
keluarga ada lah sesuatu yang tak bisa di hilangkan, ketika seseorang lahir di dunia mangka saat itu lah kita terikat dengan kata keluarga
suka maupun duka telah ditakdirkan untuk semua umat nya , tinggal kita bagaymana menyikapi nya .
dengan megengam erat keluarga itu ,atau menjatuhkan keluarga itu
semua nya akan ada sebab akibat ,jadi untuk orang yang baru membina rumah tangga baru
harus bisa menyingkirkan ego ,tamak ,tak bersyukur dll nya
saling merangkul, memberikan dukungan, menasehati agar tak ada perpecahan.
π\*\*\*
setelah sesi istirahat yang panjang usai ,Rin harus berkutat dengan berbagai macam pekerjaan yang terbengkalai beberapa hari terakhir ini.
ya walaupun ada yg menghendel nya ,akan tetapi semu harus iya periksa ulang sesuai dengan peraturan yg iya buat sendiri agar menimalisir kesalahan di masa depan.
sedang sibuk-sibuknya memeriksa data-data ,dan berbagai file iya dikejutkan dengan sura getaran ponsel .
masih asik dengan pekerjaan didepan matanya,iya tak begitu perduli dengan getaran ponsel itu , beberapa kali ponsel itu berkedip sepertinya tak ada niatan untuk meraih nya.
berbeda degan yg ditelpon masih santai, sedang kan sang penelepon sudah memaki habis-habisan ponsel itu . bagaimana tidak jika iya memaki sang Queen iya sudah di gantung, oh bahkan mungkin lebih megerikan dari pada itu.
sepertinya iya butuh kesabaran ekstra untuk ini , setelah lama bersabar akhirnya iya menuai hasilnya, benar kata orang bersabar lah sebentar dan akhirnya anda akan mendapatkan apa yg Anda cari ,bahkan akan lebih dari ekspektasi anda.
"salam Queen ,saya ingin melaporkan tentang proyek pembangunan Rumah susun "
"apa sudah selesai?"
"10% lagi selesai Queen ,akan tetapi ada sedikit insiden mungkin tak akan selesai pada waktu yang telah ditentukan"
"Dey ,kau tau aku tak suka dengan berita ini bukan"
"iya Queen ,maaf saya dan yang lainnya akan mencari jalan keluar secepatnya"
"Hem"
"tapi Queen kal..........."
Tut Tut Tut sambungan telepon dimatikan secara sepihak , membuat Jordy menghembuskan nafas dengan kasar.
iya cukup tau kalau sang Queen merencanakan proyek ini sudah sekian lama ,dan iya dipercayakan untuk menghendel semua nya , gara-gara kecerobohan nya iya harus berpikir keras untuk menyelesaikan ini secepatnya
Queen tak suka dengan kegagalan dan dengan Bodoh iya menyampaikan kabar itu , sepertinya iya harus siap-siap kena amukan sang Queen dan ditertawakan habis-habisan oleh dua cecuguk itu.
****
sekarang semua penghuni mansion utama Aliandera dan Mansion utama Pramanta sedang sibuk menyiapkan acara pernikahan yang akan dilangsungkan di mansion utama Aliandera dan resepsi diadakan di hotel ternama di kota M.
kedua keluarga itu dengan suka cita mengerjakan tugas masing-masing lagi pula ini merupakan kabar gembira bagi kedua belah pihak,selain untuk menyatukan dua insan, menyatukan dua keluarga dan ini termasuk kabar yang sempat menggemparkan
ya mereka semua tau terutama keluarga Pramanta sang tuan muda ,setelah insiden batalnya pernikahan iya tak pernah membawa atau menyebutkan nama perempuan.
iya selalu menolak keras perjodohan yang di buat oleh Tuan besar dan Nonya besar , berbagai macam cara iya lakukan bahkan sang tuan muda pergi dari mansion utama
tinggal di apartemen miliknya sendiri,bisa dihitung dengan jari sang Tuan muda kembali ke mansion utama, secara tiba-tiba Mereka mendapatkan perintah untuk menyiapkan pesta pernikahan
itu cukup membuat mereka , bertanya-tanya bagaymana sosok calon Nyonya masa depan mereka,dan mereka berharap kejadian beberapa tahun yang lalu tak terulang lagi.
