Mencari Pecahan Pohon Suci

Mencari Pecahan Pohon Suci
Makhluk Misterius part 1


__ADS_3

Prolog


Dulu dunia ini terdapat banyak sekali ras dan bangsa, tapi semuanya terbantai ketika perang besar yang terjadi 2000 tahun yang lalu. Tidak ada yang tahu apa penyebab perang itu atau bagaimana berakhir nya, tapi yang jelas, ras dan bangsa yang tersisa hanyalah, Manusia,Peri,Duyung, Raksasa, Penyihir, dan juga Iblis.


Masih banyak misteri didunia ini yang masih belum terkuak. Bahkan waktu telah berlalu 2000 tahun lamanya dan misteri itu masih terbungkus rapi di dalam kegelapan. Harus ada yang membukanya dan yang harus melakukan nya adalah aku. Rakka sang petualang. Sembari mencari pecahan pohon, aku akan menguak misteri dunia ini sampai akarnya.


Di Negeri manusia, di pedalaman hutan yang rindang. berdirilah kerajaan yang megah dan cantik. Kerajaan itu bernama Kerajaan Daman.


Kerajaan ini sangatlah unik. Dia memiliki sistem yang berbeda di banding kerajaan lain di negeri manusia.


Kerajaan ini tidak memiliki prajurit sama sekali. Raja dari kerajaan itu sengaja melakukan itu karena dia tidak suka peperangan.


Tapi walaupun kerajaan itu tidak memiliki prajurit, kerajaan itu tidak pernah di serang oleh siapapun. Dan itu karena kerajaan itu memiliki sebuah barier yang sangat kokoh dan tidak bisa tidak ditembus walaupun ada hujan meteor. Begitulah kata mereka(para petinggi kerajaan).


Barier itu dibuat oleh sihir, tapi mereka tidak meminta bantuan para penyihir. Mereka membuat barier itu dengan menggunakan sebuah alat sihir ciptaan manusia.


Alat sihir adalah sebuah alat yang dibuat manusia agar manusia bisa menggunakan sihir layaknya penyihir. Alat sihir itu baru ditemukan 5 tahun lalu oleh seorang manusia jenius dari kerajaan Daman.


Dulu alat sihir pertama hanya bisa mengeluarkan air saja, tapi sekarang alat sihir sudah menjadi lebih canggih dan bisa mengeluarkan beberapa elemental. Walaupun kekuatan masih sangat jauh dari penyihir, tapi setidaknya itu bisa membuat manusia tidak jadi makhluk yang lemah lagi.


Kehidupan di kerajaan itu sangat damai dan aman. Walaupun tidak ada prajurit yang mengatur keamanan. Kadang-kadang emang ada pencuri atau penculikan, tapi semua itu bisa teratasi karena ada monster hunter di kerajaan itu.


Monster hunter adalah salah satu pekerjaan di dunia ini. Tugas mereka adalah memburu monster di sekitar kerajaan. Dan hasil buruannya biasanya diberikan ke serikat perdagangan untuk dijual.


Setiap monster memiliki harga jual yang berbeda-beda tergantung tingkat kesulitannya. Walaupun tugas mereka memburu monster, tapi terkadang mereka juga membantu keamanan di dalam kerajaan.


Selain monster hunter ada juga petualang yang terkadang membantu menjaga ketertiban. Para petualang dan monster sangat berbeda. Kalau monster hunter tugasnya memburu monster, tapi kalau petualang biasanya meneliti monster baru, tapi sebenarnya tak hanya meneliti monster, tapi ada banyak tugas mereka, dari meniliti batuan baru, reruntuhan yang baru ditemukan, tempat tempat baru dan lain lain.

__ADS_1


Pokoknya tugas petualang itu adalah mencari sesuatu yang baru didunia ini. Jadi kebanyakan mereka ini sering berpindah ke satu tempat ke tempat lain. Mereka tidak punya, rumah mereka ya...alam liar.


Dan sebenarnya itulah yang seru dari menjadi petualang. Kita akan menjadi yang pertama kali menemukan sesuatu yang baru didunia ini. Dan kita akan terkenal dimana-mana ketika kita menemukan yang sangat langka dan juga baru seperti orang tua angkat ku yang berhasil menemukan sebuah pedang legendaris bernama Adamas yang konon tidak bisa patah.


Mereka sangatlah hebat. Mereka adalah petarung yang kuat dan juga pintar. Aku sangat mengagumi mereka sejak kecil dan sebenarnya karena merekalah aku jadi ingin menjadi petualang. Tapi sayangnya aku tidak seperti mereka yang kuat dan juga pintar.


