Menantu BarBar Vs Mertua Bawel

Menantu BarBar Vs Mertua Bawel
Part 9 - Tony


__ADS_3

Besoknya..


Saat tiba dikantor,Meena menghempaskan tubuhnya dikursi dengan tidak bersemangat.


Luna yang melihat heran,langsung menghampiri Meena.


"Kau kenapa?? Pagi pagi sudah pasang wajah kusut??"Tanya Luna ingin tahu


"Ibuku mulai lagi bertingkah."Jawab Meena dengan nada datar


"Bertingkah bagaimana?" tanya Luna yang penasaran.


"Dia memintaku mengikuti kencan buta yang sudah dia rencanakan."Jawab Meena.


"Hah??Untuk apa??Apa karna masih menuntutmu untuk menikah??"Tanya Luna menebak


Meena pun hanya mengangguk pelan


"Woah.. kekhawatiran orang tuamu berlebihan,sampai kau harus ikut kencan buta..Jadi,kau menurutinya atau menolaknya?"


"Aku terpaksa menuruti permintaannya,untuk kali ini saja..Setelah itu dia tidak akan mencampuri urusan pribadiku lagi,termasuk tuntutan menikah."Jawab Meena.

__ADS_1


"Oh.. jadi kali ini kau sedang menjadi anak yang berbakti dulu gitu??hehehe..Terus,kapan kau akan mengikuti kencan buta itu??"


Meena hanya menghela nafas panjangnya.


"Nanti malam,dia mengatur kencan kami disebuah restoran.. tapi sebenarnya aku tidak bersemangat untuk menemui pria asing yang tidak ku kenal..Kau temani aku ya.."Ujar Meena memohon pada Luna


"Yahh..Sepertinya hari ini aku tidak bisa Meena..Aku sudah ada janji dengan keluargaku..Aku tidak bisa menolak ajakan mereka."Jawab Luna.


"Oh..Begitu,ya sudah tidak apa apa."Jawab Meena sedikit kecewa


"Kau kan perempuan pemberani,kau jangan takut untuk bertemu dengan pria itu..Temui dan bersikap santai saja..Anggap saja kalian bertemu untuk berteman,bukan untuk menjalin hubungan."Ujar Luna memberi semangat.


"Ini bukan soal takut atau tidak..Tapi aku malas bertemu dengan orang asing..Terlebih jika orang itu ternyata menyebalkan atau lainnya."Ujar Meena datar


Meena hanya tersenyum datar.


...****************...


Ditempat lain..


Terlihat beberapa pemuda tengah berkumpul makan siang dikantin.

__ADS_1


"Kalian tahu,hari ini aku akan bertemu dengan seorang wanita.."Ujar seorang lelaki sembari menikmati makan siangnya.


"Siapa?"Tanya temannya bernama Ethan.


"Aku tidak tahu..Karna ini sebenarnya pertemuan untuk kencan buta kami.. orang tuaku menyuruhku untuk menemui seorang wanita dari anak temannya..Karna secara kebetulan aku belum punya pacar,ini akan menjadi kesempatanku.. hehehe."Jawab lelaki itu bernama Tony.


"Woah.. Ini tumben sekali kau mau mengikuti kencan buta..Apa kau yakin mengikuti kencan itu?"Sahut Darren.


"Tentu saja yakin,dia wanita yang cantik..Orang tuaku sempat menunjukkan fotonya..Dan seketika membuat ku semangat untuk mengikuti saran mereka .. Dan siapa tahu dia akan jadi jodohku."Ujar Tony begitu yakin.


"Jangan terlalu yakin,kenali dulu kepribadiannya baru kau menentukan dia pilihanmu atau tidak."Sahut lain dengan nada datar.


Membuat Tony langsung melirik sinis


"Ck..Kau selalu saja mematahkan semangatku..Kau ini teman ku atau bukan?"Ujar Tony sedikit sewot


Temannya pun tak menjawab dan hanya menikmati makan siangnya


"Sudah,jangan dengarkan dia..Kau kan tahu seperti apa sifatnya..Tidak banyak bicara,tapi sekalinya bicaranya langsung menusuk.."Ujar Ethan menyemangati Tony.


Tony pun hanya mengangguk.

__ADS_1


"Kalau begitu jika kau berhasil berkencan dengan wanita itu,kau harus traktir kami semua nonton film..Bagaimana??"Ujar Darren yang sengaja menantang Tony.


"Oke..Siapa takut..Jangankan nonton,liburan pun aku akan ajak kalian semua."Jawab Tony menerima tantangan Darren.


__ADS_2