Menahlukkan Suami Diginku

Menahlukkan Suami Diginku
Agresif


__ADS_3

Saat ini kedua insan itu sudah berada di sebuah ruangan,tentu saja di Ruangan sang Direktur kalian siapa lagi kalo bukan Tuan Muda Alfa


Alfa sedang menikmati kebersamaan nya dengan setumpuk dokumen yang harus di tandatangani, sedangkan Queen iya tentu saja melihat pemandangan yang salalu memikat hati nya


Yang membuat mata nya tak bisa berpaling lama jika didekat ,apa lagi kalo bukan sang Suami Robotnya


Iya sedari tadi duduk manis tepat di hadapan Alfa, dengan menopang dagu untuk melihat dengan jelas Wajah sang suami


Jika tak seperti itu iya akan terhalang oleh beberapa Berkas yang ada dihadapannya



Diam dan memperhatikan dengan seksama apa yang dilakukan oleh suaminya. tampak nya iya tak pernah puas melihat Wajah itu


Saat sedang menikmati ciptaan Tuhan yang menawan ini , tiba-tiba pintu diketuk dari luar mendegar itu tak membuat Queen merubah posisi nya


"Masuk "ucap Alfa Dinggin dengan suara berat nya


Pintu terbuka terlihat seorang lelaki tinggi tegap ,yang cukup tampan dan memiliki kharisma yang cukup menarik dan berbeda


Merasa kenal dengan Aura itu Queen mengalihkan pandangannya , melihat siapa yang datang mendekat Queen tersenyum tipis


"Kaka (Raka)Kau membuat keributan lagi?" ucap Queen setelah Lelaki itu berdiri tepat disampingnya


"Maaf Queen " ucapannya menunduk


"Selalu saja seperti itu ,aiss "ucap Queen dengan geleng-geleng kepala


"Queen, mereka yang duluan membuat terliga saya panas" ucap Raka dengan raut wajah kesal


"Sudah lah.emm bagimana apa ada kesulitan? apakah iya tak menyulitkan kamu ?" tanya Queen melirik ke arah Alfa


"Tidak Queen "


"Kamu yakin,kaka ?"ucap Queen memicingkan mata ingin tahu apakah ada jejak kebohongan disana


"Ya Queen tau saya tak bisa ditindas selain Queen yang melakukan nya "Ucap Raka tersenyum


"Ais.. dan Secara tidak langsung kamu mengatakan Saya Kejem ,tak berperasaan,dan Suska menindas yah ?" ucap Queen sinis


Mendengar Sang Queen tampak marah ,Raka Hanya Diam menunduk , takut-takut jika sang Queen Meluapkan amarah nya dan itu sangat megerikan melebihi apapun


...


...


Sedari tadi Alfa hanya menyimak perbincangan diantara mereka,iya kesal melihat begitu senang nya Sang istri berbincang dengan Lelaki ini


Dan tampak Gadis itu tak memperdulikan keberadaan nya lagi ,iya sibuk berbincang dengan sekertaris pilihannya sendiri


Tampak mereka sudah terlihat sangat Akrab, iya kesal dengan lelaki itu. iya melihat selama bekerja dengan dirinya


Lelaki ini tak banyak bicara bahkan terkesan cuek dan Dinggin sepertinya,akan tetapi iya baru tau iya bisa bersikap Lembut dan hangat


Jika berbicara dan dekat dengan sang istri . membuat Darahnya mendidih saja ,dan telinga nya tampak memanas mendengar percakapan mereka


" Ehemm .. Ada keperluan apa ? "Ucap Alfa Dinggin dan Berat


Membuat mereka meng hentikan percakapan yang sedang berlangsung, Queen tersenyum tipis Tampak nya sang suami terlihat cemburu


Raka yang mendengar peringatan dari sang Atasan kembali pada mode datarnya, menyerahkan sebuah berkas untuk periksa dan ditandatangani


"Tuan Anda harus memeriksanya dan ditandatangani"


"Hem"


