus mencari solusi terbaik untuk kesembuhan Queen.


Untuk masalah ini, semuanya menjadi serius dan menyampingkan masalah lainnya.


"Leya bagaimana keadaan Queen? apakah iya sudah mau makan?,"tanya Nenek Rania setelah aunty Leya duduk di sofa.


"Belum, ma,mereka sudah tidur jadi belum sempat untuk makan.mau dibangunin tapi kelihatannya nyeyak sekali,jadi gak tega"jelas aunty Leya


"Mereka?,"ulang nyonya Risa binggung akan kosakata itu,bukanya Queen sendirian?


"Iya,mereka,ada apa kak?ada yang salah?"tanya Auntiy Leya megereyit heran degan tingkah kakak iparnya.


"Maksud kakak mereka itu siapa?Even sudah berangkat kekantor sedang kan Geren tidak tau kemana."ucap Nyonya Risa menjelaskan sekaligus kesal dengan ke- lemot sang Adik ipar.


"Itu loh kak, Queen sama Alfa lagi tidur peluk-pelukan mau liat fotonya gak?"ucap Auntiy Leya degan hebohnya


Mendengar itu semua orang yang ada disana jadi ikut-ikutan tertawa senang setelah melihat secara langsung momen kemesraan keduanya.


"Tampaknya ada kemajuan,akan tetapi saya tidak yakin jika itu akan bertahan lama."ucap opa Erkan menghentikan kebahagiaan yang terpancar dari wajah mereka masing-masing.


"Isss... Papi kebiasaan deh,orang lagi senang juga !"ucap Oma Eni yang kesal akan ucapan sang suami yang menghilang kebahagiaan mereka semua.


"Erkan benar, kemungkinan setelah Queen kembali sembuh bukan tidak mungkin mereka kembali merenggang apalagi Queen bukan tipe perempuan yang suka diam jika sendirian."


terang Kakek Brayen menceritakan sisi jelek dari Queen yang tak mau diam di satu tempat, jika sedang sendirian ada teman pun iya luput dari pengawasan apalagi jika tidak.


"Papa benar ,anak itu akan selalu membuat ulah jika tidak ada pawang nya."ucap tuan Ali membenarkan ucapan papa mertua nya


"Akan sangat susah untuk mengendalikan nya , apalagi sikap digin dan kaku Alfa tentu akan Queen menfaatkan untuk melakukan hal yang iya suka."sambung nenek Rania yang sangat tau dengan sifat asli cucu perempuannya itu.


"Jadi kita harus bagaimana,aku gak mau jika Alfa dan Queen merencanakan sesuatu yang tidak aku inginkan!."ucap nyonya lisa frustasi akan pernikahan kaku anak laki-laki nya.


"Sudah ma,semua akan baik-baik saja.kita akan mencari jalan keluar yang terbaik untuk masalah ini."ucap tuan Pram menenagkan sang istri yang pusing akan pernikahan anak mereka.

__ADS_1


"Bagaimana ini? ,lihat ini semua salah mu yang membiarkan Queen melakukan hal sesukanya, jadi begini kan hasilnya.coba jika iya jadi anak rumahan patuh dan lemah lembut mungkin iya tak akan melakukan hal-hal yang membahayakan dirinya seperti ini."cerocos Nyonya Risa megeluarkan unek-uneknya pada sang suami.


"Loh ko jadi salah,Dedy sih ?ini bukan kemauan Deddy, sayang dia sendiri yang meminta lagipula bukannya kamu juga setuju."ucap tuan Ali tak terima disalahkan oleh istrinya.


"Sudah-sudah, lebih baik kita memikirkan sesuatu hal yang dapat membuat Queen diam dan sibuk dengan rumah tangga nya saja."ucap Auntiy Leya memberikan masukan untuk mereka semua agar menimalisir pergerakan gadis itu setelah benar-benar sembuh dari sakitnya.


"Iya aku setuju, lagipula semuanya tidak akan selesai jika kalian terus saling menyalahkan begini"sambung nenek rania menegahi pertengkaran mereka yang tak ada habisnya.


"Oma juga setuju sebaiknya kita memikirkan jalan keluarnya sama-sama,"


"Ini tidak akan terjadi jika mereka sudah memiliki momongan."celetus uncel Arnold yang sedari tadi hanya diam meyimak perdebatan panjang mereka.


Mendengar ucapan yang dilontarkan Arnold semuanya mendapatkan pencerahan, kenapa mereka tidak kepikiran akan hal besar itu .


"Arnold benar,ini semua tidak akan terjadi jika mereka sibuk mengurus seorang anak."nenek rania membernarkan ucapan yang dilontarkan uncel Arnold.


"Oma punya ide.."terlihat senyuman misterius terpatri diwajahnya Oma Eni.


Setelah mendapatkan ide cemerlang itu semuanya mendapatkan bagian tugas masing-masing agar rencana berjalan lancar tanpa hambatan.


