
Tampaknya ciuman itu mendominasi, Alfa tak membiarkan Queen terlalu lama mengambil nafas ,sempat beberapa kali Alfa menabrak sesuatu karena tak melihat jalan
Sedang kan Queen masih tetap berada digendongnya, dengan posisi yang sudah seperti koala yang memeluk batang pohon
Setelah penuh dengan rintangan untuk menuju ke kamar , akhir nya mereka tiba di depan pintu dengan bibir yang masih menyatu
Setelah membuka pintu ,Alfa mendorong pintu kamar dengan satu kaki dan mulai berjalan menuju Tempat tidur
Alfa melepaskan pangutan mereka ,dan berjalan menuju kasur agar menghindari dari berbagai barang yang iya tabrak
Karena kaki nya sudah mulai terasa perih karena sempat beberapa kali mencium kaki meja,atau apapun yang dilewati
Tentu Queen tak diam iya menggigit ceruk leher Alfa dan sesekali menghi***nya ,tak lupa tangan yang meremas rambut Alfa
Kaki nya masih melingkar sempurna di pinggang suaminya , setelah lama akhirnya Alfa membaringkan tubuh mungil Queen dengan Hati-hati
Mata mereka bertemu sebelum akhirnya Iya melancarkan aksinya kembali , Sekarang iya sudah benar-benar mode on
Berpangutan tangan Queen dicekal dan diangkat keatas sehingga iya tak bisa bergerak dengan bebas ,hanya tubuhnya yang bergerak indah
Yang satu menahan kedua tangan Queen agar tak bergerak-gerak dan yang satunya berjalan kemana-mana , merambah lembut kulit indah Queen
Tercipta suara-suara aneh didalam kamar tidur itu sebelum akhirnya ,hanya keheningan malam dan terdengar bisikan halus pengantar tidur
"Istirahat lah besok kau harus berangkat pagi bukan?" setelah mengatakan itu Alfa membenarkan kembali Baju Queen seperti semula
Walupun beberapa tanda ditubuhnya tak akan bisa menghilang begitu saja , setelah itu Alfa menutup tubuh mungil itu dengan selimut dan mengusap kepala gadis itu dengan pelan
"Pejamkan matamu,Jagan dibuka sebelum pagi hari "
Ucapnya dengan dingin jika orang tak jeli dalam mendegar, itu terdengar seperti nada perintah yang tak bisa dibantah dengan sifat acuhnya dan seperti kata-kata kosong
Akan tetapi tampak jelas masih ada jejak kelembutan dan perhatian dari perilaku nya dan perkataan nya walupun itu bukan suatu hal yang romantis
Sudah cukup membuktikan jika Lelaki itu tak seburuk yang dipikirkan,iya hanya belum bisa bersikap lembut dan penuh cinta
Setelah mengatakan itu Alfa berjalan menuju arah kamar mandi , membersihkan diri dan kembali menuntaskan semua nya
Setelah 2Jam berada dikamar mandi iya baru selesai , menatap wajahnya di cermin terlihat beberapa tanda merah di lehernya
Akibat ulah Queen dan kembali terbayang olehnya adegan barusan ,memebuat iya harus menggelengkan kepalanya agar ingatan momen itu pergi dari kepalanya
Setelah lama berusaha sudah sedikit memudar ,Alfa melangkah keluar dan terlihat seorang gadis cantik yang tergeletak di atas kasur
Dengan posisi tidur yang tak menguntungkan untuk nya ,terlalu menggoda dan terbuka bagaimana tidak
Gadis itu tidur terlentang dengan tangan satunya memeluk guling , tersingkap pakaian Queen ketas memperlihatkan pusarnya
Iya memakai celana pendek sehingga membuat paha mulus itu terekspos dengan jelas , tampak kedua bukit kembar itu menantang keatas
Damn it.
__ADS_1
Upat kesal Alfa , iya melangkah pelan kearah tempat tidur membenarkan kembali pakaian Queen menyelimuti tubuh nya
Beberapa kali terulang lagi dengan kesal ,Alfa mengulung tubuh mungil itu dengan selimut dan mengapitnya agar tak terlepas
Dan akhirnya Usaha nya berhasil gadis itu tak bergerak lagi ,diam dan nyaman dengan pelukan hangat Alfa ditambah dengan Hujan deras mendukung hangat nya momen malam ini
Jagan yang aneh-aneh mereka hanya Sekedar Berciuman aja yah. gak ada adegan yang tak seharusnya ðĪĢ sebelum mereka benar-benar bisa saling menerima ,dan mencintai ðĨ°ð
~
Cahaya matahari menyinari bumi ,saat ini Queen sedang merias dirinya walupun sebenarnya iya hanya Memakai riasan tipis
Akan tetapi tentu memakan waktu lama , sebenarnya iya hanya megulur waktu saja iya hanya ingin Sang suami yang menyiapkan sarapan pagi
Dan benar saja Alfa telah menyiapkan sarapan pagi untuk mereka , sekarang iya sedang membersihkan diri setelah menghabiskan sedikit Waktu di dapur
Setelah selesai menyiapkan keperluan dan merapikan dirinya , Queen dan Alfa melangkah turun menuju Meja makan, terlihat makanan sudah tertata rapi diatas meja
Queen yang melihat itu hanya tersenyum senang ,Duduk dengan anggun dan menikmati sarapan pagi yang dibuat khusus oleh sang suami Robotnya
Sedari tadi hanya keheningan diantara mereka berdua , selesai sarapan pun tak ada perbincangan diantara keduanya
Setelah beberapa menit perjalanan Akhirnya mobil itu memasuki area kampus, mereka sengaja'dikumpulkan disini ,karena dari sini mereka akan menaiki bus yang sudah disiapkan Pihak kampus sendiri
Iya masih menunggu apakah lelaki ini akan mengucapkan sesuatu ,seperti bagaimana pasangan yang pernah ia lihat di film-film
Seperti kata-kata romantis atau sedikit perkataan yang bernda kehawati -ran, jika tidak iya akan mengucapkan beberapa kata yang mungkin bisa untuk sekedar menasehati atau..