Melihat mereka berdua Secara dekat tampak ada kesamaannya itu dingin dan datar ,


kenapa mereka tak bisa bersikap Ramah dan biasa-biasa saja atau sedikit Normal


Setelah selesai Raka kembali pada tempat nya ,tentu saja masih ada beberapa yang belum iya selesaikan

__ADS_1


Melihat Raka sudah berlalu dan tak terlihat lagi , Queen berdiri melangkah mengitari ruangan dengan melihat-lihat


"Sayang Aku pergi sebentar yah ,ada sesuatu yang harus aku lakukan "


Setelah mengatakan itu Queen berlalu pergi tanpa mendegar persetujuan dari Alfa


Saat ingin berbicara Tumbuh mungil itu sudah menghilang ditelan pintu ,Alfa megereyit binggung apa yang akan gadis itu lakukan


Entah ada apa dengan dirinya,Alfa meninggal kan pekerjaan nya . melangkah pergi mengikuti langkah Queen dengan sedikit jarak


Terlihat Queen melangkah masuk ke dalam ruangan lama nya ,Tentu sakarang itu adalah ruangan sekertarisnya yang baru


Alfa bediri mematung di depan pintu,iya tampak ragu untuk masuk kedalam Ruangan itu


Sementara didalam Ruangan


Ceklek


Queen meraih gagang pintu dan masuk kedalam ruangan Yang dulu sempat iya tinggali, dan terlihat Desain nya masih tampak sama tak ada yang berubah sama sekali


"Kaka , apa aku mengganggu?" Tanya Queen melangkah mendekati sofa


"Oh.. Queen tentu saja tidak "


Ucap Raka berdiri menghampiri Queen ,yang sudah duduk manis di Sofa yang memang tersedia disana


"Ka, apakah selama kamu memegang kendali dan menjadi Sekertarisnya Tuan Muda Alfa bermasalah?" tanya Queen Secara langsung


"Sejauh ini tidak ada Queen ,dan walupun ada masih bisa di selesaikan dengan baik "


"Bagus sekali , apakah kamu masih bisa bertahan dengan posisi ini ?" tanya Queen dengan mode serius


"Selama saya bisa membantu Queen ,itu tak akan menjadi masalah . malahan saya dengan senang hati menerima nya "


Mendengar itu Queen mengangguk-angguk mengerti tampaknya iya tak, mempermasalahkan hal itu kembali kemungkinan iya tak perlu lagi memegang posisi ini


"Baiklah jika ada masalh besar maupun kecil bisa bicara dengan saya ,dan kalo begitu saya harus pergi "


Setelah mengatakan itu Queen melangkah pergi menuju pintu keluar,Raka mengikuti langkah Queen untuk mengantarkan nya keluar


"Kaka Jagan sungkan-sungkan kalo butuh sesuatu,iya memang dingin tapi hatinya baik ko "


"Iya Queen ,saya juga melihat bahwa Tuan muda tampak menjaga Queen"


"Aku yakin itu , walupun tampak megesalkan sih "


Hhahahha


"Tapi Tampaknya Queen ,suka bukan "


"Iya suami Robotku ,tentu saja aku suka"


Saat ingin membuka pintu dan melangkah keluar Queen menabrak Sesuatu yang sangat keras


Dukkk


Auuuuu


Sitttt


"Kaka kenapa bisa ada Tembok disini ,lihat jidat aku merah jadinya "


Mendengar pernyataan itu tanpa melihat apa yang di tambarak sang Queen ,Raka hanya tertawa dengan memegang perutnya


Hahahaha


"Kakaaaa ,kenapa malah ketawa pindahin dinding nya .isss awas saja nanti aku akan bikin kamu kena hukum "ucap Queen belum sadar apa yang iya tabrak barusan


" Hhhhh ..Oh yah , emang siapa yang akan menghukum saya Queen selain anda ?" ucap Raka berusaha menghentikan tawanya


