Menahlukkan Suami Diginku

Menahlukkan Suami Diginku
Racun Sianida


__ADS_3

Alfa duduk termenung disamping Ranjang sang istri.taganya memijat tulang Hidung untuk menetralisir rasa sakit kepala yang berdenyut-denyut sedari tadi memikirkan kejadian demi kejadian yang menimpa orang terdekatnya .


Terutama saat ini iya sedang memikirkan kondisi Gadis cantik yang megisi hari-harinya beberapa Bulan setelah pernikahan.jujur saja,tidak mudah bagi Alfa untuk menghadapi masalah ini degan kepala dingin.


Iya laki-laki kejam dan beringas,melakukan sesuatu dengan kobaran api yang menyala.iya tidak bisa mengendalikan diri untuk saat ini, semakin iya menekan Hasrat membunuh nya semakin sakit kepala nya karena berperang dengan pikiran yang berlawanan arah.


Mungkin saat ini orang akan berpikir iya sudah membuka Hati untuk Gadis kecil ini,akan tetapi itu tak terjadi.Jujur saat ini ,iya hanya merasakan Rasa sayang dan khawatir pada keadaan sang istri yang terbaring lemah.apa lagi setelah iya tau kondisi yang menimpa Gadis ini tak baik-baik saja


Untuk jatuh hati kembali tampak nya itu masih sulit iya lakukan,apalagi saat ini iya masih belum sepenuhnya bisa melupakan mantan kekasih nya Dahulu.jagan salah paham dulu,


Alfa hanya tidak bisa melupakan rasa sakit yang menjadi balasan dari rasa cinta yang tulus yang iya berikan pada sang mantan kekasih


Bukan cinta yang tersisa, melainkan Rasa benci dan rasa jijik pada dirinya sendiri yang begitu percaya untuk memberikan seluruh cintanya pada seorang wanita yang tidak berperasaan seperti itu


Penghianatan itu dan kejadian demi kejadian yang menimpa dirinya saat berdekatan dengan setiap wanita .membuatnya menjadi anti pada virus Yang bernama CINTA .bahkan saat ini, iya tak berniat untuk menjalin kedekatan lebih jauh pada pada siapapun bahkan Gadis yang ada dihadapannya saat ini yang berstatus istrinya


Hatinya membeku permanen,jikapun iya perhatian pada Queen itu karena tanggung jawab dirinya yang berstatus suami didepan para keluarga besar mereka


Iya tak tau bagaimana cerita selanjutnya dari kisah pernikahan nya saat ini dengan Queen.iya tak ingin menebak-nebak jika pada akhirnya iya juga akan terluka atau dirinya yang melukai.


Rasa takut dan tak percaya diri itu dengan hubungan ini sudah menempel sempurna di otak kecilnya.sebelum memulai Alfa sudah memberikan Diding tinggi untuk membatasi cerita mereka agar tak berlanjut sampai ke akhir yang masih kasat mata


Iya mencoba menghapus bayangkan kenangan menyakitkan itu,dan berusaha meganti dengan lembaran baru.akan tetapi Masalah tak bisa dihapus permanen selagi masih hidup,karena hidup ini masih akan dikelilingi oleh masalalu mangka dari itu semakin kita menghapus masalalu semakin terbayang akan cerita itu


Untuk terbebas dari masalalu bukan mencoba menghapus,akan tetapi berdamai dengan masalah itu sendiri.walaupun susah,akan tetapi masih ada cela kecil untuk terbebas dari itu semua.jika tidak mencoba ,kita tak akan tau berhasil atau tidak nya perjuangan itu ?


"Kalahkan rasa takut dengan sebuah Adrenalin tinggi(mencoba hal yang baru tidak akan seburuk, dengan isi otak yang banyak parno nya ) "


Alfa diam dengan menatap kosong ke arah wajah Queen,iya mengingat ucapan yang beberapa menit lalu diucapkan oleh sang Nenek


Felesbek on_


"Bicara nek,kita mau tau apa yang sebenarnya terjadi pada Queen"tanya Even tak sabaran


"Huffff.. (Nenek megambil nafas panjang sebelum berbicara) Queen terkena Racun mematikan,yang cara kerjanya lambat"ucap sang nenek menghentikan uncapanya sejenak untuk melihat reaksi semua orang yang ada disana


