
Kediaman Siska..
"Ma.. sepertinya kak Yudha semakin berpihak pada perempuan itu.. apa selanjutnya rencana mama?" tanya Dela ingin tahu.
"Mama sudah memikirkannya.. besok mama akan kerumah kakak mu lagi." jawab Siska.
"Untuk apa ma?" tanya Dela penasaran.
Siska hanya tersenyum dengan sinis.Seolah senyumannya sudah merencanakan sesuatu yang Dela tidak tahu.
...****************...
Keesokan harinya..
"Aku berangkat sayang." ucap Yudha yang berpamitan akan pergi kekantor dan sebelumnya mengecup dahi Meena dengan lembut.
Meena hanya tersenyum sambil melambaikan tangannya.
"Hati-hati..Jangan pulang terlambat." jawab Meena sambil menutup pintu.
__ADS_1
Saat Meena akan berjalan kekamar,tiba-tiba saja terdengar suara bel pintu berbunyi.
Meena langsung bergegas membukakan pintu tersebut.Dan Meena seketika terkejut melihat sosok Siska sang ibu mertua yang datang.
"Ibu.. Ada apa datang kesini?" Seru Meena yang terkejut.
"Kenapa??Memangnya aku harus membuat laporan dulu untuk datang kerumah anakku.?" tanya Siska dengan nada sinis.
Meena hanya menghela nafas berat.
"Tidak..Ibu berhak datang kapan pun,tapi maksudku kenapa tiba-tiba datang tanpa memberi tahu..Apakah Yudha tahu kalau ibu mau datang?"Tanya Meena
"Dia belum tahu..Kedatanganku kesini ini,mulai sekarang aku akan tinggal bersama kalian..Menghabiskan masa tuaku disini." jawab Siska yang seketika mengejutkan Meena.
"Kau bercanda??Aku datang kerumah anakku yang sudah seharusnya..Memangnya aku harus membicarakan hal ini padanya??Cepat,buatkan aku minuman..Apa kau akan diam saja,melihat ibu mertuamu datang?" tanya Siska yang langsung menghempaskan tubuhnya disofa.Dan memberi perintah pada Meena sesuka hatinya.
Meena yang melihat sikap ibu mertuanya,hanya bisa menghela nafas.
"Iya.. tunggu sebentar,akan kubuatkan." jawab Meena dengan nada datar dan langsung berjalan kedapur.
__ADS_1
Sementara Meena hanya melirik sambil tersenyum sinis.
Heuh.. Permainan ini akan segera dimulai,perempuan tengil.. kau pasti tidak akan betah jika aku tinggal disini. batin Siska yang ternyata sudah merencanakan sesuatu pada Meena.
Selagi menunggu,Siska beranjak bangkit dan membawa tasnya menuju sebuah kamar.Ia langsung memasuki kamar,yang tak lain adalah kamar pribadi Meena dan Yudha.
Sesaat Siska menatap takjub dengan suasana kamar yang begitu luas dan rapi.
"Woah..Ini kamar yang sempurna..Bahkan ada toiletnya dikamar ini..Akan memudahkan ku jika malam terbangun dan ingin ke toilet..Kamar ini pas untukku." ujar Siska yang merasa senang melihat dan menikmati kamar milik Meena dan Yudha.
Meena yang sudah membuatkan minuman untuk sang ibu mertua,Sesaat ia bingung tidak melihat keberadaan ibu mertuanya.
Beberapa saat ia melihat pintu kamarnya terbuka,yang biasanya ia selalu menutup pintu kamar pribadinya.
Meena pun langsung berjalan kearah kamar.Dan berapa terkejutnya saat ia melihat sang ibu mertua,dengan lancangnya mengeluarkan isi pakaian dari dalam lemarinya.Meena pun langsung menghampiri ibu mertuanya.
"Ibu..Sedang apa kau disini??Dan apa yang kau lakukan dengan pakaianku??" tanya Meena yang penasaran.
"Mulai sekarang,aku akan tidur disini..Jadi aku mengeluarkan semua pakaianmu dari lemari ini." jawab Siska dengan santai nya tanpa bersalah.
__ADS_1
Sesaat Meena langsung mengepalkan kedua tangannya sambil menarik nafas panjangnya dan menutup mata.
"Maaf bu,apakah yang ibu lakukan ini sudah sesuai ijinku??" tanya Meena mencoba untuk menahan kesabarannya.