Menantu BarBar Vs Mertua Bawel

Menantu BarBar Vs Mertua Bawel
Part 15 - Kedatangan Yudha


__ADS_3

Setelah seminggu berlalu..


Dihari liburnya,Meena menghabiskan waktunya untuk tidur seharian dikamarnya.Dihari libur ia selalu memanfaatkan waktunya untuk tidur.Setelah seminggu kerja full,hari libur adalah hari yang tepat untuk memanjakan tubuhnya diatas ranjang kesayangannya.


Saat dirinya sedang tertidur pukas,Adit tiba tiba masuk kekamar dan membangunkannya dengan kakinya.


"Hei..Meena..Ada laki laki yang mencarimu." ujar Adit yang langsung memanggil namanya tanpa sebutan kakak.


Meena yang sedang tidur nyenyak,harus terbangun dengan suara Adit yang menganggu dirinya.


"Ada apa??Aku masih ngantuk..Kau keluar lah dari kamarku." ujar Meena mengusir Adit karna dirinya yang masih ingin tidur.


"Kau ini manusia apa bab* ?? sudah seharian kau tidur ,apa tubuhmu tidak lelah tidur terus??Cepat bangun..Ada yang mencarimu.." Ujar Adit sewot


Meena pun langsung membangunkan tubuhnya.


"Justru aku lelah jika aku tidak tidur..Memangnya siapa yang mencariku?? kalau Luna suruh saja dia pulang.. bilang saja,besok ketemu dikantor." ucap Meena kembali merebahkan tubuhnya dikasur.


"Dasar otak setengah waras ..Yang mencarimu itu laki-laki.. bukan temanmu si Luna." jawab Adit mempertegas .

__ADS_1


Seketika Meena membuka matanya dengan lebar dan langsung bangun.


"Laki-laki ??siapa?" tanya Meena.


"Aku tidak tahu,kata mama dia yang pernah mengantarmu pulang.. Apa jangan-jangan dia pacarmu sekarang??" tebak Adit.


"Jangan jadi orang yang sok tahu..Minggir." ujar Meena beranjak bangkit dan meninggalkan Adit.


"Hei.. Aku kan tanya bukan sok tahu??dasar kakak setengah waras.. ckck.." ujar Adit.


Meena pun berjalan menghampiri orang yang ingin bertemu dengannya.Yang tak lain adalah Yudha dengan berpenampilan casual dan tetap gaya khasnya memakai masker hitam dan kacamata ala korea.


Meena sesaat memperhatikan sosok Yudha,yang sampai saat ini masih belum tahu jelas seperti apa wajahnya.


Yudha pun langsung menoleh kearah Meena.


"Hai..Maaf aku menganggu waktumu." sapa Yudha


"Bagaimana kau tahu alamat rumah ku disini??Katanya kau yang pernah mengantarku pulang ..Apa itu benar?" tanya Meena memastikan.

__ADS_1


"Ya..Memang aku yang pernah mengantarmu." jawab Yudha.


"Lalu,darimana kau tahu alamat rumahku?? kita kan belum begitu saling kenal??" tanya Meena yang penasaran.


"Soal itu,aku belum bisa memberitahu mu."Ujar Yudha.


"Kenapa??Apa jangan jangan kau seorang penguntit??Yang ternyata diam diam mengikutiku??" tanya Meena yang tiba tiba menuduh Yudha.


Yudha pun menunduk dan tersenyum dibalik maskernya.


"Nanti ada saatnya aku akan memberitahumu.. dan aku bukan seorang penguntit.. Aku cuma pemuda biasa ." jawab Adit dengan tenang.


"Lalu apa tujuanmu datang kesini?" tanya Meena menatap sinis karna tidak puas dengan jawaban Yudha.


"Apakah kau punya waktu?? jika tidak keberatan aku ingin mengajakmu makan diluar." ujar Yudha


Meena pun menatap Yudha dengan penuh curiga dengan niat Yudha yang tidak ia tahu.


"Tidak .. aku sibuk.. lain kali saja.. sebaiknya kau pulang saja." jawab Meena yang langsung menolak ajakan Yudha.

__ADS_1


"Pergi saja nak.. Daripada kau seharian tidur terus.. Mana ada kesibukan yang kau lakukan hari ini selain tidur..Jadi jangan menolak ajakan orang yang sudah jauh jauh datang kesini.. apa lagi pernah menolongmu sayang."Sahut Nisa sang ibu yang tiba tiba muncul dibelakang Meena


Yang seketika membuat Meena pun terkejut dan menoleh kearah ibunya.


__ADS_2