
Kami semua terdiam sejenak, karena kami masih tidak percaya kalau yang ada di hadapan kami ini adalah Rick. Dia sama sekali tidak mirip paman Tapoc yang terlihat subur dan sehat. Dia seperti kerangka hidup yang berjalan dengan jenggot yang menutupi wajahnya.
"Halo kek..." Dia berjalan santai tanpa mempedulikan ada ember berisi air didepannya.
"Awas ada...." Kakek mencoba memperingati Rick, tapi ternyata kakinya tembus dari ember itu
"Lho kok?"
"Apa kabarmu? Aku yakin dirimu baik baik saja kan. Kali ini aku tidak akan menanyakan Tapoc, karena aku tahu dia tidak baik-baik saja."
"Rick...maafkan aku tidak bisa melindungi nya."
Rick sepertinya tidak menanggapi permintaan maaf kakek, atau mungkin lebih tepatnya dia tidak menyadari keberadaan kakek.
"Baiklah sebelum aku menjelaskan tujuan utamaku. Pertama-tama aku akan menjelaskan kalau yang kau lihat saat ini tidaklah nyata. Aku yang berdiri di depanmu ini hanyalah ilusi."
"Ilusi?"
"Tak sepenuhnya ilusi sih. Aku yang ada di depanmu ini adalah Rick yang asli, tapi aku Rick yang berada di masa lalu. Aku membuat ini dari sihir dan tentu nya bukan dari alat sihir Tapoc karena dia belum bisa membuat hal semacam ini. Aku menggunakan sihir dari penyihir asli."
__ADS_1
"Aku membuat hal ini, bukan tanpa alasan, tapi karena aku butuh bantuan kalian. Baiklah...karena kalian sudah tahu ini adalah ilusi. Jadi sebaiknya kalian jangan bertanya pada ku karena aku juga tidak akan menjawabnya."
"Oke aku tidak punya waktu ini. Jadi aku menjelaskan nya secara singkat saja. Pertama aku ingin menjelaskan kenapa aku selalu mengatakan dunia ini akan hancur. Itu semua karena aku bisa melihat masa depan, Aku tahu ini terlihat gila dan tak masuk akal, tapi memang begitulah adanya. Aku pertama kali bisa mendapatkan kekuatan ini ketika aku tiba tiba mati suri.
"Mati suri? Aku tidak pernah tahu itu?" Kata Kakek.
"Ya...aku tahu pasti kalian bertanya-tanya kapan aku mati suri. Aku tidak mau menjelaskan nya panjang-panjang, jadi aku akan menjelaskan mya secara singkat saja. Aku mati tertimpa pohon."
"Kok bisa?"
"Dulu pekerjaan dia adalah menebang pohon. Pekerjaan itu dulu termasuk pekerjaan dengan gaji tinggi karena para penebang harus menebang pohon di luar yang dimana banyak sekali monster yang ganas."
"Ya... pokoknya setelah itu aku tiba-tiba sering mendapatkan penglihatan masa depan dan itu tidak bisa kukontrol sama sekali. Awalnya sih penglihatan tentang kejadian biasa saja, tapi lama-kelamaan muncul penglihatan yang semakin mengerikan dan tidak jelas."
"Lalu dua hari sebelum aku pergi meninggalkan Tapoc, aku mendapat kan penglihatan tentang dunia ini hancur lebur. Dimana tidak ada tumbuhan, hewan dan makhluk hidup di dunia ini. Dan semua itu di sebabkan oleh suatu makhluk yang tak memiliki wajah. Kalian bisa lihat gambarnya dari lukisan yang ada di buku. Gambar yang ada di buku itu bukanlah ilustrasi semata, itu adalah lukisan asli tentang makhluk tanpa wajah yang akan muncul dan menghancurkan apapun yang ada di hadapannya di masa depan nanti. Ketika penglihatan itu muncul, aku mulai panik dan bingung harus mencari tempat berlindung yang aman."