apalagi ini merupakan perjodohan, tak mustahil jika masalah itu terulang.pernikahan atas dasar cinta saja kandas apalagi tak ada cinta di antara mereka berdua.
didalam lubuk hati yang terdalam , mereka berharap ,calon Nyonya mereka kali ini tak sama dengan wanita ular itu.
dan semoga dengan pernikahan ini , tuan muda akan mendapatkan kebahagiaan nya lagi ,dan menghilangkan wajah datarnya itu selamanya.
keluarga Pramanta dengan keluarga Aliandera terkejutnya,bedanya seluruh penghuni mansion Aliandera sudah tau bagaimana wajah calon Tuan muda mereka di masa depan .
awalnya mereka juga terkejut ,sang Queen akan menikah, lagi pula mereka tau Queen baru kembali ke mansion utama belum lama ini .
secara tiba-tiba setelah acara pertunangan itu mereka akan segera menikah ,itu cukup mengejutkan dan sekaligus membahagiakan untuk mereka .
mereka berharap agar semua nya lancar,dan berakhir bahagia.
ketika semua sibuk dengan pekerjaannya masing-masing ,Rin yang tidak mengetahui apa-apa iya masih sibuk berkutat dengan layar leptop lagipula iya di kamar atas ,dan yang lebih mendukung kedap suara
jadi iya ta'akan mendengar kan suara beriksik sedikit pun, semua berjalan sesuai rencana Nonya Risa ,agar anak nakal itu tak tau kalo akan ada kejutan spesial malam ini .
melihat Queen yang masih sibuk dengan urusan nya itu semakin membuat Nyonya Risa senang ,tak ada yang menggangu
lagipula antek-antek nya Risa sudah iya ,suap Agat tak bicara .
felesbek..
"salam Nonya besar" ujur mereka serempak
"Jordy,Andri,Tito saya bisa mintak tolong sedikit"dengan ekspresi wajah yang sedikit memelas , wajah yang menampilkan belas kasihan
mereka bertiga mengerut bingung, saling berpandangan bertanya satu sama lain . berharap ada yg mengerti ada apa dengan Nonya besar? sepertinya mereka akan mendapatkan masalah setelah ini
"apa Queen tau kalian kesini bertemu dengan saya ?"selidik Nyonya Risa
"Tidak nyonya , lagipula akhir-akhir ini ponsel Queen tak aktif"
"bisakah anda bicara secara langsung,apa maksud anda memangil kami kesini Nyonya besar ?"
"ya saya setuju dengan ucapan Tito ,apa anda merencanakan sesuatu Nyonya? dan kami harap itu bukan sesuatu yang akan merugikan "dengan nada dingin dan tak bersahabat,iya mereka akan seperti itu jika menyangkut sang Queen sipa pun itu mereka akan babat habis Tampa sisah .
Tito lelaki yang lebih tua diantara mereka bertiga , sikap nya akan dingin dan kaku tak suka basa basi Senti mental jika dengan orang lain ,beda 90% jika dengan keluarga atau merek berkumpul berempat dengan Queen
Andri lelaki dingin ,mulut pedas jika iya bicara dengan orang yang menggangu nya dan orang terdekatnya , hampir sama dengan sifat Tito yang membedakan mulut petasan nya itu
Andri dan Tito mereka ta'akan tinggal diam , mereka berdua langsung memberikan tatapan tidak suka dan sinis jika lawan mengincar Queen berbeda dengan Jordy
__ADS_1
lelaki satu ini cukup bersahabat untuk diajak bicara iya ,lelaki yang konyol cukup Santai itulah mengapa iya yang lebih sering berada di dekat sang Queen jika ada rapat atau pun ada pertemuan penting.
