
Saat ini Andri sedang duduk santai dengan di temani secankir kopi Hitam , leptop yang berada di atas pangkuan nya
πππ
Sangat serius dan Fokos , beberapa Minggu ini .iya berusaha menyelesaikan skripsi terakhir nya
Karena tak ada serangga pengganggu mangka dari itu, iya lebih banyak melakukan aktivitas di Apartemen nya sendiri
Walupun begitu iya tak pernah lalai dalam tugas nya ,tentu saja iya masih memantau situasi dari jarak jauh
Dengan beberapa anak buahnya berpatroli di sekeliling Queen ,dan ada beberapa di sebarkan di berbagai tempat seperti perusahaan dan Restoran yang dipegang Tito
Dilain sisi Jordy tampak buru-buru karena kesiangan,iya lupa Waktu karena sibuk dengan Berkas-berkas yang menumpuk
Tampak iya kesal dan frustasi sendiri dengan lawannya berbicara di Ujung Telpon,entah apa penyebabnya kefrustasian 'nya
Akan tetapi tampaknya itu bukan hal yang kecil karena bisa membuat iya Marah besar. Lelaki yang selalu bersikap santai
Dapat mengendalikan emosi nya dengan baik dan tak luput ,dengan leluconnya itu membuat iya jarang mengeluarkan emosi
Bahkan pagi ini, iya tak sempat membuat sarapan iya harus memesan makanan Cepat saji dan secangkir kopi instan
Akan tetapi tampaknya Nafsu makanan nya menghilang seketika,iya kembali berkutat dengan pekerjaannya
Dengan tugas-tugas nya yang harus diperiksa ulang ,sebelum melakukan miting beberapa menit lagi iya harus ekstra mengandalikan Emosi jika tidak semua akan menjadi imbasnya
Tampak Aut-aut 'tan tak terurus, tampak nya iya harus segera mencari seorang pendamping agar ada yang bisa mengingatkan dan menyiapkan keperluan
Sedangkan cecuguk yang satu ini , tentunya sudah berkutat dengan berbagai macam Sayuran .iya sedang Fokos dengan masakan nya
Membuat menu sarapan pagi untuk dirinya dan sang Adik perempuan satu-satunya, setelah selesai iya menyajikan di atas meja makan
"Pagi Abang"sapa seorang gadis Manis ,yang menampakkan senyum tulus
"Pagi Manis,ayo sarapan terlebih dahulu. Abang sudah menyiapkan Bekal "ucapnya melangkah menuju meja makan untuk Sarapan bersama -sama
Acara makan berjalan dengan lancar, setelah sang adik pergi iya membersihkan sisa-sisa makanan yang masih berada di atas meja
Membersihkan semunya setelah selesai iya ,mencari pakaian yang akan dikenakan untuk pergi nanti meletakkan nya di atas tempat tidur
Setelah itu iya membersihkan diri Beberapa menit didalam kamar mandi ,tak butuh waktu lama iya sudah tampak segar dan semakin Tampan Berwibawa
***
Kita berpindah ke kedua sejoli yang membuat cerita ini Hidup ,Cus berangkat....