********


Di salah satu rumah yang biasa saja. Terdengar suara yang sangat menggangu, tapi walaupun begitu, para tetangga tidak mempedulikan suara itu dan malah mendekat ke suara itu.


Suara itu tidak lain adalah suara adu pedang antara aku dan ayah angkat ku. Tentu saja kami tidak menggunakan pedang asli kami hanya menggunakan pedang kayu saja.


Kami bertarung dengan sengit, tapi sebenarnya tidak begitu. Sejujurnya ayahku sedang menahan diri saat ini. Sedangkan aku berjuang habis-habisan melawannya.


Tetangga yang melihat kami bersorak menyemangati ayahku. Yah emang rasanya aneh. Kita ini sedang latihan, tapi entah kenapa rasanya kami seperti sedang duel yang mempertaruhkan nyawa kami.


"Ayolah Rakka. Lebih serius lagi." Kata ayahku yang mengayunkan pedang nya dengan santai.


Dia adalah ayah angkatku. Namanya Kris. Dia pria berusia 30 tahunan dengan tubuh tinggi, besar dan berotot. Dia memiliki rambut yang panjang sebahunya, berwarna hitam , Dan juga memiliki jenggot dan kumis yang tidak terlalu tebal. Sesungguhnya dia adalah pria idaman semua wanita.


"Kalau begitu bagaimana kalau ayah serius juga, nanti aku juga akan serius." Kataku bercanda.


Aku sebenarnya tidak jauh dari ayahku, yang membedakan hanyalah aku tidak tinggi, besar dan berotot seperti ayahku. Aku juga tidak berkumis dan berjenggot sepertinya, tapi aku memiliki rambut yang panjang seperti ayahku. Sebenarnya aku bukannya ingin meniru penampilan ayahku, tapi karena aku malas saja memotong rambutku.


"Hoho..begitu ya. Oke...kalau begitu. Siap-siap ya."


Ayahku memasang kuda-kudanya dan siap melesat kearahku.

__ADS_1


"Eh..tunggu, aku cuma..." Belum selesai bicara, ayahku sudah berada di depan dan siap melancarkan serangannya. Aku yang panik cuma asal memegang pedangku di samping untuk menahan serangan ayahku.


Tapi karena Aku tidak memasang kuda-kuda. Aku pun terhempas jauh karena serangan ayahku. Bahkan pedang kayu yang seharusnya menahan serangannya malah patah. Yang pada akhirnya serangannya tetap mengenaiku dan itu sangat sakit.


"Aduh duh duh duh. Sakit tahu ayah!"


"Lho bukannya tadi kamu bilang aku harus serius. Ya jadinya aku serius lah."


"Ya tapi aku kan cuma bercanda.."


Ditengah pertikaian kami. Ada seorang wanita yang keluar dari rumah sambil membawa sebuah sarapan. Dia adalah ibu angkatku.


"Sudahlah kalian berdua. Lebih baik kalian kesini dan segera makan sarapan kalian." ibu angkatku duduk sambil meletakkan sarapan di teras rumah


Ibuku sangatlah cantik. Dia bernama Sarah. Dia memiliki kulit putih bersih, tapi ada juga bekas luka ditubuhnya, ya... walaupun tidak terlalu kelihatan sih. Sebagai seorang wanita, dia memiliki badan yang sangat bagus. Pria manapun yang melihat nya pasti tergoda. Rambut ibuku panjang sepunggung dan juga berwarna hitam pekat.


Melihat ibuku memanggil, kami pun segera menghampiri nya. Ayahku membantuku bangun dan kami pun berjalan bersama ke teras rumah.


Kami duduk bersama di teras rumah sambil menyantap roti panggang dengan selai stroberi buatan ibu.


Para tetangga yang melihat pertarungan kami tadi. Sudah pergi setelah ibuku keluar tadi.


"Jadi bagaimana latihannya, apakah ada kemajuan?" Tanya ibu.


"Umm..." Aku ingin menjawab tapi ada keraguan dalam diriku.


"Tidak ada, dia sama seperti dulu." Ayahku menjawabnya dengan gampang nya.

__ADS_1


Ibuku terlihat kecewa ketika mendengar itu. Yah itu sudah wajar, aku sudah berlatih selama 3 tahun tapi tidak ada perubahan signifikan pada diriku.


__ADS_2