iya bisa mengatur emosi,ya walaupun sebenarnya iya orang yang tak sabaran tapi iya cukup lebih baik dari Tito dan Andri
"hhhhh ..tak salah anak nakal itu merekrut kalian untuk menjadi tangan kanannya,kalian memiliki keunikan masing-masing"
"ya walupun dua diantara kalian terlalu menampakkan wajah tidak suka ,jika orang itu sudah membuat rencana jahat untuk Queen "
"kalian terlalu pintar , untuk menebak ekspresi , Jordy bisakah kau membuat mereka tenang ini ta'akan berbahaya ko . lagipula saya momy nya tak mungkin merencanakan hal jahat "
mendengar penuturan itu ,Tito dan Andri sedikit santai ya walupun masih ada sikap waspada diantara mereka berdua.
"langsung ke'inti ya saja Nyonya,saya tak suka basa basi"
"oh sit kalian terlalu kaku ,baik lah saya ingin kalian memberikan pekerjaan pada Queen agar diya sedikit sibuk "
mendengar kan itu cukup membuat merek megereyit bingung
"bukan ya setiap beberapa bulan sekali iya akan mengecek pekerjaan kalian ,dan untuk kali ini saya harap sedikit memberi hambatan"
"setidaknya Jagan buat iya keluar kamar seharian bisa ?"
"hhhh Nyonya anda ingin ,kami Mati ?"ucap Andri cepat iya ta'akan membayangkan hukuman apa yang mereka dapatkan nanti
mereka mengangguk setuju dengan ucapan Andri merek sangat tau resiko apa yang menanti jika mereka melakukan itu
"bisa anda memberikan informasi yang masuk akal Nyonya kenapa kami harus mengikuti ucapan anda?"
"oh sit .. pertanyaan yang bagus Jordy.kami ingin sedikit memberikan kejutan untuk Queen jika,iya sibuk seharian dan tak keluar kamar mangka semuanya akan berjalan sesuai dengan rencana?"
"intinya???"
setelah membujuk tiga curut itu , Nyonya Risa senang semuanya akan berjalan lancar.tak salah iya mencari tau informasi seditelnya pada orang suruhan sang suami
sedikit ada penyesalan di hati , bagaymana bisa iya tak tau dengan sifat, kesukaan,atau yang tak disukai anak semata wayangnya itu momy macam apa diya .
dan belum lama mereka berkumpul lagi , mereka akan berpisah lagi sekarang iya masih menjadi putri kecil nya dan nanti ....oh sit iya sedikit pusing memikirkan itu .
apakah iya egois memaksakan kehendaknya sendiri untuk mendapatkan cucu secepatnya ?iya tak tau apa yang diinginkan sang putri"
tok tok tok ..
ketukan pintu terdengar jelas di dalam kamar itu ,tak cukup menghambat pekerjaan nya
"boleh mom masuk Queen ?"
"masuk aja mom,gak dikunci"
langkah demi langkah mendekati dirinya ,suara itu cukup menenangkan nya ,ya walaupun iya kerap kali membuat masalah dengan sang momy
itu cukup pengalihan untuk nya ,obat rindu untuk beberapa tahun iya tak bersama dengan sang momy .
iya cukup tau , wanita yang sudah berkepala 4 ini yang masih tampak muda dan segar bugar,kerap kali merindukan nya .tak pernah teruncap di bibir .
iya melangkah keluar dari Mansion ini berpura- pura jauh dari nya padahal iya berkeliaran di sekitar sang momy .
karena ke egoisnya iya harus menanggung rindu sendiri ,tak bisa bersifat normal seperti gadis lain nya .yang manja cengeng dan penuh dengan cinta monyet
itu tak berlaku untuk nya , kehidupan nya penuh dengan bisnis, kekerasan,dll tak ada yang tau bahwa gadis itu berwatak iblis
iya selalu bisa mengendalikan emosi,bersikap seperti anak biasa walau pun pada akhirnya iya tak pernah punya teman spesial di hidup nya .
diam dan menyendiri ,itu kebiasaan nya memikirkan hal yang tak seharusnya dipikirkan gadis kecil seperti nya .