~


Skip dikamar atas_


Secara perlahan Alfa meletakkan tubuh mungil jagoan kecil mereka di atas tempat tidur yang berukuran besar dan bernuansa gelap seperti kereteria Alfa ,walupun begitu terlihat elegan dan estetik sekali.



"Lihat lah pipinya sangat megemaskan,aku tak pernah berpikir akan menjadi seorang wanita sesempurna ini.Memiliki suami dan seorang putra tampan, ohhh...ini sungguh diluar ekspektasi ku"ucap Queen dengan senyuman Mereka diwajahnya,matanya tak pernah lepas dari wajah jagoan kecilnya.


Sehingga membuat Alfa merasa desiran aneh dihatinya,iya merasa ada deyutan yang membuatnya secara tiba-tiba ingin mengamuk dan membunuh sesukanya agar rasa itu menghilang dari dalam dirinya iya gak pernah mengaku jika itu adalah cemburu ,karena baginya itu hal tak perlu dipikirkan.


Tak ingin bertalu-talu dalam rasa yang hampir membuat akal sehatnya hilang,Alfa melangkah pergi dari sana tanpa sepatah katapun.Queen yang melihat perubahan wajah saumi robotnya hanya acuh ,iya lebih memilih ikut terlelap dengan jagonya dari pada memikirkan suami anehnya.


Jika Queen memilih terlelap dalam mimpinya ditemani oleh bocah laki-laki dipeluknya, mangka berbeda dengan Alfa dan yang lainnya.mereka melanjutkan perbincangan yang tertunda ,yak itu perihal pengalihan hak asuh dan sebagainya.


Setelah semuanya selesai di perbincangkan dengan baik,Alfa dan Queen tinggal menunggu hasil akhirnya karena semuanya akan diurus oleh Tuan Ali .Mereka membubarkan diri dan kembali pada aktivitas masing-masing,Tuan Ali,nyonya Risa akan kembali ke mansion ALIANDRA sedangkan Nyonya Lisa dan Tuan Pram akan kembali ke mansion PRAMANTA


Kakek dan Nenek akan kembali ke mansion Atmaja,untuk opa dan Oma akan tetap disini karena ini merupakan vila tempat tinggal mereka setelah pensiun dari kesibukan dunia.


Untuk Event dan Geren mereka juga akan ikut kembali ketempat asalnya ,akan tetapi setelah urusan disini selesai kemungkinan satu dua hari lagi.jika anggota keluarga yang lainnya sudah terlebih dahulu kembali sebelum Queen dinyatakan sadar dari koma, Karena mereka memiliki hal mendesak yang tak bisa ditunda.


Untuk kedua pasangan itu,mereka akan meginap untuk malam ini atas desakan Oma Eni pada Alfa.Mau tak mau Alfa mengiyakan, lagipula keduanya sudah istirahat iya tak bisa berbuat apa-apa jika sudah begini jadinya.


Setelah semuanya membubarkan diri,Alfa memilih meyelesaikan tugasnya di balkon kamar,lagi pula tempatnya dan kantor sangat jauh sehingga iya lebih memilih alternatif cepat yak itu virtual.


Alfa mengirim pesan pada seseorang untuk menyelidiki tentang panti asuhan yang pernah ditinggali bocah laki-laki itu,yang sudah berganti setatus menjadi anaknya dengan istri kecilnya setelah mengirim pesan iya kembali pada niat awal yak itu meyelesaikan pekerjaan yang sempat tertunda.


Ditemani secangkir kopi,Alfa tampak fokos dengan pekerjaannya.setelah satu jam bergulat dengan layar ponselnya Alfa dihampiri oleh rasa kantuk yang akut.


merasa tidak bisa lagi menahan kantuk Alfa mematikan layar ponselnya iya letakan di atas nakas,melepaskan jas yang ada ditubuhnya setelah itu merebahkan tubuhnya disisi lain bocah laki-laki itu dan berakhir ikut terlelap dalam mimpi indahnya.

__ADS_1


"Keluarga kecil Alfa"


Terlihat seperti keluarga bahagia yang selalu menjadi idaman setiap orang sebelum membina rumah tangga,degan momen sederhana yang begitu mahal harganya untuk mereka yang tidak memiliki keluarga lengkap.


Bahkan mereka yang memiliki keluarga lengkap tidak akan selalu merasakan kehangatan sesederhana ini,karena dunia masing-masing dan batas komonikasi yang memiliki sinyal lemot sehingga susah untuk berbicara dari hati ke hati,mau bagaimana bercerita jika sinyalnya putus-putus pasti tidak akan nyaman berbincara nya.


Tak jauh berbeda dengan masalah keharmonisan keluarga,jika semuanya ingin baik-baik saja tanpa ada masalah yang dibesar-besarkan mangka jalan satu-satunya adalah komunikasi baik dengan anggota keluarga yang lain bersikap bijak untuk menyelesaikan masalah turunkan sedikit ego pada masing-masing individu agar semuanya tak berakhir penyesalan.