Tampak seorang gadis Cantik yang berbaring dan memperhatikan wajah tampan, didepannya saat ini matanya tak berkedip saat memperhatikan setiap inci wajah itu
Sedangkan sang empu yang di pandang masih menutup mata , Tidur terlelap dengan mimpi yang Indah
Merasa kurang puas dengan Menatap saja , Queen mencoba menyentuh wajah itu dengan lembut dari Mata ,Hidung dan terakhir Bibir
Terbit sebuah senyuman indah dari wajah Gadis itu ,iya mencoba lebih mendekatkan wajahnya dengan wajah Lawan jenisnya
Hanya berjarak beberapa senti saja, dengan iseng Queen Megecup pipi Alfa . setelah iya menjauhkan wajahnya dari wajah Alfa tampak Lelaki itu Membuka mata
Yang pertama iya lihat yaitu wajah Gadis yang sudah menjadi Istrinya beberapa Bulan ini ,
tampak seyuman manis yang terbit diwajah Gadis itu
Nakal bahkan sangat Nakal ,selalu saja Gadis ini mengganggu tidur nya . bahkan tanpa merasa bersalah dan tampaknya iya sudah mulai terbiasa dengan kelakuan Gadis nya
Asalkan iya Mendapatkan Hadiah Yaitu sebuah senyuman manis dan tulus yang selalu iya perlihatkan , disetiap Aktivitas
"Pagi Robot Kesayangan Aku "Ucapnya Lembut dengan seyuman semakin mengembang
__ADS_1
"Hemm... "
Hanya itu jawabannya ,entah kapan iya bisa mengucapkan kata-kata manis seperti pasangan pada umumnya
Melihat Punggung suaminya yang berlahan hilang di dalam kamar mandi, membuat iya menghembuskan nafas
Hufff
"Kapan berhasil nya, jika sikapnya tak kunjung berubah? "
Iya merasa tak berdaya , rasanya ini sangat sulit dari membangun perusahaan Raksasa. bahkan lebih sulit dari melumpuhkan musuh
Dengan gontai Queen melangkah keluar Kamar , menuju Dapur untuk menyiapkan Sarapan
Iya mengikat tinggi-tinggi Rambutnya, pertama Untuk menghilang stress dan tentunya agar Agar tak menganggu pergerakan nya saat memasak
Sudah menjadi Kebiasaan jika iya sedang kesal Rambut panjang itu akan iya ikat tinggi,
setidaknya itu akan meringankan beban dikepalanya
Dan cara kedua iya akan melakukan sesuatu yang iya sukai yaitu Dengan memasak, atau hal apapun yang bisa mengalihkan pikirannya
Lama berkutat dengan Alat masak, Akhirnya iya meyelesaikan masakan nya .dan sudah tertata rapi diatas meja
Iya melangkah kan kaki nya ke arah kamar mandi, membersihkan diri dan Menganti pakaian setelah semua nya selesai dan tubuhnya sudha segar kembali
Queen melihat Telpon nya yang tergeletak di Meja samping tempat tidur ,iya melihat dan mengecek apakah ada pesan masuk
Tak ada yang begitu penting akan tetapi iya mersa ingin menghubungi seseorang ,
mencari nomor nya dan menuggu panggilan masuk
Sudha beberapa kali iya menghubungi akan tetapi tak tersambung, mungkin iya sedang sibuk Pikir Queen dan meletakkan kembali Telpon nya
~
Alfa yang baru saja keluar dari Ruang kerjanya langsung melangkah ke Bawah, menuju meja makan
Iya tak melihat siapapun disana , tercium bau harum masakan membuat perutnya minta diisi dengan langkah pasti iya mendekati meja makan
Kriyukkk .... kriyukkkk (mungkin kaya gitu bunyi nya )
Saat asik melihat masakan yang tersaji didepan nya , Queen yang sudah ada dibelakang nya menatap heran
"Apakah iya tak menyukai nya?" tanya Queen dalam hati
Tak mungkin mendapatkan jawaban jika bertanya sendiri , Queen melangkah mendekat menepuk pelan pundak Alfa
Merasa ada yang menyentuh nya Alfa membalikan tubuhnya, tertangkap oleh matanya seorang Gadis yang menatapnya seperti ingin bertanya
"Ada apa kau tak menyukainya?" tanya Queen dengan alis terangkat keatas
"Ini masakan kamu?" ucap Alfa dengan wajah datarnya
Mendengar pertanyaan itu Queen Hanya menganggukkan kepalanya, setelah itu iya menarik sebuah kursi yang berada disampingnya
Dan duduk dengan tenang disan , mengambil beberapa sendok nasi dan lauk pauk yang iya inginkan saat ingin menyuapkan makanan kedalam mulutnya
Queen mengalihkan pandangan kearah suaminya ,yang masih terpaku diam melihat dirinya
"Kamu ingin makan,atau tidak?" tanya Queen
