Menahlukkan Suami Diginku

Menahlukkan Suami Diginku
Ciuman maut


__ADS_3

Ketika semua orang memandang rendah diri kita,**C***ara yang ampuh ada lah?tak memperdulikan nya*.


**Tetapi yakin** pada kepercayaan diri sendiri ,yakin pada kemampuan yang ada pada **diri anda, jika anda tak selemah yang mereka kira**.


**Itulah** yang akan membawa kita pada posisi yang menguntungkan di kemudian hari


"kata mutiara penyemangat hati"


^^^( MTPJK)^^^


***


"Berhenti !"


Sura lembut Dingin dengan penuh penekanan itu berhasil membuat pergerakan dan tawa mereka berhenti seketika.


"Cek..ini bukan urusan elo,sebaiknya elo pergi dari sini"ujur salah satu dari mereka dengan wajah sinis nya


"Jagan ganggu kesenangan kita ,jika elo tak mau dapat masalh kayak diya!"sambung dari wanita lainya, menunjuk kearah Hana yang sudah tampak mengenaskan.


Rin melihat sekilas kearah yang di tunjukkan oleh gadis mungil nan seksi itu,tampa menanggapi atau menampakkan wajah berlebihan.


Hana siswa yang kerap kali dibully di kampus ini ,ia murit yg beruntung karena bisa masuk universitas terkemuka di kota M berkat otak nya,iya hanya orang yg miskin.


Ayahnya tukan becak ,sedang kan ibunya buruh cuci .ia anak pertama dari tiga saudara,oleh sebab itu ia kerap kali megalah untuk adik-adiknya .Setiap kali dia dibully,dia hanya bisa diam dan menerima perilaku mereka bagaimana tidak ia selalu di ancam dikeluarkan dari kampus ini jika berani mengadukan perbuatan mereka.


Ia harus tetap bertahan agar tidak mengecewakan kedua orang tuanya,yg telah memberikan harapan penuh kepadanya untuk bisa memperbaiki keadaan , setidaknya Hana bisa mendapatkan pekerjaan yang sedikit lebih layak dari pada kedua orang tua nya,itu lah yg selalu di katakan oleh kedua orang tua Hana.


"Nona .. lebih baik anda pergi saja ,dari pada anda dapat masalah".(ucapnya lemah hampir saja tidak terdengar sedikit pun)


"Kiren bukanya diya cewek yg buat , Lo di permalukan di parkiran barusan ya?".( berbisik ke kiren)


"Cihhh...,naif"(ungkap Rin degan gamblangnya ,dia tidak suka orang yang terlalu lemah ,dan mudah putus asa,baginya itu sagat merepotkan)


"Cek...Jadi elo perempuan tadi yg membuat gue di permalukan di tempat umum?!"(ucap kiren degan amarah yg memuncak,sampi ke ubun-ubun)

__ADS_1


Rin yg bingung hanya mengangkat alisnya tanda tidak mengerti degan keadaan atau kondisi perempuan yg di pangil Kiren oleh antek-antek nya ini.Bagay mana tidak bola matanya nya hampir saja keluar dari tempat nya,degan wajah merah,gigi megeretak seperti banteng menahan amarahnya.


Rin sedikit aneh degan tatapan perempuan itu,iya merasa tak pernah bertemu,ataupun bertatap muka dengan ya.Tapi kenapa seperti ada kilatan amarah yg terpancar dari mata badut Ancol satu ini? seperti ada dendam kesumat saja.


"Kebetulan elo ada disini!,sepertinya alam berpihak sama gue jadi gue gak harus jauh-jauh cari elo , hihihihih....."(ucap kiren degan lantang dan tawa seperti embak Kunti)


" Jadi apa rencana awal yang harus dilakukan untuk memberitahu kan pada J.A.L.A.N.G ini pada posisi nya!"ujur Kiren dengan penuh penekanan disetiap kalimatnya.


" Kiren, kita tak ada masal degan diya,sebaik nya sebelum salah sasaran lebih baik kita pergi dari sini".


"Cek ...elo ada di pihak gue apa diya ?,haa..."


"Bukan seperti itu Ren,Elo gak liat apa yg ada ditangan diya? kalu orang lain tau degan kelakuan kita ini semuanya jadi kacau."(ucap seli degan berbisik)apa lagi kita gak tau diya anak siapa dan posisi seperti apa di kampus ini".


"Kiren sepertinya kita harus mengikuti saran Seli.


Jagan sampai repotasi elo rusak cuman gara-gara ini ,bisa-bisa rencana elo bisa berantakan".(Balas sisi


berbisik-bisik)


Setelah mengancam Rin dan Hana mereka bertiga pergi ,tidak lupa degan gaya pereman kampung yang sedikit menendang,ataupun memukul tubuh Hana,dan hendak menyenggol bahu Rin ,buka Rin namanya jika dirinya tak memberi kado salam kenal darinya,yg tak akan terlupakan walu degan hal yg sagat ringan.


"Buk .."


"Cup.."


"Now ..Bibir ku.!!"


"Jidat gue sakit"


"Mamiii.."


Teriak mereka serempak , karena merasakan sakit saat bersentuhan dengan lantai Secara langsung.


"Awas aja elo gue akan balas,degan lebih dari ini!"

__ADS_1


"Dan elo akan meregek mintak Apun di kaki kita bertiga"


"Udah ayok,wajah gue yut yut sakit banget.untuk masalah wanita tak tau diri ini kita urus nanti"Sambung Sisi menarik kedua temannya yang sedang menahan kekesalan dihati.


Degan membuat mereka bertiga mendapatkan ciuman bibir sepesial,dari lantai koridor yg sangat kotor itu sudah sedikit mengurangi rasa kesalnya walupun sedikit,melihat wajah mereka menahan kesal sudah memperbaiki mutnya yg hancur.


Setelah meyumpah serapahi Rin dan Hana degan rasa sakit bercampur malu,membuat mereka pergi degan amarah semakin membara dengan hentakan kaki untuk melampiaskan kekesalannya.


"Bukkkk ...."


"Krakkkk.."


"Dukkk"


"Aaaaaaaaaaaaa..."


Dan sekali lagi mereka harus mendapatkan karma keduakalinya.Tampa mereka sadari mereka menginjak air tergenangz akibatnya mereka jatuh degan tak elit tulang terasa remuk,tak cukup disana mereka ditimpa kardus bekas yg ada di atas meja entah siapa yg tak segaja menyenggol nya.Pakaian merek kotor degan rambut acak-acakan membuat mereka bagaikan pengemis jalanan.


"Jatuh Tertimpa tangga pulak,dua kali dobel malunya"


Sangat miris dan menyedihkan,tagisan teriakan,beradu manjadi satu membuat sipa saja yg melewati tempat itu bergidik Geri langsung berlari kocar-kacir,karena mengira Gedung kosong itu ada penghuninya yak itu makhluk gaib yg tak lain 3 Kunti . kejadian itu menyebar luas sehingga mebuat beberapa orang penasaran, takut,bahkan ada yg ingin menguji adreyali mereka sendiri.


Tak tau saja jika yang berteriak adalah manusia jadi-jadian .


.


.


.


..Maaf Gaysss.....


Karena baru ini saya bisa pos lagi


Moga kalian meyukai nya lagi ,Salam kenal,Slam persaudaraan bay😊🥰

__ADS_1


__ADS_2