Menantu BarBar Vs Mertua Bawel

Menantu BarBar Vs Mertua Bawel
Part 56- Pamer Mobil


__ADS_3

Diana dan teman yang lain pun menunggu pembuktian dari Meena.


Tanpa sengaja beberapa teman Meena melihat seorang lelaki yang menurut mereka sangat tampan.


"Lihat..Dia tampan sekali." ujar Indah pada temannya.


"Iya kau benar.. sempurna sekali laki-laki itu.." sahut temannya yang sudah senyam senyum melihat lelaki yang sedang berjalan memasuki restoran.


Diana yang mendengar pun ikut menoleh kearah pria yang dimaksud mereka.


Tak berapa lama Yudha datang menghampiri Meena yang masih menunggu sambil menikmati makanannya.


"Hai sayang..Maaf,aku terlambat." sahut Yudha sambil mengecup pucuk rambut Meena.


Seketika membuat Diana dan teman-teman Meena terkejut syok.Kala melihat sosok lelaki tampan yang mereka lihat tadi,ternyata adalah Yudha suami Meena.


Meena hanya tersenyum saat Yudha datang menghampirinya.


"Maaf sayang,aku terlambat." sahut Yudha sambil memegangi kedua bahu Meena.


Teman-teman Meena hanya bisa melihat dengan ekspresi syok.


"Ternyata dia suami Meena." sahut teman Meena sambil berbisik pada Indah.


"Iya kau benar." jawab Indah yang tak bisa berkata apa -apa.


Yang sebelumnya sempat meremehkan suami Meena yang belum pernah mereka lihat.


"Tidak apa-apa..dan teman-teman kenalkan dia adalah suamiku Yudha..yang ternyata tidak sesuai dengan penilaian kalian tadi." ucap Meena sembari memperkenalkan Yudha pada teman-temannya,termasuk Diana juga.Dan membalikkan ejekan teman-temannya tentang Yudha.

__ADS_1


Yudha pun hanya memandang bingung dengan perkataan Meena pada temannya.


"Aku sudah selesai makan,sebaiknya kita pulang saja.." ujar Meena yang beranjak bangkit.


"Oh..Jadi sudah mau pulang." ujar Yudha.


"Kalau begitu aku pamit,terima kasih untuk jamuan makan malamnya teman-teman." kata Meena pada teman-temannya sambil berpamitan pulang.


Meena pun mengajak Yudha meninggalkan restoran.


Namun,Rangga tiba-tiba memanggil mereka berdua.


"Tunggu,ini sudah malam..Biar aku saja yang mengantarkan kalian pulang dengan mobilku." sahut Rangga yang menawarkan untuk mengantarkan mereka pulang sambil mengikuti mereka dari belakang.


"Tidak usah.. terima kasih untuk tawarannya..aku juga bawa mobil." jawab Yudha yang menolak tawaran Rangga saat menoleh kearahnya.


"Kami pulang duluan ya.." sahut Diana sambil berpamitan pada teman-teman Meena dengan tersenyum sombong.


Teman-teman Meena hanya tersenyum terpaksa.


"Kau tahu,dia baru saja beli mobil seharga 1M.. makanya dia terlihat sombong.." sahut Indah bicara pada temannya.


"Oh.. pantas saja sikapnya seperti itu." sahut teman Indah.


"Apa kau mau lihat??Ayo kita ikuti." ujar Indah yang mengajak temannya untuk mengikuti mereka dari belakang.


Yudha dan Meena berjalan keluar kearah parkiran,begitu juga diikuti Rangga dan Diana


Tiba diparkiran,Rangga melihat sebuah mobil jeep merah berwarna hitam

__ADS_1


"Kau lihat mobil itu??itu mobil jeep keluaran terbaru seharga 5M." sahut Rangga menunjukkan mobil lain pada Yudha.


"Setahuku itu seharga diatas 5M.." sahut Yudha.


"Oh. ternyata kau mengerti soal mobil." ujar Rangga yang terkesan.


"Ayo,aku akan menunjukkan mobilku padamu..Aku baru saja membelinya seharga tidak begitu mahal..Hanya 1M..Sekalian aku akan mengantarkan kalian pulang." ujar Rangga yang ingin memamerkan mobil barunya pada Yudha dan Meena.


Sementara Diana hanya tersenyum bangga dan sombong pada Meena.Meena hanya bersikap tenang dan tak begitu tertarik dengan apa yang dipamerkan Rangga.


"Tidak usah..tadi aku sudah bilang kalau aku membawa mobil." jawab Yudha yang kembali menolak tawaran Rangga untuk diantarkan pulang.


Yudha pun langsung mengeluarkan kunci mobilnya dan menekan tombol kuncinya yang diarahkan pada mobil berwarna hitam.


Rangga dan Diana pun langsung menoleh kearah Yudha saat menekan kunci mobil tersebut kearah mobil hitam jeep yang sempat Rangga jelaskan.


Seketika membuat Rangga dan Diana terdiam menunduk karna malu.Indah dan teman-temannya hanya bisa tertawa kecil sambil berbisik.


"Niat ingin pamer,malah mobil Meena yang lebih mahal dari dia..Hihi.." Ujar Indah yang berbisik pada temannya.


"Iya kau benar..Hihi." sahut teman Indah.


Meena hanya tersenyum tipis melihat Rangga dan Diana yang seketika malu dan salah tingkah.


"Ayo sayang kita pulang." ajak Yudha sembari membuka pintu mobilnya.


Meena mengangguk dan langsung berjalan kearah mobilnya.


Rangga dan Diana tidak bisa berkata apa pun.Hanya bisa mendengus kesal karna merasa kalah saing dengan Yudha.

__ADS_1


__ADS_2