"Queen apa belum selesai? ini mom bawa'in jus.Jagan terlalu fokus degan pekerjaan sayang nanti Queen sakit "
"yes mom" hanya dua kata yang keluar dari mulut gadis itu tak bergerak sama sekali masih anteng deng leptop di pangkuannya
sang momy hanya bisa geleng-geleng kepala melihat kelakuan Queen kesayangan nya ini.
duduk di sofa samping sang anak mengelus kepala nya dengan lembut menyalurkan kehangatan , melihat wajah itu dari dekat ,sama persis dengannya dan suami,ini replika yang sangat sempurna perpaduan yang sangat indah.
sifat nya sama dengan suami jika sedang bekerja ,suara apapun itu tak akan bisa menggangu konsentrasi nya.
anak Satu-satunya setelah beberapa tahun menunggu kelahiran nya , setelah umur belasan tahun iya pergi jauh darinya.
tak tau apa yang anak ini lalu'i , apakah bahagia atau iya sering diperlakukan tak baik oleh temannya iya tak tau sama sekali.
rasanya iya telah gagal menjadi orang tua , anak gadis ini baru saja mendapatkan kasih sayang darinya secara egoisnya iya , mengusir secara halus .
setitik air mata menetes di pipinya , terlalu banyak penyesalan yang berputar di otak Nyonya Risa.putrinya yang malang menjadi korban ke egoisan orang tua nya.
tak pernah terbayangkan olehnya putri kecil mereka akan tumbuh menjadi seorang gadis cantik yang penuh misteri,terlalu tertutup seperti Deddy nya .
sebelum gadis di sampingnya ini menyadari tagisan nya , Nyonya Risa menghapus air matanya . berpura-pura tak ada apa-apa.
padahal itu tak perlu di lakukan ,gadis disampingnya ini terlalu peka terhadap sesuatu .iya sudah tau bahwa sang momy dari tadi menguntit iya secara diam-diam.
dan secara tiba-tiba sang momy menitikkan air mata,iya cukup bingung ada apa dengan wanita kesayangan nya ini , sangat mudah berubah-ubah emosi .
"apa belum selesai sayang ?ini hampir sore hari Queen"
"sedikit lagi mom,mereka tak becus bekerja.sepertinya aku harus mendisiplinkan mereka"
"hhhhh ..oh ayo lah sayang, tak usah terlalu keras pada mereka .minum ini dahulu agar tampak segar "
"mom kalo tidak seperti itu mereka tak akan berguna"
"Deddy sama anak sama saja,huffff.."
setelah lama saling diam ,sibuk dengan pekerjaannya masing-masing.akhirnya pekerjaan Queen selesai .
iya cukup terkejut kenapa momy nya masih disini, bisanya wanita ini tak betah terlalu lama duduk diam .
__ADS_1
"mom masih disini?"
"emm..apa sudah selesai sayang?"
"ada apa mom, tak biasa nya seperti ini?"
"hhhhhh ,...ayolah sayang Jagan menatap momy dengan tatapan seperti itu ,apa ada yang salah mom rasa tidak sama sekali ,mom Hanya menemani Queen kecil momy ini"
"emmmm.."
setelah mendengar penuturan sang momy ,iya memindahkan leptop dipangkuan nya , melihat sejenak sang momy dan akhirnya merebahkan kepalanya di pangkuan momy tercinta .
sudah lama iya tak melakukan itu, rasanya masih sama seperti dulu hangat dan nyaman .
dekapan yang sangat iya rindukan selama ini , dekapan,yang iya lewatkan selama beberapa tahun karena terpisah, dekapan yang iya sering bayangkan setiap malam.
dan pada akhirnya ini akan menjadi hal yang sama terulang lagi ,tak kan ada dekapan ini lagi, melihat masa sekolah saja iya tak ingin berbagi dengan sang momy apa lagi
soal rumah tangganya nanti , mungkin sikap keras kepala dan ego nya akan lebih besar dari pada saat ini.
"mom Rin boleh seperti ini sebentar?"
"tentu sayang ,mom juga rindu masa-masa ini .mom minta maaf karen...."
tak bisa dipungkiri kedua perempuan itu sangat merindukan momen ini , rasanya mereka ingin waktu berhenti agar momen ini tak cepat berlalu.
