MENCINTAI GURU KU

MENCINTAI GURU KU
Bab 31


__ADS_3

Maaf ya, pasti kalian nunggu novel ini up. Mulai hari ini akan up setiap hari.. Kemarin saya sangat sibuk di kehidupan nyata.. Sampai tidak bisa nulis, terimakasih masih menunggu..


******


Malam hari nya, sesuai dengan apa yang Arbani janjikan, ia datang ke rumah ayuma untuk bertemu dengan adik iparnya. Ia membawa berbagai macam makanan dan hadiah istimewa, mengambil hati adik iparnya sudah menjadi tugasnya.


"Sayang.." Arbani memeluk Ayuma dari belakang, ia datang secara tiba-tiba yg membuat Ayuma cukup terkejut.


"Kamu datang," ucap Ayuma.


"Hahaha iya dong, aku sangat merindukanmu.. Rumah mu tidak kamu kunci."


"Ah itu pasti Rendy. Aku juga sangat merindukanmu sayang." Ayuma membalik tubuh nya dan membalas pelukan Arbani.


"Tidak lama lagi kita akan tinggal bersama, aku sangat menantikan momen itu," ucap Arbani.


"Begitu juga dengan aku sayang," kata Ayuma.


"Kakak." Rendy terkejut melihat kakaknya sedang bersama dengan seorang pria.


"Halo salam kenal Arbani calon abang ipar mu," ucap Arbani.


"Oh ini, sangat muda sekali. Aku Rendy."


"Sudah tau kan, duduk kita makan. Aku sudah masak," ucap Ayuma.


"Sayang aku membawa banyak makanan."


"Tidak papa. Rendy dapat menghabiskan semuanya dengan baik," ucap Ayuma.

__ADS_1


Arbani mengambil beberapa hadiah untuk Rendy, ia memang sangat pintar memanfaatkan privilege yang ia punya.


"Untuk mu," ucap Arbani.


"Apa ini," tanya Rendy.


"Buka saja."


Rendy pun membuka nya. Paperback yang Arbani berikan, berisi jam tangan, baju, sepatu dan lain-lain.. Hal itu membuat Rendy tercengang.


"Sayang ini berlebihan, enak di dia," ucap Ayuma.


"Ssstt kamu juga sudah aku berikan, sesekali untuk adikmu tidak masalah," kata Arbani.


"Makasih.. Aku harus memanggil mu apa," tanya Rendy.


"Terserah, nama saja tidak masalah," jawab Arbani.


"Kami seumuran, nama saja. Jangan dengarkan kakak mu, nama ku Arbani," ucapnya.


"Iya.. Makasih Arbani, cepat cepat lah kalian menikah," kata Rendy.


Ayuma tersenyum sambung menggelengkan kepala nya.


"Kau mau tinggal di sini," tanya Arbani.


"Aku mau cari tempat kuliah," Jawab Rendy.


"Nanti aku bantu, setelah aku menikah dengan kakak mu, tinggal dengan kami saja, aku sudah mempersiapkan rumah yang besar untuk kita," ucap Arbani.

__ADS_1


"Sayang bicarakan dulu dengan ku."


"Hehehe siap," ucap Arbani.


Setelah selesai makan, Rendy memberikan waktu kakak nya dengan Arbani untuk berpacaran. Ia masuk ke dalam kamarnya sambil membawa barang yang Arbani berikan padanya.


"Aku mau menginap di sini," ucap Arbani.


"Sayang tidak ada kamar lagi, sudah di isi dengan Rendy," kata Ayuma.


"Hahaha tidak papa, aku tidur dengan mu.."


"Tidak mau, belum sah."


"Sayang, kata ayah ku pernikahan kita seperti nya di percepatan, tidak sampai seminggu," ucap Arbani.


"Kenapa begitu," tanya Ayuma.


"Kata ayah semuanya sudah siap, jadi dari pada menunggu lama lama, lebih baik di percepat saja," jawab Arbani.


"Ya sudah aku tidak masalah," ucap Ayuma.


"Aku tidak sabar malam pertama dengan mu." Arbani mengecup bibir manis pacar nya.


"Otak kamu sangat kotor sekali," ucap Ayuma.


"Hahaha tidak masalah, dengan calon istri," kata Arbani.


"Kamu serius mau nginap," tanya Ayuma.

__ADS_1


"Iya dong, aku sudah bawa pakaian ganti.."


"Oh jadi kamu sudah mempersiapkan nya ya, memang pria mesum ini." Ayuma mengecup bibir pacar nya.


__ADS_2