Mendengar itu, membuat semua orang syok berat.dan ada yang cukup bingung dengan ucapan sang Nenek .Momy Risa yang dahulu mencerna ucapan sang Mama bertanya dengan kerutan di wajahnya menampakkan kebingungan yang ketara


"Iya, kita tau Queen terkena Racun saat penusukan itu?,bukannya dokter sudah memberi tahu sebelumnya"ucap Momy Risa megereyit Heran dengan penjelasan sang Mama


"Queen bukan hanya sekali mendapatkan Racun itu,iya juga sudah beberapa kali bersentuhan secara langsung dengan Racunnya bahkan mungkin mengonsumsi nya sendiri.dan terakhir karena penusukan ini tubuhnya tak sanggup lagi menahan atau menekan racun itu lebih lama lagi,oleh karena itu iya tumbang dan sampai saat ini belum sadar kan diri"


Semua orang membeku ditempat,bahkan Alfa tediam dengan otak yang tak henti-hentinya bekerja,iya perpikir keras apakah ada sesuatu yang bisa menunjukkan jalan untuk menuju titik terang yang menimpa sang istri


"Maksudnya Rin koma bukan karena penusukan itu?akan tetapi karena iya mengonsumsi racun."ucap Kakek Erkan syok mendengar fakta ini


"Hemm.. setelah di cek dengan teliti dan mereka juga sudah megambil Sempel darah Queen,dan ternyata itu penyebab utamanya.


awalnya sempat ragu karena bau itu samar-samar dan susah dideteksi akan tetapi setelah beberapa kali dicek hasilnya tetap sama bahkan separuh tubuh Queen sudah terkena dampaknya"ucap Nenek Rania dengan proposional


Iya, jika Nenek Rania sedang bertugas iya akan seperti orang asing .menjalankan tugasnya tanpa melihat atau membedakan itu keluarga atau bukan.yang terpenting jika sudah ruang lingkup wilayah Rumah sakit atau laboratorium mereka akan sebatas Dokter dan pasien tidak lebih dan kurang


Semuanya sukses mengeluarkan ekspresi dan wajah kusut,aura diruangan itu semakin suram dibuatnya.semua membisu bahkan tangis pun tak pecah dengan tanpa suara,entah lah mereka merasakan Yeri seperti ada yang mencengkeram jantung mereka setelah mendengar kenyataan pahit itu


"Kalian ingat akan kejadian saat Queen kejang-kejang dan detak jantung nya berpacu cepat dan terkadang melambat.bahkan kulit Queen berwarna merah muda atau merah ceri yang aneh akibat oksigen yang tidak sampai sel dan tetap tinggal di darah .dan nafas Queen seperti Almond pahit,itu semua adalah gejala dari Racun ini yang mengakibatkan Queen koma itu jiga merupakan efek dari racun ini"ucap Nenek Rania dengan ekspresi wajah yang tak terbaca


"Seperti nya ada sesuatu yang tidak kita ketahui,atau ada orang yang berniat mencelakai Queen.akan tetapi siapa? "ucap Auntiy Leya menerka-nerka


"Alfa apakah kau tau sesuatu nak?"tanya Mami Lisa pada anak laki-lakinya yang hanya diam meyimak sedari tadi


Mendengar Sang Mami menyebut namanya, Alfa hanya diam dan berusaha berfikir keras akan tetapi Nihil tak ada yang mencurigakan saat Gadis itu bersama nya." Not at all mi, nothing suspicious"iya hanya bisa menggelengkan kepalanya dengan lemah


"Bagaimana bisa Alfa kamu itu suaminya,kau tidak tau apa yang terjadi pada istri mu?"Bentak Tuan Pram kesal pada sang anak,yang menurut nya tidak becus menjaga istri


Melihat kejadian itu, Kakek Brayen angkat bicara"Tidak usah marah seperti itu Nak Pram,ini sepenuhnya bukan salah Alfa.saya tau betul betapa keras Kapala nya Gadis itu,iya tak akan mau berbagi penderita pada orang lain bahkan jika itu orang-orang yang iya sanyangi sekalipun"ucap Kakek Brayen menjelaskan bagaimana sifat sang Cucu

__ADS_1


"Iya Pram ,itu Sifa buruk dari Queen.jika ada rasa sakit yang iya rasakan. iya tak akan mau berbagi pada siapapun,jika itu menyangkut nyawanya sekalipun iya tak akan angkat bicara kecuali kita mengetahuinya terlebih dahulu"sambung Tuan Ali memberikan penjelasan pada Besannya


