Menantu BarBar Vs Mertua Bawel

Menantu BarBar Vs Mertua Bawel
Part 11 - Pukulan Keras


__ADS_3

Meena langsung bergegas meninggalkan Tony direstoran.Tidak peduli bagaimana perasaannya setelah menolak Tony secara langsung.


Tony yang tak menyerah begitu saja,ia langsung mengejar Meena yang sudah keluar dari restoran.


"Meena..Tunggu..Kenapa kamu harus terburu-buru pulang??Apa tidak bisa kita mengobrol sebentar lagi??Atau bagaimana jika aku mengantarmu pulang." panggil Tony yang mengikuti Meena dari belakang.


Meena yang sudah malas melihat Tony,tak memperdulikan semua perkataan Tony.


"Kau pulang saja,aku tidak mau bertemu denganmu lagi." jawab Mina tetap berjalan tanpa menoleh.


Namun Tony tetap mengikuti Meena tanpa menyerah begitu saja.


Dan tanpa sengaja seseorang melihat Tony yang masih mengikuti Meena.Seseorang itu tak lain adalah lelaki yang pernah bertemu dengan Meena dibioskop.Yang ternyata juga teman Tony.


Bukankah itu Tony??Dan wanita itu..-Batinnya dalam hati yang sesaat memperhatikan mereka berdua dari kejauhan


"Meena..Tunggu dulu,kenapa kamu jadi menghindariku??"Panggil Tony lagi yang masih terus mengikuti Meena dari belakang


Meena pun masih tidak menoleh dan terus berjalan tanpa menanggapi panggilan Tony.

__ADS_1


Dan tanpa diduga,Tony yang dengan refleknya menarik baju Meena dari belakang.Membuat Meena terkejut dan langkahnya pun langsung terhenti.


Tatapan Meena pun juga seketika tajam saat ia menoleh kearah Tony.Tony yang menyadari telah menarik baju Meena hingga juga menarik pakaian dalam Meena,dengan cepat melepasnya


"Dasar kau pria mesum..!!!!"Teriak Meena sekencang mungkin sambil melayangkan sebuah tinju kearah wajah Tony.


Bugh..


Sontak membuat Tony jatuh tersungkur,akibat pukulan keras dari Meena.


Sementara lelaki yang sejak tadi memperhatikan Meena dan Tony,juga ikut terkejut melihat.


"Hei .. pria cab*l menjijikan !!!!.. jangan coba lagi kau muncul dihadapanku.. jika kau berani muncul dihadapanku,akan ku bunuh kau..Paham !!!!" ucap Meena dengan nada tinggi dan meluapkan seluruh amarahnya


Bagaimana tidak,karna tindakan Tony seolah sudah melakukan pelecehan terhadapnya.membuat Meena yang tidak terima,langsung memberikan pukulan keras pada Tony. agar Tony sadar,jika tindakannya adalah sebuah pelecehan terhadap wanita


Tony pun hanya bisa terdiam dengan nyalinya yang menciut.Ia tak berani melawan tindakan Meena yang rupanya sangat barbar.Yang ia pikir,Meena hanya lah wanita lemah yang bisa ia taklukan nantinya


Sedangkan lelaki yang masih memperhatikan mereka,hanya terlihat heran dengan tindakan Meena

__ADS_1


wanita yang cukup menarik..


Setelah meluapkan seluruh amarahnya ,Meena langsung pergi meninggalkan Tony yang seperti orang bodoh


...****************...


Tiba dirumah,Meena memasuki rumah dengan wajah yang tidak senang


Nisa yang tidak mengetahui apa yang terjadi pada Meena.Langsung menghampirinya,karna ia penasaran dengan kencan buta yang diikuti Meena


"Sayang..Bagaimana dengan kencan butamu nak??Apakah berjalan dengan lancar??"Tanya Nisa yang penasaran dan masih belum tahu yang terjadi pada Meena


Meena pun langsung memasang wajah ketus pada Nisa


"Kenapa nak??Kenapa wajah mu seperti itu??Apakah kencan kalian tidak berjalan dengan mulus?" tanya Nisa yang masih penasaran


"Lain kali mama jangan lagi menyuruhku mengikuti kencan buta yang tidak jelas seperti ini..Kalau mama tidak mau,anakmu menjadi korban pelecehan.."Ujar Meena dengan nada kesal dan langsung berjalan kekamarnya,meninggalkan sang ibu dengan perasaan bingung


"Apa??Korban pelecehan??"Tanya Nisa yang masih bingung

__ADS_1


__ADS_2