Menantu BarBar Vs Mertua Bawel

Menantu BarBar Vs Mertua Bawel
Part 53 - Pindah Rumah


__ADS_3

"Yah.. Lebih baim kita pindah.. aku sudah lelah melihat sikap ibu ku seperti itu terus menerus." jawab Yudha.


"Tapi bagaimana dengan ibumu,apakah dia mau menerima??" tanya Meena penasaran.


"Biarkan saja..Terima atau tidak,aku sudah tidak peduli..Daripada dia terus mempersulit mu dan sama sekali tidak menunjukkan perubahan sedikit pun untukmu." ujar Yudha.


"Tapi kita tidak harus pindah..Lebih baik kita kasih pelajaran sedikit pada ibu..Maksudku hanya menakutinya." sahut Meena.


"Menakuti seperti apa?" tanya Yudha.


Meena pun tersenyum sambil berbisik kepada Yudha.


Yudha yang mengerti langsung mengangguk tersenyum.


...****************...


Esok harinya..

__ADS_1


Yudha dan Meena pun kembali kerumah.Siska yang mengetahui mereka tidak pulang,langsung menghampiri mereka berdua.


"Darimana saja kalian??Kenapa semalam tidak pulang??" tanya Siska ingin tahu.


"Bukankah aku sudah bilang,kami pergi cari rumah." jawab Yudha dengan santainya.


Sedangkan Meena hanya memilih diam dan tak ingin ikut campur.Ia pun langsung kekamar dan tak ingin berada diperdebatan antara Yudha dan ibunya.


"Jadi kau serius ingin pindah?" tanya Siska memastikan.


"Memangnya mama lihat aku terlihat bercanda??Hari ini kami akan mulai mengemasi semua barang-barang kami." tanya balik Yudha.


"Harus pikirkan apa lagi??Semakin kubiarkan mama semakin tidak menunjukkan sikap sebagai mertua yang baik.. Harus berapa kali aku mengingatkau untuk berhenti mengusik Meena.. Kau bahkan sudah mengucapkan menyesal karna merestui pernikahan kami..Apa yang sebenarnya membuatmu begitu membenci Meena??Sikapnya yang selalu membalasmu?Bukankah itu dari mama sendiri yang memulainya??"


Siska sesaat terdiam.


"Jadi untuk apa kami bertahan disini,kalau mama selalu saja membuat kami tidak nyaman..Kau selalu mencampuri urusan dirumah ini..Seolah kau tidak ingin memberikan kesempatan sedikit saja pada Meena untuk urusan dirumah ini.. Apa mama segitunya ingin menjadi tuan rumah disini,dan harus mengikuti semua aturan mama??Akan kami kabulkan..Tapi dengan cara kami akan pindah dari sini.." ujar Yudha lagi

__ADS_1


"Tapi tidak harus pindah Yudha.. kau hanya akan membuang-buang uang.. " sahut Siska yang kembali bicara.


"Asal istriku bahagia,itu cukup membuatku nyaman.. dan tidak masalah aku harus membuang uang..Uang yang ku keluarkan juga untuk istriku.. untuk kenyamanan kami berdua." jawab Yudha langsung meninggalkan Siska kekamarnya.


Siska pun seketika tak dapat bicara banyak.Karna hanya kekhawatiran yang kini menghantui pikirannya. Mengetahui jika Yudha akan mengeluarkan uang banyak untuk membeli rumah baru.Dan juga meninggalkan dirinya sendirian dirumah tersebut.


Besok pagi nya,saat Yudha sudah berangkat bekerja.Siska menghampiri Meena yang sedang sibuk di dapur.


"Meena..Apa kalian benar-benar akan pindah?" tanya Siska memastikan lagi.


"Yang sudah ibu tahu saja dari Yudha..Jadi aku hanya mengikuti apa kata Yudha." jawab Meena dengan nada cuek.


"Apa kau tidak bisa menahan Yudha agar tidak pindah..Keputusannya itu cuma buang-buang uang saja." ujar Siska.


"Memang buang uang tapi melihat sikap ibu seperti ini terus,aku tidak bisa menghentikan keputusan Yudha..Ibu kan orang tuanya ibu pasti paham bagaimana sifat Yudha." jawab Meena dengan santainya.


"Baik..Ibu merasa bersalah..Ibu minta maaf kalau sikap ibu selama ini banyak salah padamu..Tapi dengan permintaan maaf ibu, apa bisa membuat Yudha merubah keputusannya?" tanya Siska.

__ADS_1


Seketika membuat Meena tersenyum.


Hehehe.. sudah kuduga kau pasti akan menyerah bu..Tapi kurasa ini pasti cuma sementara.. batin Meena.


__ADS_2