"Mungkin iya tak ingin membuat Alfa khawatir dengan keadaan nya,iya gadis yang terlalu mandiri untuk seumur nya.mangka dari itu kami selalu diam-diam mengikuti gerak-gerik gadis nakal itu agar tau apa yang terjadi.iya tak akan mau meminta tolong jika tidak dalam keadaan darurat fersinya" ucap Geren dengan nada kesal disetiap ucapan nya jika menyangkut adik kesayangannya


"Fersinya?,"ucap Tuan Pram gagal paham akan kata yang satu itu


"Iya Paman,Queen memiliki tingkat kedaruratan tersendiri dalam hidupnya.jika iya bisa menyelesaikan masalahnya sendiri itu bukan keadaan darurat,akan tetapi jika iya tidak bisa melakukannya sendiri itu baru keadaan darurat yang membutuhkan bantuan orang lain.akan tetapi itu jarang terjadi karena iya selalu memiliki cara untuk Menaklukkan masalah itu sendiri,bahkan jika itu mempertaruhkan nyawanya sendiri "terang Geren yang selama ini memperhatikan gerak-gerik sang adik


Even membernarkan ucapan Geren dengan anggukan kepala.melihat respon Even yang membenarkan ucapan Geren Membuat Susana semakin runyam.mereka memiliki spekulasi terbaru untuk Queen, apalagi bagi keluarga Pram yang belum terlalu megenal Sang Menantu.mereka hanya melihat jika gadis itu manja seperti Gadis kota pada umumnya,dan itu salah besar


Mendengar itu Alfa sedikit demi sedikit mengetahui, jika Gadis yang iya selalu manja ternyata gadis yang memiliki kekuatan baja untuk menghadapi masalah nya sendiri.


"Racun apa yang iya konsumsi Queen Nek? Queen tidak bodoh untuk tau jika ada bahaya disekitarnya"tanya Even penasaran,karena iya tau Queen memiliki tingkat kepekaan sangat tinggi ,iya cukup heran kenapa gadis itu bisa diperdaya


"Sianida "ucap Nenek Rania padat dan jelas


"Sianida,dari mana iya bisa mengonsumsi itu?"tanya Alfa setelah sekian lama diam. bertanya dengan rendah akan tetapi masih terlalu dingin jika itu dilontarkan pada orang lain yang tak tau sifat -nya


"Iya,Racun ini sangat berbahaya dan memiliki berbagai bentuk,ada yang berbentuk padat,cair,atau gas. ada Hidrogen sianida,ada sianogen klorida,dan kalsium sianida dan potasium sianida."jelas Nenek tentang racun yang ada ditubuh Queen


"Bagaimana bisa iya tidak sadar akan Racun ini?"ucap Oma Eni tertunduk lemah


"Racun ini selain mudah digunakan,sianida juga tidak meninggalkan jejak, sehingga banyak kasus sianida tidak terungkap bahkan memakan waktu yang cukup lama untuk membuktikan nya.mangka dari itu orang-orang memakai racun ini untuk menghilangkan jejak" terang Even yang mengetahui sedikit tentang racun ini, itupun iya mengetahuinya dari Queen pada saat gadis itu belajar racun


"Apakah itu sangat berbahaya Ma?"tanya Nyonya Risa gemetar menahan tangisnya


Melihat sang anak yang terpuruk membuli Nenek Rania mendekap tubuh sang Putri tercinta.iya tau sebagai ibu kejadian ini tak mudah untuk di hadapi"


"Dosis racun sianida bisa mematikan tergantung pada senyawa nya dan beberapa faktor yang lain.setegah gram sianida bisa membunuh orang dewasa yang memiliki berat 80kg."


"Bagaimana efek dari racun ini Nyonya?"tanya tuan Pram


"Lemah ,bingung,kantuk berlebihan, tingkah laku aneh,sesak nafas,sakit kepala,pening,dan serangan bisa terjadi bersamaan jika dalam dosis tinggi."


