Menahlukkan Suami Diginku

Menahlukkan Suami Diginku
kekesalan Queen


__ADS_3

flesbek on


"Alfares Pranantaa.. Apa yang kau lakukan dengan semua Roti Jepang Ku?"


ucap Queen dengan menggebu-gebu degan tatapan tajamnya,nafas nya juga tak beraturan ,wajah merah padam ada rasa kesal,marah ,dan lucu secara bersamaan.


sedang kan yang di ditatap hanya duduk diam ,membaca Koran yang ditemani secangkir kopi tak menghiraukan teriakan Queen.


melihat tak ada sama sekali pergerakan ataupun pembelaan dari lelaki didepannya ini, semakin membuat Queen jengkel


secepat kilat iya menarik Korang itu dari tangan lelaki yang telah membuat emosi nya meledak-ledak .


bola mata mereka beradu ,tatapan itu kembali seperti biasa tak tergapai.iya seolah menyembunyikan semua emosinya didasar terdalam sehingga tak ada yang bisa benar-benar menggapai nya.


tak ada yang bisa melihat apa yang ada didalam dasar ,karena terlalu gelap dan dalam ,tak ada cahaya yang menyinari tempat itu terlalu misterius membuat semua penasaran.


"sitt.. kau _."


semua yang ingin diucapkan terasa hilang begitu saja,lidah nya kelu setelah melihat tatapan itu.iya ingin sekali mencaci maki bahkan mengupat sepuasnya .


dan tampaknya itu akan sia-sia,menguras energi nya sendiri.buktinya lelaki itu hanya diam memandang dirinya dengan tatapan entah apa itu.


iya tampak seolah-olah anak kecil yang sedang dimarahin oleh ibunya,diam dan tampak merasa bersalah.dan ini masalah lelaki dewasa bermuka datar ,kaku bagaikan Robot.


mendengar setiap ocehannya dengan menatap lekat ,yang membuat nya semakin gemas sendiri lelaki ini menampakkan wajah datar nya.tidak ada wajah memelas seperti anak kucing kepada induknya.


"hufffff.."menarik nafas pelan dan mengeluarkan nya, iya sedang mengontrol emosi nya.


biasanya iya sangat jarang menampakkan berbagai macam emosi,iya akan tampak bahagia jika dengan keluarga nya , marah dan manja jika dengan kedua Abangnya.


marah pun tidak sepenuhnya hanya sebagai tak-tik jika mereka melanggar janji, atau ada yang tidak iya sukai dari mereka setelah itu pun iya akan kembali ceria.


jika dengan musuh nya akan tampak Beringas mengerikan,tampak seperti malaikat kematian.


tapi ini iya sudah banyak mengeluarkan ekspresi selama dekat dengan lelaki di depannya ini,lelaki yang memporak porandakan emosinya ,lelaki kesekian setelah keluarganya.


"kalo begitu kamu harus menemani aku keliling moll"


tak menerima bantahan iya menarik lengan kekar itu, memerintahkan pada pak Joko untuk menyiapkan mobil,setelah itu iya keatas mengambil tas .


melaju membelah jalan raya,iya sebenarnya ingin bertanya apa yang ada dipikiran lelaki ini saat memporak porandakan Roti nya .


tampak nya iya harus menelan pil pahit,iya tak akan pernah mendapatkan jawaban sekecil apapun itu,iya sanggat pelit berbicara.


dan akhirnya mereka berkeliling moll seharian.


****


setelah mengingat kejadian itu,dan tak terasa Langi sudah semakin gelap.iya juga merasa kedinginan karena terkena sapuan angin malam.


iya melangkah masuk , menutup rapat pintu dan menarik gorden.setelah selesai terdengar langkah kaki yang mendekat kearah nya.


membalikan tubuhnya,netera matanya menangkap sosok lelaki gagah dengan wajah datarnya .berjalan semakin dekat


setelah tubuh mereka terpaut beberapa senti lagi , mata mereka beradu hembusan nafas lelaki itu menerpa hidungnya.


iya juga dapat mencium bau min yang menyegarkan, Rambut acak-acakan yang masih sedikit basah.menambah kadar ketampanan nya.