"Ambilkan untuk ku" ucap Alfa Setelah lama diam ,iya menarik sebuah Kursi yang tak ada di sampingnya dan duduk dengan tenang
Iya melihat Queen yang mengambil kan dirinya Nasi
"Kau mau lauk yang mana?" tanya Queen sekali lagi
"Samakan saja " ucap Alfa
Mendengar itu Queen mengambil sama persis, yang baru aja iya isikan dalam Pring nya setelah selesai ia menyerahkan nya
Tampak mereka menikmati makanan yang terhidang, setelah selesai Alfa hendak pergi untuk berangkat ke kantor
__ADS_1
Saat iya melangkah menjauh iya seakan melupakan sesuatu, Dengan terpaksa iya membalikkan langkahnya kembali kearah meja makan
Queen yang melihat Lelaki itu berbalik iya tersenyum tipis ,bahkan sangat tipis saat sudah dekat dengan dirinya
Ternyata Lelaki itu hanya melupakan kunci mobilnya yang tergeletak di meja makan ,iya kembali melangkah tanpa sekata patah pun
Melihat itu Queen sedikit tak suka iya membalikkan tubuhnya dan berjalan menuju Dapur , untuk meletakkan piring kotor nya bekas mereka makan barusan
Setelah meletakkan Pring itu , Queen hendak berbalik akan tetapi iya membentur sesuatu yang berada tepat dihadapannya
Duk
Auu
Saat Queen ingin mengeluarkan suara nya iya melihat tubuh kokoh dan kekar dihadapannya, matanya meyipit iya bertanya-tanya apa lagi yang iya lupakan
"Apa lagi yang kau lupakan?"tanya Queen sengit
Mendengar nada permusuhan yang di layangkan oleh gadis didepannya saat ini ,Alfa hanya terkekeh kecil
Melihat perubahan itu secara langsung dan sangat dekat dengan dirinya , Queen tampak tak percaya kadar ketampanan lelaki ini meningkat seketika
Matanya tak ingin berkedip ,iya takut hal ini akan menghilang jika iya berkedip sekali saja, mulutnya terbuka sedikit iya sangat terkejut
Melihat Raut wajah yang diperlihatkan oleh sang istri yang menampakkan raut wajah bodoh nya , membuat iya semakin Tertawa
Hhhhhhh
Tak lama iya melihat bibir mungil itu terbuka , sehingga membuat otak nya berfikir kemana-mana dengan tanpa aba-aba
Alfa menarik Tengkuk Queen dan menyatukan Bibir mereka,iya dapat merasakan benda kenyal ini terasa manis dan segar
Masih terasa bau terasi akan tetapi iya menikmati hal itu ,Alfa tak berhenti melu**t bibir itu dengan rakus
Sehingga membuat bibir Queen sedikit membengkak, membuat iya semakin megemaskan Dimata Alfa
Tak hanya Bibir ,iya membuat cap di tengkuk leher Queen dengan sedikit gigitan, membuat sang empu megaduh sakit
Auuu sakit ,..
Tak ingin termakan suasana Alfa segera menyelesaikan hal yang baru saja tertinggal, setelah selesai iya megecup lembut seluruh wajah Queen dan membisikkan sesuatu
"Jagan membuat masalah, kau masih dalam tahanan ku" setelah mengatakan itu Alfa benar-benar pergi menuju kantor
Mendengar itu Queen terpaku sejenak megerjap-gerjap matanya,iya juga menepuk-nepuk pipinya ingin mengetahui apakah iya bermimpi atau tidak?
Dan ternyata itu bukan mimpi,bahkan ini sangat yata suaminya tersenyum bukan Bahkan iya tertawa . setelah beberapa lama terpaku, Queen kembali pada aktivitas nya yang sempat tertunda
Sedang kan Bibik Tutik yang sempat menonton adegan itu, iya segera kabur dari pada Malu sendiri pada kedua Anak muda itu karena disangka mengintip
"Isss.. Tuan muda sangat bernafsu, sampai lupa tempat "
Ucap Bik Tutik mengomel,tapi setelah itu iya terbayang kejadian barusan membuat Bik Tutik semakin uring-uringan sendiri
Tampaknya bik Tutik Frustasi sendiri, padahal yang melakukan nya biasa-biasa saja π ππππ Bahkan menikmatinyaπ€£
Karen hal itu tak mau, pergi dari pikirannya. iya mencoba segala cara agar tak, terpikirkan tentang kejadian itu
Dan ternyata usaha tak menghianti hasil, iya melupakan hal itu. dan kembali menyelesai- kan tugas nya agar cepat istirahat
..
..
....
Yah kasian banget Bik Tutik yang Jomblo π€£
Sabar yang Bik lagian udah tau ,ingat umur dan bersiap-siap menuju Alam lain ...
Jatah bener yah author yang satu ini π€£π€£π€£
Gak jahat hanya mengingatkan Bik ππ------
πππππππππππππππππππππππππππππππ₯°π₯°
__ADS_1