
Acara berlangsung dengan sangat lancar, walaupun acara ini tidak mengundang banyak tamu acara ini tetap ramai. Arbani dengan Ayuma juga sangat puas semuanya sesuai dengan keinginan mereka, dari pakaian, dekorasi sampai dengan makanan yang ada.
Pukul 10 malam, para tamu dan keluarga besar Arbani mulai pergi meninggalkan acara, mereka semua sudah sangat lelah, begitu juga dengan pasangan pengantin ini. Ayuma sudah tidak sabar naik ke atas tempat tidur untuk beristirahat, berbeda dengan Arbani yang ingin segera naik ke tempat tidur dan melakukan olahraga malam pertama nya.
"Aku pulang dulu, besok kau akan kembali ke Melbourne," ucap Ryan.
"Terima kasih sudah datang, segera menyusul," kata Arbani.
"Hahaha siap.."
Setelah Ryan pulang baru lah Arbani dengan Ayuma naik ke kamar mereka, kamar mereka sudah di hiasi sesuai dengan keinginan mereka berdua. Dari lilin yang menyalah sampai dengan bunga mawar semuanya terlihat memanjakan mata.
Sebelum ke kasur, mereka berdua memilih melepaskan pakaian pengantin dan membersihkan diri di dalam kamar mandi, Arbani tidak ingin terburu buru, ia ingin semuanya berjalan dengan lancar walaupun secara perlahan lahan.
"Sayang aku mencintaimu." Arbani memeluk istrinya dari belakang.
"Tangan kamu," ucap Ayuma.
"Hahaha ya sudah sah, tidak masalah dong," kata Arbani.
"Kita punya waktu bersama hanya 2 minggu, setelah itu kamu terbang ke new York," ucap Ayuma.
"Hmmm kamu membuat ku sedih," kata Arbani.
__ADS_1
"Kenapa sedih, kan kamu pergi untuk mengejar cita cita kamu, bukan untuk main main," ucap Ayuma.
"Tetap saja aku sedih, aku baru menikah tetapi sudah meninggalkan istri ku," kata Arbani.
Arbani mencium sang istri dari samping, sekarang keduanya sudah bebas melakukan apa saja yang mereka inginkan. Walaupun usia Ayuma 4 tahun lebih tua dari Arbani, ia tidak pernah seperti ini sebelum nya, semua di awali dengan Arbani.
"Siap," tanya Arbani.
"Kamu tau cara nya," tanya balik Ayuma.
"Hahhaa tinggal buka dan masuk," jawab Arbani.
"Kamu mahh." Ayuma langsung membayangkan apa yang Arbani katakan.
Arbani menggendong Ayuma keluar dari dalam kamar mandi, ia melemparkan Ayuma secara perlahan ke tempat tidur yang penuh dengan bunga mawar.
"Sesuai keinginan ku," kata Arbani..
Arbani melepaskan handuk kimono yang menutupi tubuh nya, ia benar-benar naked di depan istri nya. Arbani tidak malu sama sekali, ia malah ingin Ayuma melihat bagaimana junior nya bangun.
Ayuma membuka matanya dengan lebar, ia terkejut melihat Arbani yang naked di depan matanya, ini pertama kalinya Ayuma melihat seorang Pria tidak menggunakan apa apa.
Tipe tubuh Arbani termasuk tipe yang ideal, ia tidak terlalu berotot, ia sangat tinggi dan memiliki dada yang cukup bidang. Satu hal yang paling Ayuma hindari yaitu Arbani junior, ia tidak ingin melihat nya tetapi tetap harus melihat nya. Walaupun masih setengah bangun, ukuran nya sudah membuat nya bergidik ngeri.
__ADS_1
Arbani menerkam istri nya tanpa ampun, Ayuma sampai tidak bisa mengatakan tidak. Belum Ayuma berkata Arbani memberikan sentuhan yang luar biasa. Memang terasa sangat aneh bagi Ayuma, anak murid nya sendiri yang membuat nya sampai lupa daratan.
Malam ini berjalan sangat lancar, Arbani mendapatkan kesucian istri nya, walaupun status Ayuma janda ia tetap masih gadis karena suami sebelumnya tidak menyentuh nya. Ayuma merasa sangat beruntung karena itu ia sapa memberikan apa yang Arbani inginkan.
"Sakit," tanya Arbani sambil mengusap wajah istri nya.
Ayuma menganggukkan kepalanya, rasanya benar-benar begitu sakit sekali.
"Akan terasa enak setelah ini, aku sangat bersyukur suami mu tidak menyentuh mu," ucap Arbani.
"Sayang." Ayuma memukul tubuh suaminya.
"Hahaha lanjut ya," ucap Arbani.
Karena baru pertama kali dan masih belum tau apa apa, Arbani hanya bisa satu gaya dalam bermain, tetapi itu sudah sangat baik dalam pemula.
"Aku mencintaimu." Ayuma jatuh di atas tubuh sang istri.
Arbani menyingkir dari atas tubuh Ayuma dan memeluk nya dengan erat.
"Kamu mencintai ku," tanya Arbani.
"Aku sangat mencintai mu," jawab Ayuma.
__ADS_1
____________
Season pertama selesai ya… nanti masuk S2