Menantu BarBar Vs Mertua Bawel

Menantu BarBar Vs Mertua Bawel
Part 57- Jamuan Makan Malam


__ADS_3

"Makasih ya sayang..kau sudah membuat wanitanya tadi tidak berkutik..Seolah ia terlihat mati gaya ..hehehe." ujar Meena yang merasa puas karna berhasil membalas Diana tanpa dari dirinya sendiri.


Yudha hanya tersenyum sambil tetap fokus mengemudi.


"Aku hanya tidak suka melihat orang yang selalu pamer..menurutku mereka terlalu berlebihan..'' jawab Yudha.


"Iya kau benar,sejak aku datang wanitanya memang sudah terus menyerangku dengan kata-kata sinisnya..tapi aku lebih memilih untuk bersabar saja.'' ujar Meena.


''Orang seperti itu kita tidak perlu menanggapinya.. Hanya akan menjadikan kita orang yang iri hati.. Dan mereka hanya akan merasa puas dan sombong melihat kita merasa iri dengannya.'' ujar Yudha memberi nasehat pada Meena


Meena pun langsung mengangguk mengerti.


"Besok aku juga akan ada jamuan makan malam bersama rekan-rekan kerjaku.. Aku ingin kau datang menemaniku.. Sekalian aku ingin memperkenalkanmu dengan mereka.. Karna sebagian dari mereka belum pernah melihatmu secara langsung.'' ujar Yudha memberitahu Meena.


''Oke.. aku akan menemanimu.'' jawab Meena mengangguk.


"Tapi aku tidak bisa menjemputmu.. Apa kau tidak keberatan jika pergi naik taxi online??'' tanya Yudha.


"Iya,tidak apa-apa.. itu bisa diatur.'' jawab Meena lagi.

__ADS_1


Yudha kembali tersenyum sambil mengusap rambut Meena dengan manja.


*********


Keesokan harinya..


Meena tengah bersiap-siap untuk pergi kejamuan makan malam yang sudah dijanjikan oleh Yudha.


Saat akan berangkat,sang ibu mertua yang melihatnya langsung menghampirinya.


"Kau mau pergi kemana??"tanya Siska yang ingin tahu.


"Pergi kejamuan makan malam Yudha berama rekan-rekan kerjanya bu.'' jawab Meena.


"Kau ingin menghadiri jamuan makan malam bersama rekan kerja Yudha dengan penampilan seperti inui?"tanya Siska yang heran sambil menunjuk kearah pakaian yang dipakai Meena.


"Memangnya kenapa bu??Apa yang salah dengan pakaian yang kupakai??"tanya Meena sambil memperhatikan penampilannya.


"Apakah kau tidak punya pakaian yang bagus??yang lebih mahal supaya penampilanmu terlihat berkelas??"tanya Siska memberi saran.

__ADS_1


''Tidak ada,dan aku juga tidak mau memakai pakaian yang mahal.'' jawab Meena dnegan santainya.


Siska hanya menghela nafasnya.


"Apakah kau tidak memikirkan bagaimana jika rekan kerja Yudha melihat istrinya berpenampilan seperti ini??Apa kau tidak tahu posisi Yudha dikantor??kau hanya akan mempermalukan Yudha didepan rekan kerjanya.'' ujar Siska mengingatkan Meena.


''Maaf bu,ini cuma jamuan makan malam biasa,hanya dihadiri rekan kerja biasa.. Bukan makan malam bersama pebisnis kelas atas.. Jadi penampilanku saat ini sudah menyesuaikan untuk menemani Yudha makan malam bersama rekan kerjanya.. Oke.. Jadi ibu jangan berkomentar lagi..aku pergi..'' jawab Meena menjelaskannya pada Siska sang ibu mertuanya.


Meeba pun langsung pergi meninggalkan Siska begitu.Tanpa peduli dengan tanggapan ibu mertuanya.Karna ia sudah tahu jika menanggapi ibu mertuanya terlalu lama,hanya akan membuat moodnya berantakan .


Ditempat lain,Yudha dan bersama rekan kerjanya yang lain sudah berada disebuah restoran yang cukup elit.Sementara para temannya sudah menikmati makan malam yang sudah terhidang.Hanya Yudha yang masih belum memulai untuk makan.Karna ia masih menunggu Meena datang.


"Kak Yudha begitu hebat dalam pekerjaan..Pasti memiliki istri yang cantik." Sahut rekan kerja Yudha bernama Arini.Wanita cantik yang berusaha ingin memikat Yudha walaupun sudah beristri.


Yudha pun langsung menoleh tersenyum.


"Benar..Aku tidak sabar ingin bertemu istri kak Yudha..Kita harus melihat dan berkenalan langsung dengan istri kak Yudha." Sahut Ika rekan kerjanya yang lain.


"Ditunggu saja,sebentar lagi istriku akan datang."jawab Yudha.

__ADS_1


Dan tak berapa lama orang yang ditunggu lun datang.


Meena yang datang sembari membawakan makanan diatas mampan dan menaruhnya dimeja.


__ADS_2