"Tentu saja Suami Robotku ,cih kau lupa iya atasan mu sekarang " ucapannya masih mengosong-gosok jidat nya

__ADS_1


Saat ingin berbalik dan melihat kearah yang baru saja iya tabrak barusan , Queen kaget tubuhnya mematung dan kedua matanya mengerjap-ngerjap


Tampaknya bukan Raka yang kena Hukum malah iya ,sudah mengatakan Suami tembok dan tak bilang mau kamana


Sitttt


"Loh sayang itu kamu, kira aku tembok" ucap Queen dengan menggaruk-garuk kepalanya yang tak gatal sama sekali gatal


Tentu saja mendegar kepolosan sang Queen membuat Raka semakin ingin tertawa puas, memang akan seperti itu


Sedari kecil mereka sudah dibesarkan bersama ,tentu jika mereka yang tak kenal bagaimana sifat asli dari semua keluarga Atmaja


Mereka akan berpikir jika mereka adalah si wajah dingin dan kaku ,tak bersahabat dan kurang bergaul


Tidak bagi mereka yang sudah mengenal nya ,setiap orang yang sudah dekat dari sala satu anak didik kelurga ini


Mereka bahkan lebih konyol dari diperkirakan, mereka hanya tak suka dengan orang baru apalagi jika mereka tau mereka bermuka dua


Tentu tak perlu lama mereka akan menjadi musuh dari keluarga itu , setiap orang yang dibawah kepemimpinan keluarga Atmaja


Sudah menjadi bagian dari keluarga itu ,jika mereka dalam kesulitan semua nya akan megulur kan tangan termasuk Taun besar Brayen dan anggota keluarga lainnya


Karena siapapun yang sudah diterima dan dididik oleh keluarga itu , berarti sudah menjadi orang -orang terpilih diberikan tanggung jawab besar dan Amanah yang tentu tak main-main


Jika mereka berani berkhianat ,tentu sudah kita jelaskan di Part sebelumnya entah lah eps berap itu saya lupa 😁


Kembali kecerita_


Tak ingin semakin ditertawakan oleh Raka , Queen menarik lengan Alfa untuk pergi dari sana tentu dengan tatapan tajam dari Queen


Raka yang melihat itu hanya menguk luda susah payah , Tampak nya iya akan mendapatkan masalah setelah ini


Setelah masuk kedalam Ruangan Queen melepaskan Syal yang melilit leher nya ,tentu iya Gerah sedari tadi Memakai benda itu


"Is sayang Lihat jidat aku memar"


Tampak Queen membuka kamera dan melihat kearah jidatnya yang baru saja terbentur sesuatu yang keras


Alfa yang melihat itu mendekat dan menarik lembut wajah itu agar mengahadap dirinya, tampak dekat dan tak ada jarak


Alfa megelus lembut bagian yang baru saja menambarak dirinya barusan, tampak berwarna kemerah -merahan disana


Queen yang merasakan sensasi yang tampak baru iya rasakan ini ,tampak bersemu merah "oh tidak ada apa dengan diriku "


Queen menatap wajah tampan suaminya sedekat ini ,membuat iya merasakan berjuta kupu-kupu beterbangan di sekelilingnya


Queen terpaku Melihat Bibir kemerahan yang berada didepannya saat ini , rasanya iya sangat tergoda dan ingin memilikinya


Tanpa menunggu lama lagi Queen megecup sekilas Bibir Alfa ,tak puas sekali iya Mencoba lagi dan lagi


Cup


cup


cup


Alfa hanya diam melihat sikap Agresif dari Gadis didepannya ini ,kenapa Gadis ini selalu membuat iya tak bisa berkutik ?


Sudah beberapa kali Queen melakukan itu secara berulang-ulang ,dan kali ini tampaknya iya tak bisa berkutik lagi


.


....


....


.


...


😛😚😊😙😂😙😂😙😍😍🙂🤩🙂😗😭🤩😗😂😙😂😙🥰🥰😙🥰🙂😂😀😂😅😊🙂

__ADS_1


__ADS_2