Menahlukkan Suami Diginku

Menahlukkan Suami Diginku
Kedekatan Ibu&Anak


__ADS_3

Queen tidak banyak berfikir kenapa lift ini sepi yang iya tau sekarang hanya ingin cepat-cepat menemui sang buah hati karena iya takut terjadi apa-apa degan Byan putra kesayangannya.


Ting


Lift akhirnya sampai di lantai bawah,secara perlahan pintu lift terbuka lebar.Dari dalam lift Queen melihat wajah yang tampak familiar.


"Hay,Suami robot?Kamu disini?"


Alfa yang awalnya tidak melihat keberadaan Queen tampak sedikit terkejut walupun tertutupi wajah datarnya,iya tak tau jika gadis ini bisa dimana saja bahkan saat ini iya baru saja menandatangani hak kepemilikan moll ini sekaligus meninjau beberapa perkembangan pemasaran beberapa produk miliknya degan sang asisten dan salah salah satu direksinya.


Didalam lift kedua orang itu memandang wajah cantik Queen degan tatapan kagum dan heran. Mereka bertanya-tanya kenapa gadis ini tampak sangat akrab dengan sang atasan,setelah ditelisik wajah ini tampak familiar dan tidak secara bersamaan.


"Sangat Cantik,sipa gadis ini sebenarnya? tampaknya mereka memiliki hubungan dekat?."Monolok mereka memuji sekaligus penasaran.


Apa saya tidak salah dengar, suami robot?


Alfa yang melihat sang istri ada didepan nya degan pakaian yang cukup terbuka,apalagi iya melihat kedua orang dibelakangnya tampak kagum cukup kesal. Iya lupa,jika semalam sang istri pamit untuk keliling moll degan Byan akan tetapi dimana bocah itu sekarang?Kenapa gadis ini sendiri diparkiran yang sepi seperti ini?


"Dimana Byan ?."tanya Alfa Digin


"Dia ada diatas,ini aku ingin kesana tapi karena lift disana terlalu ramai magkanya aku cari yang lain dan kebetulan disini sepi.Kamu sendiri gapa'in disini? dan mereka siapa?"jawab Queen menjelaskan degan singkat,sekaligus diakhir dengan pertanyaan


Saat ini Queen sedikit penasaran,karena setahu dirinya sang suami tidak suka keramaian kenapa bisa iya di moll sebesar ini?gak mungkin untuk belanjakan?


Hem, ini cukup aneh?!


"Ada sedikit urusan disini,sekedar mengecek beberapa pemasaran produk apakah semuanya aman terkendali atau tidak!benar bukan?"ujur Alfa menjelaskan-Nya secara singkat bukan hanya itu iya juga menatap tajam kedua orang dibelakangnya,agar menjaga mata keduanya,tersirat maksud lain dari tatapan Alfa.


"Tutup mata kalian atau tidak saya congkel"


Mendapatkan tatapan tajam dari pak presder keduanya langsung menunduk pandangan,mereka tak ingin jika harus kehilangan penglihatan hanya karena memandang gadis cantik didepannya saat ini.


"Em,iya beberapa pekerjaan dilapangkan."jawab mereka serentak masih menunduk kan kepala.


Melihat tingkah sang suami yang mulia posesif tentu saja membuat Queen gemas sendiri,iya tak tau jika laki-laki robot ini bisa terang-terangan menampakkan ketidak sukanya saat orang lain melihat tubuhnya.


"Ah begitu ?Dan dua orang ini ? tampaknya aku belum pernah melihat wajah mereka saat di kantor?"tanya Queen menelisik dua orang pria yang berada di


belangkang sang suami,yang saat ini hanya menunduk tanpa mau mengangkat kepalanya.


"Mereka bawahan ku hanya itu,dan kurasa ISTRI-ku tidak perlu mengenal mereka terkecuali bawahnya yang seharusnya mengenali Nyonya-nya."ucap Alfa dingin degan beberapa penekanan di beberapa kata tak lupa nada penuh sindiran pada kedua bawahnya.


Mendengar fakta itu membuat keduanya tampak kaku, mereka cukup terkejut dengan fakta yang satu ini setahu mereka sang presder masih lajang dan belum ada pendamping.Memang benar setelah beberapa bulan belakangan ini sang atasan jarang sekali kekantor mereka atau memindai pekerjaan di


lapangkan,akan tetapi bukan berarti ini penyebab utamanya kan?!


Ekspresi kedua orang itu tampak terkejut karena gagal paham akan apa yang baru saja bos mereka ucapakan.


"Istri?Nyonya?."


Dua kata itu terus berputar di otak mereka.


