Menantu BarBar Vs Mertua Bawel

Menantu BarBar Vs Mertua Bawel
Part 61-Sertifikat Rumah


__ADS_3

Saat Meena sedang berberes rumah,Meena langsung menghentikan aktifitasnya saat melihat Yudha dan ibunya baru saja pulang.


"Kalian dari mana??" tanya Meena menghampiri Yudha.


"Ibu lelah,ibu mau istirahat.." sakit Siska langsung memasuki kamarnya.


Meena yang masih penasaran langsung menoleh kearah Yudha.


"Kalian dari mana??Sepertinya ibu kelihatan lelah??" tanya Meena masih penasaran.


Beberapa saat Yudha menarik nafas panjangnya.


...****************...


Beberapa hari kemudian...


Siska tanpa sengaja mendengarkan percakapan Meena dengan ibunya melalui panggilan telepon.Saat ia akan berjalan melewati kamar Meena.


"Memangnya sertifikat rumah bisa dipakai dengan digadaikan sementara ma??kupikir uang masih bisa dicari,asal pengobatan dia lebih penting.."sahut Meena yang berbicara pada ibunya.


Seketika membuat Siska terkejut dan langsung menatap tajam.

__ADS_1


Apa lagi yang sedang direncanakan perempuan itu??bahkan merencanakannya pada ibunya..Batin Siska yang mulai berpikir curiga pada Meena.


Siska pun meninggalkan kamar Meena.


Menjelang sore,saat Meena akan pergi keluar sebentar.Siska dengan cepat mengendap-endap masuk kekamar Meena.Yang bertujuan ingin mengambil sesuatu dari kamar Meena.


Malamnya,Meena menghampiri Siska yang sedang menonton tv.


"Bu..Apa kau melihat sertifikat rumah ini??Aku sudah mencarinya kemana-mana tidak ketemu..Seingatku,aku menyimpannya dilaci nakas ku.." tanya Meena.


Siska pun langsung melirik datar kearah Meena.


"Memangnya mau kau apakah sertifikat rumah itu??Apa kau berniat ingin menju rumah ini??" tanya Siska langsung menuduh.


"Kemarin aku sempat melihat acara tv show..Dia mengatakan jika memiliki menantu yang jahat cepat atau lambat dia akan mengosongkan rumah ini..Dan berbeda dengan sebaliknya.. ku pikir kau tidak aka seperti itu..Benarkan??. ujar Siska.


Meena semakin bingung dan heran dengan ucapan ibu mertuanya yang menurutnya aneh.


"Apa maksudmu bu??Aku tidak mengerti??Aku hanya membutuhkan sertifikat rumah itu Sekaran." tanya Meena yang bingung.


"Kau tahu kan usia orang yang sudah tua sepertiku atau ibumu,jangan pernah yang namanya membebani anak.. itu baru orang tua yang baik dan bijak.."

__ADS_1


"Bilang lah ke mama mu,bagaimana pun kondisi kita lebih bain pasrah..Jangan berpikir untuk membebani anak.. jangan memaksakan diri untuk membebani anak untuk biaya pengobatannya." ujar Siska yang berniat menasehati Meena.


Meena yang mengerti dengan semua yang dimaksud Siska ibu mertuanya.Ia pun sesaat menarik nafas panjangnya.


"Sepertinya ada kesalahpahaman dari ucapanmu bu..Memangnya penyakit bisa sembuh tanpa biaya pengobatan??"


"Kan sudah ku bilang jangan membebani anak..lebih baik kita pasrah saja karna kita sudah tua..Jalani saja hidup ini dengan penuh syukur dan tidak mengeluh untuk biaya pengobatan." jawab Siska dengan santainya.


"Bu.. ternyata kau memang wanita yang sangat luar biasa..Ku pikir kau sudah berubah karna perjanjian kita kemarin..Tapi sepertinya perjanjian itu cuma dari mulutmu saja,bukan dari hatimu yang ternyata masih sangat dengki.." sindir Meena dengan kata tajamnya.


"Kau..-" seru Siska yang tak bisa berkata.


"Apakah kau pikir biaya pengobatan itu untuk keluarga ku??" tanya Meena yang beberapa saat ke kamar nya untuk mengambil sesuatu.


tak berapa lama ia kembali dan memberikannya pada Siska.


"Ini laporan medismu saat Yudha mengajakmu untuk cek kesehatan berapa hari yang lalu..Yudha bilang ada yang salah dengan tubuhmu..Awalnya aku berniat ingin menggunakan sertifikat rumah ini untuk biaya pengobatan mu..bukan untuk keluargaku..untuk mengangkat batu ginjalmu..Tapi sepertinya percuma saja,sepertinya tidak perlu lagi..kalau kau sudah berpikir buruk dengan niat tulusku.." jelas Meena sekaligus menyindir Siska.


Meena pun langsung meninggalkan Siska kekamarnya.Ia begitu kecewa dengan sikap ibu mertuanya yang masih saja berpikiran buruk tentangnya.


Yang padahal niat baiknya hanya ingin memberikan pengobatan terbaik untuk ibu mertuanya.Karna biaya pengobatan untuk penyakit Siska sangat membutuhkan biaya yang cukup besar.Itu sebabnya Meena berencana ingin menggadaikan sertifikat rumahnya dengan ijin Yudha dulu sebelumnya.

__ADS_1


Siska yang tidak mengetahui hasil medis sebelumnya.Begitu tak percaya jika dirinya mengidap penyakit tersebut.Ia pun begitu malu dan tidak bisa berkata apa pun,setelah Meena menjelaskan niat baiknya.


__ADS_2