Mencari Pecahan Pohon Suci

Mencari Pecahan Pohon Suci
Kebahagiaan Berakhir part 3


__ADS_3

Ketika para Monster Hunter melihat orang itu masuk, mereka langsung membungkuk dan mengucapkan salam secara bersamaan.


"Selamat datang, Tuan John."


Kalau gak salah John itu adalah guru pelatihan nya Syo, tapi sepertinya bukan hanya itu. Setahuku John itu adalah Monster Hunter paling kuat di kerajaan ini.Dia dikatakan paling kuat, karena dia dulu pernah mengalahkan Crocland seorang diri.


Crocland itu adalah Monster seperti buaya tapi memiliki sirip. Walaupun memiliki sirip dia tidak berenang di air, tapi malah di bawah tanah.


Peneliti Monster masih menyelidiki bagaimana Crocland bisa berenang di bawah tanah dan untuk hipotesis sekarang adalah karena sisiknya. Sisiknya mungkin mengandung sihir dan itu membuat tanah yang menyentuh sisiknya pasti berubah menjadi cair seperti air.


Kalau dari tingkat kesulitannya, monster ini memiliki kesulitan tingkat tinggi dan biasanya monster dengan kesulitan ini harus dilawan lebih dari 10 orang sedangkan John malah berhasil mengalahkan Crocland seorang diri.


Selain menjadi Monster Hunter terkuat dia juga seorang detektif yang hebat. Setiap kasus pembunuhan yang ada di kerajaan ini, pasti selalu diselesaikan oleh dia.


Seperti kasus kemarin, tentang seorang pria yang diduga bunuh diri dengan menggantung diri. Awalnya semua orang menduga pria itu bunuh diri, tapi John tak berpikir seperti mereka, dia berpikir kalau itu bukan diri, tapi di bunuh.


Dia tak butuh waktu lama memecahkan kasus itu, dia hanya butuh beberapa jam saja untuk menemukan pelaku sebenarnya. Tentu saja dia tak hanya asal menuduh orangnya, dia juga memberikan alasan dan cara dia membunuhnya.


kasus itu pun selesai dengan pelakunya adalah istrinya sendiri. Alasan dia melakukan nya karena suaminya berselingkuh di belakang nya dan itu membuatnya marah dan akhirnya dia merenggut nyawa suaminya sendiri. Karena kekuatan nya dan kepintaran nya, dia disegani banyak orang, bahkan seorang bangsawan terhormat juga menyeganinya.


"Ada apa ini...wow...." John terkejut melihat kondisi keluarga tapoc yang sangat mengenaskan.


"Astaga, siapa yang melakukan ini?"


"Kami tidak tahu pasti, tuan. Tapi menurut saksi, bocah itu yang telah melakukan nya."


"Hmm...bocah itu." John berjalan santai mendekatiku, tapi tak seperti Monster Hunter lain yang ingin mendekati nya langsung terpental. Dia tidak terpental atau terkena serangan sedikit pun.

__ADS_1


Ketika dia berada di depanku John menyentuh kepalaku dan itu berlangsung cukup lama. setelah beberapa menit dia melepaskan genggaman nya dari kepalaku dan kemudian dia berdiri sambil mengangkat ku agar aku juga berdiri.


"Bagaimana tuan? Apakah anak itu yang membunuh keluarga Tapoc?"


John tersenyum


"Oh...anak ini ya..." John menepuk-nepuk pundak ku.


"Dia.....adalah monster yang paling kubenci." John memegang belakang kepala dan langsung membenturkan kepalaku ke lantai sampai lantai di bawahku retak cukup besar.


"Tuan...! Dasar kau ini! Apa yang kau lakukan? Kenapa kau tiba-tiba melakukan itu?" Vivi terlihat geram.


"Hmm...ya karena dialah penjahatnya."


"Hah.... bagaimana kau bisa tahu itu? kau itu baru sampai dan dari tadi kau itu hanya memegang kepala Tuan Rakka . Lalu bagaimana bisa kau berkesimpulan kalau dia penjahatnya."