Apakah mereka tidak salah dengar?


Tapi pak presder sendiri yang bicara !


Apa benar?bukanya pak presder tidak suka wanita?


Melihat ekspresi keduanya yang tak biasa,tentu saja membuat Alfa semakin kesal.Dengan digin iya kembali berucap untuk sekedar menyadarkan keduanya dari lamunan.


"Tutup mulut kalian."


Melihat kekesalan Alfa,Queen tersenyum simpul iya tak percaya jika suami Robotnya ini yang pada awalnya ingin menutup pernikahan mereka pada akhirnya orang yang pertama mengungkap fakta itu pada rekan kerjanya.


Iya semakin ingin tau apa yang sebenarnya laki-laki ini pikirkan tentang pernikahan ini?


"Ada beberapa hal diantaranya yang menyebabkan pernikahan ini tidak diketahui publik,Hanya keluarga dan kerabat dekat saja yang mengetahuinya bukan begitu Sayang? "ujur Queen dengan sedikit nada sindiran pada sang suami.


Alfa menatap digin pada kedua bawahnya,agar tidak kembali bertanya sebelum akhirnya iya mengiyakan ucapan sang istri.


Mendengar ucapan dari pak presder dan akhirnya dibenarkan oleh gadis ini,membuat mereka semakin terkejut bahkan saat ini mungkin sudah bercabang.


Jadi laki-laki berhati digin ini benar-benar sudah menikah?


Ini merupakan gosip ter wow sepanjang zaman!


Kira-kira sudah berapa lama mereka menikah?

__ADS_1


Jadi selama ini Wajah digin dan tak tersentuh itu hanya benteng,Agara tak ada yang mendekati dirinya karena iya sudah memiliki istri.Ini sungguh romantis mereka tak pernah mengira jika cerita dibalik balok es ternyata sebuah kue nastar yang gurih dan lembut.


Jadi selam ini gosip tentang pak presder yang sudah memiliki dambaan hati itu benar,bukan hoak?


Mereka tidak akan pernah percaya Jiak tidak melihat secara langsung,jika saja mereka tidak melihat ini mungkin saja mereka tidak akan percaya sama hal nya seperti dahulu yang menganggap itu hanya omong kosong belaka.


Pantas saja pak presder menyembunyikan identitas sang istri dan pernikahan mereka,karena sang Nyonya memiliki paras yang sangat cantik lihat saja mereka saja sudah merasakan aura posesif dari sang atasan.


Oh ya ampun ini merupakan fakta yang tak terlupakan, mungkin akan menjadi sejarah untuk mereka.


Akan tetapi kenapa pak presder tidak menjelaskan dengan detail maksud kedatangan mereka disini.


Ais,entahlah mereka terlalu banyak berpikir setelah mendapatkan informasi sebesar ini tentang sang atasan.


Saat mereka sedang berbicara dengan diri sendiri degan menyambungkan beberapa data dan fakta terbaru saat ini,dalam kesunyian ini Alfa kembali bersuara melontarkan pertanyaan pada Queen.


"Ada keperluan apa seorang Nyonya Alfa degan tega meninggalkan putra kesayangannya sendiri,ditempat seramai ini?!"tanya Alfa Digin dan penuh tekanan


"Maaf,aku hanya megambil sesuatu yang tertinggal, lagi pula putra kita sudah besar dan tahun ini bisa masuk sekolah.Iya bisa menjaga diri sendiri untuk sementara,aku juga bicara pada pelayanan disana untuk tidak membiarkan dirinya keluar."kata Queen berusaha meyakinkan sang suami jika semuanya akan baik-baik saja.


Mereka berdua lupa jika ada dua orang lain yang juga Mendengar perbincangan mereka saat ini bahkan saat ini tubuh mereka berkeringat dingin dan pucat Pasih Karena mendapatkan fakta besar secara bertubi-tubi tentang sang atasan yang selama ini tertutup rapat.


Putra ?Jadi mereka sudah memiliki anak?


Ini benar-benar gila..!!


Bahkan sudah mau masuk sekolah?


Astaga kejutan apa lagi ini?...


"Ais,aku sudah terlalu lama meninggalkan Byan pasti dia kahawatir."monolog Queen tampak gelisah


Melihat kegelisahan sang istri Alfa menepis pemikiran buruknya "Hem,cepat temui dia aku masih ada beberapa urusan sebentar."ujur Alfa kembali melunak.


"Kamu sudah makan siang?"


"Nanti, setelah ini aku makan ."


"Hais,Selalu saja begitu bukan aku sudah menyiapkan bekal Jagan lupa dimakan Oky. nanti setelah kami berkeliling kami akan mampir kekantor,awas saja jika bekalnya tidak dimakan!"ujur Queen menunjukkan wajah marahnya.