"Sama seperti yang pernah Queen jelaskan"monolok Even dengan Sura yang Yaris tak terdengar,akan tetapi tampaknya keluarga itu memiliki telinga yang cukup tajam sehingga dapat mendengar ucapan Even


"Queen pernah menjelaskan soal racun ini,bahkan cara kerjanya akan tetapi jika iya pernah terpapar atau tak sengaja mengonsumsi nya berarti iya sudah sedikit menetralisir racun itu?akan tetapi?"Even berspekulasi jika ada teka teki yang belum tuntas


"Iya tampaknya seperti itu karena Nenek juga melihat ada beberapa hal yang menuju ke arah sana.akan tetapi itu belum pasti karena kita tak tau apakah iya pernah terkena atau tidak ?"ucap Nenek Rania sedikit membernarkan ucapan sang Cucu nya


Tok tok


"Maaf Nyonya dan Tuan sekalian jika saya lancang, apakah jika iya pendarahan di hidung merupakan efek nya juga?" tanya Bodyguard Rin yang kebetulan orang yang sama saat mengantarkan Queen ke kamar pada saat pesta malam itu


Mendengar pertanyaan itu ,semua orang mengalihkan pandangan mereka pada sumber Sura.secara kebetulan iya mendengar perbincangan mereka dari awal akan tetapi tidak ada niat untuk nimbrung,akan tetapi semuanya berubah setelah mendengar beberapa penjelasan yang cukup mengganjal di hati nya mangka dari itu iya bertanya secara langsung tanpa takut mendapatkan Hukuman karena tidak sopan


"Oh ,Rio tidak menganggu sama sekali.kalo Boleh tau kenapa kau menanyakan itu ?"Tanya Nenek Rania kembali merasa ada sesuatu yang pria ini ketahui


"Sekali lagi saya minta maaf karena lancang, karena telah mendengarkan pembicaraan kalian awalnya saya tak ada niat untuk menganggu,akan tetapi ada sesuatu yang mengganjal mangka dari itu saya memberanikan diri untuk bertanya"


"Apakah kau tau sesuatu Rio?"tanya Even dengan niat membunuh nya


"Even dengarkan dulu penjelasannya"ucap uncel Arnold menenagkan sang anak


"Cihh.." decakan kesal yang hanya bisa Even keluar kan saat ini , akan tetapi tatapan itu masih menusuk sang bawahan adiknya


Melihat tatapan beragam dari keluarga sang Queen, nyali nya menciut seketika.iya tau sekarang dari mana Queen memiliki aura menyeramkan itu


"Iya itu termasuk salah satunya,jika terkena paparan racun sianida dalam jangka pendek akan menyebabkan iritasi


pada hidung dan selaput lendir.jika konsumsi nya lebih dari 5mg/m3 kabut sianida alkali dapat menyebabkan luka dan pendarahan hidung"


Dekk..


Rio membeku ditempat setelah Mendengar itu , Wajah nya memucat.jadi itu benar berarti tebakan nya tidak salah lagi "Sial ,berarti saya kecolongan!"ucap pria itu dengan nada kesal iya seakan lupa jika ada orang lain dihadapannya saat ini

__ADS_1


"Apa yang kecolongan Rio?"tanya Geren mengerutkan keningnya merasa ada sesuatu yang mengganjal


Mendengar Sura bentakan yang menusuk itu,pria itu baru sadar jika iya tak seharusnya berbicara seperti itu didepan keluarga sang Queen tampaknya iya dalam masalah besar


"Cepat katakan kenapa diam saja,apa yang aku ketahui"ucap Alfa Digin dengan tangan yang mencengkeram kerah baju pria itu


Glek.


"Tu_tuan "ucapnya terbata-bata


"Alfa lepaskan biarkan iya bicara terlebih dahulu"ucap Kakek Brayen meraih legan sang cucu menantu untuk melepaskan Bodyguard cucu kesayangan nya


Huffff .. pria itu bisa bernafas legah setelah tubuh Alfa menjauh darinya,iya sangat takut dan gemetar didekat Pria Tiran yang menyandang gelar sebagai suami sang Queen


"Apa yang kau ketahui dalam kasus ini?"tanya Kakek dengan tatapan tajam nya


"Saya tidak terlalu yakin dengan ini,akan tetapi cukup bersangkutan.apakah King Alfa ingat pada saat kejadian yang menimpa king di Pesta pada malam itu?"ucap pria itu mulai mode serius,iya mencoba menepis rasa takut demi mengungkapkan kejadian yang menimpa Queen entah berguna atau tidak yang terpenting iya sudah menyampaikan informasi yang menurut nya bersangkutan


