
"Tentu saja dirimu..Masa mama ."Jawab Nisa dengan santai nya
"Atas dasar apa mama merencanakan kencan buta untukku??Aku tidak perlu melakukan hal itu ma."Tanya Meena yang protes
"Heuh..Atas dasar karna kau sudah menjadi perawan tua kak.."Sahut Adit dengan santai nya
Meena pun langsung mencubit paha Adit dengan kuat.Hingga membuat Adit meringis kesakitan
"Akh...Akh..Sa..Sakit kak.."Ucap Adit yang kesakitan
"Sekali lagi kau asal bicara,gelas ini bisa melayang dikepalamu..Paham.."Ujar Meena memberi peringatan
__ADS_1
Sang ayah dan Nisa hanya bisa menatap sambil menggelengkan kepala.Saat melihat tingkah laku mereka berdua yang tidak pernah akur
"Ma..Aku tidak mau..Aku tidak mau mengikuti rencana mama..Aku masih ingin bebas..Belum terpikir ku untuk menikah..Menikah hanya membuat kebebasan ku hilang..Aku tidak mau menghabiskan waktu ku cuma untuk mengurus rumah tangga.."Jawab Meena yang masih protes
"Tapi,biar bagaimana pun suatu saat kau harus menikah Meena..Mama tidak menyuruhmu untuk langsung menerima pemuda itu sebagai calon suami mu..Tapi mama cuma ingin kau coba mengenalnya..Jika kalian cocok,hubungan kalian bisa lebih serius..Jika tidak cocok,kau bisa meninggalkannya..Jadi mama cuma ingin kau coba melakukan rencana yang sudah mama atur.."Jelas Nisa panjang lebar
"Tapi tetap saja aku menentang cara mama..Aku jadi merasa seperti perempuan yang tidak laku ma..Sejujurnya bukan aku yang pemilih atau pun tidak ada yang mau denganku..Tapi aku masih menikmati kesendirian ku..Ini kebebasan ku,yang masih banyak hal yang ingin aku lakukan ma..Aku tidak mau kehidupan ku yang berarti hilang begitu saja karna sudah menikah..Tolong mengerti perasaanku ma."Jelas Meena
"Mama mengerti..Tapi mama melakukan ini karna mama mencemaskan mu..Mama cuma ingin melihat mu hidup bahagia dengan lelaki sesuai pilihan mu..Jadi mama mohon,untuk kali ini saja turuti permintaan mamamu..Mama janji,hanya untuk kali ini saja.."Ucap Nisa memohon pada Meena
"Dia pemuda yang baik..Dia anak dari teman mama..Dia memiliki pekerjaan yang juga bagus..Bukan mama ingin memuji pemuda pilihan mama,hanya saja tidak ada salahnya kau coba dulu Meena."Ucap Nisa berusaha memberi pengertian pada Meena
__ADS_1
"Dicoba saja Meena..Mama cuma ingin melakukan yang terbaik untukmu..Dan kami juga tidak memaksa mu harus bersama pemuda pilihan mama mu.."Sahut sang ayah mendukung rencana ibunya
"Mau ya nak..Hanya untuk kali ini saja..Mama janji setelah ini,mama tidak akan menuntut mu lagi..Mama akan kasih kau kebebasan untuk jalan hidup mu.."Ucap Nisa meyakinkan Meena
Meena pun sesaat berpikir
Apakah harus aku mengikuti rencana mama??Ck.. Kenapa mama bisa berpikir tentang kencan buta ini??Batin Meena yang bingung
"Sudah ikuti saja permintaan mama.. Semua demi kebaikan mu kak..Kan kencan itu tidak harus memaksa mu untuk memilih dia kak."Sahur Adit yang mendukung rencana ibunya
Sesaat Meena melirik datar kearah Adit
__ADS_1
"Kalau begitu,kenapa tidak kau saja yang ikut kencan buta?Kau kan juga tidak punya pacar.."Sindir Meena
"Hahaha..Aku masih laki laki normal kak..Kalau aku perempuan ,bisa lah aku pikirkan lagi..Dan maaf saja,aku sudah punya pacar..Jadi tidak ada dalam kamus Adit,itu jomblo."Gurau Adit dengan santainya sambil membanggakan dirinya