Lakukan hal-hal yang kecil terlebih dahulu Jagan terlalu memaksakan hal yang belum tentu kita mampu, karena itu bisa jadi awal dari kesesatan dalam hidup mu.


~


"Maaf Buk Pet,saya baru bisa melapor Karena sedari tadi saya selalu diawasi oleh kepala pelayan disini. saya akan memberikan kabar baik."ucap seseorang wanita dengan pakaian susternya.


Iya wanita itu adalah wanita sama yang membuat bocah laki-laki itu menangis dan merasa takut.Iya sedang memberikan kabar gembira untuk atasannya karena rencana mereka sukses dan berjalan mulus, bahkan mereka tidak menyadari jika tidak lama lagi mimpi buruk akan menghampiri orang-orang yang tak memiliki hati seperti mereka.


"Kabar apa? apakah bocah laki-laki itu membuat ulah lagi?,dengan keluarga barunya."tanya buk pet menhan geram setiap kali megingat kelakuan Bocah laki-laki itu yang selalu membuat rencananya gagal.


" Bocah laki-laki itu akan diadopsi oleh keluarga kaya ini,bahkan mereka tidak mempermasalah


-kan kenakalannya."ucap seseorang Suster itu dengan senyuman lebar di wajah nya


Mendengar kabar baik dari Suster wanita itu, tentu membuat senyuman lebar dari lawan bicaranya.sudah lama mereka ingin bocah laki-laki itu pergi dari panti ini karena kenakalannya yang tak memiliki obat sama sekali.


"Bagus kalau begitu,Jagan lupa untuk memastikan bocah itu membungkam mulut nya agar tidak berbicara apa-apa tentang panti ini."ucap Buk Pet dengan nada tegas dan serius nya.


Mendengar itu sang suster meneguk ludah susah payah karena iya tak ingin mendapatkan masalah mau tak mau iya harus merahasiakan bahwasanya bocah itu hampir saja membuka kartu mereka."i_iya akan saya lakukan apapun untuk membungkam mulut bocah laki-laki itu."ucap Suster itu degan terbata-bata.


"Kenapa kau tampak gugup? apakah ada sesuatu yang kau sembunyikan dari saya?"ucap buk pet dengan nada curiganya.


"Ehmm..tidak buk saya hanya terlalu senang karena terbebas dari bocah nakal itu dan kita akan bergeming harta setelah ini."ucap suseter itu berusaha sentral mungkin agar tidak dicurigai lagi.


"Hahaha..iya ini merupakan kabar terbaik untuk kita semua, ternyata bocah si*lan itu bisa berguna untuk saja iya belum kita lenyapkan."ucap buk pet dengan tawa megelegar nya , membuat siapapun yang melewati ruangannya merasa merinding ketakutan.


Tawa mereka pecah seketika, karena membayangkan hal yang belum tentu memiliki ending yang membahagiakan.Akan tetapi tidak apa-apa untuk kali ini biarkan mereka tertawa puas terlebih dahulu sebelum berakhir teragis nantinya.


Sekedar informasi yah,Bocah laki-laki itu merupakan bocah ter-nakal dan banyak ulah.Sikap Digin dan banyak tingkah yah membuat para suster yang mengasuh bocah itu kewalahan menghadapinya.


Berbagai hukuman telah mereka berikan akan tetapi tampaknya bocah itu tak memiliki rasa takut bahkan setelah iya selesai menerima hukuman iya kembali berulah lebih dari mereka kira.


Sudah beberapa orang kaya yang ingin mengangkat bocah itu untuk menjadi anak karena melihat ketampanan yang tidak biasa dari diri bocah laki-laki itu.Akan tetapi selalu gagal setelah melihat kenakalan dan sikap jahilnya yang membuat calon orang tua nya kewalahan menghadapinya.


Setelah dari sana tidak ada yang mau megambil dirinya untuk menjadi anak,akan tetapi nasib baik menyertai pegurus panti saat ini, kerena bocah laki-laki itu sudah ada yang mau menampungnya degan begitu mereka akan aman dan tidak perlu pusing lagi.


Walaupun ada hal yang meganjal dari cerita sang suster yang mengantar nya dan ada tingkah yang tidak biasa dari Suster itu ,akan tetapi iya tak ambil pusing karena baginya kepergian bocah itu lebih membahagiakan dari pada apapun.Dari kecerobohan inilah awal mula dari kehancuran dirinya.


Hal yang menurut kalin kecil dan tidak penting buka tidak mungkin akan menjadi harta Karun untuk orang lain.


.


...πŸ‘πŸ’ŒπŸ€©πŸ€ΈπŸ˜Ž...

__ADS_1


__ADS_2