"Hem,pasti saya makan"


Sebuh ciuman mendarat di pipi mulus Queen,membuat sang empu tak beraksi beberapa detik karena terkejut.


"Hati-hati."Setelah mengatakan itu Alfa melangkah keluar dari dalam lift dan menutup pintu sebelum sang empu beraksi.


Perlahan Queen megerjap-gerjap kan matanya,iya sedikit merasa kan aliran hangat dalam darah-Nya karena perhatian kecil dari sang suami.Jadi begini rasanya memiliki suami romantis,dan penuh kehangatan oh sungguh iya baru tau jika senyaman ini.


Tampaknya sang suami sudah mulai menunjukkan taringnya"Lihat saja pembalasan ku nanti!," Monolok Queen dalam hati dengan senyuman misterius nya.lift yang di tumpangi Queen perlahan naik.


Disisi lainnya,Alfa hanya tersenyum tipis setelah berhasil membuat sang istri tak berkutik.Akan tetapi senyuman itu tak bertahan lama sang Tiran kembali pada wujudnya datar digin dan tak tersentuh, membuat kedua orang yang ada dibelakang nya geleng-geleng kepala.Sangking bingung dengan sikap sang atasan,yang tak terduga dan terbaca.


"Kalian tau,yang tidak dan boleh diketahui orang lain bukan?!"ucap Alfa dingin degan penuh tekanan


"Baik!Baik Tuan!! mulut kami tertutup rapat!"kata mereka serentak dengan anggukan kepala untuk menguatkan jika hal itu tidak akan terjadi.


"Tuan muda apa anda tidak berniat memberikan Nyonya kartu eksklusif moll ini?"Tanya asisten itu hati-hati.


Mendengar ucapan sang asisten Alfa sedikit berfikir sebelum akhirnya iya kembali bersuara.


"Belum saatnya."


"Saya tidak suka menjawab pertanyaan!"sabung Alfa Digin dan penuh penekanan.


Mendengar itu sang asisten yang awalnya ingin membuka mulutnya untuk bertanya kembali bungkam,karena mereka tau jika diteruskan akbit-Nya sungguh diluar logika .


~


Setelah tiba ditempat tujuan iya melihat Jika saat ini Byan masih setia ditempat duduknya,degan menu makanan yang terhidang di meja.


"Kenapa Byan belum makan?"Tanya Queen setelah duduk disamping sang putra.


"Byan,mau bareng Mimy."


Tak banyak bertanya,bocah laki-laki itu hanya tersenyum setelah melihat sang Mimy kembali setelah satu jam lamanya.


"Byan gak tanya kenapa Mimy lama perginya?"Tanya Queen akhirnya setelah cukup lama menunggu lontaran pertanyaan dari sang putra.

__ADS_1


Iya cukup bingung karena setahu nya,setiap anak kecil akan selalu bawel jika orang tuanya lama meninggalkan dirinya.Bahkan walupun tidak terlalu lama mereka masih saja akan tetap merengek.


Mendengar lontarkan pertanyaan dari sang Mimy,Byan mengangkat kepalanya menatap wajah cantik didepan matanya membuat senyuman manis diwajahnya terukir sempurna.


"Byan tidak akan marah,karena Byan yakin Mimy memiliki urusan lain yang tentunya membutuhkan waktu yang tidak sedikit.Lagi pula Byan sudah sangat senang disela-sela kesibukan Mimy,Mimy masih menyempatkan waktu untuk menemani Byan bermain dan berkeliling.Dan maaf karena Byan Mimy harus bolak-balik bekerja dan bermain dengan Byan,pasti Mimy capek dan pusing,mangka dari itu Byan tidak akan bertanya apapun selagi Mimy memiliki Waktu untuk Byan itu sudah lebih dari cukup."


Mendengar lontarkan kata demi kata dari sang putra tercinta,cukup sederhana namun bermakna membuat Queen meneteskan air mata.Iya tau putranya ini cerdas akan tetapi iya tak pernah berfikir jika bocah laki-laki ini memiliki pemikiran sedewasa ini di umur yang sangat belia.


"No,no Mimy doesn't like this(Tidak,tidak Mimy tidak suka ini)Mimy ingin Byan manja dan bersikap kekanak-kanakan seperti anak sewajarnya,bukan seperti ini!."ucap Queen kesal sekaligus terharu.


Mendengar ucapan dari sang Mimy membuat Byan diam seribu bahasa,terlihat ada keterkejutan dari mimik wajahnya setelah mendengar kekesalan sang Mimy padanya.