"Lalu keesokan harinya aku mendapatkan penglihatan lagi, tapi ini penglihatan yang baik, dimana semuanya selamat. Raja Ghaib dan Pasukannya telah berhasil di kalahkan, tapi disisi lain aku juga melihat Tapoc harus mati untuk bisa mendapatkan takdir tersebut. Saat itu Aku mulai bimbang, harus memilih takdir yang mana. Apakah aku harus merelakan Tapoc agar dunia ini bisa selamat dari kehancuran ataukah aku harus merelakan dunia ini hancur."
"Lalu keesokan harinya aku memutuskan untuk meninggalkan Tapoc dan mencari cara agar dunia ini selamat dan Tapoc juga selamat. Salah satu caranya adalah aku harus mencari tahu makhluk apa yang menyebabkan dunia ini hancur dan bagaimana mereka bisa muncul."
__ADS_1
"Setelah mengelilingi dunia ini, bertemu banyak orang, menemukan banyak tempat baru. Aku akhirnya mendapatkan sedikit informasi tentang makhluk itu. Makhluk itu ternyata bernama Makhluk Ghaib. Mereka dulu hidup bersama kita di dunia ini ,tapi karena mereka terlalu membuat kerusakan di dunia ini. Mereka pun di buang ke Alam Ghaib oleh seseorang. Aku tidak tahu seseorang itu siapa, tapi dari informasi yang kudapat orang itu adalah tuhan itu sendiri."
"Ini juga informasi yang baru kudapat baru baru ini. Dulu sekitar 2000 tahun yang lalu. Makhluk Ghaib pernah berhasil keluar dari Alam Ghaib dan itu karena seorang anak manusia yang tak memiliki wajah mengeluarkan mereka. Aku tidak tahu siapa anak itu dan dari mana asalnya, tapi yang jelas anak itu berhasil membebaskan kerabatnya."
"Ini hanya perkiraan saja, mungkin pecahnya perang besar 2000 tahun yang lalu. Penyebab nya adalah Makhluk Ghaib yang berhasil keluar kala itu dan mereka mengadu domba semua makhluk untuk berperang satu sama lain. Ketika perang itu berakhir, dari informasi yang kudapat, Makhluk ghaib kembali di tendang kembali ke Alam Ghaib termasuk si anak kecil tanpa wajah itu. Kali ini Alam Ghaib di kunci lebih rapat lagi menggunakan Pohon suci. Yang di tempatkan di tengah-tengah dunia ini."
"Aku sudah ke tempat itu dan jalan ke tengah-tengah dunia ternyata sangat berbahaya. Aku harus mengorbankan 3 temanku hanya untuk melihat pohon suci itu."
"Tunggu, apa?" Aku masih tidak menyangka, ternyata Rick itu sangat kejam.
"Ketika aku sampai disana, aku melihat pohon yang sangat besar berdiri kokoh di hamparan bunga dan rerumputan yang hijau. Aku kira aku hanya sendirian di tempat itu, tapi ternyata ada 5 orang yang memakai sebuah topen sedang berdiri di bawah pohon suci itu."
"Aku tidak tahu apa yang mereka lakukan. Namun kemudian, salah satu orang menyentuh pohon itu dan tiba-tiba pohon itu mengecil dan menjadi seperti sebuah kunci."
"Awalnya aku kira orang-orang itu adalah seorang penjaga pohon suci, tapi ternyata perkiraanku salah. Mereka menghancurkan kunci itu menjadi lima dan menyebarkan pecahan kunci itu ke suatu tempat yang tidak kuketahui menggunakan sihir."
"Setelah menyebarkan kunci itu, aku langsung tahu kalau mereka lah penyebab Makhluk Ghaib keluar dari Alam Ghaib. Dari situ aku mencoba mendekat untuk mendengar percakapan mereka lebih jelas. Ketika aku sudah cukup dekat aku bisa mendengar kalau mereka berbicara tentang rencana mereka."
"Mereka bilang, Rencana pertama berhasil, seharusnya tidak akan ada orang yang berhasil menemukan pecahan pohon suci karena pecahan itu sudah di kirim ke lima negeri, yang mana tempat nya tersembunyi dan juga berbahaya."
__ADS_1