Entah lah iya jadi kesal jika begini terus , lelaki ini terlalu diam dan kaku sekali
Ternyata tak sesuai dengan ekspektasi nya ,
Alfa Hanya diam ditempat duduknya dengan wajah dingin menatap lurus kedepan
Tanpa menunggu aba-aba Queen mengangkatnya kedua tangan nya , setelah itu mengapit wajah tampan suaminya
Setelah tatapan mata mereka bertemu Queen melakukan hal yang sama menikmati setiap inci Bibir mengemaskan suaminya
Beberapa menit sampai iya sedikit tenang ,iya melampiaskan kekesalannya pada bibir lelaki itu ,tak memberikan jeda dan bermain sesukanya
Alfa tentu tau jika Gadis ini sedang kesal , jadilah iya hanya mengikuti alur nya saja membiarkan istrinya bermain sesuka hati sampai Amara nya Redah
Setelah itu terdengar suara seseorang untuk memerintahkan seluruh mahasiswa berkumpul untuk apel pagi terlebih dahulu sebelum mereka berangkat
Setelah mendengar itu barulah Queen melepaskan pangutan mereka , keluar membuka pintu mobil mengeluarkan koper dan berjalan menjauh
Sebelum Queen benar-benar pergi dan menghilang dari pandangan nya , Alfa keluar dari mobil mengambil paper bek yang telah iya siapkan sedari pagi tadi
__ADS_1
Terlihat iya melangkah sedikit berlari dan meraih tangan Queen , Queen yang melihat seseorang menyentuh tangan nya sedikit terkejut membalikan tubuhnya untuk melihat siapa yang menghentikan langkahnya
Terlihat Bola mata nya begitu indah dengan tatapan tajam menukik seperti ingin memangsa dirinya ,Tanpa seyuman dibibir nya semakin membuat kesan megerikan dari diri Alfa
Alfa menyodorkan paper bek kearah Queen , Tanpa berbicara satu kata pun hanya bahasa isyarat saja yang iya lakukan
Melihat itu Queen tak mempermasalahkan nya dengan senang hati iya menerima apapun yang Lelaki ini berikan , dengan senyum lebar menampakkan barisan gigi putih diwajahnya
Tampak cantik dan mempesona dengan Rambut terurai indah ,Alfa melihat beberapa tanda merah yang ada Dileher Queen dengan segera iya mengambil sesuatu dari kantong celananya
Membuka lipatan kain itu dan menyingkirkan rambut indah itu , untunk mempermudah dirinya memasangkan syal pada leher jenjang Queen
Dengan pelan dan hati-hati Alfa memasang -kan nya di Leher Queen ,iya tak tau apa yang ada di pikiran gadis ini bagaimana jika ada yang melihat nya tentu iya akan dihina nantinya
Tak banyak yang tau tentang setatus pernikahan mereka , orang-orang kantor pun tak ada yang tau akan setatus mereka berdua selain sekertaris dan atasan
Mereka diam karena iya berada dibawah pengawasan dirinya ,dan tentu nya dalam tekanan yang iya berikan jika tidak entah apa yang akan mereka lakukan pada gadis ini
Dibawah tekanan nya saja mereka masih diam-diam mencacian dan menghina dirinya apalagi tidak berada dipengawasannya ,kalo bukan karena tekanan dari dirinya untuk tak ada yang boleh berkomentar
Apapun itu tentang dirinya dan sekertarisnya tentu sudah lama para karyawan menatap dirinya tak suka,ini pun tak sedikit mereka secara terang-terangan mengatai dirinya
Jika Alfa tak berada disisinya ,Tak ada satu katapun yang gadis ini adukan kepadanya tentu iya tau apapun yang karyawan nya lakukan pada gadis ini
Karena iya menepatkan orang-orang nya untuk selalu mengawasi gadis ini , bagaimana pun iya merupakan Istrinya dan sudah menjadi tanggung jawab nya
"Jagan dilepas sampai iya menghilang" Ucap Alfa dengan wajah datarnya
Mendapatkan perlakuan lembut Alfa yang kesekian kalinya membuat Queen semakin mengembang kan senyum nya
Tentu saja ia awalannya tak begitu perduli dengan pandangan orang akan tanda-tanda merah di sebagian tubuhnya
Baginya itu haknya dan lagipula yang melakukan nya suaminya sendiri ,tentu saja iya tak perlu khawatir akan cemoohan orang-orang yang Hanya berkoar-koar
Yang selalu ingin tau dengan urusan orang lain dan ikut campur tanpa seizin orang nya ,
tentu saja akan sedikit mendapatkan hadiah darinya
Baginya selagi iya tak merugikan orang lain atau menganggu kenyamanan orang lain ,itu sudah menjadi keberkahan dari orang-
orang itu untuk tak mendapatkan hak spesial di ruangannya
Bukan kah iya sudah berbaik hati pada mereka yang tak mendapatkan masalah dari nya ,setidaknya mereka hidup damai dan aman untuk selam ini
Akan tetapi jangan harap bisa tenang maupun damai jika sudah menganggu nya ,tentu iya tak akan berbuat baik jika tak mendapatkan hal yang setimpal untuk mempertimbangkan kesalahan mereka
.
.
ðððððĨ°ðððððððððĪðððððĪðððĪððĪðĪððĨ°ðĪððððĪŠ
__ADS_1