"mom tak merasa berat kan ,Rin udah gedek Giman kalo kaki mom keram ?"
"now sayang ,tak berat sama sekali"
sudah sangat lama Tuan Ali menuggu sang istri tak keluar-keluar sedari tadi dari kamar Queen .
cukup membuat nya penasaran apa yang kedua nya lakukan , secara diam-diam iya menguntit sejenak dan melihat momen langka itu
tak ingin dilewatkan akhirnya iya ingin pergi secara diam-diam,supaya tak mengagu mereka berdua .tampak nya iya sudah lebih dahulu ketahuan
"Ded masuk aja ,gak usah guntit kayak gitu ,gak cocok tau "
"ehemm.. sepertinya Dedy ketahuan ya"
merasa aneh dengan ucapan Queen ,iya mencari kese'keliling ruang,dan berhenti di arah pintu masuk ternyata sang suami diam kaku disana
"Dedy?? gapai disana ?"
"gak sebenarnya Dedy mau pergi tadi gak ingin gangu kalian eh ternyata tingkat kepekaan Queen semakin meningkat ya"
karena sudah keburu ketahuan iya ,masuk menutup pintu berjalan pelan ke arah dua perempuan yang sangat iya sayang'i dan cinta'i
"ya terima kasih pujian nya Dedy"
"jadi tadi Queen ???"..
"yes , Queen udah tau mom ada di sana sedari tadi "
"huffff.. anak nakal "
"hehehe... lagian gapa'in sih kalian guntit Queen,?"
"gak apa -apa sayang mau aja "
canda tawa terdengar di seluruh ruangan ,para pekerja di mansion merasa penasaran dan akhirnya mereka mengintip apa yang kelurga kecil itu lakukan ,
ada yg ingin menyampaikan pesan pada akhirnya terlupakan karena sungguh mereka terharu melihat kebahagiaan yang sudh lama tak tampak di mansion ini .
sedang enak-enakan mengintip mereka kepergok oleh para orang tua
"ehem ,ada apa ini?"suara bariton dingin dan tegas itu terdengar oleh para pekerja mereka menoleh serempak
menunduk kan kepala tak berani bicara, semua membeku diam menunduk kan kepala.dan akhirnya ada salah satu angkat bicara
"emm maaf atas kelancangan kami Tetua,kami hanya melihat kebahagiaan yang telah lama hilang "
"baik lah kalian boleh pergi ,kerjakan pekerjaan kalian jika masih ingin bekerja".
setelah mendengar itu mereka semua pergi dari sana sebelum hal buruk menimpa nasip mereka.
mereka masuk kedalam kamar itu , melihat apa yang mereka intip sehingga lalai dalam pekerjaan.
"Pi itu , anak menantu dan cucu kita.tampak nya mereka tertawa bahagia"
"ehem ,kalian tak menyambut kedatangan kami ?"
"loh mi Pi ,kapan tiba?"
"mereka sudah dari tadi di luar ,mom dasar aja gerjain para pekerja dulu "
"Queen gak bicara sama mom "
"hehehe, Ded juga udah tau mom ko cuman Queen yang dimarahi"
"anak sama Dedy sama -sama nakal .jadi sudah tau tapi tak menyambut"
"maaf ini Queen Oma , Queen janji gak akan ulang in lagi"
"kamu itu , Ali bisa gak Jagan ajar kan yang tidak -tidak sama Queen "
"yes mi"
dan pada akhirnya merek bercanda ria,dikamar itu hampir lupa waktu , semua rasa lelah hilang sudah karena kekonyolan sang Queen gadis nakal yang menjadi obat untuk keluarga itu.
tiba-tiba kake dan nenek pun tiba mereka semakin melupakan waktu, hingga malam pun tiba stelah makan malam mereka masih berbincang-bincang bersama seperti tak ada waktu lain kali .
😅😂🤣🥰🥰😍😍🤩🤩🤩
__ADS_1
ambil yang baik baya aja ya ,smoga kalian suka dengan cerita ini