"Hah...kau ingin bukti, baiklah akan kutunjukan. Pertama, sebelum aku datang kesini aku tadi sudah berkeliling tempat ini untuk memeriksa apakah ada bekas kaca pecah atau pintu dibobol, dan hasilnya nihil. Kedua, aku pernah di beritahu Tapoc kalau rumah ini di penuhi keamanan yang dibuat dari alat sihir dan fungsi dari keamanan itu adalah untuk memeriksa siapa saja yang telah masuk keruang ini. Aku tadi sudah memeriksanya di ruang control kalau yang masuk keruangan ini hanyalah anak ini dan Berreta tadi pagi."


"Tunggu...ruang control? Ruangan apa itu? Memangnya ada ya ruangan itu di rumah ini?"


"Itulah kekurangan dari menjadi pelayan yaitu kau tidak diberitahu hal yang rahasia. Tapoc sengaja tidak memberitahu pelayan dan pekerja nya tentang ruangan ini agar kalau ada seseorang yang melakukan kejahatan bisa ketahuan jelas."


"Oke lanjut yang ketiga." John menunjukkan Cincin aneh di jari telunjuknya.


"Kau tahu apa ini?"


"Apa itu?"

__ADS_1


"Ini adalah alat sihir buatan tapoc yang di buat khusus untuk ku. Kegunaan dari cincin ini adalah bisa membaca ingatan orang lain."


"Tunggu bukannya cincin itu kurang sempurna, aku pernah dengar kalau cincin itu memang bisa melihat ingatan orang lain, tapi tidak terlalu akurat."


"Kan aku sudah bilang ini di buat khusus untukku. Jadi ini adalah hasil sempurna dari cincin penglihat ingatan sebelum nya."


"Nah aku tadi memegang kepala anak itu untuk melihat ingatan nya dan aku melihat kalau dialah yang membunuh keluarga Tapoc dengan cara yang sangat kejam."


"Itu tidak mungkin...semua itu bohong. Mana mungkin Tuan Rakka melakukan hal kejam seperti itu."


"Kau masih tidak percaya ya. Baiklah kalau begitu aku akan memperlihatkan pada kalian kekejaman dari monster kecil ini."


Tiba-tiba di kepala setiap orang yang ada di ruangan itu, ada adegan dimana aku membunuh keluarga Tapoc dengan kejam, karena hal itu banyak sekali orang terkejut dan ada yang sampai muntah.


Vivi yang melihat adegan itu juga tak percaya, tapi adegan itu sangat nyata, bahkan tidak mungkin kalau ini ilusi. Dia tidak bisa berkata-kata lagi. Dia hanya diam dengan tatapan kosongnya.


"Bagaimana sekarang kau percaya?"


Vivi hanya terdiam dan tak mengatakan apapun. Orang yang mencengkram Vivi tadi juga melepaskan Vivi karena sepertinya dia tidak akan mengamuk seperti tadi.


"Oke...akan kuanggap itu ya. Baiklah...ayo kita bawa anak ini ke alun-alun kota. Pasti banyak orang akan senang Ketika aku membawa penjahat untuk disiksa."


Karena tidak ada prajurit dikerajaan ini, maka juga tidak ada penjara di kerajaan ini. Jadi para Monster Hunter membuat penjara sendiri di alun-alun kota. Walaupun ini di sebut penjara, tapi sesungguhnya ini seperti pertunjukan penyiksaan terhadap penjahat.


Jadi nanti aku akan di ikat di kedua tangan dan kakiku. Lalu aku nanti akan tergantung dan dibiarkan di tengah alun-alun untuk di pertontonkan. Tapi tentu saja itu belum masuk penyiksaan. Setelah aku digantung, nanti aku bakal dicambuk terus-menerus sampai orang yang menyambukku capek atau ingin makan. Biasanya ini bisa berlangsung seharian karena orang yang menyambukku itu adalah seluruh warga yang lewat di alun-alun itu.


"Baik nak...mari kita bersenang-senang bersama." John membawaku dengan menyeret ku layaknya karung berisi kentang.

__ADS_1


Seperti yang dikatakan John sebelumnya. Aku dibawa ke alun-alun, olehnya. Dia masih meneyeretku layaknya barang tidak berguna dan banyak orang yang menyukai nya. Disitu wajahku bonyok, ada darah keluar dari hidungku, tapi tatapan ku masih kosong, aku tidak tahu apa yang sedang terjadi saat ini dan aku juga tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya padaku. Disitu sepertinya aku tidak peduli lagi dengan hidupku, bahkan kalau aku mati sekarang pun, tidak apa.


__ADS_2