Rin suka melihat Alfa setelah selesai mandi , selain bau tubuh nya yang segar, melihat rambut acak-acakan yang masih basah sungguh gagah dan mempesona.


tampak seperti lelaki sejati dengan sejuta pesona nya,iya melihat mata itu ,hidung dan terakhir bibir itu.iya menggigat adegan beberapa jam yang lalu


bibir ini sangat memabukkan,iya merasakan sensasi yang berbeda,sensasi yang membuat nya melayang keawan,sensai yang tak ingin waktu cepat berlalu .


tampaknya iya mulai terjerat dengan pesona didepan matanya ini,jika begini terus iya harus benar-benar melakukan sesuatu untuk membuat lelaki ini tak berpaling.


iya tak akan suka Jika ada orang lain yang ingin memiliki, sesuatu yang sudah menjadi miliknya .


"apa ada yang suamiku ini perlukan?"


ucap Queen dengan mata yang megerling megoda, mendekatkan hidungnya dan hidung Alfa .mata itu beradu tagan nya dikalungkan dileher Alfa, secara sempontan Queen membalikkan posisi mereka dengan Alfa mendempet dinding .


apa tak ada ekspresi lain dari wajah suaminya ini,kenapa kaku dan datar sekali.iya tersenyum mengembang tampak seperti baru saja mendapatkan lotre .


cup..


bibir lembut itu mendarat sempurna dengan bibir menggoda lelaki didepannya, pangutan yang begitu lembut .mata Queen terpejam, iya tak ingin melihat mata yang mampu menghipnotis nya ,jika terjadi mungkin iya akan terlena .


setelah beberapa menit Queen mendorong tubuh kekar Alfa, sehingga terlepas pangutan diantara mereka berdua ,mata mereka beradu kembali ,sebelum Queen benar-benar terbuai semakin dalam ia buru-buru pergi dengan seyuman manis diwajahnya.


"suami makan malam,aku tunggu dibawah"


teriak Queen dengan kekehan kecil di akhir kalimat.iya kembali melakukan hal bodoh , ingin mengerja'i iya yang kena sendiri.


iya tak menemukan tatapan terpesona, maupun tergoda.jadi iya tak tau lelaki itu benar-benar menginginkan nya dengan cinta atau hanya Nafsu sementara.


iya bukan gadis bodoh yang jika terbuaai akan memberikan nya dengan mudah,jika cinta akan memberikan dengan sukarela.


iya gadis yang ingin memiliki pasangan yang memberikan kepastian, memberikan pembuktian bukan hanya ucapan atau janji manis saja , bukan pula dengan kata cinta.


mencari lelaki yang tak pernah memilih jalan Koar-koar untuk membuktikan keseriusan nya atau bahkan cinta nya.iya ingin lelaki yang cekatan melalui tindakan dan pembuktian.


Lang sung berhadapan dengan sejuta kejutan,tak pernah memberikan janji Jika tak bisa ditepati .mengekpresikan diri dengan sejuta tindakan nya untuk membuat sang kekasih menagis bahagia.


selalu terbuka ,dan saling percaya, memilih jalan tengah dari pada jalan yang berbeda. memberikan cinta Jagan sampai semuanya, sisahkan untuk diri sendiri dan tuhan mu. jika suatu saat terluka hati itu, tak terlalu sakit nantinya.


jika ada cinta untuk sang pencipta,kita takkan mersa sendirian .iya akan membantu dengan sejuta rencananya.

__ADS_1


~


sesi makan malam berlangsung dengan hikmat,tak ada perbincangan di antara mereka .dari awal sampai akhir mereka berdua masih diam, bahkan saat sudah ada didalam kamar pun mereka tak berbicara.


Sampai akhirnya ada suara telpon berbunyi, Queen langsung megankat nya, dengan seyuman indah terbit diwajahnya.


"Halo Ded "


uacap Queen dengan nada gembira


"Halo sayang , Bagaimana Queen sehat?"


"Dedy pertanyaan macam apa itu?tentu Queen sehat tak mungkin Alfa membiarkan Queen kita sakit"


ucap kedua Kedua pasangan yang tak muda lagi, dengan perdebatan yang sengit.


"hhhhhh... lihat apa yang Ded mom lakukan, ingin memperlihatkan perbedaan pendapat kalian?"


ucap Queen dengan tertawa renyah.


"oh sayang Ded dan mom mu itu tak udah dihiraukan.sekarang Oma mau tanya bagaimana hubungan kalian?"


semua anggota keluarga itu tertawa mendengar ucapan Oma , mereka sudah cukup terbiasa dengan kelakuan kedua pasangan itu.