"Kejadian apa yang kalian maksud?"tanya Nyonya Lisa curiga


"Hemm.. saya ingat?"ucap Alfa megabaikkan pertanyaan dari sang Mami iya tau jika menceritakannya akan berbuntut panjang


"Alfa kejadian ap_"tanya Nyonya Lisa penasaran akan tetapi ucapannya dipotong oleh sang suami,dan berakhir dengan kedongkolan dihatinya


"Syutttt.. sudah sayang nanti kita tanyakan lagi saat ini diam dulu Oky,kita fokos pada kejadian yang menimpa Queen" ucap Tuan Pram memberikan pengertian pada sang istri untuk sedikit bersabar agar tak Terlalu kepo


"Lanjutkan saja apa yang terjadi sebenarnya?"ucap Tuan Pram setelah menenangkan sang istri


Felesbek on_


"Itu ruangan Queen, kalo begi_"


Brakkk..


Sura bantingan pintu cukup keras yang pelakunya ada Queen,gadai itu pergi terburu-buru masuk kedalam kamar


"Haisss.. gini kalo lagi jatuh cinta "monolok Rio melihat sikap sang Queen yang menurutnya khawatir dengan keadaan sang suami


Setelah mengatakan itu iya melangkah pergi untuk melihat kondisi sekitar nya memastikan tak ada masalh baru yang datang


Sial.. dengan secepat kilat Queen melangkah masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri,yang paling tepat meganti pakaiannya saat ini.nafas nya tidak teratur iya segera melangkah keluar dari kamar mandi menuju Balkon mencoba untuk mengembalikan pernafasan nya seperti semula


Hidungnya megeluarkan darah segar , mengalir karena efek dari racun itu.dengan perlahan dan pengendalian diri.yang baik Queen membersihkan sisa darah yang menempel di hidungnya dengan tisu,karena udara terbuka dan segar sedikit demi sedikit iya kembali pulih


"Queen.. ini_"Rio tampak syok karena ada noda darah di tangan Queen bahkan dihidungnya pun masih ada bekas darah yang belum sepenuhnya bersih


Tak ada jawaban saat ini Queen masih mengontrol pernafasan nya, walupun sudah mulai pulih akan tetapi tidak sepenuhnya


"Queen anda kenapa?"tanya Rio panik melihat keadaan Queen yang tampak susuan bernafas


iya segera mendekat , belum sempat dirinya membantu pergerakannya sudah terlebih dahulu dicegat oleh Queen untuk menyuruhnya diam ditempat


Setelah cukup lama iya diam ditempat dengan perasaan yang bercampur aduk,akhir nya iya bisa bernafas lega setelah melihat Queen kembali baik-baik saja


"Ada yang ingin bermain-main dengan ku!"ucap Queen dengan aura suram menyelimuti tubuh nya


***


Sekalian lagi mereka merasakan prustasi karena kejadian ini dan seseorang yang mereka sayang masih tergeletak lemah,dan yang paling menyakitkan fakta bahwa Gadis itu menanggung rasa sakit itu sendiri bahkan saat ini diambang batas waktu menuju Alam lain yang bernama Kematian


Mendengar nya saja sudah membuat mereka semua semakin terpuruk apalagi jika itu akan terjadi,semakin runtuh dunia yang mereka pijaki sekarang ini setelah mendengar fakta mengejutkan itu


Melihat itu semua semua orang tak bergeming,bahkan Nyonya Risa dan Para wanita menagis histeris.bukan mereka saja bahkan para bapak-bapak dan para Jomblo juga terpuruk setelah mendengar kenyataan pahit itu.Nyaris dunia mereka Runtuh seketika


"Ded anak kita _Huaaaa.. " tangis Nyonya Risa pecah di pelukan sang Suami, sedangkan tuan Ali hanya diam tak bergeming sesekali menggecup pucuk kepala Nyonya Risa untuk sekedar memberikan kekuatan

__ADS_1


Tak hanya mereka saja Yang lainnya melakukan hal yang sama ,bahkan Oma dan opa pun tampak tak berdaya dengan tagisan yang mengalir deras di mata.melihat para orangtuanya yang sedang adegan mesra disaat genting seperti ini, Membuat Geren kesal dibuatnya.


...Jagan lupa dukungannya untuk author abal-abal ini 😊🥰🙏🙆...


__ADS_2