"Byan boleh bersikap dewasa akan tetapi itu berlaku hanya untuk beberapa hal dan larangan untuk anak kecil,bukan seperti ini yang Mimy harapkan jika sedang bersama Mimy sayang."Queen frustasi sendiri setelah melihat sikap yang bertolak belakang dengan keinginannya dari sang putra.


"Maaf,Byan minta maaf Mimy."ucap Byan setelah sekian lama diam,mata bocah itu memerah terlihat sekali jika iya sedang menahan tangis.


"Mendekat dengan Mimy,sekarang."


Mendapatkan perintah tegas dari sang Mimy,Byan turun dari kursi-Nya melangka mendekat pada sang Mimy dengan kepala yang masih menunduk.


"Angkat kepala,Mimy tidak suka seorang laki-laki menundukkan kepalanya apalagi didepan perempuan.Jelaskan apa kesalahan Byan sehingga membuat Mimy marah"


Byan mengangkat kepalanya menatap mata Queen dan kembali berbicara,


"Byan salah,karena Byan membuat Mimy sedih.Byan minta maaf"


Queen mengangkat tubuh mungil itu untuk duduk dipangkunya,memeluk erat tubuh mungil itu dan membisikkan sesuatu.


"Cukup Pipy yang bersikap Digin dan kaku Jagan Byan,Mimy tidak sanggup jika harus menghadapi dua Robot"ucap Queen lirih dan nada candaan disetiap kalimatnya.


Mendengar itu Byan mengangkat kepalanya untuk menatap wajah Queen,"Tapi kata...."belum selesai berbicara Queen meletakkan jari telunjuk nya untuk membuat Byan kembali diam


"Untuk saat ini dan seterusnya hanya Mimy,Pipy dan keluarga dari Mimy mau pun Pipy yang harus didengarkan tidak selain itu.Byan mengerti?!"


"Byan mengerti Mimy."


Setelah memberikan wejangan pada bocah laki-laki itu,pada akhir-Nya kedua anak dan ibu itu kembali melanjutkan makan siang yang tertunda.Selesai makan siang Queen dan Byan berencana untuk kekantor Alfa tentu saja dengan beberapa paper bek ditangan Queen.


"Sayang,Byan yakin tidak ada tempat lain yang mau dikunjungi?"tanya Queen lagi setelah berada didalam mobil


"Tidak,Byan mau bertemu dengan Pipy untuk bercerita banyak hal."jawab Byan penuh semangat


"Hais,Baiklah apa oleh-oleh untuk Pipy tidak ketinggalan?atau ada yang kurang peralatan dan kebutuhan untuk sekolah sudah lengkap belum?"


"Semuanya ada jadi Mimy tenang saja."


Entah lah apa yang ada dipikiran Queen,iya selalu saja bertanya ini itu pada putranya rasa takut dan cemas akan selalu ada jika itu menyangkut orang kesayangan nya.Membuat Byan geleng-geleng kepala setiap di hadapkan pada kekonyolan sang Mimy yang menanyakan hal yang sama berulang kali.


"Stop Mimy!kapan kita akan kekantor Pipy kalo Mimy bertanya hal yang sama berulang kali?"ujur Byan dengan wajah cemberutnya.


"Baiklah,baiklah kita akan segera berangkat."


Setelah mengatakan itu Queen melajukan mobilnya meninggalkan parkiran yang sunyi itu,sepanjang perjalanan canda tawa bergema di dalam mobil sport itu mereka tampak kompak sebagai pasangan ibu dan anak sangat harmonis dan menyejukkan.


.


Pipy yang digin bagikan robot yang gila kerja😍πŸ₯°



.


Mimy yang cantik degan sejuta kebawelan-Nya 😚😘😍



Dan


Si megemaskan ByanπŸ₯°πŸ˜



.


.


Mau tau kelanjutannya?

__ADS_1


Jagan lupa dukung author yahπŸ˜‰


πŸ˜ŠπŸ˜šπŸ˜ŠπŸ˜šπŸ˜šπŸ˜›πŸ˜™πŸ₯°πŸ˜™πŸ˜œπŸ˜πŸ™‚πŸ˜πŸ˜™πŸ˜œπŸ˜™πŸ˜œπŸ˜œπŸ˜™πŸ˜œπŸ˜™πŸ˜πŸ˜πŸ˜šπŸ˜πŸ˜šπŸ˜πŸ˜šπŸ˜œπŸ˜œπŸ™‚πŸ˜œπŸ˜™πŸ˜œπŸ˜œπŸ˜™πŸ˜πŸ€©


__ADS_2