"oh ayolah aku belum selesai menyapah kalian ,dan sekarang Langsung keintinya, apa tidak bisa basa basi dulu"


ucap Queen dengan wajah cemberut, bibir nya mengerucut .


"hhhhh ..lihat opa sudah lama tak melihat sikap manja cucu kesayangan opa ini"


"sudah sayang Bagaimana kabar Queen nya Nenek hemm?"


"Queen kakek juga dong ,hhhhh"


"Queen sayang opa Nenek dan kakek,I Love you"


ucap nya dengan tangan berbentuk hati, degan wajah yang tampak imut.


"hey hey kenapa hanya mereka bertiga,Oma gak dianggap lagi ini cerita nya?"


"sayang Queen kita, sudah tak cinta dengan kita lagi "


"Hem seharusnya kita tak memperlihatkan wajah sebelum nya"


ucap Oma Eni , Nyonya Risa,dan Tuan Ali dengan wajahnya yang sama-sama terlihat kecewa .


seketika tawa opa Erkan ,Kakek Brayen,Nenek Rania diikuti oleh Queen pecah .mereka sangat suka melihat ekspresi dari ketiga orang yang sudah Dewasa itu .


"Ali aku tak ingat jika begini kelakuan Tuan yang dianggap megerikan dan tak kenal Apun itu seperti ini kelakuan nya,hhhhh ?"


"rasanya aku tindak ingat mempunyai menantu/anak lelaki seperti itu " ucap kedua lelaki berumur itu serentak


"emm Queen juga lupa Jika memiliki Dedy seperti itu?"


mendengar ucapan keempat orang yang berharga dari nya itu , wajah Tuan Ali beruba jadi masam . mungkin akhir-akhir ini iya terlalu sering dekat dengan istrinya ini.


"hey hey hey kalian berempat sekongkol yah. ini juga anak kecil ikut-ikutan para kakek-kakek dan nenek tua "


"hhhhh sudah-sudah ini lagi udah para tau.Di mana Alfa Queen?"


ucap Nenek Rania menyela sebelum mereka semua bertingkah lagi,selalu saja mereka akan lupa umur jika berbicara dengan gadis nakal ini.


"oh iya Oma jadi lupa kan Naya cucu menantu"


"emmm dia "


Queen mengedarkan pandangannya sekeliling ruangan tak melihat keberadaan lelaki itu,iya pun tak tau kapan iya keluar dari kamar dan pergi kemana.


saat kepalanya sibuk menoleh kesana kemari tiba-tiba Oma Eni berteriak histris..


"kiyaaa.. Queen apa kalian.."


semua yang mendengar teriakan wanita paru baya itu terlonjak kaget ,tak terkecuali Queen hampir saja ponselnya Harga puluhan juta itu mencium lantai.


"omaaaa...what is this?"


semuanya diam menuntut Jawaban,mereka tak habis pikir dengan wanita paru baya satu ini,sedang kan sang suami sudah menatap lekat kepada pasangan hidup nya selama berpuluh tahun ini.


"ehemmm ... kenapa kalian memandang saya seperti itu?"


ucap Oma Eni dengan mengerutkan keningnya.


mendengar itu semuanya menghela nafas kasar ,dengan menggeleng kan kepala mendegar kan pertanyaan yang membuat mereka Gerget sendiri.


"mom kenapa teriak-teriak kita gak ada yang tuli disini"


ucap Nyonya Risa mewakili mereka semua berbicara,sedangkan semua nya mengangguk kan Kepa saja tanda menyetujui uncapan Istri dari anak dan menantu serta ibu dari Queen.


"ohhh itu , masalahnya "


ucap Oma Eni dengan nada santai


semua yang mendengar itu semakin kesal di buatnya.


"Queen coba liat kearah kiri"


perintah Oma Eni, membuat mereka semua semakin binggung

__ADS_1


"emang ada apa Oma?"


ucap Queen binggung


"udah liat aja,oma mau nunjukin sesuatu"


terdapat seyuman simpul di wajah wanita paruh baya itu ,tampak nya iya merencanakan sesuatu.


setelah Queen mengarahkan pandangan nya ke arah kiri ,mata nya membola seketika.


"kyaaaaaaa..."


ponsel yang iya pegang melayang bebas , untung saja ada tangan kekar yang megapai nya dengan waktu yang tepat ,jika tidak mungkin memang benar ponsel itu akan mencium lantai.


semua yang mendengar itu juga terkejut, tidak Oma tidak cucu suka sekali membuat mereka senam jantung malam ini.


"Queen ada apa sayang ?" ucap mereka secara bersamaan, semua nya jadi khawatir dengan gadis nakal itu.


"Alfares Prananta sudah berapa kali aku bilang kalo segala sesuatu itu harus bersuara"


ucap Queen dengan kesal ,iya Queen terkejut akibat ulah lelaki itu iya selalu tak sadar akan kehadiran nya .


"sayang ko gitu? Nenek gak pernah ajarin Queen seperti itu "


ucap Nenek Rania dengan tegas, sekarang mereka semua tau apa masalah nya sehingga gadis nakal itu terdengar marah .


setelah mendengar ucapan dari sang Nenek Queen , melihat telpon nya ada di tangan lelaki itu.secara cepat iya merampas nya.


"hufff .. maaf Nek ,habis nya Queen kesal iya selalu saja datang dan pergi kayak jaylangkunng kan Queen kesal."


semua yang mendengar itu menggeleng kan kepala tak habis pikir dengan kelakuan gadis nakal ini .


"minta maaf nya sama Al bukan sama nenek"


mendengar nada tegas sang nenek kalo begini iya tak bisa membantah lagi ,bisa-bisa iya dapat petuah panjang nantinya.


melirik sekilas ke arah lelaki disamping nya sekarang, melihat tatapan tajam semua mata yang ada di layar telepon itu .


Hufff ..


menarik nafas dalam-dalam dan iya keluar kan dengan kasar . padahal ini bukan salah nya kenapa iya harus meminta maaf omel Queen dalam hati .


"Queen gak usah gomel ikuti apa kata Nenek "


ucap Sang momy ,momy nya selalu tau jika iya mengomel didalam hati .


"yes mom"


"cepet minta maaf kapan lagi Queen"


sambung Oma lagi , sedang kan para lelaki hanya diam meyimak ,tak ingin kena semprot para ibuk-ibuk.


"sorry"


"apa kami gak denger Queen ,terlalu kecil"


"besar kan lagi Volume nya Queen"


"Queen yang lembut dan sedikit panjan ,


Nenek gak gajarin kamu minta maaf sependek itu"


iya mereka semua tau jika Queen diajarkan oleh sang kakek beberapa Bela diri dan cara menembak, sedang kan sang Nenek mengajarkan obat-obatan selain itu beberapa sifat Santun , penyabar dan kehidupan.


memang semua nya mengajarkan akan tetapi semuanya sudah dibuat catatan kecil oleh sang Nenek,Jika iya melanggar iya akan menjadi Bahan uji coba laboratorium nya .


jadi tak ada yang berani dengan Nenek Rania, siapapun yang melanggarnya akan menjadi percobaan nya ,bahkan mereka semua sudah melihat betapa megerikan tempat itu.


tak ada yang berani terang-terangan melanggar ucapan nya ,bahkan jika itu Oma Eni,opa Erkan kakek Bren ,Dedy atau momy sekalipun.


"Suami Robotku yang tercinta"


"Queen.."


"Queen salah apa lagi ?kan katanya minta maaf yang panjang?"


ucap nya sedikit kesal karena selalu dipotong.


"panggilan nya ?"


" itu panggilan kesayangan Mom iya kan sayang?"


ucap Queen dengan menatap wajah datar suaminya dengan seyuman lebar .


"lanjutkan"


"suami Robotku ,istri cantik,imut ini mau minta maaf karena sudah marah-marah gak jelas ".


ucapnya dengan semanis mungkin , padahal didalam hati gadis itu sudah mengomel tak jelas sangking kesalahannya.


.


.


.


πŸ˜‚πŸ˜πŸ˜‚πŸ˜„β˜ΊοΈπŸ˜‚πŸ˜„πŸ˜‚πŸ˜„πŸ˜‚πŸ˜„β˜ΊοΈπŸ˜‚β˜ΊοΈπŸ˜‚β˜ΊοΈπŸ₯€πŸ˜‹πŸ₯€πŸ’ͺπŸ₯€πŸ’ͺπŸ’ͺπŸ₯€πŸ’ͺπŸ₯€πŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺ😘

__ADS_1


__ADS_2